cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 568 Documents
Pelatihan dan Pengembangan Teknologi dalam Pengembangan Sentra Minyak Kelapa Di Kampung Onggaya Rapha Nichita Kaikatui; Muhamad Rusdi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bc8jhg52

Abstract

Kampung Onggaya di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, merupakan wilayah pesisir dengan potensi kelapa yang melimpah, namun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, rendahnya efisiensi produksi, serta minimnya akses teknologi dan pasar. Pengolahan minyak kelapa yang dilakukan secara tradisional menyebabkan kualitas produk rendah dan volume produksi terbatas, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas, kualitas minyak kelapa, dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penerapan model integratif berbasis pemberdayaan komunitas. Kegiatan meliputi pelatihan teknis pengolahan minyak kelapa yang higienis dan efisien, pengembangan teknologi tepat guna berupa alat pemarut motorik, pemeras hidrolik, dan sistem fermentasi alami, serta pelatihan pemasaran digital berbasis media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu produksi, perbaikan mutu minyak kelapa, serta kemampuan awal masyarakat dalam memasarkan produk secara digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan terpadu yang mengombinasikan teknologi, pelatihan, dan pemberdayaan digital efektif dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Community Engagement sebagai Instrumen Penguatan Tata Kelola Usaha Mikro: Studi pada Pedagang Nasi Lemak di Kuala Lumpur Hasanul Bulqiyah; Lukiyana Lukiyana; Muhammad Ridhwan; Samsul Ode; Ika Widiastuti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3k1jpn72

Abstract

Usaha mikro pedagang nasi lemak merupakan bagian penting dari ekonomi rakyat dan identitas kuliner di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain menyediakan pangan harian, sektor ini menopang mata pencaharian masyarakat berpendapatan rendah dan berkontribusi pada ekonomi informal perkotaan. Namun, pedagang masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pencatatan keuangan, keterbatasan kapasitas manajerial, rendahnya pemahaman standar kebersihan dan perizinan, serta minimnya akses terhadap program pemerintah. Meskipun pemerintah lokal telah menyediakan kebijakan pemberdayaan, terdapat kesenjangan antara implementasi kebijakan dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga pendekatan top-down belum sepenuhnya efektif. Pengabdian internasional Indonesia–Malaysia ini bertujuan memperkuat tata kelola usaha mikro melalui peningkatan kapasitas manajerial, pemahaman kebijakan, dan penguatan jejaring komunitas. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi pedagang, community engagement partisipatif, pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan, analisis kebijakan, serta evaluasi dan penyusunan rekomendasi. Luaran kegiatan mencakup peningkatan kapasitas pedagang, modul pendampingan, rekomendasi kebijakan, publikasi ilmiah, serta penguatan kerja sama bilateral. Kegiatan ini berada pada TKT level 3–4 dan berpotensi direplikasi.
Pengembangan Air Baku Berkualitas Untuk Irigasi Cabai Dengan Deironing System di Desa Kuta Baru Tebing Tinggi Nur Asyiah Dalimunthe; Yuan` Anisa; Fadhillah Azmi; M. Ilham; Defi Mita Fitrianti Saragih
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8p8cn296

Abstract

Petani cabai di Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, menghadapi permasalahan kualitas air irigasi akibat tingginya kandungan besi terlarut pada sumber air yang digunakan. Hasil pengukuran awal menunjukkan kadar besi terlarut sebesar 4,11 miligram per liter, yang menyebabkan terbentuknya endapan, penyumbatan saluran irigasi, serta penurunan kualitas lahan pertanian. Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM)  yang didanai melalui Dana Internal Yayasan (DIYA) Universitas Medan Area dan bertujuan mengembangkan air baku irigasi yang lebih layak melalui penerapan sistem deironing berbasis aerasi dan penyaringan sederhana yang mudah dioperasikan oleh petani. Metode kegiatan meliputi identifikasi kondisi awal kualitas air, perancangan dan pemasangan sistem deironing, pengujian kualitas air sebelum dan sesudah pengolahan, serta pendampingan dalam pengoperasian dan pemeliharaan alat. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan kadar besi terlarut secara signifikan menjadi 0,32 miligram per liter setelah proses pengolahan, disertai peningkatan kejernihan air irigasi. Perbaikan kualitas air tersebut berdampak positif terhadap kondisi lahan dan mendukung pertumbuhan tanaman cabai yang lebih optimal. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kualitas air irigasi dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada wilayah pertanian dengan permasalahan serupa.
Optimalisasi Penanganan Pascapanen sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah dan Pendapatan Petani di Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan Banyuriatiga Banyuriatiga; Andri Yogi Adyatma Prasetyo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7xpg2p90

