cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 540 Documents
Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronik (KEK) melalui Edukasi Kesehatan di BPM Deby Cintya Yun Dewi, Eva Ratna; Sinaga, Ribur; Azizah, Nur; Sirait, Ali Imran; Zahra, Intan Aulia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/s65vac84

Abstract

Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi, terutama Defisiensi Energi Kronis, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan janin, termasuk peningkatan risiko komplikasi kehamilan, stunting, dan berat badan lahir rendah. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan gizi, masalah Defisiensi Energi Kronis masih kurang diteliti di BPM Deby Cyntia Yun, yang menunjukkan bahwa program pencegahan dan promosi tidak selalu efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat umum. Situasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk status sosial ekonomi keluarga, paritas, dan tingkat keparahan penyakit menular.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dalam pencegahan KEK. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu hamil yang aktif melakukan pemeriksaan kehamilan di BPM Deby Cyntia Yun. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi masalah, pemberian edukasi gizi dan kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Identifikasi awal dilakukan melalui wawancara terstruktur dan kuesioner sederhana untuk menggali karakteristik dan faktor risiko KEK. Hasil evaluasi pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah kegiatan edukasi di BPM Deby Cyntia Yun menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada pretest, mayoritas ibu hamil memiliki pengetahuan kurang (85%), sedangkan cukup 10% dan baik 5%. Setelah diberikan edukasi, jumlah ibu hamil dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 80%, cukup 5%, dan yang kurang menurun menjadi 15%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan secara partisipatif mampu meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan Kekurangan Energi Kronik (KEK), sekaligus mendorong kesadaran dan kesiapan mereka dalam menerapkan perilaku gizi sehat selama kehamilan. Kegiatan ini menghasilkan pemetaan awal faktor risiko KEK yang dapat digunakan sebagai dasar tindak lanjut program kesehatan ibu secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga kesehatan setempat
Pemberdayaan Kader Pembuatan Makanan Tambahan Cookies Daun Katuk Ibu Hamil Anemia Upaya Pencegahan Stunting Pertiwi, Mumpuni Intan; Tahir, Erni Susanty; Utami, Anisa Putri; Kaeksi, Ika Restu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zhcve243

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan berkaitan erat dengan kondisi gizi ibu hamil, khususnya anemia. Anemia pada ibu hamil berdampak pada pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko stunting. Pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti daun katuk (Sauropus androgynus), menjadi salah satu alternatif intervensi gizi yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu dalam pembuatan makanan tambahan berupa cookies daun katuk bagi ibu hamil anemia sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, penyuluhan tentang anemia dan stunting, pelatihan pembuatan cookies daun katuk, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pengetahuan kader. Penelitian: Pelaksanaan dilakukan di Posyandu Panca Marga 8, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dengan melibatkan kader posyandu sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai anemia, gizi ibu hamil, dan manfaat daun katuk. Kader juga mengalami peningkatan keterampilan dalam memproduksi cookies daun katuk yang memiliki potensi sebagai makanan tambahan bagi ibu hamil anemia. Pemberdayaan kader melalui pelatihan pembuatan cookies daun katuk efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu serta berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting berbasis pangan lokal.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil Melalui Pelatihan Terapi Foot Soak Lemongrass Terhadap Penurunan Tekanan Darah Ibu Hamil Situmorang, Friza Novita Sari; Manurung, Herna Rinayanti; Yudianto, Ade Rachmat; Fauzianty, Ariska; Munthe, Juliana; Sembiring, Sarfina Br; Purba, Pitri Indriani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3071qv80

