cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 205 Documents
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN ARSIP ELEKTRONIK PADA BAGIAN EKSPOR IMPOR DI PT. SEMERU KARYA BUANA Yogi Akbar Sunardiansyah; Peni Shoffiyati; Muhammad Fadhlul Rahman
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.280

Abstract

Arsip merupakan salah satu hal yang penting bagi jalannya administrasi sebuah perusahaan. Pada bagian ekspor impor di PT. Semeru Karya Buana, hal ini lebih signifikan karena menjadi bagian dari persyaratan yang diwajibkan oleh pemerintah untuk mendapatkan fasilitas ekonomi sebagai perusahaan dalam kawasan berikat. Pada awal tahun 2023, perusahaan melakukan banyak kegiatan impor kembali, yang membutuhkan penemuan kembali dokumen arsip terkait dengan transaksi tersebut. Namun, karena tidak adanya sistem manajemen arsip yang memadai, hal ini menjadi salah satu penghambat dalam efektivitas dan efisiensi. Oleh karena itu, keberadaan suatu sistem manajemen arsip elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan kearsipan berupa penyimpanan, pencarian, dan penemuan kembali arsip dengan lebih mudah dibandingkan dengan sistem manajemen arsip konvensional. Perancangan sistem manajemen arsip elektronik ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall dan pengujiannya dengan metode black box testing. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan hasil observasi penulis selama melaksanakan praktik industri periode kedua dan ketiga pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen arsip elektronik ini mampu menyediakan mekanisme pencarian dan penemuan kembali dokumen yang lebih efisien. Sistem ini terbukti menjadi alternatif yang lebih baik untuk kegiatan pengarsipan di bagian ekspor impor PT. Semeru Karya Buana dibandingkan metode pengarsipan konvensional yang digunakan sebelumnya.
ANALISIS POTENSIAL BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS Sri Kaidah; Wahyu Hari Prasojo; Muhammad Ari Prasetio; Tosty Maylangi Sitorus
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.313

Abstract

Setiap tempat kerja memiliki risiko akan terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak direncanakan dan tidak terkontrol atau terkendali yang disebabkan oleh faktor manusia, lingkungan, mesin atau gabungan dari ketiganya yang terjadi pada saat proses kerja yang sangat mungkin akan menimbulkan luka, kerusakan properti dan kematian atau kejadian yang tidak diinginkan lainnya. Kecelakaan kerja yang terjadi selalu menimbulkan kerugian, seperti menurunnya produktivitas perusahaan karena pekerja tidak mampu bekerja secara optimal, hilangnya jumlah tenaga kerja dan tentu akan menurunkan keuntungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urutan prioritas penanganan potensi bahaya berisiko yang mengakibatkan kecelakaan kerja, menganalisis proses/kegiatan yang berisiko tinggi yang mengakibatkan kecelakaan kerja, dan menganalisis usulan pengendalian terhadap potensi bahaya yang berisiko mengakibatkan kecelakaan kerja. Metode analisis yang akan digunakan adalah metode failure modes effect analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya terpapar suhu panas (proses peleburan) memiliki nilai RPN 297,7 sehingga proses produksi yang paling berisiko, yaitu proses pembentukan atau pencetakan bahan baku. Urutan prioritas penanganan potensi bahaya dari proses produksi botol kaca, yaitu paparan suhu panas, kebisingan, terkena pecahan botol kaca, sesak napas dan terjepit mesin/conveyor. Adapun pengendalian yang harus dilakukan adalah menyediakan kipas angin, menyediakan penyekat dan perisai, serta menyediakan spot-spot air minum agar para operator tidak dehidrasi.
IDENTIFIKASI CEMARAN BAKTERI SALMONELLA PADA GULA CAIR MENGGUNAKAN REAL TIME-POLYMERASE CHAIN REACTION DAN MEDIUM SPESIFIK Melysa Putri; Fejri Subriadi,; Hafnimardiyanti; M. Ikhlas Armin; Annisa Putri
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.319

Abstract

Perkembangan industri makanan dan minuman, mengakibatkan permintaan terhadap ketersediaan gula cair juga semakin meningkat. Untuk menjamin higienitas produk gula cair, maka perlu dilakukan pengawasan mutu, salah satunya adalah analisis mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Salmonella sp. pada gula cair yang diproduksi oleh PT XYZ melalui metode analisis mikrobiologi dan genetik. Metode yang digunakan meliputi inokulasi bakteri pada medium spesifik Xylose Lysine Deoxycholate (XLD) agar serta Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk mendeteksi DNA bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perubahan warna pada media XLD yang mengindikasikan keberadaan Salmonella sp. Selain itu, hasil RT-PCR juga tidak menunjukkan amplifikasi pada sampel, kecuali pada kontrol positif. Hal ini membuktikan bahwa produk gula cair yang diuji bebas dari kontaminasi Salmonella sp., menunjukkan keberhasilan penerapan sanitasi dan penyimpanan yang baik dalam proses produksi.
ANALISIS DAN IDENTIFIKASI RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA LANTAI PRODUKSI DI PERUSAHAAN AGROINDUSTRI MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS Rizki Fadhillah Lubis; Muhammad Dominique Mendoza; Kinanti Wijaya; Rima Melati; Abraham Ismail Pulungan
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.318

