cover
Contact Name
Mardewi Jamal
Contact Email
jtsunmul@gmail.com
Phone
+6282352281157
Journal Mail Official
jtsunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Kampus Gunung Kelua Jalan Sambaliung No.9 Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527613     EISSN : 29645212     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/
Core Subject : Engineering,
Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada umumnya
Articles 154 Documents
PENGARUH SPAM REGIONAL KARTAMANTUL DIY TERHADAP PELAYANAN AIR MINUM PDAM Leo Nardo; Budi Kamulyan; Budi Santoso Wignyosukarto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i1.7727

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul DIY merupakan sarana dan prasarana penyediaan air minum regional untuk Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul yang direncanakan memiliki kapasitas sebesar 700 liter/detik dengan memanfaatkan sumber air baku dari sungai Progo, kabupaten Bantul. Tujuan penelitian ini adalah melihat dan menghitung pengaruh suplai SPAM Regional Kartamantul terhadap pelayanan air minum PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul setelah dilayani SPAM Regional Kartamantul DIY. Metode yang digunakan dalam kajian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari PDAM serta perhitungan pelayanan mengacu pada Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja PDAM. Hasil perhitungan menunjukkan suplai air curah SPAM Regional Kartamantul berpengaruh terhadap efisiensi produksi air PDAM Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul pada tahun 2020 berturut-turut sebesar 1.98%, 6.78% dan 15.96%. Kehilangan air distribusi PDAM setelah adanya pelayanan SPAM Regional Kartamantul cenderung mengalami penurunan jika permintaan air curah meningkat. Cakupan pelayanan teknis PDAM cenderung mengalami peningkatan jika permintaan air curah SPAM Regional Kartamantul juga meningkat.
PEMANFAATAN FILTER DENGAN MEDIA ARANG KULIT PISANG KEPOK UNTUK PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) AIR DANAU PERUMAHAN KAYU MANIS Erwinsyah Erwinsyah
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2018): Edisi Khusus JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v0i1.2160

Abstract

Dari hasil uji sampel air di laboratorium, air danau Perumahan Kayu Manis mengandung kadar logam besi (Fe) dan mangan (Mn) yang melebihi ambang batas. Kulit pisang merupakan salah satu limbah dari industri pengolahan pisang, namun belum dimanfaatkan secara nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan arang kulit pisang dengan variasi ukuran arang dan efektifitasnya sebagai media adsorben terhadap kadar besi dan mangan dalam air Danau Perumahan Kayu Manis. Tahapan pada penelitian ini meliputi proses pembuatan arang,pembuatan unit filtrasi, proses filtrasi, serta uji kadar besi dan mangan dalam air di laboratorium. Kulit pisang kepok diolah menjadi arang aktif melalui proses pirolisis. Variasi ukuran arang yang akan digunakan adalah 4,76 mm, 2,38 mm dan 2 mm. Pengolahan dilakukan dengan metode filtrasi sederhana menggunakan filter tipe saringan cepat dengan debit 1,78 x 10-2 liter/detik selama 7,6 menit. Dari hasil penelitian, setelah dilakukan uji laboratorium yang telah dilakukan pada sampel inlet dan outlet filter dengan media arang ukuran 4,76 mm didapatkan penurunan kadar besi dengan tingkat efisiensi 59,75% yaitu dari 0,569 mg/liter menjadi 0,229 mg/liter, dan penurunan kadar mangan dengan tingkat efisiensi 42,18% yaitu dari 0,486 mg/liter menjadi 0,281 mg/liter. Kandungan kadar besi dan mangan setelah pengolahan di bawah standar baku mutu. Untuk filter dengan media arang ukuran 2,38 mm dan 2mm tidak dapat diuji karena terjadi penyumbatan atau clogging pada media filter.
ANALISIS PERHITUNGAN KAPASITAS RUNWAY PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL AJI PANGERAN TUMENGGUNG PRANOTO SAMARINDA Hernasdy Suprianto; Triana Sharly P. Arifin; Budi Haryanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 1 (2020): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v4i1.4926

Abstract

Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda merupakan salah satu Bandar Udara Internasional yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Status sebagai Bandar Udara Internasional dikarenakan ada rencana penerbangan ke luar negeri dan Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto layak untuk melayani penerbangan tersebut. Tetapi fasilitas dan pelayanan yang ada belum sesuai untuk Bandar udara berkelas internasional. Oleh karena itu Bandar udara ini terus dikembangkan untuk dapat melayani permintaan penerbangan, baik penerbangan domestic maupun internasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun dari dan menuju Samarinda. Metodologi yang digunakan dalam penulisan mencakup pengambilan data dengan cara survey lapangan langsung mendapatkan data primer yaitu data lalu lintas udara dan data sekunder dari pihak pengelola bandara berupa data jadwal penerbangan, kondisi eksisting yang diolah dengan pendekatan matematis. Perhitungan kapasitas menggunakan pendekatan model kedatangan, keberangkatan dan operasi campuran. Berdasarkan kondisi eksisting yang sekarang maka Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto mempunyai 1 buah runway sepanjang 2.250 meter x 45 meter, 1 buah taxiway untuk komersil, 1 buah apron utama dengan luasan 36.900 m2. Sesuai dengan perhitungan maka lalu lintas udara campuran halim adalah 27 operasi/jam. Berdasarkan hasil diatas maka bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto masih sangat layak untuk beroperasi maksimal dengan penyesuaian manajemen saja, karena semua elemen masih dalam toleransi dan masih memenuhi standar minimum di semua aspek
ANALISIS NILAI CBR CAMPURAN FABA DAN SEMEN SEBAGAI MATERIAL TIMBUNAN PILIHAN Hary Kusuma; Muhammad Jazir Alkas; Heri Sutanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i1.7718

Abstract

Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya batu bara. Dibalik kekayaan sumber daya alamnya, sebagian besar tanah yang menutupi Pulau Kalimantan adalah tanah gambut yang menjadi kendala dalam kegiatan konstruksi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan fly ash dan bottom ash sebagai material timbunan pilihan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur parameter FABA untuk digunakan sebagai material timbunan pilihan. Parameter utama yang diukur adalah nilai CBR Laboratorium rendaman. Selain nilai CBR, parameter lainnya seperti sifat fisis hingga permeabilitas juga akan dianalisis. Terdapat 4 variasi sampel yang akan dianalisis yaitu FB 97.5, FB 95, FB 92.5, dan FB 90 yang masing-masing mengandung kadar semen sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Dalam uji fisis, sampel yang digunakan terlebih dahulu mengalami perlakuan pemadatan lalu pengeringan udara dan pengeringan dalam oven. Sehingga hasil uji fisis merupakan nilai setelah mengalami proses pemadatan.Hasil uji laboratorium menunjukkan semua sampel memenuhi syarat CBR timbunan pilihan yaitu sebesar 10%, masing-masing dengan nilai CBR Laboratroium rendaman 43,23%, 66,87%, 81,49%, dan 114,23%. Pada uji analisis distribusi ukuran butiran ditemukan hubungan antara kadar semen dengan ukuran butiran. Pada masing-masing sampel dihasilkan butiran setara pasir sebesar 66,22%, 68,13%, 74,41%, dan 76,36%. Sehingga semakin tinggi kadar semen yang digunakan maka semakin tinggi butiran setara pasir yang dihasilkan, dan sebaliknya. Selain itu hasil uji batas Atterberg juga menunjukkan bahwa semua sampel tidak memiliki nilai Indeks Plastisitas (PI) sehingga tidak memiliki potensi sifat kembang susut tanah yang mana itu baik untuk material timbunan pilihan. Nilai koefisien permeabilitas yang dihasilkan dimulai dari yang terbesar yaitu FB 97.5 dengan nilai 1,70 x 10-1 hingga yang terkecil yaitu FB 90 dengan nilai 5,71 x 10-2. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar semen yang digunakan maka semakin kecil nilai koefisien permeabilitas sampel, dan sebaliknya.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PASIR PALU SEBAGAI BAHAN STABILISASI MEKANIS PADA PERILAKU TANAH LEMPUNG andi marini indriani
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i1.2151

Abstract

Jenis tanah didaerah pesisir umumnya adalah tanah lempung yang memiliki plastisitas dan aktivitas yang tinggi, sifat kembang susut yang besar dan nilai daya dukung yang rendah ditandai dengan nilai CBR lapanganyang rendah dan tidak memenuhi standar untuk dijadikan lapisan subgrade jalan. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk memperbaiki sifat fisis dan mekanis. Dalam proses stabilisasi ini material pasir Paludipilih sebagai meterial stabilisator. Pasir Palu memiliki gradasi baik, memiliki koefisien keseragaman (Cu) lebih besar dari 4 dan koefisien gradasi (Cc) kurang dari 1 dan memiliki berat jenis yang baik dibandingkanpasir yang lain. Dalam proses stabilisasi ini menggunakan metode pencampuran Tanah Asli + Variasi Pasir 10%, 20%, 30% dan 40%. Penambahan pasir Palu menyebabkan gradasi tanah berubah, semakin banyak volume pasir yang ditambahkan gradasi tanah semakin kasar dan tanah dengan gradasi ukuran butiran kasar akan meningkat kepadatannya lebih besar dibandingkan pada gradasi ukuran butiran halus. Sifat mekanis tanah dan juga daya dukung tanah juga berubah dimana nilai CBR tanah asli dari 4,08% naik menjadi 7,93% pada penambahan pasir sebesar 40 % sehingga memenuhi sebagai lapisan subgrade menurut Bina Marga.
ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN 1 KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR Muhammad Fazri; Masayu Widiastuti; Mardewi Jamal
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 2 (2019): JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v3i2.3253

Abstract

Tiga hal utama yang harus terpenuhi dalam pelaksanaan proyek, yaitu tepat waktu, biaya dan mutu. Terkadang dalam pelaksanaannya di lapangan ada beberapa pekerjaan yang hasil dari penyelesaiannya tidak sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan. Diperlukan  upaya pengendalian efektif tentang manajemen pelaksanaan pada proyek. Pengendalian efektif yang dimaksud adalah tugas manajer proyek memanfaatkan kemajuan teknologi dan metode-metode tentang  optimalisasi biaya dan waktu proyek tanpa mengurangi mutu proyek. Proyek pembangunan Rusun 1 Kota Samarinda Kalimantan Timur dipilih untuk studi kasus karena pada  pengendalian proyek ini menggunakan kurva S yang hanya terfokus di dalam bobot dan durasi pekerjaan. Sehingga  proyek tersebut dapat ditingkatkan dalam memantau dan mengendalikan proyek menggunakan metode optimalisasi biaya dan waktu. Penelitian ini menggunakan metode  Time Cost Trade Off (TCTO), proses ini dimulai dengan mencari lintasan kritis melalui program Microsoft Project 2016, percepatan dilakukan untuk mendapatkan cost lope dan total cost, kemudian metode Least Cost Analysis digunakan untuk mendapatkan perubahan biaya dari penambahan  jam kerja. Data yang diperlukan adalah RAB, daftar analisa harga satuan pekerjaan, jadwal waktu pelaksanaan. Percepatan  dilakukan dengan melakukan penambahan  jam kerja (waktu lembur) dari jam kerja normal.   Berdasarkan data serta hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan  jumlah kegiatan kritis yang diperoleh adalah 7 kegiatan dari 14 kegiatan proyek dengan durasi normal proyek adalah 434 hari. Durasi yang diperoleh setelah dilakukan percepatan dengan metode Time Cost Trade Off yaitu 422 hari dengan waktu percepatan sebesar  12  hari atau  efisiensi waktu proyek sebesar  0.25  %.  Biaya optimal yang diperoleh  setelah melakukan percepatan dengan penambahan  jam  kerja yaitu  sebesar  Rp 35.314.459.000,00 dari total biaya normal sebesar Rp 34.529.890.000,0.
EVALUASI PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT (CCPM) (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Pengganti Dan Fasilitas di Yonif 661/AWL Kompi Senapan Samarinda) Ucok Dzulfitro Tampubolon; Tamrin Rahman; Budi Haryanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 1 (2021): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v5i1.6298

Abstract

Perencanaan dan penjadawalan merupakan salah bagian terpenting dalam sebuah manajemen konstruksi. Dimana dalam menyusun perencanaan dan jadwal terdapat berbagai macam metode. Salah satunya ialah metode Critical Chain Project Management. Dimana pada metode ini melakukan pendekatan yang berbeda pada pemodelan dan analisa manajemen proyek konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung perubahan waktu pelaksanaan proyek dengan menghilangkan waktu pengaman pada setiap pekerjaan dan menggantikannya dengan menyisipkan nilai buffer.Kemudian membuat penjadwalan ulang setelah dilakukan percepatan dengan metode buffer. Penjadwalan ulang dimulai dengan mencari lintasan kritis menggunakan program Microsoft Project 2010 kemudian dianalisis menggunakan metode Critical Chain Project Management.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Critical Chain Project Management terbukti dapat mengoptimalisasi penjadwalan proyek dari 219 hari kerja menjadi 206 hari kerja dengan menghilangkan waktu pengaman pada setiap pekerjaan dan menggantinya dengan penambahan waktu penyangga diakhir rantai jalur kritis. Kemudian menerapkan tidak diperbolehkannya Student’s Syndrome (melakukan pekerjaan diakhir waktu), tidak diperbolehkan Parkinson’s Law (pengerjaan dengan menghabiskan jadwal kerja), dan tidak diperbolehkan adanya multitasking pada pekerja.
PERBAIKAN BOCORAN STORM WATER BASIN RESERVOIR DENGAN METODE ANCHOR KNOB SHEET LINNIN DI PERTAMINA RU V Sulardi Sulardi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i2.2142

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of material specifications and working methods of installation of anchor knob sheets (AKS) as an internal protection of concrete storm water basin structure. The research method used in this research is the research method used by case study approach to solve leakage problem in the internal of concrete structure of tub storm water basin in wastewater treatment unit (EWT) PPT. Pertamina RU V Balikpapan. The results show that the specification of HDPE type material is elastomeric reactive polyurethane water proofing (ERPW) which has the function of chemical damage, chemical resistance,onsite weldability, high resistance to chemical damage, long life and low maintenance. The successful application of material specifications and methods of installing HDPE AKS has been replicated as a protection lining system in the demeniralized water plant process unit and is proven to work well and safely.
KORELASI POROSITAS BETON TERHADAP KUAT TEKAN RATA-RATA Mufti Amir Sultan
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i2.2189

Abstract

Agregat yang tersedia di alam umumnya mempunyai pori yang berbeda setiap satu lokasi, hal ini dapat dilihat dengan perbedaan nilai resapan air oleh agregat. Salah satu masalah yang dihadapi adalah bagaimana pengaruh porositas terhadap nilai kuat tekan beton, dengan perbedaan nilai faktor air semen (FAS).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh porositas beton dengan kuat tekan beton rata-rata. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan dan porositas beton. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari 3 lokasi yaitu Tubo, Bula, dan Togafo. Pembuatan benda uji dengan nilai FAS berbeda.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semakin besar porositas maka kuat tekan beton semakin kecil. Dari hasil analisa regresi diperoleh nilai koefesien korelasi yaitu negatif, maka kedua variabel mempunyai hubungan tidak searah. Hubungan antara porositas agregat terhadap kuat tekan beton sangat kuat, hal ini dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan nilai korelasi atau hubungan antara dua variabel sangat erat.
STUDI ANALISIS TEBAL PERKERASAN KAKU RUAS JALAN SIMPANG TBA (PT. TUNAS BERSUSUN ABADI ) – PUSAT PERKANTORAN KABUPATEN MAHAKAM ULU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Fredrikus Martono Abing; Triana Sharly P. Arifin; Heri Sutanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2020): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v4i2.5234

Abstract

Sistem jaringan jalan baru menjadi kebutuhan yang tidak dapat terelakan dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk serta transportasi terutama untuk mobilitas penduduk dan kendaraan yang semakin pesat dan tingkat kebutuhan yang semakin tinggi. Perencanaan geometrik dan tebal perkerasan jalan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam perencanaan jalan. Perencanaan geometrik dan tebal perkerasan ini memerlukan metode efektif dalam perencanaan agar diperoleh hasil yang terbaik dan memerlukan unsur kenyamanan, keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan sehingga metode yang digunakan mengacu pada metode Direktorat Jendral Bina Marga.Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan pada jalan Simpang TBA (Tunas Bersusun Abadi)  – Pusat Perkantoran Kabupaten Mahakam ulu merupakan jalan kolektor, dengan kelas jalan arteri IIIB dengan medan jalan datar, kecepatan rencana 60 km/jam. Lebar badan jalan 7 m dan panjang jalan 2,9 km. Perencanaan geometrik didapatkan alinyemen horizontal memiliki 6 tikungan SCS dan 3 tikungan SS sedangkan alinyemen vertikal memiliki 4 lengkung cekung dan 4 lengkung cembung. Tebal perkerasan menggunakan perkerasan kaku dengan umur rencana 20 tahun,  tebal pelat beton berdasarkan perhitungan metode Bina Marga 2003 adalah 19 cm, sedangkan berdasarkan metodeAASHTO 1993 adalah 18,8 cm, lapis pondasi dengan bahan pengikat perhitungan metode Bina Marga 2003 yaitu 10 cm sedangkan untuk metodeAASHTO 1993 yaitu 12,5 cm, subgrade (tanah dasar) dengan tanah dasar asli.

Page 4 of 16 | Total Record : 154