cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pemodelan Matematika Pada Parameter Proses Vertical Direct Chill (Vdc) Casting Aluminium Billet Dengan Menggunakan Regresi Linear Berganda Usman , Nurfadiyah Farhani; Prasetio , Murman Dwi; Sjafrizal , Teddy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Vertical direct chill (VDC) casting memegangperanan penting dalam menentukan keberhasilan dan efisiensiproduksi aluminium billet. Pengendalian parameter proses,khususnya suhu, sangat penting untuk memastikan konsistensidalam proses casting. Suhu yang terlalu tinggi dapatmemperlambat proses pendinginan sehingga menyebabkanketidakseimbangan pada proses pendinginan dalam aluminium.Ketidakseimbangan ini penting karena pendinginan yang terlalulambat atau tidak merata dapat memengaruhi keseragamanstruktur mikro. Studi ini memanfaatkan model matematikauntuk menggambarkan hubungan parameter seperti waterflow,gas pocket flow, level metal, billet length, dan casting speedterhadap suhu. Model regresi linear berganda dibangunmenggunakan parameter yang paling berkorelasi terhadap suhu.Hasil korelasi menunjukkan bahwa level metal dan gas pocketflow memiliki hubungan paling kuat dengan suhu dibandingkanparameter lainnya. Evaluasi model memberikan nilai kesalahanRoot Mean Squared Error (RMSE) sebesar 37,24, Mean AbsoluteError (MAE) sebesar 27,90 dan R-squared sebear 0,82, yangmenunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82% darivariabilitas dalam data suhu. Namun, meskipun modelmenunjukkan bahwa regresi linear berganda mampumemberikan pemahaman mengenai pengaruh level metalterhadap suhu, hasil untuk gas pocket flow menunjukkan adanyaketidaksesuaian. Kata kunci— Suhu, Aluminium billet, Korelasi, RegresiLinear Berganda, Vertical Direct Chill Casting
Penerapan Lean Manufacturing untuk Minimasi Waste Waiting pada Proses Pencetakan Tahu di PD Mahrup Prasetyo, Teguh; Mulyana, Tatang; Oktafiani , Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Mayoritas pabrik tahu di Indonesia merupakanindusutri skala rumahan dengan memiliki ciri khas padaproduksinya yang masih menggunakan metode tradisional.Penggunaan metode ini seringkali menyebabkan masalahinefisiensi waktu produksi. Hal ini juga dialami oleh PDMahrup yang selama proses observasi berlangsungditemukannya beberapa pemborosan (waste). Di dalam konseplean manufacturing, waste merupakan segala aktivitas yangtidak memberikan nilai tambah kepada pelanggan danmenyebabkan kerugian sehingga perlu diminimalisir ataubahkan dieliminasi. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya,salah satu waste yang dialami oleh PD Mahrup adalah wastewaiting. Salah satu aktivitas yang berkontribusi dalammunculnya waste waiting adalah aktivitas pengepresan. 1837,87detik adalah waktu yang diperlukan untuk menunggu prosespengepresan selesai. Untuk meminimalisirkan pemborosanwaktu tersebu digunakanlah konsep lean manufacturing. Adadua tools yang dapat digunakan dalam menerapkan leanmanufacturing yaitu VSM dan PAM. Solusi yang bisadihadirkan dalam mengatasi permasalahan waste waiting akibatpengepresan tahu adalah dengan merancang usulan alat presdan potong tahu sistem pneumatik. Apabila usulan rancanganalat tersebut diimplementasikan maka dapat mengurangi wastewaiting akibat pengepresan tahu menjadi 771,96 detik. Kata kunci— Lean Manufacturing, Waste Waiting, PAM, Pengembangan Produk
Penerapan Lean Project Management Pada Proyek Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Harahap, Amir Basri; Puspita, Ika Arum; Permatasari, Intan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT ABC adalah perusahaan yang bergerakdalam pembangunan infrastruktur industri dan dikenal karenareputasinya dalam menyelesaikan proyek besar dengan kualitastinggi secara efisien. Saat ini, PT ABC sedang membangunpabrik kelapa sawit (PKS) dengan jangka waktu 12 bulan.Proyek PKS ini masih berprogres 72% sehingga dapatdisimpulkan bahwa proyek mengalami keterlambatan.Sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan identifikasipenyebab keterlambatan yang bertujuan untukmengidentifikasi penyebab keterlambatan atau waste yangsering terjadi pada proyek PKS. Identifikasi waste ini bertujuanmemberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi danproduktivitas perusahaan. Metode Lean Project Management(LPM) digunakan dalam penelitian ini untuk merancang daftarwaste dalam pelaksanaan proyek. Setelah diidentifikasi bahwawaste adalah aktivitas non-value-added yang menyebabkanketidakproduktifan. Selanjutnya dilakukan penilaianmenggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis(FMEA) untuk menentukan prioritas utama yang perluditangani. Pendekatan ini diharapkan membantu perusahaanmengatasi masalah waste sehingga proyek dapat berjalandengan baik. Berdasarkan hasil rancangan waste response,teridentifikasi enam aktivitas non-value-added dalam proyekpembangunan pabrik kelapa sawit, yaitu waste waiting (cuacaburuk, birokrasi lama, logistik tidak efisien), waste motion(komunikasi antar pekerja kurang memadai), wastetransportation (keterlambatan material), dan waste defect(kurangnya keahlian pekerja). Solusi untuk setiap waste telahdisusun melalui konsultasi dengan stakeholder terkait. Setelahmengidentifikasi waste, penilaian dilakukan menggunakanmetode FMEA untuk menentukan prioritas penanganan.Berdasarkan hasil FMEA menunjukkan bahwa faktor cuacaburuk memiliki nilai RPN tertinggi, yaitu 648 dengan solusiyang diberikan adalah menyusun rencana kontingensi untukpenyesuaian jadwal dan perlindungan terhadap peralatan danpersonel Kata Kunci - Keterlambatan Proyek, Waste, Lean Project Management, Failure Mode and Effect Analysis
Pengembangan Alat Safety Goggles Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Bunyamin , Ahmad Fachri; Yekti, Yusuf Nugroho Doyo; Mufidah , lma
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pekerjaan las merupakan salah satu pekerjaan di industri informal yang banyak dilakukan oleh masyarakatIndonesia. Sehingga operator las sangat membutuhkan safety goggles sebagai alat pelindung mata merekaData BLSmenunjukkan bahwa 1.790 kasus gangguan mata dialamioleh tukang las, sementara sekitar 1.390 kasus lainnyadisebabkan oleh paparan bunga api pengelasan. Adapuntujuan dari penelitian ini yaitu melakukan pengembanganalat safety goggles dalam meningkatkan keamanan dankenyamanan penggunaan safety goggles pada prosespengelasan menggunakan metode Quality FunctionDeployment (QFD), yang bertujuan untuk memenuhikebutuhan operator las sebagai pengguna safety goggles.Operator las merasa puas dengan hasil rancangan usulansafety goggles yang diberikan karena memiliki lensa yangtahan terhadap benturan, tahan terhadap sinar UV, memilikipelindung hidung untuk menjaga sistem pernapasan operatorlas dan penutup lensa yang berfungsi untuk melindungi lensasafety goggles, dan juga usulan safety goggles yang dirancangmenggunakan tali scarpt agar bisa disesuaikan denganukuran kepala operator las. produk yang dirancang telahberhasil memenuhi sebagian besar kebutuhan pengguna danjuga pengguna merasa puas dengan hasil rancangan usulansafety goggles karena dapat membantu keamanan dan jugakenyamanan pengguna pada saat melakukan prosespengelasan tanpa harus khawatir lagi mengenai keluhankeluhan mata yang dialami pada saat menggunakankacamata biasa. Kata kunci - Pekerja Las, Safety Goggles, Quality Function Deployment, Kacamata Biasa
Pengembangan Bisnis Usaha Rental Mobil Quta Rent Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas (Bmc) Silalahi, Hendy; Idawicaksakti , Maria Dellarosawati; Prambudia, Yudha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Quta Rent adalah sebuah perusahaan yangbergerak di bidang rental mobil di Bandung. Meskipunpasar di industri ini memiliki potensi yang besar, QutaRent mengalami penurunan pendapatan. Hal inimendorong perusahaan untuk mencari model bisnis yangtepat serta strategi baru guna meningkatkan operasionaldan menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi bisnis yang diterapkan olehQuta Rent dan memberikan rekomendasi strategi yangrelevan dengan menggunakan pendekatan Business ModelCanvas, analisis lingkungan bisnis, SWOT, dan pemetaanProfil Pelanggan. Tujuan akhirnya adalah agarperusahaan mampu bertahan dan unggul di tengahpersaingan. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah analisis berdasarkan elemen-elemen dalamBusiness Model Canvas. Hasil penelitianmerekomendasikan perbaikan di semua elemen utama,dengan prioritas utama pada segmen pelanggan,kemitraan kunci, dan aliran pendapatan karena dianggapsebagai faktor risiko utama. Selanjutnya, perbaikan padaproposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan,sumber daya kunci, aktivitas kunci, dan struktur biayamenjadi prioritas berikutnya. Kata Kunci ─Business Model Canvas, Rental Mobil, Analisis Lingkungan Bisnis, SWOT, Value Proposition
Pengembangan Model Machine Learning Parameter Mesin Terhadap Temperatur Pada Mesin Sir Degasser Di Pt Xyz Menggunakan Extreme Gradient Boosting Idham, Alvito Ahmad Cannavaro; Prasetio , Murman Dwi; Sjafrizal, Teddy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Proses degassing penting dalam pembuatan billetalumunium untuk menghilangkan pori yang dapat mengurangiproperti mekanik. Mesin degasser penting dalam proses iniuntuk menyuntikan gas argon dan mengaduk alumunium cairuntuk menghilangkan gelembung gas terperangkap. Kontrolsuhu penting dalam proses degassing yang lancar sehinggasebuah model yang memberikan perkiraan nilai suhu dapatmembantu penyesuaian langsung pada parameter mesin untukmenjaga suhu. Pemodelan aspek-aspek proses menggunakanmesin atau juga dikenal sebagai machine learning semakinmarak digunakan dalam industri. Studi ini akan menggunakankonsep dalam machine learning yang disebut sebagai extremegradient boosting. dan memberikan hasil terbaik ketika semuavariabel, yaitu torsi rotor, penggunaan ejektor, dan tekananudara, menjadi variabel input. Model ini dapat membantuseorang operator dalam melakukan penyesuaian langsungterhadap tekanan udara, penggunaan ejektor, dan torsi rotoruntuk menjaga suhu tetap optimal. Model yang dihasilkanmemberikan kesalahan rata-rata atau MAE sebesar 13.06Cdan rata-rata kesalahan relatif atau MAPE sebesar 2.523%. Kata kunci— suhu, machine learning, degassing, rotor, tekanan
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Rumah Tipe 32/36 Menggunakan Metode Material Requirements Planning (MRP) Pada Perusahaan Pembangunan Perumahan PT XYZ Daryatno, Dinda Azzahra; Oktafiani, Ayudita; Mulyana, Tatang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ, perusahaan industri pembangunan perumahan,menghadapi masalah penumpukan persediaan bahan baku digudang yang menyebabkan kerugian sebesar 15,32% dari totalbiaya persediaan. Masalah ini dipicu oleh pengendalianpersediaan yang kurang optimal dan pencatatan manualinventory status record yang rentan terhadap kesalahanmanusia, ketidakakuratan data, dan kehilangan informasi.Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan perbaikan kebijakanpengadaan material menggunakan metode MaterialRequirement Planning (MRP), yang mengelola kebutuhanbahan berdasarkan daftar bahan baku, persediaan, dan jadwalproduksi. Analisis sensitivitas dilakukan untuk melihat dampakperubahan harga dan kuantitas. Implementasi MRP berhasilmengurangi total biaya persediaan dengan teknik lot sizing LotFor Lot (LFL), Least Unit Cost (LUC), dan algoritma WagnerWithin (WW), yang menghemat masing-masing Rp882.482.000, Rp 905.793.015, dan Rp 908.095.228 dibandingkankondisi sebelumnya. Selain itu, dirancang sistem inventorystatus record yang mencatat riwayat inbound (masuk) danoutbound (keluar) material pada Google Spreadsheet, sehinggapencatatan lebih akurat dan data tersimpan aman. Sistem inijuga mampu menampilkan jumlah sisa persediaan secarakontinu. Dengan perbaikan kebijakan pengadaan material dansistem pencatatan ini, perusahaan diharapkan dapat mengelolapengadaan secara lebih efektif dan meminimalkan total biayapersediaan. Kata kunci— Total Biaya Persediaan, Kebijakan Pengadaan Material, Material Requirement Planning, Inventory StatusRecord, Inbound dan Outbound Material
Pengukuran Kompetensi Aspek Personal Project Manager Menggunakan Project Manager Competency Development Framework (Pmcdf) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Ruko Di Pt Xyz) Taufiqurrahman, Dimas; Puspita, Ika Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Proyek merupakan suatu rangkaian kegiatanyang dikerjakan dalam waktu terbatas menggunakan sumberdaya tertentu dengan harapan bahwa memperoleh hasil yangdiinginkan. Setiap proyek konstruksi membutuhkan koordinasisetiap stakeholders dengan disiplin ilmu untuk mewujudkanhasil akhir yang memenuhi spesifikasi yang sudah ditentukan.Project manager berperan mulai dari tahap inisiasi hinggatahap penutupan. PT XYZ adalah salah satu perusahaan yangberoperasi di sektor konstruksi bangunan yang berlokasi diRuko Safir Permai, Gedebage, Kota Bandung. Proyekpembangunan ruko PT. XYZ dijadwalkan berlangsung selama5 (lima) bulan yang kemungkinan akan selesai pada November2024. Saat melakukan observasi, progress pada perencanaandan progress aktual tidak selaras. Penelitian dilakukan untukmengevaluasi proyek pembangunan ruko dari PT. XYZ yangharus segera dilaksanakan karena akan berdampak padakinerja proyek yaitu mengalami keterlambatan dalampenyelesaian proyek. Pada penelitian ini akan digunakan teoriyaitu Project manager Competency Development Framework(PMCDF), Analytical Hierarchy Process (AHP) dancompetency development plan design, 360 Degree Feedback.Dari hasil analisis, maka akan terlihat terkait aspek kompetensiyang perlu dilakukan pengembangan oleh project managerpembangunan ruko PT. XYZ. Kata kunci— Evaluasi, Pengembangan, Kompetensi, Projectmanager, Proyek.
Pengukuran Tingkat Kematangan Manajemen Proyek Menggunakan Project Management Maturity Model (PMMM): Studi Kasus PT XYZ, Provinsi Papua Afifah , Zhahira Nur; Pratami, Devi; Permatasari , intan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan mengukur kematanganpenerapan manajemen proyek di PT XYZ, yang bergerak disektor infrastruktur permukiman, menggunakan metodeProject Management Maturity Model (PMMM) dari PMSolutions. Metode ini menilai kapabilitas manajemen proyekmelalui lima level kematangan, mulai dari proses ad hoc hinggaterstandar dan optimal. Data dikumpulkan melalui wawancara,observasi, kuesioner self-assessment berbasis PMBOK, dananalisis dokumen proyek. Kuesioner disebarkan kepada projectmanager, project coordinator, dan project staff. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa PT XYZ berada pada Level 1 (InitialProcess), dengan enam dari sepuluh knowledge areas –termasuk manajemen lingkup, jadwal, biaya, kualitas,komunikasi, dan pengadaan – berada pada Level 2 (StructuredProcess and Standards). Empat knowledge areas lainnya,seperti manajemen integrasi, sumber daya, risiko, danpemangku kepentingan, masih di Level 1, yang menunjukkanperlunya peningkatan standarisasi. Penelitian inimerekomendasikan roadmap improvement dan stakeholdermanagement plan untuk memperkuat implementasimanajemen proyek di knowledge areas dengan tingkatkematangan rendah.Kata kunci— proyek, manajemen proyek, maturity, projectmanagement maturity model (PMMM)
Pengukuran Tingkat Kematangan Manajemen Risiko Menggunakan Kerzner Project Management Maturity Model (Kpm3) Pada Proyek Instalasi Dan Pengadaan Plts Hsm2 Di Pt Xyz Qawlam, Keysa Sayidina; Widyasthana , G.N. Sandhy; Permatasari , Intan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mengubah energimatahari menjadi listrik melalui modul fotovoltaik. PT XYZ,perusahaan di bidang energi terbarukan, sedang mengerjakanproyek Instalasi dan Pengadaan PLTS HSM2 di Posco Cilegon,Banten. Proyek ini mengalami penundaan hingga 1 Agustus2024 karena pekerjaan berisiko tinggi di area coilyard, yangterhambat oleh kegiatan annual downtime. Penelitian iniberfokus pada pengukuran tingkat kematangan manajemenrisiko PT XYZ menggunakan KPM3 dan menyusun rencanaperbaikan serta risk register untuk proyek-proyek masa depan. Kata kunci – Manajemen Risiko, Kematangan, KerznerProject Management Maturity Model.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue