cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Peran Konteks Dalam Menerjemahkan Humor : Tantangan Dan Strategi Untuk Memahami Humor Antar Budaya Kurniawan, Aditya Dwi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.494

Abstract

Penerjemahan humor antar-budaya adalah proses yang penuh tantangan yang memerlukan pemahaman mendalam tentang konteks budaya, sosial, dan kognitif yang melatarbelakangi humor tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran konteks dalam penerjemahan humor dan tantangan yang dihadapi oleh penerjemah dalam mengadaptasi humor agar tetap dapat diterima oleh audiens lintas budaya. Penelitian ini juga menyoroti strategi-strategi penerjemahan yang digunakan untuk mengatasi hambatan- hambatan yang timbul akibat perbedaan budaya, bahasa, dan norma sosial. Melalui analisis berbagai contoh kasus, seperti penerjemahan komedi televisi, film, dan permainan kata, penelitian ini menemukan bahwa adaptasi budaya dan penggantian idiomatik merupakan strategi yang paling efektif dalam mempertahankan dampak humor dalam budaya target. Selain itu, penggunaan teknik subtitling dan dubbing juga terbukti penting dalam memastikan bahwa humor tetap dapat diterima oleh audiens tanpa kehilangan aspek visual dan suara yang memperkaya pengalaman humor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai dinamika penerjemahan humor antar-budaya dan kontribusinya terhadap komunikasi lintas budaya yang lebih efektif.
Integrating Risk Intelligence into Defense Policy: A Strategic Risk Management Approach Sarjito, Aris
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.496

Abstract

The increasing complexity and unpredictability of global threats, including cyberattacks and hybrid warfare, necessitate the integration of risk intelligence into defense policy frameworks. Risk intelligence, a proactive tool for anticipating and mitigating risks, plays a crucial role in enhancing situational awareness, resource optimization, and decision-making in defense strategies. This research aims to explore the integration of risk intelligence into defense policies through a strategic risk management approach, highlighting its importance, challenges, and practical implementation. A qualitative methodology was adopted, utilizing secondary data from government policy documents, international defense reports, and scholarly articles. Findings reveal that while risk intelligence enhances preparedness and adaptability in defense policies, its implementation faces barriers such as technological limitations, data silos, and resistance to change. Enablers include advancements in artificial intelligence, inter-agency collaboration, and structured policy frameworks. The study concludes that integrating risk intelligence into defense policies requires establishing dedicated units, investing in technology and training, and fostering international partnerships to share intelligence. These measures can bridge existing gaps, ensuring defense policies are resilient and proactive in managing contemporary and emerging threats. Keywords : cybersecurity, defense policy, hybrid threats, risk intelligence, strategic risk management
English Pronunciation Problems and Orthography Irregularities: Teacher Perspective Assessment in Sudanese Secondary School Context Ali, Ezzeldin M.T.; Alsuni, Kawthar M.
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.497

Abstract

Assessment of students from language teachers’ side represents one of the effective ongoing pedagogical activities that work to improve feedback about the performance of students. This study aims to measure the teachers' impressions about the pronunciation errors taking place due to the irregularities in English spelling. The teacher questionnaire provides data about students’ knowledge regarding the complex letter-to-sound relationships, teaching techniques, course content, and phonological awareness. The results revealed that the Sudanese learners have little knowledge about the relationship between letters and sounds and do not understand this connection, where the content of the English textbook does not address the pronunciation issue sufficiently. Moreover, teachers rarely provide learners with sufficient pronunciation practice activities that help them in decoding English letters to their sounds. Teachers are not satisfied with the content of the course and the narrow space given to the teaching of the link between letters and sounds. Finally, the students’ knowledge, teaching issues, and phonological awareness are dynamic factors in reducing the pronunciation errors due to irregularities of English spelling according to the teacher's point of view. Syllabus design should consider authentic and more advanced tactics for teaching English pronunciation in the EFL classroom.         Key words: irregularities, content, phonological awareness letter to sound link, assessment     
Analisa Perbandingan Hasil Terjemahan Google Translate dan U Dictionary Dalam Lirik Lagu To The Bone oleh Pamungkas Arif, Hana Putri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.502

Abstract

Digital translation tools such as Google Translate and U-Dictionary were created to make it easier to translate each language. However, not all of these services have accurate translation results. So therefore, the aim of this research is to see a comparison of the accuracy of Google Translate and U-Dictionary translation results in translating the lyrics of the song To The Bone by Pamungkas in order to understand the meaning of the song correctly. The analytical method used is a descriptive qualitative literature study with the instrument used, namely the lyrics of the song To The Bone by Pamungkas. The research results show that the U-Dictionary translation results have a number of accurate sentence translation results. That is one sentence higher than the Google Translate translation results. U-Dictionary and Google Translate still have many shortcomings and errors in translating sentences. However, it can still be used as an alternative to help with the translation process. Note that users need to re-check the translation results to match the context again to check their suitability.  
Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Seni Musik Bestandani, Irene; Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.503

Abstract

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang diajarkan secara luas di penjuru dunia. Saat ini, bahasa Inggris berfungsi sebagai alat komunikasi yang penting dan mencerminkan perkembangan budaya dan teknologi global. Maka dari itu, dengan membuat mata pelajaran bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dikemudian hari. Namun, meskipun hampir seluruh sekolah di Indonesia sudah menerapkan mata pelajaran Bahasa Inggris, masih banyak siswa yang merasa kesulitan dalam mengembangkan kosa kata atau vocabulary. Salah satu cara untuk mengatasi ini adalah dengan mengintegrasikan musik sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dalam bahasa Inggris terhadap pengembangan vocabulary siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bahasa Inggris. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan cara seperti wawancara, observasi langsung, dan analisis data. Tujuan ini memberikan bukti bahwa media musik dalam bahasa Inggris dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kosa kata siswa, guna mendukung pembelajaran bahasa yang lebih menyenangkan dan efektif.
Pengaruh Kualitas Hasil Terjemahan terhadap Popularitas Lagu K-pop Manurung , Netania Tamariska
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.505

Abstract

Popularitas K-pop di panggung internasional terus meningkat, didorong oleh berbagai faktor yang memungkinkan genre ini menjangkau audiens global. Salah satu elemen penting yang mempengaruhi daya tarik K-pop adalah kualitas terjemahan lirik dan konten pendukung lainnya seperti wawancara dan video musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kualitas terjemahan terhadap penerimaan dan popularitas lagu-lagu K-pop di kalangan audiens internasional. Terjemahan yang akurat dan kontekstual memungkinkan pendengar untuk memahami pesan dan emosi yang disampaikan, menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat antara artis dan penggemar. Sebaliknya, terjemahan yang tidak akurat dapat menyebabkan salah tafsir yang mengurangi daya tarik lagu. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui analisis lirik lagu populer, survei penggemar internasional, dan wawancara dengan para ahli terjemahan. Temuan menunjukkan bahwa terjemahan berkualitas tinggi memainkan peran penting dalam meningkatkan popularitas lagu-lagu K-pop, terutama di pasar internasional. ini menunjukkan penting memberikan perhatian lebih pada kualitas terjemahan sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik global K-pop.
Transisi Budaya dalam Penerjemahan Sastra: Tantangan dan Inovasi Poerwanto, Muhammad Ardhan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.506

Abstract

Transisi budaya dalam penerjemahan sastra menjadi isu penting di era globalisasi, di mana karya sastra dari berbagai budaya saling berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi penerjemah dalam mentransfer nilai-nilai budaya serta inovasi yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif terhadap beberapa karya sastra yang telah diterjemahkan, serta wawancara dengan penerjemah berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi perbedaan bahasa, idiom, dan konteks budaya yang dapat mengaburkan makna asli. Penerjemah sering kali harus beradaptasi dengan cara yang kreatif, menggunakan teknik seperti adaptasi budaya dan penjelasan tambahan untuk menjaga keaslian dan relevansi teks. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan teknologi digital, seperti perangkat lunak penerjemahan dan platform kolaboratif, telah memberikan peluang baru bagi penerjemah untuk berinovasi dalam proses penerjemahan. Inovasi ini tidak hanya membantu dalam mengatasi tantangan, tetapi juga memperkaya pengalaman pembaca dengan memberikan konteks yang lebih mendalam. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang transisi budaya dalam penerjemahan sastra, serta perlunya strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan yang ada, demi menghasilkan terjemahan yang berkualitas dan bermakna bagi pembaca di berbagai budaya.
Representasi Feminisme dalam Puisi Helen Karya Hilda Doolittle Warilda, Virgeta Nujmun
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.507

Abstract

Puisi “helen” karya hd mengeksplorasi mitos Helen dari Troya, mengangkat tema tentang kecantikan, kekuasaan, dan penderitaan wanita. Representasi feminisme terlihat dalam cara H.D. mendekonstruksi citra Helen sebagai objek keinginan dan menjadikannya sebagai subjek yang merasakan dampak dari stereotip gender dan patriarki. Tujuan penelitian puisi “helen” karya HD berfokus pada bagaimana puisi ini menantang pandangan tradisional terhadap wanita dalam mitologi yang mana hal tersebut masih relevan sampai saat ini. Puisi “helen” karya hd mengajak kita untuk berpikir dari sudut pandang lain, Dimana Wanita yang biasanya hanya menjadi objek untuk pria dan seringkali dianggap sebagai sebuah beban serta dipersempit ruang dan haknya untuk mengutarakan pendapat menjadi suatu individu yang memiliki hak dan ruang yang sama dengan pria,serta membuka ruang refleksi bahwa wanita merupakan individu yang memiliki emosional dan bukan hanya sebuah objek untuk pria. Metode penelitian yang digunakan untuk meneliti artikel ini adalah metode kualitatif dengan metode pendekatan studi dokumen dan Analisa biografi penulis puisi. Metode kualitatif dipilih karna metode ini mengkaji penelitian representasi feminisme melalui puisi secara fokus dan mendalam, serta dapat menonjolkan perspektif subjek puisi “helen” karya hd. Temuan penelitian tentang representasi feminisme dalam puisi Helen karya H.D. menunjukkan bahwa puisi “helen” menggambarkan sosok Helen sebagai karakter yang terperangkap dalam peran yang diciptakan oleh masyarakat patriarkal, tetapi juga berusaha untuk memberi suara dan kompleksitas lebih pada tokoh ini. Bagaimana sosok Wanita yang kerap kali dianggap sebagai beban, alasan terjadinya suatu perpecahan, dan korban perspektif orang lain terhadap dirinya sendiri. H.D. menantang pandangan konvensional tentang kecantikan dan peran perempuan dalam mitologi, dengan menggambarkan Helen bukan hanya sebagai objek pasif, tetapi sebagai korban dan individu yang berjuang dengan penderitaannya. Dengan demikian, puisi ini dapat dilihat sebagai kritik terhadap narasi patriarkal dan sebuah karya yang membuka jalan bagi analisis feminis terhadap peran perempuan dalam sastra dan mitologi. rekomendasi penelitian yang dapat dilakukan penelitian selanjutnya mengenai representasi feminisme dalam puisi "Helen" karya H.D adalah studi gender, studi tentang puisi helen dengan karya-karya lain baik sastra maupun non sastra yang membahas kecantikan dan feminisme, serta lebih mengeksplorasi konteks yang masih belum tercantum pada pembahasan ini.
Analisis Penerjemahan Idiom dalam Novel Percy Jackson: The Sea of Monster Komalasari, Nur; Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.515

Abstract

Idiom merupakan elemen linguistik yang sering kali sulit diterjemahkan karena memiliki makna konotatif yang tidak selalu dapat dipahami secara literal. Dalam dunia penerjemahan, penting untuk memahami bagaimana idiom diterjemahkan agar maknanya dapat tersampaikan secara efektif dalam bahasa sasaran. Novel Percy Jackson: The Sea of Monsters karya Rick Riordan memiliki banyak kalimat idiom menarik yang dapat dijadikan objek penelitian dalam bidang penerjemahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan idiom yang digunakan dalam novel tersebut dengan menggunakan teori penerjemahan idiom yang dikemukakan oleh Mona Baker. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji data berupa kalimat idiom dari novel versi bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Teori Mona Baker menjadi dasar dalam klasifikasi strategi penerjemahan idiom, yang meliputi beberapa pendekatan seperti penggunaan penerjemahan idiom similar meaning and form, penerjemahan idiom similar meaning but dissimilar form, penerjemahan dengan parafrase, penerjemahan dengan penghilangan kata (omission). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 40 idiom yang berhasil diidentifikasi dalam novel Percy Jackson: The Sea of Monsters. Dari jumlah tersebut, strategi penerjemahan idiom similar meaning and form diterapkan pada 14 idiom; strategi penerjemahan similar meaning but dissimilar form diterapkan pada 5 idiom; strategi paraphrase merupakan strategi yang paling dominan, diterapkan pada 21 idiom. Dominasi strategi parafrasa mencerminkan upaya penerjemah untuk menyampaikan makna idiom secara efektif dan mudah dipahami oleh pembaca bahasa sasaran, meskipun terkadang mengorbankan bentuk asli idiom. Penelitian ini memberikan wawasan tentang preferensi strategi penerjemahan idiom dalam karya sastra dan menekankan pentingnya fleksibilitas dalam proses penerjemahan.
Komparasi Pemenuhan HAM Bagi PMI Asal Pulau Lombok di Tiga Negara Tujuan Utama (Arab Saudi, Malaysia, dan Singapura) Rohmatin, Khairina; Jannah, Kholipatul; Amelia, Kiki Rizki; Torey, Gloria Stevani; Wijayanti, Ika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.517

Abstract

Penelitian ini membahas pemenuhan lima hak dasar bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pulau Lombok di tiga negara tujuan utama, yaitu Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura. Hak-hak tersebut meliputi hak demokrasi, kebebasan beragama, jaminan sosial, tanpa diskriminasi, serta hak untuk istirahat dan bersantai. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi, data primer diperoleh melalui wawancara online dengan PMI yang dipilih secara purposive, sementara data sekunder berasal dari lembaga resmi dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak demokrasi di Malaysia minim terpenuhiakibat kurangnya sosialisasi Pemilu dan keterbatasan fasilitas, sedangkan di Arab Saudi dan Singapura, pemenuhan hak ini lebih baik yang didukung dengan TPS yang memadai dan sosialisasi yang jelas. Hak kebebasan beraga cukup terjamin di semua negara, meskipun di Malaysia terdapat kendala akses ke fasilitas ibadah. Jaminan sosial, seperti asuransi kesehatan dan kompensasi, terpenuhi dengan baik di Arab Saudi dan Singapura, namun akses layanan kesehatan di Malaysia masih terbatas. Hak tanpa diskriminasi optimal di Singapura dengan lingkungan kerja yang inklusif, sementara di Arab Saudi dan Malaysia terdapat kasus ketidakadilan terhadap pekerja perempuan. Selanjutnya, hak untuk istirahat dan bersantai terpenuhi dengan sangat baik di Singapura dengan libur mingguan dan waktu istirahat yang jelas, dibandingkan dengan Malaysia yang masih menghadapi jam kerja panjang tanpa libur sesuai kontrak. Penelitian ini menegaskan perlunya pengawasan ketat dari pemerintah Indonesia dan kolaborasi internasional untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan HAM bagi PMI di negara-negara tujuan.