cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Sejarah dan Nilai Filosofi Pakaian Adat Rimpu Masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat Irfan Hidayat; Gozin Najah Rusyada
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.519

Abstract

Budaya rimpu dikenal sejak Islam masuk di tanah Bima yang dibawa oleh para pemuka agama dari makassar. Budaya rimpu merupakan hasil dari kebudayaan atau kebiasaan para perempuan bima, budaya rimpu ini telah ada sejak kesultanan dan kerajaan islam berdiri di tanah Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai nilai filosofi pakaian adat Rimpu kebudayaan masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat meliputi sejarah keberadaan Rimpu, dan fungsi penggunaan Rimpu bagi masyarakat Bima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti. Untuk penguatan penelitian, peneliti menggunakan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah budaya Rimpu di kota Bima. Validasi data dilakukan dengan kecukupan referensial dan ketekunan pengamatan. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan tahapan yaitu pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian Sejarah dan nilai filosofi pakaian adat Rimpu masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat yaitu: Peraturan bagi perempuan untuk menutup aurat muncul setelah masuknya ajaran islam di Bima. Menutup aurat dengan menggunakan sarung tembe nggoli yang ditenun dengan sebutan Rimpu. Rimpu memiliki fungsi dalam penggunaannya yaitu sebagai identitas keagamaan, sebagai kombinasi budaya lokal dan ciri khas budaya Bima, sebagai pelindung kaum perempuan dalam berinteraksi dengan lawan jenis pada masa kolonial, dan juga sebagai pelindung terhadap lingkungan yang buruk.
Analisis Teknik Modulasi Pada Novel The Midnight Library Karya Matt Haig Qureisin, Siti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.525

Abstract

Teknik modulasi merupakan proses penerjemahan yang merubah sudut pandang, fokus atau kategori kognitif dalam teks sumber secara leksikal dan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan teknik modulasi di dalam penerjemahan novel karya Matt Haig “The Midnight Library, dan kemudian melakukan analisa pada kalimat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan memaparkan kalimat-kalimat yang menggunakan teknik modulasi dalam penerjemahan novel. Penelitian ini bertujauan untuk memberikan contoh penggunaan modulasi dan makna yang dihasilkan dalam menerjemahkan sebuah karya sastra novel. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerjemah banyak menerapkan teknik modulasi dalam berbagai bentuk, seperti perubahan pada frasa, sudut pandang dan penyesuaian konteks budaya pada bahasa sasaran. Melalui penerapan teknik ini, banyak elemen emosional dan filosofi dalam novel dapat dipertahankan meski mengalami pergeseran. Penerjemah tidak hanya mendekati teks dengan mengutamakan kesetiaan linguistik, tetapi juga memperhatikan elemen-elemen kultural yang mampu menjadikan novel tersebut lebih mudah dipahami oleh pembaca lokal.
Analysis of Logical Atomism in Private Expressions “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” Rahmawati , Lela; Hilda Hastuti; Aprianto, Dedi; Akbar Adwinata
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.527

Abstract

This study examines the concept of Logical Atomism within the framework of private expressions, with a specific focus on the Indonesian proverb “Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu” (The dogs bark, but the caravan moves on). Logical Atomism, as proposed by Bertrand Russell and further developed by Ludwig Wittgenstein, suggests that complex propositions can be analyzed into simpler, logically independent facts. This paper explores the application of this theory to private and metaphorical expressions, which often convey subjective and context-dependent meanings. This research using descriptive qualitative methods are methods that explain objects, phenomena or social settings that will be outlined in narrative writing. By deconstructing the proverb, the analysis investigates whether its components can be reduced to atomic facts or if the expression's meaning emerges only within a broader cultural or pragmatic context. The study also discusses the tension between the literal interpretation of the statement and its metaphorical implication in expressing resilience or indifference to criticism. Ultimately, the paper highlights the limits of Logical Atomism when applied to private expressions, raising questions about the theory's applicability to subjective and metaphorical language the proverb The Dog Barks the Caravan Passes on explains the importance of analyzing and understanding thoughts logically. Language analysis this proverb can be done by dividing it into atomic propositions or elementary propositions through logical analysis as presented by Russell, namely by breaking it down into atomic parts, namely the Dog Barking and the Caravan Passing. By understanding the atomic part of the proverb, The Dog Barks the Caravan Passes Away, we are able to understand the meaning and message of the proverb by relating it to real life reality. The message of this proverb teaches us to stay focused and remain positive even though there are many negative things around us. This is in accordance with the reality of real human life.
Komparasi Dinamika Sosial-Ekonomi Sebelum dan Setelah Menjadi Pekerja Migran Indonesia Arrazi, Muhammad Agil Thoriqan; Fathurrahman, Lalu Nasri; Meinaldi, M Azmi; Langit, Madiska Damar; Cahyadi, M Bagus; Wijayanti, Ika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.529

Abstract

Fenomena migrasi ini memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan dan kualitas hidup keluarga PMI, namun juga menghadirkan tantangan sosial, seperti adaptasi budaya, eksploitasi, dan perlakuan tidak adil di negara tujuan. Nusa Tenggara Barat merupakan daerah dengan jumlah PMI yang cukup besar. Kondisi ini berkorelasi dengan kemiskinan yang menjadi motif para PMI. Para PMI mengalami dinamika sosial ekomomi baik sebelum keberangkatan dan setelah kembali ke daerah asal.  Penelitian ini bertujuan untuk memahami perjalanan hidup PMI asal Lombok Barat sebelum dan setelah bekerja di luar negeri serta mengkaji dinamika sosial-ekonomi yang mereka alami. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap PMI yang telah kembali ke Lombok Barat dan keluarga mereka. Hasil penelitian menunjukkan perubahan signifikan dalam kehidupan para PMI, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial. Sebelum berangkat menjadi PMI, problematika utama adalah aspek ekonomi meliputi kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, papan, dan sandang. Setelah kembali ke daerah asal, para PMI dapat meningkatkan kondisi ekonomi baik sandang, pangan mapupun papan, meningkatkan status sosial, memiliki pekerjaaan, melakukan investasi, dan menabung.
Strategi Reintegrasi Pekerja Migran Indonesia di Lombok: Proses Adaptasi Pasca Kepulangan ke Wilayah Asal Yulianti, Dini; Girhan, Gera; Aprilia, Hespi; Unsayain, Hazzil; Wijayanti, Ika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.535

Abstract

Penelitian ini berfokus pada proses adaptasi mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok setelah kembali ke wilayah asal. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari keluarga, masyarakat, dan kebijakan pemerintah dalam membantu mantan PMI menavigasi proses adaptasi mereka, serta memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai dampak migrasi terhadap individu dan komunitas. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi adaptasi yang diterapkan oleh mantan PMI dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan budaya pasca kepulangan informan mantan pmi asal pulau lombok yang telah kembali ke daerah asal. Temuan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons yang mengungkapkan bahwa keberhasilan adaptasi melibatkan empat fungsi utama: adaptasi terhadap lingkungan baru, pencapaian tujuan hidup, integrasi sosial, dan pemeliharaan nilai-Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama para PMI untuk bekerja di luar negeri adalah perbaikan kondisi ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Namun, proses reintegrasi ke dalam masyarakat lokal tidaklah mudah; para PMI harus menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan sosial dan budaya yang terjadi selama mereka merantau.
Peran Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Lansia di Kota Yogyakarta Dhinta Ekka Wardhani; Agus Salim; Rachmanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.540

Abstract

Lansia merupakan individu yang telah mencapai usia 60 tahun atau lebih. Jumlah penduduk lansia diproyeksikan akan meningkat dari tahun ke tahun dan secara signifikan meningkat dalam beberapa dekade mendatang. Peningkatan jumlah penduduk lansia harus diiringi dengan pemberdayaan lansia. Penelitian ini membahas peran pemerintah dalam pemberdayaan lansia di Kota Yogyakarta melalui analisis ketercapaian 5 dari 17 dimensi pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif yaitu dengan melakukan wawancara terhadap lansia, pra lansia yang merawat lansia, tenaga ahli yang berfokus pada lansia serta studi literatur pada dokumen hasil penilaian indeks kota ramah lansia tahun 2024. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa 5 dimensi pemberdayaan tersebut telah terlaksana dengan cukup baik. Pemerintah dan seluruh stakeholder berkolaborasi untuk mencapai tujuan pemberdayaan di setiap dimensinya. Namun, terdapat faktor penghambat pelaksanaan pemberdayaan lansia yang menjadi tantangan yang harus diatasi dan sebagai evaluasi untuk pemerintah dalam melaksanakan pemberdayaan periode berikutnya.
Pengembangan Metode Pembelajaran My Trip My Entrepreneur Mata Pelajaran Technopreneurship SMKN 1 Masbagik Rachman, Dedy Febry; Amri, Syaiful
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.555

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini diharapkan akan menghasilkan suatu paket produk pengembangan berupa Metode pembelajaran: 1). Perangkat pembelajaran, 2). Pedoman penilaian/evaluasi pembelajaran, 3). Pedoman untuk pengembangan pembelajaran, 4). Menghasilkan Metode pembelajaran berbasis game yang di adopsi dari monopoli, 5). Pengembangan Metode didasarkan pada identifikasi karakteristik mahasiswa pada usianya yang telah mencapai tahap operasional formal dari sisi perkembangan kognitif, 6). Pengembangan Metode didasarkan pada identifkasi tujuan pembelajaran dengan mempertimbangkan kurikulum yang telah diterapkan yaitu pengembangan materi dari kurikulum 2013, 7). Metode pembelajaran fokus pada satu materi saja, dan tidak dapat diterapkan Metode yang sama untuk materi pelajaran yang lainnya. Setelah produk selesai dikembangkan selanjutnya dilakukan proses uji validasi ahli, uji coba perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan. Berdasarkan hasil uji tersebut, Metode pembelajaran sangat valid, menarik, dan efektif dapat diterapkan dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji validasi dengan tingkat kelayakan produk dari ahli isi/materi sebesar 89%, validasi ahli media pembelajaran diperoleh skor rata-rata sebesar 91%.Tingkat kemenarikan produk dengan skor presentase rata-rata sebesar 92,92% masuk kriteria sangat menarik. Produk efektif digunakan dengan rata-rata skor presentase sebesar 90,76%. Produk ini juga dapat dimanfaatkan untuk kalangan lebih luas dengan penyesuaian terutama penyesuaian pada karakteristik mahasiswa sebagai pengguna. Lebih lanjut Metode pembelajaran yang sudah dikembangkan dapat diintegrasikan dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
Exploring Motivational Message and Literary Themes in Little Women (2019): A Masovian Perspective Sadewi, Nurfadillah; Syamsurrijal, Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i3.518

Abstract

This study examines the motivational themes and themes in Greta Gerwig's film, Little Women (2019), based on Louisa May Alcott's work, from a Maslowian perspective, focusing on how the adaptation of the novel relates to the interplay between power, desire, and masculinity, using Louisa May Alcott's experiences. Gerwig's adaptation also serves as a general example of using Maslow's hierarchy of needs in feminist novels. According to Maslow's theory, everyone has five needs: physiological, safety, social, esteem, and self-actualization. (Maslow, 2017). This provides a basis for analyzing motivation in the novel. The relationships and identities of each main character in "Little Women"—Meg, Jo, Beth, and Amy March—are shaped by their relationships and identitieswith one another. (Bragg, 1978) This research analyzes the journey of human motivation portrayed in the film Little Women through the characters in their struggles to fulfil various types of human needs and the narrative. The method chosen to analyze this theory is qualitative, including text analysis, film analysis, character development, and dialogue to identify the actions and relationships of characters according to Maslow's hierarchy. The primary data source is the film Little Women (2019), directed by Greta Gerwig. Which has a duration of the film (2 hours 15 minutes) Specific elements analyzed include scenes that show the motivations and decisions of the characters. Dialog that reveals psychological and emotional needs. Symbolism, visual storytelling, and character interactions. Additional data includes academic literature on Maslow's theory and secondary sources that analyze the themes and characters of the film. The research findings indicate that the Maslovian perspective is a unique way to explain character evolution in detail and the importance of understanding the story, which can also be applied in psychology and sociology.
Membangun Kepercayaan Dalam Negosiasi: Kunci Untuk Penyelesaian Konflik Yang Berkelanjutan Fahmil
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i3.539

Abstract

Negosiasi merupakan proses penting yang melibatkan dua pihak atau lebih dengan kepentingan yang berbeda dalam upaya mencapai kesepakatan. Kepercayaan memainkan peran krusial dalam negosiasi, karena dapat mempengaruhi komunikasi, kolaborasi, dan hasil akhir dari proses tersebut. Artikel ini menganalisis tantangan yang dihadapi dalam membangun kepercayaan serta strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan negosiasi yang lebih produktif. Melalui pendekatan kualitatif dan tinjauan pustaka, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan, termasuk transparansi, konsistensi, dan hubungan pribadi. Studi kasus dari berbagai konteks, seperti konflik wilayah pesisir, pemberdayaan ekonomi, dan konflik antar etnis, menunjukkan bahwa membangun kepercayaan adalah kunci untuk menyelesaikan konflik secara berkelanjutan. Ditemukan bahwa ketidakpercayaan dapat menghambat proses negosiasi dan menciptakan risiko yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan strategi yang efektif, seperti pelatihan komunikasi, penggunaan mediator, dan evaluasi pasca-negosiasi, guna meningkatkan kepercayaan di antara pihak-pihak yang bernegosiasi. Hasil penelitian ini memberikan panduan bagi para negosiator untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan memperkuat hubungan jangka panjang.
Semiotic Analysis of Charles Pierce on The Short Story “Cat in The Rain” By Ernest Hemingway Soegiarto, Heryono; Darmawan; Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i3.547

Abstract

This study analyzes Ernest Hemingway’s short story Cat in the Rain through the lens of Charles Sanders Peirce’s semiotic theory, with a particular focus on the concept of the icon. Peirce’s semiotics is based on three key elements: the sign, the object, and the interpretant, which together construct meaning. Among these, the icon is a sign that resembles or directly represents its referent. This research aims to identify and interpret the various iconic signs present in Hemingway’s narrative, shedding light on their role in shaping the story’s deeper meanings. Through a close reading of Cat in the Rain, several iconic markers emerge, contributing to the story’s symbolism and thematic depth. The cat itself, as an icon, represents unfulfilled desires, loneliness, and emotional longing, mirroring the protagonist’s inner struggles. Other significant icons, such as the rain and the hotel setting, reinforce the atmosphere of isolation and confinement. By analyzing these elements through Peirce’s semiotic framework, this study explores how Hemingway employs iconic signs to communicate complex emotional and psychological states with minimalistic yet powerful language. The findings reveal that the use of icons in Cat in the Rain plays a crucial role in conveying the protagonist’s sense of longing and dissatisfaction. This study contributes to literary semiotics by demonstrating how Peirce’s theory enhances the understanding of Hemingway’s symbolic storytelling techniques. Ultimately, the analysis underscores the effectiveness of iconic representation in literature, offering new insights into the interplay between signs and meaning in Hemingway’s work.