cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 205 Documents
PENENTUAN KADAR AIR, KADAR ABU, ZAT TERBANG DAN FIXED CARBON DALAM BATUBARA PT. TAMBANG BATUBARA BUKIT ASAM (PERSERO) TBK, TANJUNG ENIM Renny Futeri; Gustiarini Rika Putri
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 15 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang pada umumnya merupakan batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Batubara memiliki masing-masing sifat yang berbeda satu sama lainnya tergantung tingkatan batubara itu sendiri. Kualitas batubara adalah sifat sifat fisika dan kimia dari batubara yang mempengaruhi potensi kegunaannya. Parameter yang digunakan untuk menentukan kualitas batubara antara lain dengan menghitung kadar air, kadar abu, kadar zat terbang dan fixed carbon. Dari hasil uji sampel batubara yang dilakukan nilai kadar air yang di dapat berkisar antara 6,26-12,42%: nilai kadar abu yang di dapat 3,06-7,87%; nilai zat terbang yang didapat 36,94-44,23% dan nilai fixed carbon yang didapat berkisar 41,96-48,86% dengan standar kadar air 1,29-21,66%, kadar abu 2,93-16,73%; kadar zat terbang 22,38-46,42% dan fixed carbon 37,8-98%. Dari data analisis dapat disimpulkan bahwa kadar air, kadar abu, dan zat terbang yang terkandung di dalam sampel telah memenuhi standar ASTM (American Society for Testing and Materials) yang digunakan oleh PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, Tanjung Enim.
PENGARUH PENAMBAHAN STABILIZER CMC TERHADAP TINGKAT PENERIMAAN ORGANOLEPTIC VELVA NENAS Gustiarini Rika Putri
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 15 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Velva merupakan salah satu dessert dengan buah sebagai bahan baku pembuatannya. Untuk mendapatkan karakteristik velva yang bisa menyerupai es krim dibutuhkan bahan penstabil dalam pembuatan velva tersebut. Salah satu bahan penstabil yang biasa digunakan dalam pengolahan pangan adalah Carboxy Methyl Cellulose (CMC). Tujuan penelitian adalah untuk menentukan konsentrasi CMC yang tepat dalam pembuatan velva nenas sehingga dihasilkan produk dengan karakteristik organoleptik yang disukai konsumen. Metode penelitian velva nenas dilakukan dengan beberapa perlakuan yaitu: A (penambahan 0,1 % CMC), B (penambahan 0,2 % CMC, C (penambahan 0,3 % CMC), D (penambahan 0,4 % CMC), E (penambahan 0,5 % CMC, F (penambahan 0,6 % CMC). Pengamatan dilakukan terhadap velva nenas yaitu uji organoleptik terhadap rasa, warna, aroma dan tekstur velva nenas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CMC 0,6 % menghasilkan velva terbaik dengan nilai kesukaan (3,96) tekstur, (3,68) warna, (3,6) rasa dan (3,32) aroma.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi kasus: PerusahanTelekomunikasi di Padang) Rizki Alfi; Rudianto
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 15 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balanced Scorecard (BSC) merupakan model penilaian kinerja organisasi yang menekankan pada pengukuran aspek finansial dan non-finansial sekaligus sebagai hasil suatu proses top-down berdasarkan misi dan strategi dari suatu organisasi. Penilaian kinerja dengan Balanced Scorecard diterjemahkan dalam empat perspektif yakni: (1) Perspektif Keuangan, (2) Perspektif Pelanggan, (3) Perspektif Bisnis Internal, dan (4) Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan. Metode penelitian adalah identifikasi strategi objectif dan Key Performance Indicator (KPI), penstrukturan KPI, pembobotan KPI menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode AHP berupa kemampuan mengakomodasi keterkaitan antar kriteria atau alternatif. Dimana terdapat 7 Strategi Objektif dan 10 KPI yang diterjemahkan dalam kerangka Strategi AHP. Penelitian ini membahas tentang pengukuran kinerja perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dengan cara mengetahui bobot masing-masing perspektif, strategi objektif dan KPI. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bobot masing-masing perspektif yaitu: Perspektif Keuangan 0.26, Perspektif Pelanggan 0.29, Perspektif Bisnis Internal 0.20, dan Perspektif Tumbuh Belajar 0.26. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot Perspektif Pelanggan lebih besar dibandingkan dengan ketiga perspektif yang lain.
FORMULASI DAN UJI PENERIMAAN KONSUMEN SABUN TRANSPARAN KOMBINASI VCO (VIRGIN COCONUT OIL) DENGAN KATEKIN Sefrianita Kamal; Lusia Eka Putri; M. Taufik Eka Prasada
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 15 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun merupakan bahan pembersih yang menjadi kebutuhan setiap manusia, kulit wajah yang bersih, bebas jerawat serta mulus dambaan setiap manusia, terutama untuk kalangan wanita. Sabun digunakan sebagai bahan pembersih kotoran, terutama kotoran yang bersifat sebagai lemak atau minyak dengan cara mengemulsikan lemak atau minyak. Beranjak dari hal diatas, sesuai dengan konsep back to nature, maka dicoba dikembangkan suatu formulasi sabun transparan kombinasi antara VCO dengan katekin. Sabun adalah produk campuran garam natrium dengan asam stearat, palmitat, dan oleat yang berisi sedikit komponen asam miristat dan laurat, dan diharapkan nantinya formula ini dapat diterima konsumen. Sabun transparan yang mengandung katekin diformulasi dengan tiga konsentrasi yaitu 0%, 0,25 % dan 0,5 %. Masing–masing formula dievaluasi berupa pemerian, pH, uji busa dalam air suling, uji iritasi kulit dan uji penerimaan oleh konsumen. Hasil statistik dengan analisa variasi satu arah pada evaluasi pH, uji daya busa, menunjukkan tidak adanya perbedaan yang bermakna dari formula 1, 2 dan 3 terhadap pembanding.
PENENTUAN WAKTU BAKU PRODUKSI CNC MENGGUNAKAN TIME STUDY Ananda Nadya Stevani; Nuskha Ilma Arini; Galih Prakoso
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu baku kerja pada proses produksi produk Round Window menggunakan metode time study pada mesin CNC di PT Qvesarum Asia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan stopwatch dengan jumlah pengamatan sebanyak 15 kali. Proses kerja dibagi menjadi delapan elemen kerja untuk memperoleh data waktu siklus secara rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu siklus rata-rata yang diperoleh adalah sebesar 482 detik per unit. Hasil uji kecukupan dan keseragaman data menunjukkan bahwa data yang digunakan valid dan layak untuk dianalisis. Perhitungan waktu baku menunjukkan bahwa dengan allowance sebesar 5% diperoleh waktu baku sebesar 507 detik per unit, sedangkan dengan allowance sebesar 12,5% diperoleh waktu baku sebesar 551 detik per unit. Hasil ini menunjukkan bahwa allowance berpengaruh signifikan terhadap penentuan waktu baku. Dengan demikian, waktu baku produksi berada pada rentang 507–551 detik per unit dan hasil tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan dan pengendalian produksi.