cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Sistem Monitoring Jarak Tempuh Pada Sepeda Motor Listrik Ricky Bagas Setiawan; Muhamad Reza; Sigit Suwono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor listrik sedang berkembang dalam industri otomotif saat ini. Karena ramah lingkungan dan dapat melakukan penghematan energi dan biaya jangka panjang. Beberapa masalah dalam sepeda motor listrik yaitu kegagalan baterai yang akan berakibat pada kegagalan keseluruhan sistem kendaraan. Untuk menghindari hal tersebut, baterai harus digunakan secara bijak di antaranya adalah estimasi state of health (SOH) dan state of charge (SOC), dimana kedua parameter tersebut belum terukur baik sehingga jarak tempuh belum mudah terestimasi (baterai habis) dan kesulitan mengatur pengisian daya, lalu kesulitan dalam menemukan stasiun pengisian baterai terdekat jika terjadilowbattery. Tujuan tugas akhir ini yaitu membuat sistem data logging melalui terminal tegangan dan kapasitas baterai berbasis SOC dan SOH yang dapat di-record per 50 meter berdasarkan data GPS kemudian membuat komunikasi hasil tersebut antara sepeda motor listrik dan aplikasi pihak ketiga android agar dapat merekam data per 6 detik. Dilanjutkan dengan cara merancang prototype sistem data logging untuk membuat sistem data logging berbasis smartphone Android pada sepeda motor diintegrasikan dengan Mikrokontroller ATmega jenis Arduino untuk dapat mempermudah penyimpanan data setiap pengukuran jarak tempuh berbasis GPS dan variabel lain yang menunjang performa pada sepeda motor listrik kemudian rekayasa software menggunakan aplikasi pihak ketiga dengan membuat tampilan grafik pemakaian baterai dan performa sepeda motor listrik agar diketahui maksimum pemakaian terukur kemudian menentukan di mana baterai tersebut harus dilakukan pengisian daya ulang dengan demikian implementasi sistem monitoring jarak tempuh pada sepeda motor listrik ini sesuai tujuan dapat mengestimasi SOC dan SOH melalui terminal tegangan yang dapat di-record per 50 meter berdasarkan data GPS lalu dikomunikasikan ke aplikasi pihak ketiga pada smartphone android dengan data dikirim per 6 detik. Setelah dilakukan penelitian pada tugas akhir ini sistem berhasil mengolah data GPS dengan performansi 88 % dan sistem yang direalisasikan berhasil merekam tegangan dan kapasitas baterai berbasis SOC dan SOH lalu mengkomunikasikannya ke dalam smartphone android dengan tingkat keberhasilan 100 %. Kata kunci: Sepeda Motor Listrik ,GPS, Baterai , Android
Perancangan Quality Metrics Dengan Metode Internal Control Untuk Melakukan Control Quality Proyek Pemasangan Odp Di Sto Rancaekek Gilang Pradana; Imam Haryono; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ bekerja pada bidang konstruksi pembangunan dan manage service infrastruktur jaringan di Indonesia. Dalam rangka pemasangan jaringan telekomunikasi di Indonesia terpenuhi, PT XYZ berusaha mengoptimalkan proyek pengadaan jaringan telekomunikasi di daerah – daerah untuk menggapai pelanggan yang belum memiliki internet dengan menggunakan kabel fiber optic. Pemasangan Optical Distribution Point (ODP) membantu PT XYZ untuk mencapai pelanggan di daerah yang belum terpasang fiber optic. Pada pelaksanaan proyek, pemangku proyek tidak merencanakan alat manajemen kualitas, tim proyek tidak memiliki alat untuk membantu dalam melakukan control quality. Aktivitas proyek yang berjalan tidak memiliki pengawasan dan dokumentasi standar kualitas yang harus dicapai agar pekerjaan sesuai dengan spesifikasi. Sehingga kemungkinan proyek akan mengalami hasil kualitas yang buruk dan tidak sesuai standar yang diharapkan menjadi tinggi. Jika hal itu terjadi, maka perusahaan harus melakukan pekerjaan ulang atau perbaikan untuk mencapai standar yang diharapkan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang suatu quality metric sebagai alat bantu dalam mengukur kinerja suatu proyek dengan menggunakan metode internal control. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dengan alat bantu control quality yaitu quality metric, membantu proyek mencapai kualitas standar dan melacak progress dari setiap aktivitas sehingga proyek berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. Kata kunci : quality metric, internal control, control quality ,kualitas, proyek Abstract PT XYZ works in the field of construction and manages network infrastructure services in Indonesia. In order to fulfill the telecommunication network in Indonesia, PT XYZ requires the allocation of telecommunications projects in the regions to reach customers who do not have internet using fiber optic cables. Optical Distribution Point (ODP) installation helps PT XYZ to reach customers in areas that have not installed optical fiber. During project implementation, project involvement does not involve quality management tools. During the project, the project team did not have the tools to help carry out quality control. Running project activities have no supervision and quality that must be agreed to in accordance with specifications. So the possibility of the project will experience poor quality results and not according to the expected standards is high. If that happens, the company must make rework or repair to achieve the expected standards. Therefore, in this study a quality metric was designed as a tool in determining the acquisition of a project using internal control methods. The results of this study indicate that with quality control tools namely quality metrics, help projects achieve standard quality and direct the progress of each activity so that the project runs in accordance with the plans that have been made Keywords: quality metric, internal control, quality control, quality, project
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Konduktivitas Listrik Larutan Hidroponik Berbasis Mikrokontroler Faizal Ghearama Girindra; Endang Rosdiana; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Budidaya hidroponik adalah metode cocok tanam dengan menggunakan media air yang dicampur dengan nutrisi sebagai perantara pertumbuhan tanamannya. Budidaya hidroponik sedang diminati oleh masyarakat karenatidak menggunakan media tanah dan tidak memerlukan lahan yang luas untuk media tanamnya. Konsentrasilarutan nutrisi sangat mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman, sehingga perlu alat ukur untuk mengetahui nilaikonsentrasi dari larutan tersebut. Konsentrasi dari larutan dapat ditinjau dari nilai konduktivitas listriknya(electrical conductivity). Pada penelitian ini dibuat alat ukur konduktivitas listrik atau EC meter berbasismikrokontroler dengan menggunakan dua buah plat sejajar sebagai sensornya. Alat ukur yang dirancang memilikinilai kesalahan pembacaan sebesar 1,54 %. Tingkat ketelitian (presisi) sebesar 90,10 % dengan ketepatan (akurasi)sebesar 88.15 %. Pada kondisi pengukuran satu larutan yang diubah nilainya secara bertahap dengan kondisi probeEC direndam terus-menerus didapatkan kesalahan pembacaan sebesar 5,38 %.Kata kunci : Electrical Conductivity, Probe EC, Mikrokontroler.Abstract Hydroponic cultivation is a method of planting using water mixed with nutrients as an intermediary for plantgrowth. Hydroponic cultivation is in demand by public because it does not use soil media and extensive land forplanting media. The concentration of nutrient solution greatly affects the growth of plants, so a measuringinstrument is needed to determine the concentration of the solution. The concentration of the solution can bemonitored from its electrical conductivity value (electrical conductivity). In this study, an electric meter or ECmeter based microcontroller was made using two parallel plates as the sensor. The designed measuring instrumenthas a reading error value of 1.54%. The device has the precision percentage of 90.10% with accuracy percentageof 88.15%. A method used is soaking the EC probe continuously in a gradually changing value of solutionconcentration. From this method, the device reading error is found to be 5.38%.Keywords: Electrical Conductivity, EC Probe, Microcontroller. 
