cover
Contact Name
Mardewi Jamal
Contact Email
jtsunmul@gmail.com
Phone
+6282352281157
Journal Mail Official
jtsunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Kampus Gunung Kelua Jalan Sambaliung No.9 Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527613     EISSN : 29645212     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/
Core Subject : Engineering,
Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada umumnya
Articles 154 Documents
ANALISA PERBANDINGAN TEBAL LAPIS PERKERASAN JALAN LENTUR ANTARA METEODE ANALISA KOMPONEN SKBI 1987 DAN METODE MANUAL DESAIN JALAN LENTUR BINA MARGA 2017 Siti Aminah; M. Jazir Alkas; Ery Budiman
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 2 (2021): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v5i2.6986

Abstract

Jalan yang baik ditentukan dari bagaimana jalan tersebut dirancang. Dalam merancang perkerasan, terdapat pedoman yang perlu diikuti yang didasarkan dari kondisi lingkungan dimana perkerasan akan dibangun. Indonesia telah memiliki pedoman perancangan perkerasan sendiri yang didasarkan dari pedoman negara maju, seperti Amerika Serikat, Inggris,dan Australia. Diantaranya pedoman yang dikembangkan di Indonesia adalah Analisa Komponen SKBI 1987 dan Manual Desain Perkerasan jalan Bina Marga 2017.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kedua manual tersebut dalam mendesain perkerasan lentur. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder. Data-data ini adalah lintas harian rata-rata, dan CBR tanah dasar.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Metode Analisa Komponen SKBI 1987 lebih efektif dalam merancang perkerasan lentur karena kriteria perencanaan dan tahapan perhitungan yang berbeda pada masing-masing metode tersebut.
PENGARUH PEMAKAIAN WIREMESH SEBAGAI PENGEKANGAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON agus sugianto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i1.2150

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang paling dominan digunakan pada struktur bangunan dan sangat populer dipakai baik untuk struktur besar maupun kecil. Pada struktur tekan, kemampuan beton pada gaya tekan banyak dipengaruhi oleh pengekangan, penelitian ini membahas pengaruhpengekangan terhadap kekuatan tekan beton dengan penambahan wiremesh. Wiremesh yang dipakai dibuat dari kawat berkualitas tinggi dengan proses dan teknik pengelasan khusus. Kawat tidak mudahlepas dan memiliki daya tahan dari korosi. Pengujian pada penelitian ini berupa 10 silinder beton normal, 12 silinder beton variasi. Mutu beton 20 Mpa, material variasi pengekangan beton kawat wiremesh ukuran ¾” dan ½” dengan mold silinder uji 15x30 cm. Hasil penelitian pengaruhpenambahan wiremesh terhadap kuat tekan beton menghasilkan kuat tekan yang optimal pada variasi Ø6-.¾” sebesar 16,38% dari beton normal dan luas penampang pengekangan untuk variasi kawat wiremesh mempengaruhi peningkatan kuat tekan beton sebesar 30,22%.
SIFAT MEKANIS BETON DENGAN CAMPURAN PASIR PANTAI DAN AIR LAUT Arbain Tata
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2019): JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v3i1.2765

Abstract

Agregat halus dari pasir pantai sebagai komponen beton talah banyak digunakan di daerah kepulauan. Pasir pantai sebagai salah satu jenis agregat halus tersedia dalam jumlah banyak tetapi kualitas disetiap daerah masih perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat mekanis beton campuran pasir pantai dengan variasi quarry yang berbeda.Tiga sumber pasir pantai yang berbeda yaitu: Loto, Kusu dan Akelamo dengan FAS yang bervariasi, juga diteliti hubungan terhadap tingkat salinitasnya. Benda uji selinder ukuran 150x300 diuji pada umur beton 28 hari. Dari hasil penelitian dihasilkan kuat tekan beton masing-masing menunjukkan pasir Loto mempunyai nilai kuat tekan lebih tinggi dari pasir Kusu dan Akelamo.Hubungan antara FAS dengan kuat tekan menunjukkan kekuatan berkurang seiring dengan bartambahnya nilai FAS. Ditinjau dari salinitasnya menunjukkan tidak terjadi perbedaan yang siknifikan dari ketiga sumber pantai. Kuat tekan beton dengan bahan campur air tawar dibanding air laut pada pasir Loto, Akelamo, dan Kusu menunjukkan lebih kuat dengan selisih 2.04%, 3.09 % dan 2.16%. Kata Kunci: FAS, kuat tekan, salinitas.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR KENDARAAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL AJI PANGERAN TUMENGGUNG PRANOTO SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR Ravael Eldad Pongtuluran; Muhammad Jazir Alkas; Heri Sutanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 1 (2021): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v5i1.6297

