cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan dan Analisis Static Structural Casing Automated Water Meter Reading Camera Menggunakan Metode Finite Element Untuk Menguji Kekuatan Maksimal Rancangan Rahman, Jodi Rizki; Mulyana , Tatang; Fakhrurroja, Hanif
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada tahun 2020, Perumda Tirtawening KotaBandung mengalami kerugian sebesar 5-6 miliar setiap bulandikarenakan kehilangan air yang terjadi akibat pembacaanmeteran air yang masih manual. Masalah ini dapat diselesaikanmenggunakan inovasi Automated Water Meter ReadingBerbasis Internet of Things. Pemancaran informasi pada alatinovasi, menggunakan PCB (Printed Circuit Board), dimanakerusakan dapat terjadi dengan sedikit kelembapan yangmengandung mineral seperti kalsium, magnesium, kalium dangaram. Air hujan terdeteksi mengandung banyak mineral yangdapat merusak komponen. Untuk melindungi komponen darikandungan air hujan, tugas akhir ini dibuat untuk merancangcasing dan menganalisis kekuatan rancangan casing terhadapbeban hujan dengan metode Finite Element. Dengan bebanhujan tertinggi di Banding tahun 2018-2022 sebesar 102,606 N,Hasil simulasi kekuatan rancangan casing memiliki teganganvon mises sebesar 3,562 Mpa dimana berada dibawah yieldstrength material ABS Plastic sebesar 27,44 Mpa dengandeformasi yang terjadi hanya deformasi elastis dimanadeformasi yang bersifat tidak permanen, yang berarti ketikabeban yang diterapkan dilepaskan, rancangan akan kembali kebentuk aslinya. Berdasarkan hasil safety factor, nilai yangdidapatkan pada rancangan adalah 7,7053 dengan beban yangdiberikan sebesar 102,61 N atau 10,261 m3 air. Nilai 7,7053memberikan kesimpulan juga bahwa rancangan casing AMRdapar menahan beban 7,7053 lebih banyak dari beban curahhujan tertinggi kota Bandung. Rancangan dapat menahanbeban dengan berat 790,42 N. Kata kunci— Automated Water Meter Reading Camera,Finite Element Method, Von Mises Stress, Factor of Safety
Perancangan Dan Perbaikan Standard Operating Procedure Manajemen K3 Untuk Memenuhi Requirement ISO 45001:2018 Klausul 6.1 Menggunakan Metode Business Process Improvement Dewi , Ulya Tri Heryanti; Salma , Shella Amalia; Safrudin, Yunita Nugrahaini
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ adalah perusahaan manufaktur yangmemiliki beragam produk mulai dari makanan, minuman,hingga obat tradisional. Perusahaan telah memiliki beberapasertifikasi penting, namun sayangnya penerapan SistemManajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) diperusahaan ini belum optimal. Hal ini terlihat tingginya risikokecelakaan kerja yang terjadi di PT XYZ, yang sebagian besardisebabkan oleh kurangnya kesadaran pekerja terhadappentingnya praktik keselamatan dan ketidakpatuhan dalampenggunaan APD serta manajemen K3 yang kurangterstruktur. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untukmerancang dan memperbaiki Standard Operating ProcedureManajemen K3 untuk memenuhi requirement ISO 45001:2018Klausul 6.1 dan PP No. 50:2012 di lima departemen yaituDepartemen Produksi, Engineering, PPIC, Quality Control,Research & Development. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah Business Process Improvement. Metode inidipilih karena mampu melakukan perbaikan pada proses bisnisyang sudah ada menjadi lebih efektif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan SOP Manajemen K3 yangdirancang telah memenuhi standar ISO 45001:2018 Klausul 6.1dan PP No. 50:2012. Kesimpulan dari penelitian ini adalahbahwa rancangan SOP yang diusulkan dapat membantu PTXYZ dalam membangun budaya K3 yang lebih baik danmendukung operasional perusahaan secara keseluruhan. Kata kunci - Business Process Improvement, ISO45001:2018, SOP, K3, Manajemen K3, Kecelakaan Kerja.
Perancangan Dashboard Monitoring Dan Controling Proyek Berbasis Website Pada Pt Xyz Dengan Metode Waterfall Dan Earned Value Management Suharwiyono , Muzhaki; Ardiansyah , Muhammad Nashir; Permatasari, Intan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak4 PT. XYZ yang bergerak dibidang konstruksisering menghadapi tantangan keterlambatan dalam menanganiproyek-proyeknya akibat sering terjadinya keterlambataninformasi karena proses monitoring dan controlling yangdilakukan secara semi-manual. Penelitian ini bertujuan untukmerancang dashboard monitoring dan controlling proyekdengan menggunakan metode waterfall dan earned valuemanagement. Dashboard ini dirancang agar dapat melakukanmonitoring dan controlling informasi kemajuan proyek secarareal-time sehingga dapat mengurangi risiko keterlambatan dankesalahan data proyek akibat proses semi-manual. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa dashboard yang dirancangtelah mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu,dashboard yang telah dirancang ini dapat memberikaninformasi secara real-time, mengurangi terjadinyamiskomunikasi, dan meningkatkan akurasi data proyek.Kata kunci— Dashboard, Monitoring, Controlling, Waterfall,Earned Value Management
Perancangan Dashboard Monitoring Proyek Konstruksi Pada PT Construksi Total Mandiri Menggunakan Metode User centered design Widiyanto, Muhammad Riefki; Kurniawati, Amelia; Arini , Isnaeni Yuli
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Construksi Total Mandiri menghadapimasalah dalam monitoring proyek karena sistem tidakterintegrasi, yang menyebabkan data tersebar dan pelaporanmanual rentan kesalahan. Peningkatan jumlah proyekmenambah kompleksitas pengelolaan anggaran dan sumberdaya, sehingga perusahaan membutuhkan sistem monitoringterintegrasi yang mudah diakses. Untuk itu, dirancangdashboard monitoring proyek menggunakan metode UserCentered Design (UCD), yang mencakup lima tahap: memahamikonteks pengguna, menentukan kebutuhan, merancang solusi,dan evaluasi melalui verifikasi, validasi, serta uji usability. Hasilevaluasi menunjukkan efektivitas dashboard sebesar 77,83%,efisiensi 70,8%, dan kepuasan pengguna dengan skor 63,75.Implementasi dashboard ini membantu PT Construksi TotalMandiri mengatasi masalah data yang tersebar, mengurangikesalahan pelaporan, dan meningkatkan efisiensi pengelolaanproyek.Kata kunci— Dashboard, monitoring, , usability.
Perancangan Display Visual Dengan Pendekatan Visual Management Pada Proses Sewing Di Pt.Citra Abadi Sejati Berdasarkan Analisis Menggunakan Metode Dmai Izzati, Fajrina Nurkhalisha; Lubis , Marina Yustiana; Hakim, Bela Pitria
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam menghasilkan produk yang berkualitas,perusahaan perlu memastikan proses produksi berjalansecara efisien, andal, dan konsisten. PT. Citra Abadi Sejatimerupakan Perusahaan di bidang industri garmen yangmenghasilkan produk jadi seperti jaket. Dalam prosesproduksi dalam periode Januari 2022 – Oktober 2023dihasilkan persentase produk defect yang melebihi batastoleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Padapenelitian ini akan menerapkan metode DMAI (Define,Measure, Analyze, dan Improve) untuk melakukan prosesevaluasi dalam mengidentifikasi tahapan proses yangbermasalah. Pada fase define dilakukan identifikasi CTQproduk serta jumlah produksi dan frekuensi kemunculandefect yang terjadi. Selanjutnya pada fase measure dilakukanpengukuran untuk mengetahui kondisi proses produksi padaperiode tersebut. Lalu, pada fase analyze dilakukan analisispenyebab masalah dari CTQ Proses yang tidak terpenuhi,dan terakhir pada fase improve dilakukan perancangandisplay visual menggunakan pendekatan visual management,berfokus pada proses sewing. Dengan adanya rancangandisplay visual diharapkan operator akan melakukanpengecekan mandiri, sehingga dapat meminimalisirterjadinya defect yang berulang pada proses sewing. Hasilrancangan ini berupa display visual yang berisikan infromasipengecekan mandiri serta gambar yang yang menunjukkanhasil yang dapat diikuti oleh operator dan dihindari olehoperator.Kata kunci— defect, DMAI, proses sewing, visualmanagement
PerancanganKebijakan Persediaan Tembakau Dengan Mempertimbangkan Masa Kadaluarsa dan Kapasitas Gudang Untuk Meningkatkan Service Level Pada PT XYZ Permatasari, Sekar Safitri; Saragih, Nova Indah; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tembakau merupakan komoditas penting dalamsektor pertanian Indonesia yang memberikan kontribusisignifikan terhadap perekonomian, terutama melalui industrihasil tembakau (IHT). PT XYZ, sebuah perusahaan yangbergerak dalam produksi rokok jenis Sigaret Kretek Tangan(SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM), menghadapitantangan dalam memenuhi permintaan pasar akibatpengelolaan persediaan tembakau yang kurang optimal. Salahsatu permasalahan utama adalah kedaluarsanya tembakauakibat penyimpanan yang tidak efisien dan keterbatasankapasitas gudang.Penelitian ini menggunakan pendekatan probabilistik multiitem untuk merancang kebijakan persediaan yang lebih efisien,dengan mempertimbangkan variabel-variabel penting sepertimasa kedaluarsa dan kapasitas gudang. Data yang dianalisismencakup permintaan, masa kedaluarsa, kapasitas gudang,serta biaya terkait, dari Januari hingga Desember 2023.Klasifikasi ABC digunakan untuk mengidentifikasi produkyang memerlukan perhatian lebih dalam pengelolaanpersediaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh produktembakau masuk dalam kategori A, yang membutuhkanpengelolaan intensif. Perhitungan menunjukkan bahwakebijakan persediaan yang baru dapat meningkatkan servicelevel perusahaan dari 35% menjadi 95%, sesuai dengan targetperusahaan. Selain itu, kebijakan baru ini juga diharapkandapat mengurangi biaya yang terkait dengan kekurangan stokdan kedaluarsa produk.Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnyapengelolaan persediaan yang responsif terhadap fluktuasipermintaan dan kapasitas penyimpanan. Rekomendasidiberikan agar PT XYZ terus mengevaluasi dan menyesuaikankebijakan persediaan mereka, serta memperhatikan faktoreksternal seperti perubahan harga cukai dan fluktuasi pasar. Kata kunci - Persediaan Tembakau, Masa Kedaluarsa,Kapasitas Gudang, Service Level, Probabilistik, KebijakanPersediaan.
Perancangan Kerangka Desain Aplikasi Workload Monitoring Management System Berbasis Website Dengan Pendekatan Double Diamond Pada Departemen Administration & Finance Coordinator Sales Office PT XYZ Cahaya, Mustika Permata; Nugraha , Fida Nirmala; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalamdistribusi dan penjualan ritel kendaraan roda dua. Perusahaanini mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada tahun2021-2022, sehingga target penjualan tidak tercapai. Penelitianmelalui wawancara dan observasi mengungkapkan bahwa tidakadanya sistem pemantauan beban kerja menyebabkanketidakseimbangan beban kerja karyawan, meningkatnyatekanan dan kelelahan kerja, dan akhirnya menyebabkan tidaktercapainya target. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancangkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web untuk membantu perusahaanmengidentifikasi dan mengukurketidakseimbangan beban kerja secara efektif. Menggunakanpendekatan Double Diamond, yang mencakup tahap-tahapdiscover, define, develop, dan deliver. Sistem ini dirancang dandiuji menggunakan aplikasi Maze untuk menghasilkan usabilitytesting dari proses wireflow. Hasil dari tugas akhir ini adalahkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web. Sistem ini memudahkan pemangkukepentingan dalam penugasan dan pemantauan karyawan,menampilkan fitur-fitur seperti login, profil pengguna, dashboardbeban kerja, penugasan, pengeditan, penghapusan, penyelesaianbeban kerja, dan pelaporan. Sistem ini diharapkan dapatberfungsi secara optimal untuk manajemen pemantauan bebankerja di Divisi Administration & Finance Coordinator Sales OfficePT XYZ.Kata kunci — Workload Monitoring Management System, PTXYZ, Double Diamond, Aplikasi Berbasis Website, DivisiAdministration & Finance Coordinator Sales Office
Perancangan Fasilitas Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi dan Quality Function Deployment di PD XYZ Arrajab, Kausa Gymnastiar; Yekti, Yusuf Nugroho Doyo; Caesaron, Dino