Abstract

Sebagai salah satu perusahaan agroindustri terbesar di Indonesia bergerak dalam bidang industri pakan ternak sudah tentu memiliki standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang baik. Akan tetapi sepanjang tahun 2022 di industri ini masih terjadi kecelakaan kerja khususnya pada proses produksi. Kecelakaan kerja yang terjadi pada tahap ringan hingga sedang. Melihat kondisi ini dipandang perlu untuk melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir risiko kecelakaan kerja, salah satunya menggunakan Job Safety Analysis. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya pada proses produksi serta memberikan usulan tindakan pencegahan. Berdasarkan pada hasil Job Safety Analysis bahwa aktivitas pada sektor permesinan dan proses maintenance mesin memiliki risiko terjadinya kecelakaan kerja seperti terkena percikan pembakaran boiler, tergelincir, terjepit dan lainnya. Diperlukan pengawasan yang ketat pada operator untuk mengenakan Alat Pelindung Diri sebelum bekerja, memastikan operator mengikuti instruksi kerja dan standar operasi prosedur dalam bekerja sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalisir.
PENERAPAN METODE PERAMALAN TIME SERIES UNTUK PREDIKSI PERMINTAAN EKSPOR SHORTENING PADA INDUSTRI OLEOKIMIA DI BATAM Khairun Nadiyah; Gustiarini Rika Putri; Maria Isfus Senjawati; Fitria Rizelda
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v23i1.43

Abstract

Fluktuasi permintaan ekspor merupakan tantangan utama dalam perencanaan produksi industri oleokimia di Batam, khususnya pada produk shortening yang berorientasi ekspor. Ketidaktepatan peramalan dapat menimbulkan inefisiensi operasional seperti kelebihan produksi maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan menentukan metode peramalan paling akurat antara Single Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam memprediksi permintaan ekspor shortening. Analisis dilakukan terhadap data historis permintaan selama 12 bulan dengan indikator kesalahan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan metode SES (α = 0,9) paling akurat dengan MAD = 166, MSE = 33.231, dan MAPE = 3,35%. Temuan ini menegaskan bahwa model SES lebih sesuai untuk data permintaan fluktuatif dengan tren meningkat moderat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi perencanaan produksi dan pengelolaan rantai pasok industri manufaktur ekspor.
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK MENGURANGI RISIKO KEGAGALAN M. Hanifuddin Hakim; Noviana Rina Ramadani; Resti Fuji Lestari
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v23i1.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) dan meminimalkan risiko kegagalan pada lini produksi air minum dalam kemasan dengan mengintegrasikan metode Lean Manufacturing. Pendekatan yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengevaluasi prioritas risiko pada aktivitas Necessary Non-Value Added (NNVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh aktivitas utama berkategori NNVA dengan total waktu proses sebesar 119,8 detik per siklus. Melalui analisis FMEA, diidentifikasi dua aktivitas dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi, yaitu persiapan botol (RPN 168) yang disebabkan oleh tata letak gudang yang tidak efisien (jarak 20 meter), serta inspeksi volume (RPN 150) yang dipicu oleh faktor kelelahan operator dalam pengamatan visual manual. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada perancangan ulang tata letak fasilitas (re-layout) untuk meminimalkan jarak perpindahan material serta implementasi sensor otomasi pada tahap inspeksi. Penerapan usulan ini diharapkan dapat mereduksi pemborosan waktu dan gerak, serta meningkatkan akurasi kualitas produk, sehingga tercipta aliran produksi yang lebih ramping dan efisien
DAMPAK PEMBANGUNAN FASILITAS COLD STORAGE BERTENAGA SURYA TERHADAP TEKNOLOGI, RANTAI PASOK DAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT PESISIR Hadi Rudiya; Mohammad Cipto Sugiono; Rezki Aulia; Muhammad Hafif Yadi; Agus Wiranto
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v23i1.77

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, memetakan, serta mengevaluasi secara komprehensif dampak nyata dari masifikasi pembangunan fasilitas cold storage bertenaga surya terhadap efisiensi rantai pasok perikanan dan peningkatan kondisi ekonomi-kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Desain/metode/pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyintesis literatur-literatur relevan yang bersumber dari basis data akademik elektronik Google Scholar. Temuan/hasil tinjauan menunjukkan bahwa integrasi energi surya sangat andal secara teknis serta layak secara finansial karena mampu menekan biaya energi secara signifikan dengan masa pengembalian modal yang cepat. Namun, hasil analisis mengungkap adanya paradoks logistik berupa rendahnya tingkat utilitas fasilitas saat ini yang rata-rata hanya mencapai 46% (di bawah standar ideal 70%–85%) akibat lemahnya koordinasi distribusi, ketidakpastian pasokan bahan baku, dan dominasi swasta komersial yang menutup akses nelayan kecil. Sebagai solusi tata kelola, penerapan model kepemilikan aset berbasis komunitas (community-based ownership) melalui koperasi atau paguyuban desa terbukti paling efektif karena dapat menekan biaya sewa hingga 10% lebih murah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa infrastruktur rantai dingin mandiri energi ini tidak hanya memberikan efek pengganda ekonomi (multiplier effect) melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan rumah tangga, melainkan juga bertindak sebagai instrumen adaptasi iklim yang krusial bagi resiliensi nelayan skala kecil.
ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR OPEN TOP ROLLER PADA STASIUN PENGGULUNGAN INDUSTRI PENGOLAHAN TEH MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING Sisri Gusmita; Rizki Fadhillah Lubis; Abdul Azis Rahmansyah; Elvy Sahnur Nasution; Muhammad Iqbal Harapan Muslim Siregar; Rahmad Syukur Siregar
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v23i1.87

Abstract

Beban kerja yang melebihi kapasitas kerja operator dapat menurunkan efektivitas kerja serta meningkatkan risiko kelelahan pada proses produksi. Salah satu aktivitas yang berpotensi meningkatkan beban kerja adalah manual material handling yang dilakukan secara berulang selama proses produksi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja operator Open Top Roller (OTR) pada industri pengolahan teh menggunakan metode work sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap dua operator OTR selama lima hari kerja dengan pengamatan acak pada jam kerja efektif. Analisis meliputi pengukuran produktivitas, uji keseragaman dan kecukupan data, penentuan rating factor menggunakan metode Westinghouse, perhitungan allowance, waktu baku, dan beban kerja operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas operator tergolong tinggi dengan persentase aktivitas produktif sebesar 91,78% dan 92,86%. Namun demikian, nilai beban kerja masing-masing sebesar 1,61 dan 1,66 menunjukkan bahwa kedua operator berada pada kategori overload. Tingginya beban kerja dipengaruhi oleh aktivitas manual material handling yang dilakukan secara berulang dan tingginya intensitas kerja selama proses penggulungan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi sistem kerja melalui pengurangan aktivitas manual material handling, perbaikan metode kerja, dan peninjauan pengaturan kerja untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih efektif.
PENGARUH REAKSI HIDROGENASI PADA REFINED KERNEL STEARIN (RKS) Merry Asria; Resi Wulandari
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaksi Hidrogenasi pada minyak merupakan proses eliminasi ikatan rangkap pada minyak dengan cara mereaksikan gas H2 dengan minyak, sehingga minyak tak jenuh berubah menjadi minyak jenuh yang lebih stabil. Proses hidrogenasipadaRefined Kernel Stearin (RKS) akan menghasilkan Hydrogenated Kernel Stearin (HKS). Dilakukan pengujian komposisi asam lemak, bilangan iod, titik lebur dan kandungan lemak padat pada RKS dan HKS untuk melihat pengaruh reaksi hidrogenasi terhadap RKS. Hasil penelitian menunjukkan berkurangnya ikatan rangkap,sehingga terjadi penurunan angka iodin dan kenaikantitik lebur.
PENGEMBANGAN REAKTOR FOTOKATALITIK FILM TITANIA UNTUK PENGOLAHAN AIR GAMBUT MENJADI AIR BERSIH Gusfiyesi; Randi Permana Putra; Rizki Alfi; Dartini
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 15 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaktor fotokatalitik titania adalah solusi alternatif untuk pengolahan air gambut menjadi air bersih yang memenuhi syarat Baku Mutu Air Bersih. Telah dilakukan pengembangan reaktor fotokatalitik titania untuk mendapatkan efisensi pengolahan air gambut yang lebih optimum. Hasil optimasi suspensi titania untuk dilapiskan menjadi film titiania pada permukaan reaktor fotokatalitik titania adalah pada komposisi titania dan amilum dalam air dengan perbandingan (4:1:25) wt.% dan durability ditingkatkan dengan menambahkan dispersan ACR. Film titania didapatkan dengan teknik pelapisan screen printing. Reaktor fotokatalitik titania sistem batch dengan kapasitas reaktor 1L/6 jam telah dikembangkan menjadi solar reaktor fotokatalitik titania sistem kontinu dengan kapasitas lima kali lipat sistem batch. Reaktor akan dikembangkan lagi menjadi teknologi pengolahan air gambut skala industri rumah tangga yang dapat menghasilkan 100 L air bersih dari air gambut selama enam jam dengan biaya kurang dari Rp 1000,-.