Abstract

Seiring meningkatnya kepemilikan kendaraan bermotor di Samarinda dan meningkatnya jumlah pengunjung bandara baik dari Samarinda maupun dari daerah sekitarnya maka kebutuhan parkir di bandara A.P.T Pranoto Samarinda menjadi sangat penting, Mengingat pada tahun – tahun sebelumnya banyak kendaraan, yang memasuki bandara A.P.T Pranoto Samarinda baik dari kota Samarinda sendiri maupun dari kabupaten disekitarnya.Akan tetapi dikarenakan penelitian ini dilakukan pada masa pandemi covid–19 , mengakibatkan menurunnya jumlah penumpang bandara A.P.T Pranoto yang berimbas pada menurunnya juga jumlah kendaraan yang masuk dan keluar pada Kawasan bandara A.P.T Pranoto Samarinda. Oleh karena itu dengan mengetahui karakteristik dan kebutuhan ruang parkir bandara A.P.T Pranoto Samarinda , maka dapat diketahui kondisi parkir yang terjadi saat ini , yang dimana tengah berada di masa pandemi Covid-19.Metode pengambilan data primer yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode survei dengan titik akses tertentu, dengan menempatkan surveyor di pintu masuk dan keluar untuk mencatat plat nomor kendaraan dan jam masuk dan keluarnya. Pengambilan data dilakukan selama 10 jam berturut – urut selama seminggu. Selain itu dibutuhkan juga data sekunder yang diperoleh dari pihak pengelola bandara A.P.T Pranoto Samarinda. Data – data tersebut digunakan sebagai bahan dalam menganalisis karakteristik parkir dan kebutuhan ruang parkir kendaraan.Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, diperoleh nilai akumulasi parkir tertinggi untuk mobil yaitu sebesar 97 kendaraan (< 639 SRP), motor sebesar 27 kendaraan (<368 SRP), dan bus/truk sebesar 6 kendaraan (<6 SRP). Selain itu untuk presentase penggunaan ruang parkir di bandara A.P.T Pranoto sendiri tercatat masih mampu melayani permintaan parkir. Hal ini dapat dilihat dari nilai indeks parkir kendaraan tertingginya yang dimana untuk mobil yaitu sebesar 15,2% (<100%), motor 7,3% (<100%) , dan bus/truk sebesar 26,1% (<100%). Dan untuk kebutuhan ruang parkirnya sendiri di dapatkan nilai tertingginya untuk mobil yaitu sebesar 40 SRP (< 639 SRP), motor 10 SRP (<368 SRP), dan untuk bus/truk sebesar 1 SRP (<23 SRP). Dari nilai – nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa saat ini belum dibutuhkan penambahan ruang parkir baru, melainkan penataan pola parkir yang lebih baik.
PERILAKU FISIK DAN MEKANIK BATU BATA YANG MENGGUNAKAN LUMPUR PDAM TANJUNG SELOR Ahmad Kisman
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i2.2141

Abstract

Pengolahan air baku menjadi air bersih pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tanjung Selor akan menghasilkan bahan buangan padat berupa lumpur yang seringkali tidak dimanfaatkan, dan dibuang langsung kesungai yang dapat menimbulkan pencemaran sekaligus sedimentasi pada sungai. Dalam kaitan ini, diadakanlah sebuah penelitian untuk mengamati perilaku fisik dan mekanik batu bata yang menggunakan lumpur PDAM Tanjung Selor sebagai bahan campuran pembuat batu bata.Penelitian ini bersifat experimental laboratorium. Benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm dan ukuran Panjang 15 cm, lebar 7,5 cm dan tinggi 7,5 cm sesuai dengan standar pasar Tanjung Selor. Komposisi perbandingan massa lumpur PDAM dan massa lempung pada benda uji adalah 0 % : 100 %, 3 % : 97 %, 5 % : 95 %, 8 % : 92 %, 10 % : 90 %, 13% : 87 %, dan 15 % : 85 %.Hasil pengujian sifat fisik dan sifat mekanik menunjukkan bahwa benda uji dengan komposisi 3 % : 97 % memiliki densitas dan kuat tekan tertinggi, penyerapan air dan penyusutan paling rendah, sedangkan warnadan sifat tampak semua benda uji memenuhi persyaratan SNI 15-2094-2000. Jika ditinjau dari kelas kuat tekan dan karakteristik lainnya berdasarkan berdasarkan SNI 15-2094-2000, produksi batu bata untuk tujuan industri direkomendasikan pada komposisi 3 % : 97 %, 5 % : 95 %, dan 8 % : 92 % (kuat tekan >50kg/cm2).
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN GEOTEKSTIL TERHADAP PENINGKATAN DAYA DUKUNG FONDASI DANGKAL PADA TANAH LEMPUNG DI KOTA SAMARINDA Agmi Dimas Isbusandi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i2.2188

Abstract

Dalam perencanaan suatu bangunan haruslah diperhatikan kemampuan tanah tersebut dalam memikul gayagaya di atasnya, sehingga kegagalan konstruksi akibat keruntuhan tanah dapat dihindari. Untuk mengatasimasalah tersebut, perlu dilakukan suatu perkuatan tanah sehingga dapat meningkatkan daya dukung tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanah yang diuji berdasarkan sistem klasifikasi Unifieddan AASHTO, mengetahui nilai daya dukung ultimit (qult) untuk tanpa perkuatan, 1 lapis serta 2 lapis geotekstil, dan mengetahui persentase peningkatan daya dukung tanah lempung pada fondasi dangkal ditinjaudari nilai Bearing Capacity Ratio (BCR). Geotekstil merupakan salah satu jenis geosintetik yang berfungsi untuk memperbesar daya dukung tanah.Dalam penelitian ini, prosedur yang dilakukan adalah pengujian sifat fisis tanah untuk memastikan sampel tanah yang diuji merupakan tanah lempung sesuai sistem klasifikasi Unified dan AASHTO. Uji pembebananfondasi dangkal dilakukan dengan menggunakan tiga model uji yang berbeda untuk masing-masing tanah sampel, untuk mendapatkan kapasitas daya dukung dari pemodelan yang dibuat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel tanah yang digunakan termasuk tanah lempung sesuai sistem klasifikasi Unified dan AASHTO. Sampel tanah yang menggunakan perkuatan 1 lapis dan 2 lapis geotekstilmengalami peningkatan daya dukung ultimit dibandingkan dengan sampel tanah tanpa perkuatan, yang juga dapat dilihat dari nilai Bearing Capacity Ratio (BCR).
PENGARUH KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN BASF MASTERFLOW 870 DAN LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR Abdullah Umar; Ery Budiman; Fachriza Noor Abdi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2020): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v4i2.5233

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, banyak limbah-limbah beton hasil dari pengujian atau pembongkaran jalan atau bangunan. Kontribusi limbah terhadap timbunan sampah cukup besar, hal ini sejalan dengan meningkatnya aktifitas konstruksi bangunan. Limbah konstruksi biasanya tidak dimanfaatkan dengan baik dan dibuang begitu saja. Pada penelitian ini terlebih dahulu dilakukan uji material di laboratorium. Kemudian dilakukan mix design berdasarkan metode SKSNIT-15-1990-03. Penggunaan limbah beton pada campuran beton, menggunakan variasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dari jumlah kebutuhan agregat kasar. Kuat tekan yang direncanakan sebesar 20 MPA, dan pembuatan benda uji berbentuk kubus dengan masing-masing variasi sebanyak 3 benda uji. Dari hasil penelitian kuat tekan beton menggunakan limbah beton  sebagai pengganti agregat kasar sudah mencapai kuat tekan yang direncanakan. Dengan estimasi kuat tekan 28 hari, pada penggantian 0% didapat nilai kuat tekan sebesar 19.88 MPA, penggantian 20% didapatkan nilai kuat tekan sebesar 20.51 MPA,  penggantian 40% didapat nilai kuat tekan sebesar 21.08 MPA, dan nilai kuat tekan tertinggi pada penggantian 60% dengan nilai kuat tekan 21.77 MPA, kemudian pada penggantian 80% mengalami penurunan kuat tekan, namun masih pada kuat tekan yang direncanakan yaitu 21.35 MPA.
ANALISIS BANGKITAN PERJALANAN DAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR KENDARAAN PADA KAWASAN RUKO ALAYA JUNCTION SAMARINDA,KALIMANTAN TIMUR Andrea Yudhistira Mustika; Triana Sharly P. Arifin; Mardewi Jamal
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 2 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i2.9410

Abstract

Ruko Alaya Junction merupakan pusat pertokoan yang dapat menimbulkan bangkitan perjalanan dari suatuzona. Sejalan dengan keberadaan Ruko Alaya Junction tersebut, maka aktivitas pergerakan masyarakat kotaSamarinda semakin meningkat dalam pemenuhan kebutuhannya yang menyebabkan tingginya jumlahpergerakan zona terhadap kawasan ini. Selain itu, seiring meningkatnya kepemilikan kendaraan bermotordan meningkatnya jumlah pengunjung maka kebutuhan parkir di Ruko Alaya Junction menjadi sangatpenting.Pada penelitian ini digunakan metode survei kuesioner dan survei lalu lintas harian untuk mengetahuikarakteristik dan jumlah bangkitan perjalanan dari suatu zona. Penyebaran kuesioner dilakukan secaralangsung di lokasi dan melalui internet. Analisis yang digunakan untuk menghitung jumlah bangkitanperjalanan yaitu analisis regresi linier berganda. Pada penelitian parkir, metode yang digunakan ialahmetode survei dengan titik akses tertentu yaitu dengan menempatkan surveyor di setiap blok. Pengambilandata parkirdilakukan selama 8 jam berturut-turut selama 5 hari. Data-data tersebut digunakan sebagai bahandalam menganalisis karakteristik dan kebutuhan ruang parkir kendaraan.Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi bangkitan perjalanan pada kawasan RukoAlaya Junction ialah jumlah anggota keluarga. Jumlah bangkitan perjalanan berdasarkan model terpilihdidapatkan pada tahun 2021 sebesar 1547perjalanan/hari dan estimasi pada tahun 2026 sebesar 1710perjalanan/hari. Nilai akumulasi parkir parkir tertinggi untuk sepeda motor yaitu sebesar 135 kendaraan(<170 SRP) dan mobil sebesar 113 kendaraan (<237 SRP). Nilai indeks parkir kendaraan tertinggi yaituuntuk sepeda motor sebesar 79,4% (<100%) dan mobil sebesar 47,7% (<100%). Dan untuk kebutuhanruang parkir didapatkan nilai tertinggi untuk sepeda motor sebesar 84 SRP (<170 SRP) dan mobil sebesar74 SRP (<237 SRP). Dari nilai-nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa saat ini kebutuhan ruang parkir diRuko Alaya Junction masih mencukupi.Kata Kunci :Bangkitan Perjalanan, AnalisisRegresi Linier Berganda, Karakteristik Parkir, KebutuhanRuang Parkir
ANALISIS BALOK GESER KASTELLA MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PENAMPANG DAN METODE LAYER Putri, Andina Prima
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i1.2131

Abstract

Balok Kastella merupakan pengembangan dari profil IWF (I Wide Flange). Dalam proses pembuatannya profil IWF dibelah menjadi dua bagian, hal ini dimaksudkan agar tinggi balok kastella dapat disesuaikan dengan tinggi yang sudah didesain. Balok kastella memiliki keunggulan dalam hal peningkatan kapasitas momen, sekaligus dapat mengatasi permasalahan yang ditimbulkan pada balok kastella yaitu berupa web buckling dan penurunan kapasitas geser. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kapasitas geser, kapasitas beban leleh dan kapasitas beban ultimit serta pola keruntuhan yang terjadi pada benda uji ini. Penelitian ini dilakukan dengan 1 buah benda uji, yaitu balok kastella dengan penyambung diagonal tulangan baja D22 dan komposit mortar dengan dimensi 275x75x7x5 mm. Panjang bentang profil IWF untuk pengujian ini sebesar 780 mm. Pengujian ini memakai tumpuan sendi dan rol. Beban yang diaplikasikan pada balok adalah beban dua titik yang bekerja pada arah tegak lurus bidang balok, dimana posisi titik pembebanan adalah 1/3 dan 2/3 dari panjang total benda uji. Benda uji ini akan dianalisis menggunakan analisis penampang. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode analisis penampang dan metode layerdidapatkan pola keruntuhan yang terjadi adalah pola keruntuhan geser. Dengan menggunakan metode layer didapatkan kapasitas beban leleh adala sebesar 494,06 kN sedangkan kapasitas beban ultimit sebesar 580,99 kN. Dengan menggunakan metode analisis tampang didapatkan kapasitas beban leleh sebesar 402,90 kN sampai dengan 512,45 kN sedangkan untuk kapasitas beban ultimit adalah sebesar 567,15 kN sanpai dengan 842,52 kN.
STUDI PERBANDINGAN PENGGUNAAN SOIL CEMENT DAN PENGGUNAAN AGREGAT UNTUK LAPIS PONDASI BAWAH DI KALIMANTAN TIMUR Tamrin Tamrin
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2018): Edisi Khusus JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v0i1.2164

Abstract

Pada umumnya jalan yang ada di Samarinda menggunakan agregat sebagai material untuk lapis pondasi bawah. Namun dengan seiring perkembangan teknologi, ditemukanlah beberapa material yang bisa menggantikan penggunaan agregat sebagai lapis pondasi bawah jalan. Soil cement menjadi salah satu alternatif pengganti penggunaan agregat untuk lapis pondasi bawah jalan tetapi tetap mempunyai daya dukung yang memenuhi persyaratan teknis. Metode analisis harga satuan (AHS) digunakan untuk memperkirakan harga satuan pekerjaan perkerasan berbutir. Dalam membuat analisis harga satuan setiap satuan pengukuran memerlukan asumsi metoda pelaksanaan pekerjaan atau cara kerja yang digunakan sehingga rumusan analisis harga satuan yang diperolehmencerminkan harga aktual di lapangan. Harga satuan pekerjaan terdiri atas biaya langsung dan biaya tidak langsung. Komponen biaya langsung terdiri atas upah, bahan dan alat. Komponen biaya tidak langsung terdiri atas biaya umum atau over head dan keuntungan. Biaya langsung dan tidak langsung akan ditambahkan dengan pajak pertambahan nilai. Dari hasil perhitungan didapatkan hasil bahwa untuk lokasi ini soil cement lebih murah dari pada agregat dengan perkiraan biaya untuk soil cement sebesar Rp. 405,682.86/m3 dan agregat sebesar Rp. 906,909.32/m3. Melalui analisis yang telah dilakukan, diharapkan dapat memberikan suatu masukan dan bahan pertimbangan untuk penggunaan material lapis pondasi bawah kepada pihak terkait yang ingin membangun sebuah jalan.

Page 2 of 16 | Total Record : 154