cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafizkurniawan@unaja.ac.id
Phone
+628121882106
Journal Mail Official
lppm@unaja.ac.id
Editorial Address
Prodi Keperawatan UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI Jl. Sersan Muslim RT.24 Kelurahan Thehok Kecamatan jambi Selatan Kota Jambi, Jambi , Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Nightingale: Journal of Nursing
ISSN : -     EISSN : 29640180     DOI : -
Core Subject : Health,
Nightingale: Journal of Nursing adalah jurnal keperawatan yang berisi karya ilmiah bagi akademisi dan praktisi. Nightingale: Journal of Nursing menerima artikel penelitian dalam lingkup bidang keperawatan seperti manajemen keperawatan, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan keperawatan komunitas. Nightingale: Journal of Nursing diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Nightingale: Journal of Nursing mengundang peneliti dari seluruh bagaian yang ada di dunia untuk mengirimkan artikel penelitian asli, untuk dipublikasikan di jurnal ini. Semua Artikel diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit Nightingale: Journal of Nursing adalah Universitas Adiwangsa Jambi.
Articles 72 Documents
GAMBARAN POSISI IBU MENYUSUI DAN GIZI SEIMBANG TENTANG KEBERHASILAN MENYUSUI PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI Titrin Anggun Novianti
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 01 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menyusui terdapat beberapa masalah dalam pemberian ASI yaitu puting ibu nyeri, puting susu lecet, payudara bengkak, mastitis dan abses payudara. Dalam menangani puting susu terasa nyeri dengan cara memastikan posisi ibu menyusui sudah benar, puting susu lecet disebabkan oleh posisi menyusui yang salah, payudara bengkak disebabkan oleh posisi mulut bayi dan puting susu ibu salah. Mencari posisi yang nyaman saat menyusui sangat penting karena tidak nyaman saat menyusui bisa membuat cemas, dan mengurangi atau menghentikan aliran susu. Penelitian ini bertujuan memperoleh Gambaran Posisi Ibu Menyusui dan Gizi Seimbang Tentang Keberhasilan Menyusui Pada Bayi 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Dengan jumlah populasi 440 ibu menyusui. Sampel sebanyak 44 responden diambil dengan teknik simple random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 26 Agustus, dengan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui mayoritas responden mempunyai posisi menyusui kurang baik sebanyak 40 responden (90,9%) dan mayoritas responden memiliki gizi seimbang baik sebanyak 24 responden (54,5%). Diharapkan untuk mendapat gizi seimbang, ibu menyusui perlu mengikuti pendidikan kesehatan, mencari informasi dari media cetak, media elektronik serta sumber informasi lainnya yang dapat memberikan informasi gizi seimbang bagi ibu menyusui.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENERAPAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA DI SMKN 2 KOTA JAMBI PADA MASA PANDEMI CORONA (COVID-19) Titrin Anggun Novianti; Mery Merlisia
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan faktor yang penting untuk terbentuknya perilaku seseorang karena perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penerapan gizi Seimbang pada remaja di SMKN 2 Kota Jambi Pada Masa Pandemi Corona (COVID-19). Pengambilan sampel dilakukan di SMKN2 Kota Jambi menggunakan metode penelitian potong lintang (Cross Sectional) dengan teknik random sampling dengan alat bantu kuesioner. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan gizi seimbang dan kuesioner perilaku penerapan gizi seimbang. Hasil skor yang diperoleh akan Hubungan antara variabel pengetahuan dengan variabel perilaku penerapan gizi seimbang dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Untuk melihat ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku penerapan gizi Seimbang pada remaja di SMKN 2 Kota Jambi Pada Masa Pandemi Corona (COVID-19). Hasil penelitian menunjukkan dari 48 responden, sebanyak 10 responden (20,8%) memiliki pengetahuan gizi baik, 26 responden (54,2%) memiliki pengetahuan cukup, dan 12 responden (25%) memiliki pengetahuan kurang. Variabel perilaku penerapan gizi seimbang menunjukkan bahwa sebanyak 7 responden (14,6%) dalam kategori baik, 30 responden (62,5%) cukup, dan 11 respoden (22,9%) kurang. Dari hasil uji chi-square diperoleh p value 0,254 lebih besar dari nilai α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima yang artinya, tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan terhadap perilaku penerapan gizi seimbang pada remaja di SMKN 2 kota Jambi pada masa pandemi corona (COVID-19). Pihak sekolah dapat berpartisipasi peduli gizi bagi para siswa-siswi nya dengan menggalakan perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Dapat melalui media informasi sekolah seperti majalah sekolah, majalah dinding sekolah, dan perpustakaan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSBINDU PTM (PENYAKIT TIDAK MENULAR) DI MASYARAKAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL X KOTA JAMBI TAHUN 2024 Matda Yunartha
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One form of community participation in carrying out early detection and monitoring ofNCD risk factors is through Posbindu PTM. Posbindu is a form of UKBM under theguidance of the Community Health Center in controlling NCD risk factors which iscarried out in an integrated, routine and periodic manner. The aim of the research is tofind out what factors influence the use of Posbindu PTM in the community in the PaalThe sample was 106 respondents. Data was collected using a questionnaire. How toanalyze univariate and bivariate. The test used in this research is Chi-Square. Theresults of this research showed that there was a relationship between knowledge (0.000),attitude (0.0031), support from health workers (0.000) and family support (0.000) withthe use of Posbindu PTM. The Posbindu PTM activity is a very effective activity inmonitoring health status to control the incidence of Non-Communicable Diseases, sothere needs to be increased knowledge and support from various parties, including theHealth Service, Community Health Center, family support and the community itself.
PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI Arsia Dilla Pramita
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan prevalensi hipertensi berkaitan erat dengan pola hidup manusia. Sehingga untuk mencegah dan mengatasi hal tersebut dianjurkan beberapa hal yang harus dilakukan salah satunya aktivitas fisik yang teratur yaitu senam ergonomic. Metode penelitian quasy eksperimental desain two group pretest posttest design yaitu untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Paal V Kota Jambi pada bulan Maret 2024. Populasinya adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat ke Puskesmas Paal V Kota Jambi yang menderita hipertensi. Sampel berjumlah 25 orang sampel eksperimen dan 25 orang sampel kontrol. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilxocon signed test.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi didapatkan pengaruh senam ergonomic terhadap tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah intervensi senam ergonomic dengan p-value dari awal < 0,05. Pada kelompok kontrol didapatkan tidak ada pengaruh senam ergonomic terhadap tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah tanpa intervensi senam ergonomic dengan p-value dari awal >0,05. Kesimpulannya ada pengaruh kelompok intervensi yang diberikan senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan agar petugas kesehatan dan dinas kesehatan terkait untuk memberikan intervensi senam ergonomic sebagai kegiatan rutin di Posyandu lansia sebagai penatalaksanaan pengendalian hipertensi.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS TENTANG PERAWATAN KAKI Risna Meliyani
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku dan sifat seseorang guna meningkatan derajat kesehatan. Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Tingginya prevalensi penderita diabetes melitus tidak lepas dari pengetahuan pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien diabetes mellitus terhadap perawatan kaki. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus tentang perawatan kaki sebanyak 70 responden, pengetahuan baik 8 (11.4%) pengetahuan cukup 35(%) dan pengetahuan kurang 27 (38,6%) Diharapkan agar petugas kesehatan dan dinas kesehatan terkait untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya Pengetahuan terhadap perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus.
PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONDOK TINGGI KOTA SUNGAI PENUH Nurhayati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Januari – Agustus tahun 2023 khususnya Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi menempati peringkat 1 (satu) kasus Osteoarthritis yaitu 208 kasus. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain Pre Expereiment dengan metode One Group pretest-posttest design yaitu untuk mengetahui pengaruh latihan ROM Aktif terhadap perubahan skala nyeri pada lansia dengan Osteoarthritis. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05-11 Februari 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Osteoarthritis yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh dengan jumlah 203 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purpossive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan lembar observasi dan pengukuran nyeri menggunakan skala nyeri NRS (Numeric Rating Scale). Data yang terkumpul dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilxocon. Berdasarkan uji pengaruh dengan menggunakan uji wilxocon diketahui bahwa nilai signifikan p-value sebesar 0,000 dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif pemberian latihan Range Of Motion (ROM) Aktif Terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Lansia Dengan Osteoarthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh. Diharapkan agar responden melakukan Range Of Motion Excercise sesuai prosedur yang telah dijelaskan oleh peneliti agar dapat mengurangi derajat nyeri sendi yang dialami.