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PD. XYZ merupakan perusahaan dagang yangbergerak dibidang pembuatan pallet kayu. Tentu saja produkyang dihasilkan merupakan pallet kayu biasa dan terfumigasi.Untuk mendapatkan kebutuhan untuk merancangan fasilitaskerja nya, metode yang digunakan adalah Quality FunctionDeployment, pengukuran anthropometri dan juga Nordic BodyMaps. QFD digunakan agar dapat mengetahui spesifikasikebutuhan dan juga keinginan konsumen terhadap produkyang dirancang. Pengukuran anthropometri dilakukan untukmengetahui ukuran tubuh dari pekerja serta persentil yangcocok dengan operator. Dari penggunaan metode QFD, dapatdiperoleh atribut yang lebih spesifik, agar dapat mempermudahdalam merancangan meja kerja yang nanti nya akanmemberikan hasil berupa tingkat kesulitan dari perancangan.RULA atau Rapid Upper Limb Assessment digunakan untukmenganalisa postur pada kegiatan operator. Berdasarkan hasilkuisioner Nordic Body Map yang diberikan kepada operator,terdapat keluhan nyeri pada tubuh bagian atas (tangan,pergelangan tangan, lengan, leher dan trunk). Maka dari itu,fasilitas kerja yang akan dirancang merupakan meja kerja yangakan dirancang berdasarkan data primer (wawancara, nordicbody maps dan voice of customer) dan data sekunder(pengukuran anthropometri dan aktivitas kerja) yang telahdiperoleh. Kata kunci— REBA, QFD, Anthropometri, MSDs, NordicBody Maps
Perancangan Meja Kerja Pada Proses Pencetakan Kerupuk Menggunakan Metode Quality Function Deployment Pada Umkm Kerupuk Di Kecamatan Ciparay Hermansyah, Muhamad Emil; Yekti, Yusuf Nugroho Doyo; Iqbal , Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Berdasarkan observasi, postur tubuh operatorterlihat canggung saat pencetakan kerupuk. Postur kerjatersebut berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorder(MSDs). Rapid Upper Limb Assessment (RULA) digunakanuntuk mengidentifikasi risiko postur kerja yang tidakergonomis. Hasil analisis RULA menunjukkan nilai yang tinggiyaitu 7. Berdasarkan observasi, postur tubuh kerja inidisebabkan oleh adanya perlengkapan kerja yang kurangmemadai. Oleh karena itu, investigasi lanjutan diperlukanuntuk membuat meja kerja yang dapat digunakan untuk prosespencetakan kerupuk. Metode Quality Function Deploymentdigunakan untuk merancang produk. Sesuai kebutuhanpengguna pendekatan antropometri digunakan untukmemastikan meja kerja yang dirancang sesuai dengankarakteristik fisik dari operator. Setelah mendapatkan hasilrancangan usulan yang sesuai, penelitan tersebut berhasilmenurunkan nilai RULA dengan nilai kondisi awal 7 menjadi 2yang menunjukkan adanya perbaikan pada aspek ergonomis.Postur kerja yang lebih ergonomis dapat meningkatkankesehatan operator, sehingga risiko cedera otot dan tulangdapat diminimalkan. Hal ini juga berdampak pada peningkatanproduktivitas karena operator dapat bekerja lebih efisien tanpaterganggu oleh rasa sakit atau ketidaknyamanan.Kata Kunci : Kerupuk, Musculoskeletal Disorders (MSDs),Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Quality FunctionDeployment (QFD), Ergonomi.
Perancangan Meja Rotasi dan Sistem Alarm untuk Oven Kayu Dalam Proses Pengeringan Produk di CV Jati Antik Menggunakan Metode QFD Berdasarkan Analisis DMAI Permitasari , C. Digna Arga; Lubis, Marina Yustiana; Hakim, Bela Pitria
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Proses pengeringan kayu merupakan langkahpenting dalam memproduksi furniture, bertujuan untukmenurunkan kadar air guna mencegah masalah sepertipenyusutan, retak, dan lubang. Kayu yang tidak dikeringkandengan optimal rentan mengalami perubahan bentuk,keretakan, dan serangan hama. Kualitas kayu yang burukakibat pengeringan yang tidak optimal dapat mengurangiestetika dan umur pakai, sehingga sangat penting untukmemastikan kayu dikeringkan dengan tepat sebelum digunakandalam pembuatan furniture. CV Jati Antik, sebuah perusahaanyang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah, memproduksi danmemasarkan berbagai produk furniture , termasuk meja standTV. Namun, perusahaan ini menghadapi kendala dalam prosesproduksi yang teridentifikasi melalui analisis fishbone diagram,di mana tingkat produk defect pada produksi tahun 2021sampai tahun 2024 melebihi toleransi yang telah ditetapkan,yakni sebesar 2%. Proses terjadinya masalah tersebut terjadidari CTQ Proses yaitu pada proses pengeringan. Usulan yangdiberikan berupa perancangan meja rotasi berukuran 4 meterguna memastikan kayu kering secara merata, perancangansistem alarm untuk menjaga stabilitas suhu dalam rentang 60-70 ºC, penggunaan timer untuk mengatur durasi pengeringanselama 14 hari. Penelitian ini menggunakan analisis DMAI(Define, Measure, Analyze, Improve) sebagai pendekatanpemecahan masalah yang terstruktur dan metode QualityFunction Deployment (QFD) diterapkan pada tahap improve.Kata kunci— Defect, DMAI, QFD, Furniture, FishboneDiagram.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue