cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 568 Documents
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut melalui Edukasi pada Siswa SMA di Kota Malang Basma Rosandi Prakosa; Fery Setiawan; Dyah Noviana Primasari; Eka Resti Efrata; Catur Septommy
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/np9wbb24

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada remaja masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama terkait rendahnya kesadaran dan kebiasaan menjaga kebersihan oral. Siswa sekolah menengah atas di Kota Malang menunjukkan kebutuhan peningkatan literasi kesehatan yang tidak hanya pada tingkat mengetahui, tetapi juga memahami dan mampu menerapkan perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa melalui edukasi interaktif menggunakan media presentasi visual dan booklet secara tatap muka. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan pre-test, pemberian materi edukasi, diskusi partisipatif, dan post-test untuk mengevaluasi perubahan capaian pengetahuan peserta. Sebanyak 400 siswa dari SMAN 2 dan SMAN 4 Kota Malang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan siswa, dimana nilai rata-rata pre-test sebesar 56,58 ± 12,526 meningkat menjadi 84,28 ± 12,585 pada post-test. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi interaktif berbasis media visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada remaja serta berpotensi dikembangkan sebagai model promosi kesehatan berbasis sekolah secara berkelanjutan.
Sosialisasi CERDAS (Cegah Rokok, Dukung Anak Sehat) di SDN 1 Licin Banyuwangi Cindi Tri Septiani; Jayanti Dian Eka Sari; Nadranabila Intani Hidayat; Ni Putu Citra Wulandari; Hilyana Alifia; Destia Ika Fitriana; Arsila Khabibi; Kezia Cathrine Siswoko; Heca Anggreana; Lia Nita Arizahro; Asma Fajar Muttaqien
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bnvj1d36

Abstract

Upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan siswa di sekolah memerlukan peran aktif pemerintah,terutama dalam menangani masalah kebiasaan merokok yang kini semakin marak di kalangan anak-anak dan remaja. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk memberikan edukasi sejak dini tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan bahaya rokok bagi kesehatan. Tujuan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan guna menumbuhkan kesadaran serta pemahaman peserta didik tingkat sekolah dasar mengenai nilai penting menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, menerapkan pola hidup sehat, serta memahami bahaya merokok bagi kesehatan, sehingga siswa dapat mengimplementasikan PHBS dalam aktivitas sehari-hari. Metode menggunakan pendekatan ceramah interaktif yang dilengkapi dengan media visual dan eksperimen bahaya merokok untuk menarik minat peserta. Untuk mengukur pemahaman siswa digunakan metode One Group Pretest-Posttest Design guna mengevaluasi hasil sosialisasi tersebut. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta didik, dengan rata-rata skor pre-test (70,30) meningkat menjadi (91,21) pada post-test.  Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan siswa terkait PHBS dan bahaya merokok. Oleh karena itu, program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah, masyarakat, dan pemerintah melalui penguatan program promosi kesehatan serta penyediaan sarana edukasi yang memadai guna mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat sejak dini.
Inovasi TAPURALIN-K untuk Pemberdayaan Petani Kakao Berbasis Ekonomi Sirkular di Kabupaten Aceh Timur Adnan Achmad; Syamsul Bahri; Boy Riza Juanda; Yenny Amilda; Ainul Mardiyah; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ebtpsh29

Abstract

Limbah panen kakao berupa kulit buah, daun, dan ranting di perkebunan rakyat umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan masih sering dibakar atau ditumpuk, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi bahan organik tanah. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani kakao melalui penerapan inovasi Tabung Pupuk Ramah Lingkungan–Kakao (TAPURALIN-K) berbasis ekonomi sirkular sebagai solusi pengelolaan limbah panen berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Buket Bata, Kabupaten Aceh Timur, dengan melibatkan 50 petani menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, demonstrasi teknis, praktik mandiri, serta monitoring dan evaluasi. Hasil angket awal menunjukkan hanya 6% petani pernah mengolah limbah kakao, sementara praktik pembakaran masih dominan. Monitoring Oktober–November 2025 menunjukkan perubahan signifikan: 94% petani mempertahankan lubang TAPURALIN-K aktif, 72% rutin memasukkan limbah panen, dan 68% tidak lagi membakar limbah. Hasil ini menunjukkan perubahan perilaku awal petani serta keberlanjutan penerapan inovasi di tingkat petani. Inovasi ini terbukti sederhana, mudah diterapkan, dan berkontribusi terhadap perubahan perilaku, peningkatan kapasitas teknis, serta terbentuknya praktik pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang berpotensi direplikasi pada perkebunan rakyat di daerah lain.
Pendampingan Digital Payment dan Pembukuan Keuangan Sederhana bagi UMKM Sekitar UT Pondok Cabe Heriani Heriani; Juniadi Dedy; Syafiqoh Nurhayati; Rahmad Purnama; Yusrafiddin Yusrafiddin; Rinda Novianti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6qpy5k70

Abstract

Sebagian besar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar Universitas Terbuka Pondok Cabe belum memanfaatkan sistem pembayaran digital maupun pencatatan keuangan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi digital payment berbasis QRIS dan kemampuan pembukuan keuangan sederhana pada pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif satu hari penuh dengan pendekatan Community Based Development (CBD) dan Participatory Action Research (PAR), melibatkan 24 peserta dari sektor kuliner, jasa, dan retail. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terstandarisasi serta observasi partisipatoris. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar 56,25 poin persentase di seluruh aspek materi (dari rerata 28,75% menjadi 85,25%); 91,7% peserta menyatakan niat konkret untuk mendaftarkan QRIS dalam satu minggu pascakegiatan; dan 100% peserta berhasil menyelesaikan praktik pembukuan keuangan sederhana secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pendampingan langsung yang kontekstual dan partisipatif efektif mempercepat adopsi literasi digital dan administrasi keuangan pada segmen UMKM mikro.
Pelatihan Digitalisasi Sistem Administrasi Surat Menyurat bagi Aparat  Desa Sambulangan Berbasis Google Form dan Sheets I Ketut Putra Yasa; Randy Buohilalo; Muhamad Nur Abidin; Masrina Mamuat; Nesria Kalamut; Lusinda Lang; Nirmayanti K. Lamato
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2gkk0583

Abstract

Pelayanan administrasi persuratan di Desa Sambulangan selama ini masih sangat bergantung pada sistem pencatatan buku besar konvensional. Kondisi tersebut memicu permasalahan utama berupa lamanya waktu pencarian arsip, rentannya kerusakan dokumen fisik, serta penumpukan antrean warga di balai desa. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusulkan penerapan inovasi digitalisasi layanan persuratan mandiri berbasis komputasi awan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memangkas waktu birokrasi persuratan sekaligus meningkatkan kompetensi teknologi para perangkat desa. Pelaksanaan program menggunakan metode penelitian tindakan partisipatoris yang dipadukan dengan pelatihan interaktif, di mana perangkat desa dilibatkan secara langsung mulai dari tahap perancangan hingga simulasi operasional sistem pembuatan surat keterangan tidak mampu. Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang sangat positif pada berbagai aspek. Secara sikap, terjadi peningkatan drastis pada literasi digital perangkat desa dalam mengelola basis data secara mandiri, yang dibuktikan dengan lonjakan tingkat pemahaman dari rata-rata 24% pada pre-test menjadi 88% pada post-test. Secara sosial budaya, terbangun pergeseran kebiasaan warga yang kini lebih adaptif menggunakan layanan mandiri melalui telepon pintar. Secara ekonomi, instansi desa mampu menekan pengeluaran belanja alat tulis kantor secara terukur. Kesimpulannya, implementasi digitalisasi persuratan ini terbukti berhasil menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelatihan Pemanfaatan SolarPeel System Bagi UMKM di Kampung Tempe Kopti Lestari Palembang Indah Pratiwi; Lety Trisnaliani; Olivia Claudia; Alif Firmansyah; Pandjie Muhammad
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wjhqtc34

Abstract

Produsen tempe di Sumatra Selatan, Kota Palembang, khususnya di kampung kreatif tempe Kopti Lestari, menghadapi tantangan serius berupa rendahnya efisiensi operasional akibat ketergantungan pada metode pengupasan kedelai konvensional yang membutuhkan konsumsi air dalam jumlah besar serta ketidakpastian pasokan listrik. Kondisi tersebut menyebabkan siklus produksi sering terhenti dan memicu kerugian ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan inovasi SolarPeel System, yaitu sistem pengupas dan pembelah kedelai otomatis yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber tenaga utama guna mewujudkan kemandirian energi mitra. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research yang meliputi tahapan identifikasi masalah, perancangan alat, uji coba operasional, hingga pelatihan perawatan mandiri bagi mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi teknologi ini berhasil meningkatkan efisiensi sistem sebesar 112,5% dengan durasi penggunaan riil selama 4,5 jam secara kontinu. Selain itu, teknologi ini mampu meminimalisir penggunaan air pada proses pengupasan dibandingkan metode manual. Transformasi teknologi ini terbukti mampu menjaga stabilitas produksi meskipun terjadi gangguan pada jaringan listrik umum. Kesimpulannya, penerapan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan ini efektif dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi beban kerja manual, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal yang berkelanjutan bagi pelaku usaha pangan skala kecil.
Implementasi Program Green Community dalam Penguatan Tata Kelola Sampah Berkelanjutan Berbasis SDGs 11, 12, dan 13 di Dusun Bedis, Ngawi. Devi Aghita Arifani; Diah Rukmini; Almirah Nahda Ayu Wibiksono; Lu’lu Indana Zuntifa; Nabila Nurmahmudah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kbfwah30

Abstract

Permasalahan sampah di Dusun Bedis (224 KK) didominasi pencampuranorganik-anorganik (90% rumah tangga, survei awal n=50) dan pembakaransampah (70%). Guna mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdianmasyarakat bertajuk Green Community diimplementasikan menggunakanpendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan edukasilingkungan, praktik pemilahan, pelatihan pembuatan cairan fermentasi organik,serta pendampingan rutin. Program Green Community diimplementasikan pada40 rumah tangga (25 anggota PKK) melalui edukasi (60 siswa SD + 25 PKK),pelatihan ecoenzim (35 peserta), dan pendampingan 2 minggu. Pre: 90% campursampah; post: 65% pilah rutin, 15 KK produksi ecoenzim (50 liter). Tujuan:tingkatkan tata kelola sampah selaras SDGs 11-13. Hasil pelaksanaanmenunjukkan bahwa program berhasil terlaksana sepenuhnya dengan adanyapeningkatan partisipasi aktif kelompok pemberdayaan kesejahteraan keluargadalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Hasil:partisipasi PKK naik 80%, permukiman bersih 60%. Kesimpulan: pendampinganefektif; rekomendasi monitoring bulanan PKK + bank sampah RT.
Edukasi Literasi Keuangan Digital melalui Program Siaran Beranda Astacita Radio Republik Indonesia PRO 1 sebagai Upaya Pencegahan Pinjaman Online Ilegal dan Penipuan Digital di Kota Tarakan Ferlina Wijaya; Andri Yogi Adyatma Prasetyo; Syamsul Bahri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wrkz0g58

Abstract

Perkembangan teknologi digital mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan berbasis daring. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya kasus pinjaman online ilegal dan penipuan digital yang menimbulkan kerugian finansial. Rendahnya literasi keuangan digital menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat rentan terhadap praktik tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko pinjaman online ilegal dan penipuan digital melalui media penyiaran publik. Kegiatan dilaksanakan melalui program siaran edukatif pada Program Beranda Astacita di Radio Republik Indonesia PRO 1 Kota Tarakan dengan metode penyampaian materi, dialog interaktif, dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 10 partisipan aktif yang berinteraksi melalui sambungan telepon dan pesan singkat selama siaran berlangsung. Indikator keberhasilan kegiatan diukur melalui tingkat partisipasi pendengar, jumlah pertanyaan yang masuk, serta respons audiens terhadap materi yang disampaikan. Selama kegiatan tercatat lebih dari 10 pertanyaan dan tanggapan dari pendengar, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri pinjaman online ilegal, cara menghindari penipuan digital, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kejahatan finansial berbasis teknologi.
Penerapan Solar Energi Untuk Pengembangan Daerah Wisata Berkelanjutan di Pantai Galung Desa Juruan Daya Kabupaten Sumenep Rahmad Purnama; Meirani Harsasi; Sucipto Sucipto; Tiara Sevi Nurmanita; Berlina Hidayati; Rini Febrianti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2thhqb27

Abstract

Kawasan wisata Pantai Galung, Desa Juruan Daya, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyimpan potensi alam yang besar namun terkendala keterbatasan infrastruktur listrik. Kondisi ini membatasi waktu operasional wisata dan menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Terbuka hadir sebagai solusi dengan menerapkan teknologi solar energi berkapasitas 500 Wp di kawasan wisata tersebut. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif yang melibatkan BUMDes Teratai, perangkat Desa Juruan Daya, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Instalasi sistem berhasil menyediakan penerangan 20 titik lampu LED dan empat outlet charging. Monitoring satu bulan menunjukkan sistem beroperasi dengan efisiensi rata-rata 77,9% dan produksi energi 2,25 kWh/hari. Dampak ekonomi yang terukur meliputi peningkatan omzet pelaku usaha rata-rata 40%, kenaikan jumlah pengunjung 25%, dan perpanjangan waktu operasional wisata empat jam per hari. Program edukasi kepada 45 peserta sosialisasi dan 25 peserta pelatihan teknis menghasilkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata 85,9%. Hasil kegiatan membuktikan bahwa integrasi solar energi di kawasan wisata mampu mendorong pariwisata berkelanjutan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat perdesaan secara nyata.
Enhancing Village Information Transparency and Economic Empowerment Through Website Management Training in West Bayah Tri Wahyudi; Erlina Sari Pohan; Dwi Fitrianingsih; Gita Puspita
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/sx1y7456

Abstract

Strengthening public information openness at the village level is crucial to promote transparency, accountability, and community participation. However, the use of village websites in many areas, including Bayah Barat Village in Lebak Regency, is still limited to static information and has not yet developed as an interactive public service medium. This situation is exacerbated by the limited digital literacy of village officials and inadequate internet infrastructure. This community service activity uses a participatory-based training and mentoring model with a learning by doing method. The stages of the activity include initiation, planning, technical training, mentoring, and post-training evaluation. The results show a significant increase in digital literacy among village officials, with the average skill score rising from 52% to 81%. The previously static village website now features activity news, financial reports, and promotion of local SMEs. Post-training evaluation also indicates an increase in public access to information and participation in village deliberations. Although internet infrastructure remains a barrier, this activity successfully demonstrated that a learning by doing approach with continuous evaluation can strengthen the capacity to manage village websites as a tool for public information openness and local economic empowerment.