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi petani di Kelurahan Juata Permai Kota Tarakan adalah tingginya tingkat kehilangan hasil dan rendahnya nilai tambah produk akibat penanganan pascapanen yang belum optimal. Produk pertanian umumnya dijual tanpa proses sortasi, pengemasan yang baik, serta tanpa klasifikasi mutu sehingga harga jual relatif rendah dan pendapatan petani belum maksimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam penerapan teknik penanganan pascapanen yang tepat guna guna menurunkan kehilangan hasil, meningkatkan mutu produk, dan mendorong kenaikan pendapatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat melalui tahap identifikasi masalah, pelatihan dan demonstrasi praktik, pendampingan lapangan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan kehilangan hasil secara signifikan, peningkatan kemampuan teknis petani dalam sortasi dan pengemasan, serta kenaikan harga jual produk setelah dilakukan klasifikasi mutu. Selain itu, terjadi penguatan kerja sama kelompok dalam pengelolaan pengemasan secara kolektif. Secara keseluruhan, optimalisasi penanganan pascapanen terbukti efektif dalam meningkatkan nilai tambah produk dan pendapatan petani.
Pendampingan dan Pelatihan Operasional Mill Station Smart Distributed Control Sytem di PG Prima Alam Gemilang Pangki Suseno; Dwi Junianto; Ela Rolita Arifianti; Yeni Roha Mahariani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/90zykj35

Abstract

Pabrik Gula Prima Alam Gemilang telah mengadopsi teknologi Smart Distrubuted Control Sytem berbasis Smart Mill System untuk meningkatkan stabilitas proses, keandalan peralatan, dan optimalisasi ekstraksi nira. Namun, kompleksitas sistem menimbulkan tantangan berupa belum meratanya kompetensi operator dalam memahami prosedur operasional, sistem interlock, pengaturan parameter, serta penanganan gangguan. Kegiatan pendampingan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengoperasikan sistem secara efektif dan sesuai standar operasional prosedur. Tujuan kegiatan adalah memastikan keseragaman kemampuan operator, meningkatkan pemahaman terhadap fitur sistem, serta meminimalkan potensi gangguan proses giling. Metode yang digunakan meliputi penyusunan materi berbasis buku manual, pemaparan materi di kelas, praktik langsung di lapangan, observasi kinerja, serta pemberian umpan balik. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kompetensi operator dalam menjalankan operasional mesin secara mandiri sesuai SOP. Indikator keberhasilan terlihat dari ketepatan pengaturan parameter dan kemampuan identifikasi gangguan yang kini dilakukan tanpa kesalahan prosedur, sesuai dengan standar instruction manual perusahaan. Secara keseluruhan, pendampingan ini berkontribusi terhadap peningkatan kesiapan operasional dan mendukung keberlangsungan proses produksi yang lebih stabil dan efisien. Kedepannya metode pelatihan sejenis dapat dilakukan secara internal berbasis metode peer teaching dan problem based learning.
Pendampingan Metode Tilawati Sebagai Upaya Meningkatkan Hafalan dan Kualitas Bacaan Al-Quran Di TPQ Manarul Islam Malang Rahmania Nurhasanah; Azibur Rohman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/t3txag69

Abstract

Permasalahan mitra di Taman Pendidikan Al-Qur’an Manarul Islam Malang berfokus pada rendahnya efektivitas metode pembelajaran dalam memberikan pemahaman hukum tajwid dasar dan kurangnya kontinuitas belajar santri di rumah. Hal ini menyebabkan memori jangka pendek santri terhadap materi mudah luntur dan menghambat progres hafalan. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini mengusulkan implementasi metode Tilawati untuk menyederhanakan kaidah tajwid melalui pola nada yang interaktif. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan akselerasi kemampuan mengaji serta kualitas hafalan santri secara sistematis. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahapan persiapan, tindakan pembelajaran dengan teknik tilawati, refleksi dialektika, dan evaluasi melalui tes awal serta tes akhir.Kegiatan pengabdian ini berlangsung dalam kurun waktu dua bulan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang signifikan, seperti peningkatan hafalan hingga setengah Juz pada santri tertentu dan penguatan kualitas bacaan pada aspek fashofah serta tajwid Meskipun terdapat fluktuasi data kuantitatif yang mengindikasikan proses pengulangan hafalan, program ini berhasil membangun fondasi hafalan yang lebih kuat dan jujur. Kesimpulannya, sinergi metode Tilawati dan pendampingan intensif efektif dalam meningkatkan kompetensi santri sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.
Workshop Tentang Kesehatan Remaja Bagi Siswa SMAN I Manokwari Melyana Ratana Pugu; Agnes J. Arobaya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2k7e8796