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan risiko medis serius yang memerlukan penanganan tepat guna mencegah preeklamsia. Upaya penanganan hipertensi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) target ke-3 dan visi nasional Asta Cita poin ke-4 terkait penguatan kualitas layanan kesehatan dan kemandirian bangsa. Di Klinik Pratama Rawat Inap Sarfina, manajemen hipertensi pada ibu hamil masih dominan menggunakan terapi farmakologis, sementara potensi bahan alam lokal belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi peran Kelas Ibu Hamil melalui pelatihan mandiri terapi foot soak (rendam kaki) menggunakan rebusan air sereh (lemongrass) sebagai intervensi nonfarmakologis. Mitra sasaran adalah 30 orang ibu hamil yang terdaftar di Klinik Pratama Sarfina. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi teori, demonstrasi prosedur pembuatan, dan praktik mandiri (redemonstrasi). Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang signifikan secara kuantitatif, yaitu peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 27,6% dan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 9,3 mmHg serta diastolik 7,7 mmHg setelah intervensi. Secara kualitatif, peserta mampu mendemonstrasikan teknik foot soak secara mandiri sesuai SOP dan merasakan efek relaksasi yang instan. Kendala utama berupa keterbatasan alat ukur suhu diatasi dengan edukasi teknik uji suhu manual. Optimalisasi Kelas Ibu Hamil melalui pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik ibu hamil untuk melakukan perawatan mandiri berbasis etnofarmaka yang ekonomis dan mudah diakses
Growing Healthy Together : Edukasi Phbs Untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal Anak Di Sd Negeri 060933 Medan Johor Sianipar, Yesica Geovany; Sipayung, Ika Damayanti; Gulo, Yarman; Silitonga, Hillden J; Sianturi, Devi Angelia Br
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5678r775

Abstract

Rendahnya kepatuhan siswa dalam mempraktikkan higiene personal, seperti mencuci tangan tanpa sabun dan konsumsi jajanan sembarangan, menjadi masalah utama di SD Negeri 060933 Medan Johor yang berisiko menghambat tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat bertajuk program "Growing Healthy Together" ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemandirian siswa dalam menerapkan delapan indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekolah. Metode yang digunakan adalah Community Based Intervention dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi, edukasi audiovisual, workshop demonstrasi enam langkah cuci tangan standar WHO, serta evaluasi menggunakan data pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi signifikan dengan peningkatan capaian kognitif dan psikomotorik siswa mencapai 98%. Kesimpulan dari intervensi ini adalah edukasi partisipatif efektif mengubah perilaku kesehatan siswa yang berdampak pada perlindungan stabilitas berat badan dan dukungan pertumbuhan tinggi badan optimal melalui pencegahan infeksi kronis. Meskipun terkendala keterbatasan infrastruktur sanitasi permanen, program ini berhasil menciptakan kesadaran kritis siswa sebagai subjek aktif dalam menjaga kesehatan.
Optimalisasi Kelas Catin dalam Pencegahan Stunting dengan Model Think Pair Share Di KUA Medan Johor Hutabarat, Dewi Sartika; Edisubroto, Edisubroto; Bakara, Cristoboy V; Lumban Gaol, Grace; Devina, Devina; Fahrunisa, Fahrunisa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/j2r9hz29

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita diakibatkan kekurangan gizi kronis, yang menyebabkan tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan dengan usia anak. Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia. Tujuan Pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak bebas stunting melalui model Think Pair Share sebagai Pencegahan Stunting. Mitra Pengabdian adalah Kantor Urusan Agama Medan Johor Kota Medan. Metode Pengabdian ini meliputi Tahapan Persiapan, Edukasi yang Dilaksanakan dikelas Catin dengan berpikir mandiri berbagi pengetahuan tentang stunting sampai ketahap edukasi dengan durasi waktu 30 menit. Kegitan ini dilakukan dengan responden calon pengantin sebagai peserta. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa saat calon pengantin dilibatkan secara emosional, pemahaman mereka mengenai stunting meningkat akan secara signifikan. Lebih dari sekadar pengetahuan teknis, metode ini berhasil menumbuhkan kesadaran bahwa mencegah stunting adalah bentuk kasih sayang tertinggi bagi buah hati mereka kelak. Kesimpulannya, optimalisasi kelas catin dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas yang sehat.
Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Untuk Generasi Sehat Di SD Negeri 060933 Di Kelurahan Kwala Bekala Simarmata, Mesrida; Manurung, Basaria; Srininta, Srininta; Sinaga, Kamelia; Situmorang, Khairunnisa; Ridesman, Ridesman; Sagala, Rohasianti; Simanjuntak, Riyandini; Pandiangan, Hafizah; Rizki, Ainalia Lutfika; Widiafitri, Widiafitri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gpefws17

Abstract

Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang dapat ditularkan melalui kontak permukaan tubuh, cairan tubuh, produk darah, gigitan serangga atau udara yang terkontaminasi. Siswa SD rentan mengalami penularan penyakit menular  maka dilakukan " Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Untuk Generasi Sehat Di SD Negeri 060933 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Kota Medan Tahun 2025”   Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan Siswa SD terhadap pencegahan penyakit menular. Metode: Dilakukan Edukasi pada Siswa SD Negeri 060933 Kelurahan Kwala Bekala yaitu peningkatan daya tahuan tubuh melalui konsumsi makan yang bergizi, demonstrasi cara cuci tangan dan cara batuk yang benar pada siswa SD negeri 060933 sebanyak 44 orang. Kegiatan dilakukan di  Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor dari September sampai November 2025. Hasil:  Sebelum dilakukan edukasi pencegahan penyakit menular pada siswa SD negeri 060933 didapati pengetahuan siswa mayoritas cukup sebanyak 20 orang (45.5%) dan sesudah dilakukan edukasi pencegahan penyakit menular maka mayoritas terjadi peningkatan pengetahuan 34 orang (86.3%). Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan siswa setelah dilakukan Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Untuk Generasi Sehat Di SD Negeri 060933 Kelurahan Kwala Bekala MedanTahun 2025. Saran: Siswa SD tetap cuci tangan dan jaga stamina tubuh agar terhindar dari penyakit menular
Efektivitas Intervensi Musik Klasik Berbahasa Inggris Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Ibu Hamil di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Batubara, Zulkarnain; Rosmega, Rosmega; Surbakti, Imran Saputra; Laksmana, Muhammad Riezky A.; Waruwu, Wilman Setia Murni
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2ywa5a19

Abstract

Tekanan psikologis atau stres maternal selama masa kehamilan berisiko tinggi membahayakan kesehatan ibu dan janin, serta memicu komplikasi seperti kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR). Intervensi musik hadir sebagai solusi non-farmakologis untuk mereduksi kecemasan dan meningkatkan stabilitas emosional melalui regulasi sistem saraf otonom dan penurunan hormon kortisol. Bertujuan untuk menganalisis korelasi antara penerapan Intervensi musik dengan tingkat stres pada ibu hamil di Desa Bangun Rejo. Metode ini menggunakan desain korelasional dengan melibatkan 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran stres dilakukan menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS) dan data diolah dengan uji Korelasi Pearson Product Moment (p < 0,005). Hasil Analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Intervensi musik dan tingkat stres (r = -0,402, p < 0,001). Hal ini mengindikasikan bahwa paparan musik instrumental atau relaksasi secara konsisten berbanding lurus dengan rendahnya skor stres pada ibu. Intervensi musik merupakan intervensi non-farmakologis yang praktis dan efektif dalam meminimalisir stres prenatal, sehingga layak diintegrasikan ke dalam program perawatan antenatal di Desa Bangun Rejo.
Penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Sebagai Fondasi Tumbuh Kembang Anak Yang Optimal di SD Negeri 060933 Damanik, Nopalina Suyanti; Simanjuntak, Parningotan; Sianipar, Yesica Giovany; Simbolon, Marlina; Rezeki, Sri; Barus, Magdalena; Yun, Deby Cyntia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6e33cz59

Abstract

Lingkungan sekolah yang didukung sanitasi memadai, ketersediaan air bersih, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta pengelolaan sampah yang baik berperan dalam menurunkan kejadian penyakit menular pada siswa. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku sehat melalui edukasi promotif dan preventif yang terstruktur, interaktif, dan aplikatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai fondasi tumbuh kembang optimal di SD Negeri 060933 Lingkungan XI Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Tahun 2025. Metode meliputi identifikasi kondisi PHBS, penyusunan materi, serta pelaksanaan penyuluhan dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa tentang PHBS, termasuk cuci tangan yang benar, kebersihan lingkungan, dan jajanan sehat, disertai perubahan sikap dan perilaku seperti membiasakan cuci tangan sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, membawa bekal sehat, serta menjaga kebersihan kelas
Pendampingan Pemanfaatan Aplikasi Sigawai Sebagai Informasi Kepangkatan Dan Jenjang Karir Pegawai Pada Politeknik Negeri Sriwijaya Berbasis Web Nadeak, ebtaria; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Mardiana, Mardiana; Sriyanti, Sriyanti; Ramadina, Anisha Eka Putri; Nabila, Dea
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/b2dzfd52

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIGAWAI) di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) agar dapat digunakan secara lebih optimal dalam mendukung administrasi kepegawaian. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan fitur SIGAWAI, khususnya dalam pemantauan jenjang kepangkatan, perencanaan karir, serta informasi tenaga pendidik yang akan memasuki masa pensiun. Metode pelaksanaan meliputi lokakarya awal, pengumpulan data, analisis kebutuhan, pengembangan sistem menggunakan model waterfall, pembuatan materi sosialisasi, pelatihan, hingga evaluasi. Hasil yang dicapai berupa peningkatan pemahaman staf kepegawaian melalui pendampingan teknis dan pelatihan dan  pengembangan fitur tambahan berupa modul informasi pensiun dan dashboard jenjang karir. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan waktu mitra dan keterbatasan infrastruktur teknis. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemanfaatan SIGAWAI dan menghasilkan beberapa luaran akademik serta praktis. Kedepan, diperlukan penguatan berkelanjutan melalui evaluasi, penambahan fitur, serta peningkatan literasi teknologi staf agar SIGAWAI dapat berfungsi sebagai sistem utama pengelolaan kepegawaian yang adaptif dan terintegrasi.
Edukasi Berbasis Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Darul Fallah Kabupaten Kediri Setiawan, Fery; Purnamasari, Vivien Dwi; Sidjabat, Forman Novrindo; Wuryandari, Maria Magdalena Riyaniarti Estri; Tuna, Hartati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zmqrft28

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih tinggi di Indonesia. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi masalah gigi dan mulut pada penduduk Indonesia masih besar, dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan bahwa 56,9% penduduk usia ≥3 tahun mengalami keluhan kesehatan gigi dan mulut. Kondisi tersebut, ditambah keterbatasan akses layanan kesehatan gigi di berbagai wilayah, memperkuat kebutuhan edukasi promotif-preventif di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa SD Darul Fallah, Kabupaten Kediri, melalui edukasi berbasis media visual yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi kebutuhan bersama pihak sekolah dan guru pendamping, penyusunan materi edukasi berbasis gambar dan ilustrasi (gigi sehat dan karies, anatomi gigi, teknik menyikat gigi, serta peran gigi sulung), penyampaian edukasi interaktif disertai demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pada seluruh kelompok siswa setelah intervensi diberikan, dengan peningkatan yang lebih jelas pada siswa kelas 5 dan 6 dibandingkan siswa kelas 4. Temuan ini mengindikasikan bahwa media visual efektif sebagai strategi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis sekolah, terutama pada kelompok usia yang lebih matang secara kognitif. Ke depan, penguatan media (misalnya audiovisual atau alat peraga) serta pelibatan guru dan orang tua berpotensi meningkatkan efektivitas pada kelompok usia lebih muda dan mendukung keberlanjutan program