Pengelompokan Data Kesehatan Kota Bandung Menggunakan K-means Clustering Silvia Latifah Putri; Purba Daru Kusuma; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada abad 21 ini era modern semakin maju, salah satunya yang banyak dibutuhkan sekarang adalah Data Science yang sangat berguna bagi berbagai perusahaan dalam mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisa terhadap suatu data dan permasalahan yang ada. Salah satunya adalah Dana Mining dengan memanfaatkan Clustering (pengelompokan data). Pada penelitian ini yaitu mengelompokan data kesehatan pada penyakit demam berdarah, diare, dan TB BTA+ yang sering terjadi di Kota Bandung berdasarkan jumlah penduduk dan jumlah pengidap penyakit demam berdarah, diare, dan TB BTA+ sesuai dengan jenis kelaminnya. Data yang digunakan berasal dari Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung. Pengelompokan data ini menggunakkan metode K-Means Clustering. K-Means Clustering sendiri adalah pengelompokan data yang ada kedalam beberapa kelompok, dimana setiap satu cluster memiliki karakteristik yang sama. Perhitungan clustering memanfaatkan persamaan Euclidean Distance dimana jarak antar data dengan centroid. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa multiaspek atas data penyakit demam berdarah, diare, dan TB BTA+ dan membangun sebuah sistem bebasis website yang memiliki kemampuan untuk melakukan klasterisasi. Kata kunci: Penyakit DBD, Penyakit Diare, Penyakit TB BTA+, K-Means Clustering, Euclidean Distance
Pembangkit Kasus Uji Berbasis Model Pada Antarmuka (gui) Aplikasi Android Ni Putu Surya Febyanti Kusumadewi; Sri Widowati; Jati Hiliamsyah Husen
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAntarmuka pengguna grafis merupakan salah satu bagian penting dari perangkat lunak karena penggunaberinteraksi dengan perangkat lunak melalui widget seperti button, text field, dan image button yang terda-pat pada antarmuka pengguna grafis. Membangun antarmuka pengguna grafis memerlukan source codeyang cukup banyak sesuai dengan kebutuhan antarmuka yang dibangun, sehingga menyebabkan rentanterjadi kesalahan pada antarmuka pengguna grafis. Salah satu kesalahan pada antarmuka pengguna grafisadalah incorrect state of widgets. Kesalahan incorrect state of widgets menyebabkan keadaan dan respon dariwidget berbeda dari hasilnya yang diharapkan. Kesalahan ini juga akan memberikan dampak yang negatifbagi pengguna aplikasi. Oleh karena itu, pengembang perlu melakukan salah satu tahapan penting dalamsiklus hidup perangkat lunak yaitu pengujian. Untuk melakukan pengujian, diperlukan adanya test case.Penelitian ini bertujuan untuk membangun tool yang dapat membangkitkan test case secara otomatis un-tuk mengatasi kesalahan incorrect state of widgets pada antarmuka pengguna grafis. Adapun metode yangdiusulkan adalah model-based testing. Hasil test case yang diperoleh melalui tool akan dievaluasi denganmenggunakan metode manual exploratory testing. Hasil dari evaluasi yang dilakukan menyatakan bahwahasil test case dari tool lebih baik untuk digunakan dalam melakukan pengujian antarmuka pengguna gra-fis karena test case yang diperoleh hampir mencakup seluruh bagian widget dan condition pada antarmukaaplikasi. Kata kunci : Antarmuka pengguna grafis, android, pembangkit test case, manual exploratory testing, incor-rect state of widgetsAbstract The graphical user interface is one of the important parts of software, because users interact with softwarethrough widgets such as buttons, text fields, and image buttons which was found on graphical user interfaces.Building a graphical user interface required a lot of source code in accordance with the needs of the interfacethat was built, thus causing errors in the graphical user interface. One of the errors in the graphical userinterface was incorrect state of widgets. Incorrect state of widgets errors caused the state and response ofwidgets to differ from the expected results. This error would also have a negative impact on applicationusers. Therefore, the developer needed to do one of the important stages in the software life cycle, namelytesting. To do the test, a test case was needed. This study aimed to build a tool that could generate test casesautomatically to overcome incorrect state of widgets in the graphical user interface. The proposed methodwas model-based testing. The test case results which was obtained through the tool would be evaluated byusing the exploratory testing manual method. The results of the evaluation carried out stated that the resultsof the tool test case were better to be used in testing the graphical user interface, because the obtained testcases almost covered all parts of the widget and condition in the application interface. Keywords : Graphical User Interface (GUI), android, test case generator, manual exploratory testing, in-correct state of widgets
Perancangan Beban Kerja Operator Sewing Di Pt Lgi Menggunakan Metode Work Sampling Dan Nasa-tlx Raisa Nurfadila; Atya Nur Aisha; Fida Nirmala Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Leading Garment Industries (LGI) merupakan perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak dalam bidang pembuatan pakaian jadi dalam skala besar. Tingginya permintaan produksi pada PT LGI membuat perusahaan harus merencanakan jadwal dan target produksi setiap hari. Namun, Target yang ditetapkan perusahaan kepada operator sewing terlalu tinggi, tetapi operator belum mampu menyeimbangkan kemampuan yang dimiliki. Dikarenakan, pekerjaan yang diberikan kepada setiap operator sewing memiliki kompleksitas yang berbeda, dari rendah, sedang, hingga tinggi sehingga, output yang didapatkan oleh tiap operator sewing bervariasi. Selain itu, tidak ada standar pekerja untuk operator sewing. Analisis beban kerja digunakan agar operator sewing memiliki beban kerja yang merata. Metode yang digunakan pada analisis beban kerja adalah work sampling dan NASA-TLX. Dalam mengkombinasikan kedua metode tersebut diharapkan secara bersamaan mendapatkan hasil objektif dan subjektif. Berdasarkan hasil perhitungan beban kerja terhadap 27 operator sewing dalam tiga line menyatakan bahwa beban kerja tinggi terdapat pada line1 kategori kompleksitas tinggi dan line3 kategori kompleksitas tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja tinggi adalah pekerjaan yang memiliki kompleksitas tinggi. Usulan perbaikan yang dilakukan untuk mengoptimalkan beban kerja operator sewing yaitu penyusunan kriteria operator sewing yang spesifik berdasarkan faktor penyesuaian pada Westing House dan menenetukan treatment agar mendukung operator menjadi tenaga kerja yang ahli. Kata Kunci : Kategori Kompleksitas, Beban Kerja, Work sampling, NASA-TLX, Penyusunan Kriteria Operator
Evaluasi Performansi Modul Termoelektrik Sebagai Generator Listrik Galih Yoganingwang; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTermoelektrik generator (TEG) merupakan sebuah perangkat solid state yang melakukan konversi energi langsung dari energi panas karena perbedaan suhu menjadi energi listrik berdasarkan Efek Seebeck. Pada penelitian ini akandirancang sistem pengukuran perfomansi dari modul termoelektrik generator dengan memanfaatkan nilai tegangan (V), arus (A), dan kapasitas perpindahan kalor (Q) pada plat tebal bersifat konduktor yaitu stainless steel, untukmendapatkan nilai performasi dari tiga modul termoelektrik yang akan diuji. Tiga modul termoeletrik yang diuji hadalah TEG tipe SP-1848 yang sama dengan fabrikasi yang berbeda. Pada proses pengujian alat terdapat duaparameter yang diuji yaitu berupa nilai efisiensi terhadap suhu sisi panas pada modul termoelektrik generator dannilai tegangan yang dihasilkan modul termoelektrik generator terhadap perbedaan suhu modul termoelektrikgenerator. Set point pada pengujian modul termoelektrik generator pada bagian sisi panas modul termoelektrik harus dilakukan pengontrol dengan menggunakan dimmer pada temperatur 50℃ hingga 110℃. Dari hasil pengujiandidapatkan TEG-C memiliki nilai performansi yang lebih baik dan tinggi jika dibandingkan dengan modul TEGyang lain yaitu sebesar 0,103% dan menghasilkan nilai tegangan sebesar 0,138 V.Kata kunci: Termoelektrik Generator, Efisiensi, perbedaan suhu. Abstract The thermoelectric generator is solid-state devices that do the conversion direct energy of heat energy due todifferent temperatures into electrical energy based on the Seebeck effect. In this research will be done this system ofmeasurement of a performance thermoelectric generator module by making use of the value of voltage (V) , a current (A) , the capacity of heat engine displacement (Q) in order to get a performance of three thermoelectricmodules which will be tested are. Three thermoelectric modules being tested is TEG type SP-1848 equal with hdifferent fabrication. In the process of testing, there are two parameters tested in the form of temperature theefficiency of the heat on thermoelectric module generator and the value of produced thermoelectric generatormodule against a difference in temperature thermoelectric generator module. Set point in testing thermoelectricgenerator module in part of the side of heat thermoelectric module to do controlled by using dimmer at the temperature 50℃ to 110℃. From the testing obtained TEG-C having better performance and high compared withanother TEG module amounted to 0.103 % and produce values amounted to 0.138 V.Keywords: Thermoelectric generator, efficiency, difference of temperature.
