cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Peranan Kedisiplinan Kerja, Keseimbangan Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Marbun, Angelica Bercat Carina; Sihite, Mislan; Napitupulu, Junika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kedisiplinan kerja, keseimbangan kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriftif kuantitatif. Penulis mengambil 100% jumlah populasi yang ada di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Medan yang berjumlah 42 responden. Berdasarkan hasil uji hipotesis t diketahui kedisiplinan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, keseimbangan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil uji hipotesis F diketahui kedisiplinan kerja, keseimbangan kerja, dan lingkungan kerja secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diketahui nilai Adjusted R Square sebesar 0,613 yang berarti bahwa variabel produktivitas kerja dapat dijelaskan oleh variabel kedisiplinan kerja, keseimbangan kerja, dan lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah sebesar 61,3%, sedangkan sisanya sebesar 38,7% adalah variabel atau faktor lain.
Implementasi Pola Pengasuhan Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah di Yayasan Cahaya Putra Selatan Desvi Herleni; Mirna Ari Mulyani; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8420

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pola Pengasuhan Parenting dalam Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah pada Klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan di usia dini, di Indonesia yang menyebabkan sebagian remaja harus menjalankan peran sebagai orang tua tanpa kesiapan emosional, psikologis, dan ekonomi yang memadai sehingga akan berdampak pada pola pengasuhan yang kurang tepat dan berpotensi menimbulkan kekerasan terhadap anak. Fenomena ini juga ditemukan pada klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang yang sebagian telah menjadi ayah di usia muda namun belum memiliki pemahaman yang baik mengenai tanggung jawab pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pola pengasuhan parenting dalam meningkatkan kesadaran peran ayah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap klien yang mengikuti program pembinaan parenting. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum berada di yayasan, klien cenderung menerapkan pola asuh otoriter yang ditandai dengan dominasi hukuman dan komunikasi yang terbatas. Setelah mengikuti program pembinaan, konseling, dan edukasi parenting, klien mulai memahami peran ayah sebagai pelindung, pendidik, dan teladan bagi anak serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap tanggung jawab pengasuhan. Kesimpulannya, implementasi pola pengasuhan parenting dapat menjadi strategi pembinaan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran peran ayah serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.
Pengaruh Akses Internet, Rata-Rata Lama Sekolah dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Jumlah Pekerja Jasa Informal Di Indonesia Radja Marihat Batu Bara; Noni Rozaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses internet, rata-rata lama sekolah, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap jumlah pekerja jasa informal di Indonesia. Sektor informal, khususnya pada subsektor jasa, masih menjadi salah satu penopang utama penyerapan tenaga kerja di tengah keterbatasan lapangan kerja formal dan dinamika transformasi ekonomi. Penelitian ini menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia selama periode 2020–2024 yang dianalisis menggunakan Model Efek Tetap (Fixed Effect Model/FEM) melalui perangkat lunak E-Views 10.Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses internet berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap jumlah pekerja jasa informal dengan nilai probabilitas 0,7616. Rata-rata lama sekolah juga menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan dengan nilai probabilitas 0,3926, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pendidikan belum sepenuhnya mampu mengurangi sektor informal. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah pekerja jasa informal dengan nilai probabilitas 0,0000, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengangguran tidak selalu diikuti oleh peningkatan sektor informal. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap jumlah pekerja jasa informal, yang ditunjukkan oleh nilai Prob (F-statistic) sebesar 0,000000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,996184 menunjukkan bahwa 99,62% variasi jumlah pekerja jasa informal dapat dijelaskan oleh model penelitian.Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika sektor informal tidak hanya dipengaruhi oleh tekanan ekonomi, tetapi juga oleh faktor struktural seperti perkembangan teknologi dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kebijakan yang mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja serta penciptaan lapangan kerja formal menjadi penting dalam mengelola pertumbuhan sektor informal secara berkelanjutan.  
Efektivitas Bimbingan Karir dalam Meningkatkan Pemahaman Karir Anak Binaan Putus Sekolah di PSR ABH Kabupaten Ogan Ilir Siti Amanda Zahra Afifai; Mirna Ari Mulyani; Hartika Utami Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8422

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman karir anak binaan yang putus sekolah di Panti Sosial Rehabilitasi Anak Berhadapan dengan Hukum (PSR ABH) Kabupaten Ogan Ilir. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap pendidikan formal serta minimnya pengalaman kerja yang dimiliki oleh anak binaan. Akibatnya, mereka mengalami kesulitan dalam merencanakan masa depan, mengenali potensi diri, serta menentukan arah karir yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya intervensi berupa bimbingan karir untuk membantu meningkatkan pemahaman karir mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman karir anak binaan sebelum dan sesudah diberikan bimbingan karir, serta menganalisis efektivitas bimbingan karir dalam meningkatkan pemahaman tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, yaitu one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 8 orang anak binaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan bimbingan karir, mayoritas anak binaan berada pada kategori pemahaman karir sedang sebesar 75% dan kategori rendah sebesar 25%. Setelah diberikan intervensi berupa bimbingan karir, terjadi peningkatan yang signifikan, di mana seluruh responden (100%) berada pada kategori tinggi. Nilai rata-rata pretest sebesar 48,62 meningkat menjadi 75,62 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 27 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan karir efektif dalam meningkatkan pemahaman karir anak binaan secara signifikan.
Analisis Literasi Keuangan terhadap Penggunaan Layanan Fintech di Kalangan Mahasiswa Saepani Saepani; Alif Albi Zahwan; Kaisarrio Rizky Pradana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap penggunaan layanan financial technology (fintech) di kalangan mahasiswa. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong perubahan dalam sistem transaksi keuangan, sehingga mahasiswa sebagai generasi digital dituntut memiliki pemahaman keuangan yang baik agar mampu memanfaatkan layanan fintech secara efektif dan bertanggung jawab. Fenomena meningkatnya perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa menjadi salah satu dampak dari penggunaan layanan fintech yang tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 100 responden mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu literasi keuangan dan variabel dependen yaitu penggunaan fintech. Literasi keuangan diukur berdasarkan kemampuan memahami konsep keuangan, mengelola keuangan, serta mengambil keputusan keuangan yang tepat.. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan layanan fintech dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,83. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,65 menunjukkan bahwa 65% variasi penggunaan fintech dapat dijelaskan oleh literasi keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan mahasiswa agar mampu menggunakan layanan fintech secara bijak, efektif, dan sesuai kebutuhan di era digital.
Pengaruh Digital Marketing Strategy dan E-Service Quality terhadap Customer Loyalty pada Pelanggan Layanan IndiBiz PT Telkom Indonesia di Wilayah Pangkalpinang Rinti Nopita Sari; Nurul Thoiba
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8425

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya peran strategi pemasaran digital dan kualitas layanan elektronik dalam membangun loyalitas pelanggan di era digital. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian di mana sebagian besar studi sebelumnya berfokus pada sektor B2C, sementara kajian pada segmen B2B, khususnya industri telekomunikasi, masih terbatas. Selain itu, penelitian yang mengkaji Digital Marketing Strategy dan E-Service Quality secara simultan dalam konteks layanan korporat juga masih jarang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing Strategy dan E-Service Quality terhadap Customer Loyalty pada pelanggan layanan IndiBiz PT Telkom Indonesia di wilayah Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing Strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Loyalty E-Service Quality juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Customer Loyalty. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,779 menunjukkan bahwa 77,9% variasi Customer Loyalty dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini memberikan implikasi bahwa optimalisasi strategi pemasaran digital yang terintegrasi dengan peningkatan kualitas layanan elektronik dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan layanan IndiBiz.  
Perancangan Sistem Pemesanan Studio Zap Self Photo Berbasis Website Dengan Metode Agile Muhammad Rayindra Langlang Buana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8426

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku industri kreatif untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan. Zap Self Photo Studio Depok masih menggunakan Google Form dalam proses pemesanan, sehingga pengelolaan jadwal, data pelanggan, riwayat transaksi, dan pemantauan status pemesanan belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pemesanan studio foto berbasis website yang mampu mendukung proses reservasi secara lebih terstruktur, cepat, dan mudah diakses oleh pelanggan maupun administrator. Pengembangan sistem menggunakan metode Agile yang dilaksanakan secara iteratif melalui tahapan perencanaan, perancangan, pengembangan, pengujian, penerapan, evaluasi, dan perilisan. Data kebutuhan sistem dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi terhadap proses operasional studio, serta wawancara dengan pemilik Zap Self Photo Studio Depok. Perancangan sistem meliputi flowchart, use case diagram, class diagram, dan rancangan basis data. Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur registrasi dan login, informasi paket layanan, galeri, pemesanan studio, pengelolaan jadwal, pemantauan status booking, pengelolaan data pelanggan, promosi, serta penyampaian hasil foto oleh administrator. Hasil implementasi dan pengujian Black Box menunjukkan bahwa fungsi-fungsi utama sistem berjalan sesuai kebutuhan. Sistem ini membantu mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan pemesanan ganda, mempermudah pengelolaan data secara terpusat, serta memberikan akses informasi pemesanan secara langsung kepada pelanggan. Dengan demikian, sistem dinilai layak digunakan untuk mendukung operasional dan meningkatkan kualitas layanan Zap Self Photo Studio Depok.
Perjuangan Royalti Musisi Independen di Platform Spotify: Analisis Ekonomi Politik Distribusi Pendapatan di Indonesia Muhammad Sofyan Sani; Muh. Akbar; Alem Febri Sonni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme distribusi royalti serta relasi kekuasaan dalam industri musik digital di era streaming, khususnya pada platform Spotify di Indonesia. Perkembangan platform streaming telah mengubah sistem distribusi musik dari model kepemilikan menjadi berbasis akses, yang berdampak signifikan pada pola pendapatan musisi, terutama musisi independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan perspektif ekonomi politik media untuk mengkaji struktur industri serta dinamika distribusi nilai dalam ekosistem musik digital. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis dokumen terkait sistem royalti, kebijakan platform, serta praktik industri yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme distribusi royalti yang digunakan bersifat pro-rata, yang berpotensi menciptakan ketimpangan pendapatan antara musisi independen dan aktor dominan dalam industri, termasuk platform digital dan label besar. Dalam sistem ini, pendapatan didistribusikan berdasarkan total jumlah streaming secara agregat, sehingga musisi dengan jumlah pendengar yang lebih kecil cenderung memperoleh bagian yang sangat terbatas. Selain itu, relasi kekuasaan dalam industri musik digital memperlihatkan dominasi platform dalam mengontrol distribusi konten, sistem algoritma, serta akses terhadap audiens. Ketimpangan ini semakin diperkuat oleh adanya asimetri informasi dan rendahnya transparansi dalam perhitungan royalti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan distribusi pendapatan tidak hanya disebabkan oleh mekanisme teknis, tetapi juga oleh struktur kekuasaan yang tidak seimbang dalam industri musik digital. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi sistem distribusi royalti yang lebih adil, transparan, dan inklusif guna mendukung keberlanjutan ekonomi musisi independen di era digital
Pengaruh Harga, Kemudahan dan Kepuasan terhadap Loyalitas Pengguna E-Commerce di Kota Banjarmasin Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8429

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kemudahan, dan kepuasan terhadap loyalitas pengguna e-commerce di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang mahasiswa berusia 17 hingga 25 tahun yang telah menggunakan platform e-commerce minimal tiga kali. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu harga, kemudahan dan kepuasan terhadap variabel dependen yaitu loyalitas pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan harga, kemudahan, dan kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengguna e-commerce di Kota Banjarmasin. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketiga faktor tersebut secara bersama-sama mampu mendorong peningkatan kesetiaan pengguna dalam menggunakan layanan e-commerce. Secara parsial, harga, kemudahan dan kepuasan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel memiliki kontribusi penting dalam membentuk loyalitas pengguna secara individu. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan harga dan kemudahan. Dengan demikian, kepuasan pengguna menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh penyedia layanan e-commerce dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Penyedia layanan e-commerce disarankan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, memberikan harga yang kompetitif, serta menyediakan sistem layanan yang mudah digunakan agar loyalitas pengguna dapat terjaga secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang berorientasi pada pengguna terutama melalui peningkatan kepercayaan, kenyamanan transaksi, kecepatan layanan, serta respons yang baik terhadap keluhan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan jangka panjang antara pengguna dan platform e-commerce secara lebih optimal lagi.
Contoh Konkret Penelitian Hukum Normatif Empiris dan Manfaatnya dalam Konteks Ilmu Hukum Risa Bintang Saecar; Chanda Maulidya; Diba Farida; Siska Nursiah; Yashifa Nazwa Ramadhanty; Devika Rosa Guspita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8430

Abstract

Perspektif normatif, yang berfokus pada pemeriksaan teks, aturan, dan prinsip hukum yang berlaku dalam sistem hukum, secara historis telah menerima lebih banyak perhatian dalam studi hukum. Dengan menyajikan hukum sebagai sistem yang sempurna, rasional, dan terorganisir secara metodis, metode ini memastikan bahwa hukum diterapkan secara konsisten dan dengan kepastian. Namun, pada kenyataannya, pendekatan normatif sering mengabaikan lingkungan sosial di mana prinsip-prinsip ini berlaku. Sistem hukum dipandang sebagai sesuatu yang ada secara independen dari aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Akibatnya, terdapat perbedaan besar antara penerapan hukum dalam kehidupan nyata (das sein) dan konsep idealnya (das sollen). Perbedaan ini menunjukkan bahwa norma tertulis tidak selalu diikuti oleh hukum, yang membatasi penerapannya dan efektivitasnya dalam masyarakat. Standar hukum ideal secara teoritis sering menghadapi tantangan implementasi karena tidak sesuai dengan norma masyarakat saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa perspektif normatif dalam studi hukum secara lebih rinci, menunjukkan kekurangan inherennya, dan menyelidiki potensi kontribusi yang masih dapat ditawarkan metode ini untuk kemajuan ilmu hukum. Penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif adalah metode yang digunakan, yang memungkinkan investigasi metodis terhadap teori, prinsip, dan perbandingan antara berbagai sistem hukum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun metode normatif dapat menawarkan kerangka kerja terstruktur dan kepastian hukum, metode ini tidak sepenuhnya mampu menangkap realitas sebenarnya. Di sisi lain, metode empiris dapat melengkapi kekurangan pendekatan normatif dengan menawarkan gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana keadaan sosial memengaruhi efektivitas penegakan hukum dalam masyarakat.