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan wawasan tambahan kepada siswa-siswi SMAN I Manokwari mengenai pentingnya kesehatan remaja di era globalisasi, dengan fokus pada tantangan penyakit menular dan gaya hidup modern. Mengapa kegiatan ini perlu dilakukan? Karena generasi muda, sebagai calon pemimpin masa depan, harus memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan dan risiko yang mereka hadapi di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat saat ini. Dengan menyajikan informasi terkini tentang penyakit menular dan dampak negatif dari gaya hidup modern, diharapkan siswa-siswi dapat mengadopsi perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat lain dari kegiatan ini adalah terjalinnya kemitraan strategis antara Universitas dan SMAN I Manokwari, yang merupakan sekolah terkemuka di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan kegiatan praktis untuk memperkuat pemahaman. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan, serta terbentuknya komunitas yang lebih peduli terhadap kesehatan di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian ini juga akan dipublikasikan di jurnal pengabdian sebagai kontribusi akademis
Penguatan Pemahaman Bilangan Dasar melalui Pendekatan Lingkaran Sepuluh Titik Berbasis Konstruktivisme pada Anak PAUD dan Siswa SD Kelas Awal Mulawarman Awaloedin; Bagus Suhendar; Reimond Hasangapan Mikkael Napitupulu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/40r8zw69

Abstract

Pemahaman bilangan dasar pada anak PAUD dan siswa kelas awal SD merupakan fondasi penting bagi perkembangan kemampuan matematika selanjutnya. Namun, pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh hafalan tanpa penguatan relasi numerik. Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendekatan Lingkaran Sepuluh Titik sebagai model visual-struktural untuk membantu anak mengenali pasangan bilangan pembentuk sepuluh dan strategi berhitung sederhana. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan media visual, implementasi pembelajaran pada dua kelompok siswa, serta evaluasi melalui analisis respons dan proses berpikir. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 33 anak pada jenjang PAUD (Kelas A) dan 28 siswa sekolah dasar (Kelas B) di dua lokasi mitra. Hasil menunjukkan adanya pergeseran dari hafalan menuju pemahaman relasi bilangan, peningkatan kecepatan berhitung mental, serta keberanian anak tampil di depan kelas. Disimpulkan bahwa pendekatan visual-struktural ini efektif sebagai alternatif penguatan konsep bilangan dasar pada anak usia dini dan kelas awal SD, serta berpotensi dikembangkan lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar
Pelatihan Pengelolaan Data Digital Berbasis Sistem Informasi bagi Aparatur Desa Namorambe Deli Serdang Alex P Karo Karo; Dybio Dompu Hot Asih; Krisman Lase
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mmnc3n55

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelayanan administrasi kepada masyarakat secara lebih efektif dan efisien. Namun, pada praktiknya masih banyak aparatur desa yang belum memiliki kemampuan yang memadai dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan data. Kondisi ini juga ditemukan pada aparatur Desa Namorambe Kabupaten Deli Serdang yang masih melakukan pencatatan dan pengarsipan data secara manual sehingga proses pengolahan data menjadi kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa dalam mengelola data digital berbasis sistem informasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung penggunaan aplikasi pengelolaan data, serta pendampingan dalam proses implementasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang melibatkan aparatur desa sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data secara digital, mulai dari proses input data, pengolahan, hingga penyimpanan data secara sistematis. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan aparatur desa dapat mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi dalam pengelolaan administrasi desa sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan
Pengajaran Al Quran Profesional dan Santai Tapi Mendalam Dengan Metode Baca Simak di TPQ Al Islah Panjunan Surabaya Ah Noval Nuri; Azibur Rahman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a4hs6a34

Abstract

Pembelajaran Al-Qur'an di era modern menuntut adanya inovasi metode yang mampu menyeimbangkan ketepatan tajwid dengan kenyamanan psikologis peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengoptimalkan implementasi metode Baca-Simak dalam pembelajaran Al-Qur'an di TPQ Al-Islah Panjunan Surabaya melalui model pengajaran "Profesional & Santai tapi Mendalam". Pendekatan yang diterapkan berupaya mematahkan stigma bahwa pembelajaran Al-Qur'an yang disiplin identik dengan suasana kaku dan menegangkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode Baca-Simak yang diterapkan di TPQ Al-Islah tidak hanya menekankan kemampuan verbal santri dalam membaca Al-Qur'an di hadapan ustadz/ustadzah, tetapi juga secara simultan melatih ketajaman pendengaran, konsentrasi, dan empati santri lain melalui proses menyimak secara aktif. Sinergi antara profesionalisme pengajar dan suasana humanis yang tercipta terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, mengurangi kecemasan santri, serta mempercepat penguasaan bacaan Al-Qur'an secara tartil dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model alternatif yang replikatif bagi lembaga pendidikan Al-Qur'an lainnya dalam menciptakan ekosistem belajar yang efektif sekaligus menyenangkan.