SELF EFFICACY RISIKO KRITIS HIPERTENSI PADA LANSIA PENDIRITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS PAAL LIMA KOTA JAMBI Iswadi; Marnas
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa hasil penelitian menyebutkan Self Efficacy sebagai salah satu metode yang dianggap mampu merubah perilaku pengetahuan dan kepatuhan berobat penderita hipertensi agar terhindar dari krisis hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan self efficacy dengan kejadian krisis hipertensi pada lansia. Metode kajian dengan pendekatan kualitatif yang disajikan secara deskriptif survey baik data primer maupun data sekunder melalui kuesioner pada 133 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil Penelitian didapatkan dari 133 reponden ada 46,6 % responden penderita hipertensi berada pada tingkat risiko krisis hipertensi dengan Tekanan Diastolik > 100 mmHg dan Tekanan Sistolik > 180 mmHg, terbanyak pada lansia perempuan 64,7%. Ditemukan 37,7 % penderita krisis hipertensi dengan self efficacy baik dan 62,3 % lansia krisis hipertensi dengan self efficacy kurang baik. Analisa statistik bivariat didapatkan p-value 0.001 (<0.05) dengan QR: 3.527. Artinya ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan risiko krisis hipertensi pada lansia di Puskesmas Paal Lima Kecamatan Kota Baru Kota Jambi dengan rasio kejadian krisis hipertensi 3 kali lipat cenderung berisiko terjadi pada lansia penderita hipertensi yang memiliki self efficacy kurang baik. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya peningkatan self efficacy lansia penderita hipertensi dimaksudkan agar mereka mampu berkontribusi bagi dirinya sendiri dalam mengatur prilaku kesehatan dan berbagai hal yang mendukung keberlangsungan kesehatannya, kepatuhan dalam pengobatan dan ketekunan kontrol kesehatan, sehingga sedini mungkin terdeteksi dan terhindar dari ancaman krisis hipertensi.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI Sondang Selviana Silitonga; Zaimah hilal; Ismail Usman; Rahman Setiawan
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispesia adalah kumpulan gejala berupa keluhan nyeri, ketidaknyamanan di perut bagian atas, seperti perasaan kenyang, tidak nyaman, kenyang, kembung, mulas, bersendawa, mual, muntah, atau nyeri. Terdapat beberapa faktor penyabab dyspepsia salah satu diantarana pola makan dan tingkat stress. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola makan dan tingkat stress dengan kejadian dyspepsia di ruang rawat inap Rumah Sakit Royal Prima Jambi. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, cara oengambilan sampel total sampling diperoleh sebanyak 20 responden pasien dyspepsia, dan dilakukan uji univariat dengan deskriptif frekuensi serta uji bivariate dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui pola makan dengan kejadian dyspepsia (p value 0,013), tingkat stres dengan kejadian dyspepsia (p value 0,002), artinya ada hubungan yang signifikan antara pola makan dan tingkat stress dengan kejadian dyspepsia pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Jambi. Kesimpulan penelitian diketahui pola makan teratur dan manajemen stress merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menangani kejadian dyspepsia.
PENGARUH REBUSAN DAUN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL LIMA KOTA JAMBI Paranita Utama; Yeti Indrawati; Melly Miranda; Benny Hartono; Pela Meyadsa; Desi Primayani; Rudi Asmajaya
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang bertambah menjadi 29,2 % di tahun 2030 warga dunia terkena hipertensi. Pada penderita hipertensi apabila tidak ditangani dengan baik atau dilakukan penanganan yang tepat dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun seledri (Apium graveolens l) terhadap penurunan tekanan darah di Wilayah Kerja Puskesmas Paal Lima Kota Jambi. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain penelitian pra-eksperiment design one group pre test – post test Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Paal Lima yaitu sebanyak 377 penderita. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 40 orang dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Pada variabel tekanan darah, instrument penelitian yang digunakan yaitu tensi meter dan stetoskop. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan daun seledri rata-rata tekanan darah sistole adalah 168,42 dan rata-rata tekanan darah diastole adalah 92,42. Sedangkan sesudah diberikan rebusan daun seledri rata-rata tekanan darah sistole adalah 160,41 dan rata-rata tekanan darah diastole adalah 87,92. Ada pengaruh rebusan daun seledri (Apium graveolens l) terhadap penurunan tekanan darah dengan p value = 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran untuk mempertimbangkan terapi non farmakologis seperti menggunakan obat-obatan herbal yang salah satunya adalah rebusan daun seledri sebagai penurun tekanan darah.
HUBUNGAN ANTARA LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI Nicolas Xavier Ongko
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease that can lead to various systemic complications, including muscle strength decline due to altered metabolism and vascular supply to muscle tissue. The duration of DM is suspected to correlate with the degree of muscle strength loss. This study aimed to examine the relationship between the duration of diabetes mellitus and muscle strength in patients at Royal Prima Hospital, Jambi. An analytical observational study with a cross-sectional approach was conducted on DM patients undergoing routine check-ups at Royal Prima Hospital. The duration of DM was obtained from medical records, and muscle strength was measured using a handgrip dynamometer. Pearson correlation test was applied to analyze the relationship between the variables. The results showed a significant negative correlation between the duration of DM and muscle strength (p < 0.05), indicating that longer disease duration is associated with reduced muscle strength. The duration of diabetes mellitus is significantly associated with a decline in muscle strength. These findings highlight the importance of early intervention in DM patients to prevent further musculoskeletal deterioration.