cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Analisis Bahasa Figuratif pada Film "A Man Called Otto" Faisal; Gusthini, Misyi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.475

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan bahasa figuratif dalam film A Man Called Otto yang diambil dari dialog film tersebut. Penulis melihat adanya penggunaan bahasa figuratif dalam film A Man Called Otto. Penelitian ini bertujuan untuk menekankan gaya bahasa figuratif mana yang dominan digunakan dalam film tersebut. Penelitian menggunakan metode deskripsi kualitatif dan teori bahasa figuratif dari Gorys keraf dalam (Wijaya, dkk, 2022). Data yang diambil bersumber dari dialog film A Man Called Otto dengan prosedur yang diawali dengan menonton film tersebut, kemudian memahami dialognya dengan membaca dialog film tersebut, selanjutnya mencatat dan mengidentifikasi dialog mana yang terindikasi mengandung bahasa figuratif, lalu melakukan pembahasan atau penjabaran dari dialog tersebut, dan terakhir menarik kesimpulan dari hasil identifikasi dan pembahasan dialog tersebut. Hasil penelitian menunjukkan beberapa bahasa figuratif yang digunakan yaitu metafora (45%), simile (9%), personifikasi (14%), hiperbola (18%), metonimia (14%), dengan yang paing dominan adalah metafora.
Penerjemahan Puisi “Malam Laut” Karya Sudarto Bachtiar Melalui Pendekatan Estetik-Puitik Sephiawati Tania; Misyi Gusthini
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan puisi berjudul “Malam Laut” karya Sudarto Bachtiar dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris melalui pendekatan estetik-puitik dengan mengacu pada konsep penerjemahan estetik puitik menurut Nababan (2003) “penerjemahan estetik-puitik tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mempertimbangkan konotasi emosi dan gaya bahasa. Penerjemah harus mampu menangkap nuansa dan keindahan bahasa sumber (Bsu) dan menyampaikannya dalam bahasa sasaran (Bsa) tanpa kehilangan makna asli”. Pada penelitian ini penulis menemukan adanya perbedaan suku kata antara teks sasaran dengan teks sumber dalam puisi “Malam Laut”, namun tetap tidak menghilangkan makna dan unsur estetika pada puisi tersebut. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisa menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif berdasarkan kata-kata dalam puisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Malam Laut” karya Sudarto Bachtiar terdiri dari empat bait serta mempunyai makna denotatif dan makna konotatif yang terdapat pada kata “laut”, “malam”, “cahaya” dan “gumpalan cahaya”. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa pada puisi “Malam Laut” karya Sudarto Bachtiar tidak dapat diterjemahkan secara sempurna ke dalam bahasa sasaran dikarenakan terdapat perbedaan suku bahasa antara BSu dengan BSa nya namun tidak menghilangkan makna tersirat yang ada pada puisi tersebut.
Analisis Teknik Terjemahan pada Tombol Perintah Aplikasi Grab Driver saat Menjalankan Order Ramadhan, Gilang; Gusthini , Misyi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.477

Abstract

Penulis menemukan bahwa pada aplikasi Grab Driver, banyak tombol-tombol perintah yang diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia sebagai perintah yang jelas kepada para pengemudi Grab Driver. Berdasarkan pengamatan ini, penulis berupaya untuk mengetahui efektifitas penerjemahan dengan menganalisis teknik penerjemahan pada tombol perintah aplikasi Grab Driver. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik penerjemahan yang digunakan pada tombol perintah pada aplikasi Grab Driver saat menjalankan order dari Bahasa Sumber (BSu) yaitu Bahasa Inggris kedalam Bahasa Sasaran (BSa) yaitu Bahasa Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Menurut Sugiyono (2005) pada Ronni (2015) metode kualitatif didefinisikan sebagai “metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi”. Berdasarkan analisis penulis pada 9 tombol perintah yang ada, penulis menyimpulkan hasil terjemahan mudah dipahami dan instruksinya jelas bagi pengemudi Grab diluar Indonesia yang menggunakan Bahasa Inggris dalam menjalankan order. Selain itu, TSu dan TSa sudah setara dalam makna, informasi yang disampaikan, dan keterbacaan, walaupun ada beberapa perbedaan dalam pemilihan kata dan gaya bahasa.
Analisis Album Positions Oleh Ariana Grande Tidak Disarankan Bagi Anak Di Bawah Umur: Kajian Terjemahan Yuliyanti, Dwi; Gusthini , Misyi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.481

Abstract

Penerjemhan merupakan penyampaian pesan dari BSu ke BSa dengan mempertahankan makna asli. Dalam penerjemahan terdapat kendala yang sering menemukan bahasa atau kata tabu karena sulit mnemukan padanan pada BSa. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjemahan album Positions dari Ariana Grande yang liriknya mengandung bahasa atau kata-kata tabu yang tidak disarankan bagi anak di bawah umur. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari membaca lirik lagu serta terjemahannya. Dari data tersebut penulis menggunakan teori Newmark (1988) untuk menganalisis teknik penerjemahannya serta menggunakan teori Jay (1996) untuk menganalisis kata-kata tabu yang terdapat pada lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik album Positions yang dinyanyikan oleh Ariana Grande menggunakan teknik penerjemahan kata-per-kata dan teknik penerjemahan komunikatif. Sedangkan penelitian pada kata atau bahasa tabu yang menggunakan teori Jay (1996) menunjukkan hasil bahwa ada tiga kategori, yaitu pelecehan seksual, penyebutan nama dan hinaan, dan bahasa vulgar.
Resistance of Halal Tourism: Perceptions, Challenges and Social Impacts Muharis, Muharis; Taufik, Muhammad; Pribadi, Teguh Iman; Syamsurrijal, Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.483

Abstract

Halal tourism is regarded as a rapidly developing segment in the global number of tourists, mainly due to the rising Muslim population. This research seeks to establish the factors that have hindered the growth of halal tourism in Lombok, Indonesia and the local people’s attitude on the subject, the problems that industry stakeholders face; and the culture and social impacts of halal tourism. The study methodology involves using qualitative research with documentation review and analysis as the data collection tool. The study shows that local communities have fears that the development of halal tourism will erode indigenous cultures while industry players highlight issues in meeting the costly halal standards. The findings of this research demonstrate the need to assess local culture compliance in the process of conceptualizing and developing halal tourism and other initiatives to ensure they do not interfere with cultural heritage standards and could foster sustainable tourism.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Dalam Novel "The Little Prince" Karya Antoine de Saint-Exupery: Kajian Stilistika dan Makna Filosofis Dibalik Narasi Dea, Dea; Hadi, Muhammad Zaki Pahrul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa pada novel “The Little Prince” karya Antoine de Saint-Exupéry, serta menggali makna filosofis di balik narasinya. Novel ini merupakan salah satu karya sastra yang dikenal memiliki makna filosofis mendalam tentang kehidupan, persahabatan, imajinasi dan empati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik analisis stilistika, yaitu mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis gaya bahasa yang digunakan dalam novel. Sumber data yang digunakan adalah sumber data tertulis yang terdapat dalam novel “The Little Prince” yang dipublikasikan pada tahun 2017 oleh Macmillan yang terdiri dari 110 halaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalama novel “The Little Prince” karya Antoine de Saint-Exupéry terdapat beberapa penggunaan gaya bahasa yaitu gaya bahasa personafikasi, gaya bahasa metafora, gaya bahasa simile, gaya bahasa ironi, dan gaya bahasa onomatopea. Kata kunci: gaya bahasa, makna filosofis, stilistika, “The Little Prince”, Antoine de Saint-Exupéry
Komunikasi Interpersonal Antara Pelatih Dengan Pemain Pada Sekolah Sepak Bola Mahendra, Rizal; Fitriatun, Erna
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.487

Abstract

Komunikasi adalah unsur yang penting untuk membangun hubungan baik antar individu dalam sebuah tim, karena melalui proses komunikasi maka terjadi interaksi dan saling berbagi informasi sehingga tercipta kesamaan visi dari masing-masing individu dalam tim tersebut. Adapun salah satu jenis komunikasi yang tepat untuk digunakan dalam upaya membangun hubungan baik antar individu dalam tim adalah komunikasi interpersonal. Hal tersebut dikarenakan dalam komunikasi interpersonal terjadi interaksi secara langsung antara komunikator dan komunikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal antara pelatih dengan pemain sepak bola persila soccer academy U-12. Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Subjek penelitian ini adalah 1 orang pelatih dengan 24 pemain sepak bola persila soccer academy U-12. Sementara objeknya yaitu komunikasi interpersonal antara pelatih dengan pemain sepak bola persila soccer academy U-12. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket sebagai instrument pengambilan data yang terdiri 2 sub variabel yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dengan SPSS 20. Hasil penelitian ini menyimpulkan komunikasi yang paling banyak dilakukan dalam cabang olahraga sepak bola adalah komunikasi nonverbal dengan jumlah persentase 45,31% sedangkan komunikasi verbal 35,27%, hasil ini menunjukan bahwa komunikasi nonverbal dapat mengendalikan sebuah intraksi dengan cara yang lebih sesuai.
Dampak Pembelajaran Bilingual Sejak Dini Terhadap Perkembangan Anak Usia Batita Widiasari, Linda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.488

Abstract

The ability to speak two languages, also known as bilingualism, is an extraordinary advantage in an increasingly globalized world. However, the implementation of bilingual education for young children remains a topic that sparks debate and diverse perspectives. The purpose of this study is to analyze the impact of early bilingual education on the development of toddlers (children under three years old). This research was conducted using a literature review method, referencing various sources and findings from the internet over the past 10 years. The results reveal that early bilingual education has positive effects on children's cognitive, social, and linguistic development, such as enhancing critical thinking skills, memory, and cultural understanding. However, some challenges were also identified, such as the potential for code-mixing and temporary delays in vocabulary development in one of the languages. With the implementation of an appropriate learning framework and support from the surrounding environment, bilingual education can provide a strong foundation for children to face global challenges in the future. This study offers recommendations for parents and educators to optimally implement bilingual education for children.
Analysis of Translation Method of the Idiomatic Phrases in J.K. Rowling's Novel “Harry Potter and the Deathly Hallows” Beatrice Stephanie; Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.489

Abstract

Among works of fiction, idiomatic phrases are some of the most complicated problems in translation. Idioms are a significant part of every language whose metaphorical meanings cannot be directly conveyed through translation. The idioms help maintain most of the subtlety and unique cultural characteristics that define a language. This paper will elaborate on the translation of idiomatic phrases in the novel "Harry Potter and The Deathly Hallows" by J. K. Rowling by reflecting upon various methods that the translator may employ while rendering English idioms into Indonesian. The data for this research was obtained through a descriptive qualitative approach, where this research was conducted on how translators retain or alter the meaning of idiomatic expressions from the novel in question in the target cultural context. The research determined that translators use literal translation, idiomatic translation, and paraphrasing, among the other techniques, which best allow them to be as faithful as possible to the original meaning and fit into the culture they are targeted for. The present study calls attention to the problems idiomatic translation poses and the role of culture in literary translation.
Pengaruh Pendidikan Bahasa Inggris Anak Usia Dini Terhadap Perkembangan Kemampuan Dwibahasa di Era Digital Jonathan, Errick; Hadi, Muhammad Zaki Pahrul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.490

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang manusia gunakan untuk berinteraksi dengan sesama manusia. Dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada era modern ini, manusia menggunakan berbagai jenis bahasa dalam berkomunikasi, salah satunya yaitu bahasa Inggris yang merupakan bahasa resmi yang digunakan pada ranah internasional. Tujuan daripada pengamatan ini adalah untuk mengamati pengaruh era digital terhadap perkembangan kemampuan dwibahasa pada anak usia dini khususnya di Indonesia. Pengamatan dilakukan dengan mengkaji studi literatur yang menyoroti perkembangan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini, serta peran kemajuan teknologi dalam perkembangan metode pembelajaran bahasa Inggris. Hasil pengamatan ini menunjukkan peran kemajuan teknologi benar adanya mendukung lebih banyak variasi terhadap metode edukasi bahasa Inggris, sehingga pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan interaktif. Namun, penggunaan teknologi sendiri belum dapat sepenuhnya maksimal mengingat kondisi-kondisi tertentu yang menjadi tantangan seperti kurangnya dukungan dan kemampuan untuk mendapatkan akses ke teknologi, tantangan dari aspek kebudayaan yang masih sangat kental, dan kondisi geografis pada daerah di pedalaman. Pentingnya keterlibatan peran orang tua, tenaga pengajar serta fasilitas pendukung menjadi poin utama dalam meningkatkan perkembangan dan kemampuan dwibahasa pada anak usia dini.