Implementasi Sistem Radar Frequency Modulated Continuous Wave Untuk Deteksi Jarak Berbasis Usrp Achmad Cahyo Saputro; Dharu Arseno; Aloysius Adya Pramudita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak RADAR (Radio Detection and Ranging) merupakan sebuah sistem yang memancarkan gelombang yang dapat mengukur jarak, kecepatan dan posisi dari suatu objek. Sistem radar bekerja dengan memancarkan gelombang melalui transmitter ke arah objek kemudian objek memantulkan kembali gelombang yang ke receiver. Setelah gelombang diterima oleh receiver kemudian diolah untuk dapat melihat sinyal yang dihasilkan. Di Indonesia radar masih mengalami kendala terutama dalam segi harga yang dibutuhkan dalam membuat suatu sistem radar. Teknologi Software Defined Radio (SDR) dapat menjadi solusi untuk membangun suatu sistem radar. Teknologi SDR menggunakan software sebagai pengganti dari hardware yang digunakan sebagai mixer, filter, modulator/demodulator dan sebagainya. Dengan demikian teknologi SDR dapat mempermudah dalam membangun suatu sistem radar. Salah satu implementasi dari teknologi SDR adalah sistem radar berbasis Universal Software Radio Peripheral (USRP). USRP merupakan hardware yang didukung dengan software GNU Radio Companion untuk membuat konfigurasi dari sistem radar. Dalam penelitian tugas akhir ini menggunakan jenis sinyal Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW). FMCW memiliki banyak keuntungan diantaranya memiliki desain yang sederhana dan memerlukan daya yang rendah untuk memancarkan sinyal dan memiliki resolusi sinyal yang tinggi sehingga lebih baik untuk mendeteksi sebuah objek yang diamati. Pengujian implementasi sistem radar FMCW yang dibuat bekerja pada frekuensi 1 GHz dan bandwidth sebesar 10 MHz. Pada pengujian ini melakukan rekayasa jarak dengan menggunakan delay. Skema pengujian ini digunakan untuk mendeteksi pergeseran kecil objek dari antena sejauh 1 meter dan posisi objek pada jarak 1 meter dan 2 meter. Kata kunci : Software Defined Radio (SDR), Universal Software Radio Peripheral (USRP), Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW), GNU Radio Abstract RADAR (Radio Detection and Ranging) is a system that emits waves that can measure the distance, speed and position of an object. The radar system works by emitting waves through the transmitter towards the object then the object reflects back the wave to the receiver. After the wave is received by the receiver then it is processed to be able to see the signal produced. On Indonesia radar is still experiencing problems, especially in terms of the price needed to make a radar system. Software Defined Radio (SDR) technology can be a solution for building a radar system. SDR technology uses software as a substitute for hardware that is used as a mixer, filter, modulator / demodulator and so on. Thus SDR technology can make it easier to build a radar system. One of the implementations of SDR technology is a radar system based on Universal Radio Peripheral Software (USRP). USRP is hardware that is supported by GNU Radio Companion software to make configuration of the radar system. In this final project research uses Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW) signals. FMCW has many advantages including having a simple design and requiring low power to transmit signals and have a high signal resolution so it is better to detect an observed object. Testing the implementation of the FMCW radar system that is made working at a frequency of 1 GHz and a bandwidth of 10 MHz. In this test, engineering the distance using delay. This testing scheme is used to detect small shifts of objects from an antenna as far as 1 meter and position objects at a distance of 1 meter and 2 meters. Keywords : Software Defined Radio (SDR), Universal Software Radio Peripheral (USRP), Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW), GNU Radio
Quality Improvement Design Of Education Services In Gagas Ceria Kindergarten By Using Quality Function Deployment (qfd) Method Ghina Rafidah; Yati Rohayati; Ima Normalia Kusmayanti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Nowadays, community is aware of the importance of the growth and development of children in education. Parents choose the best kindergartens for their children. Gagas Ceria Kindergarten is one of the best kindergartens located in the middle of Bandung City, offers early childhood education services in accordance with the concept of modern education. Presently, there has been a decrease in term of the number of internal applicants, in the last five years. Internal applicants are the students who come from the Playgroup of Gagas Ceria Foundation. This shows that the level of customer loyalty of Gagas Ceria Kindergarten has decreased. To solve this problem, Gagas Ceria Kindergarten plans to improve the quality of education service management to achieve the target number of applicants in the next school year. This research study aimed to provide recommendations to improve the quality of education service management based on the eleven true customer needs. This study employed Quality Function Deployment (QFD). There were three stages conducted in this study. The first stage determines the priority of the technical characteristics developed using the QFD first iteration, House of Quality (HoQ). The second stage was the development of alternative concepts chosen for the concept that will be developed by Gagas Ceria Kindergarten. The third stage was to determine the critical part priority using the QFD second iteration, Part Deployment. The results of this research study are seven priority technical characteristics and twenty-five priority critical parts which become the formulations for the thirteen final recommendations. Keywords: House of Quality, Part Deployment, Quality Function Deployment, Gagas Ceria Kindergarten, True Customer Needs
Analisis Kemiripan Struktur Label Website Pemerintah Daerah Menggunakan Algoritma Greedy Arwendy Yunika Sari; Dana Sulistyo Kusumo; Shinta Yulia Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakStandarisasi isi situs website pemerintah daerah telah dikeluarkan pada tahun 2003 namun ditahun-tahun sebelumnya website sudah mulai dibuat tetapi pada kenyataannya acuan standarisasi tersebut masih belumditerapkan. Pada penelitian sebelumnya didapatkan hasil bahwa masih terdapat website pemerintahdaerah yang tidak sesuai dengan standarisasi konten yang sudah ditetapkan. Hal tersebutlah yang dapatmenyebabkan adanya ketidaksesuaian informasi dengan standarisasi. Padahal fungsi adanya website yaituuntuk menyampaikan informasi yang valid kepada masyarakat terkait kebijakan pemerintah daerah yangberlaku. Acuan standarisasi yang digunakan yaitu berupa PANDUAN PEMBANGUNAN SITUS WEBPEMDA PESERTA USDRP. Manfaat yang dapat diperoleh pemerintah daerah dengan adanya penelitianini yaitu dapat mengevaluasi kembali website mana yang menyediakan informasi yang sesuai denganstandarisasi berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan. Perhitungan kemiripan dilihat dari label/tekssimilarity dan structural similarity. Dalam label/teks similarity akan dihitung kemiripan antar string dalamstruktur label. Sedangkan dalam structural similarity struktur label akan direpresentasikan kedalam graphdan kemudian dihitung kemiripan graphnya. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa algoritma greedymemiliki performansi waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan algoritma A* dalam hal memetakannode yang ada pada graph. Dalam melakukan iterasi, algoritma ini akan menghapus node yang sudahdipetakan sehingga waktu yang dibutuhkan untuk memetakan keseluruhan node menjadi lebih cepatdibandingkan dengan algoritma A*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga website (TanjungJabung Barat, Kuningan, dan Banjarnegera) yang memiliki kemiripan struktur label paling miripterhadap Standarisasi adalah website Tanjung Jabung Barat dengan kemiripan sebesar 36,84%.Kata kunci : arsitektur informasi, string edit distance, string edit similarity, algoritma greedy, graph edit distance, graph edit similarity Abstract The standardization of the contents of the website of the local government website was issued in 2003 but inprevious years the website had begun to be made but in reality the standardization reference was still notimplemented. In the previous research, it was found that there are still local government websites that arenot in accordance with the predetermined content standardization. This is exactly what can causeinformation incompatibility with standardization. Whereas the function of the website is to convey validinformation to the public related to the applicable local government policy. Standardization reference usedis in the form of GUIDELINE DEVELOPMENT OF USDRP PARTICIPANTS WEB SITE. The benefitsthat can be obtained by local governments with this research is that they can re-evaluate which websitesprovide information in accordance with standardization based on the results of research conducted.Similarity calculation can be seen from the label / text similarity and structural similarity. In label / textsimilarity will be calculated similarity between strings in the label structure. Whereas in structuralsimilarity the label structure will be represented into the graph and then the graph similarity is calculated.From the test results it was found that the greedy algorithm has a faster time performance compared to theA * algorithm in terms of mapping existing nodes in the graph. In doing iteration, this algorithm will deletethe mapped node so that the time needed to map the whole node becomes faster than the A * algorithm. Theresults showed that of the three websites (Tanjung Jabung Barat, Kuningan, and Banjarnegera) which hadthe most similar label structure similar to Standardization was the West Tanjung Jabung website with asimilarity of 36.84%.Keywords: information architecture, string edit distance, string edit similarity, greedy algorithm, graph editdistance, graph edit similarity

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue