cover
Contact Name
Ali Rahman
Contact Email
ali@uinsgd.ac.id
Phone
+6285721730810
Journal Mail Official
conferences.uinbandung@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunung Djati Conference Series
ISSN : 27746585     EISSN : -     DOI : -
Gunung Djati Conference Series merupakan penyedia layanan publikasi dan konferensi berbagai bidang keilmuan yang diterbitkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian. Penerbit ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel, kemudian penerbit menyerahkan semua template ke pelaksana konferensi keilmuan. Penerbitan artikel ini dilakukan sesuai kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara konferensi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,955 Documents
KONSUMSI PAKAN DAN MINUM SERTA NILAI FEED CONVERSION RATIO (FCR) PADA MARMUT [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] TUA DAN DEWASA DENGAN VARIASI SUPLEMENTASI SAYURAN DAN BUAH Putri Nur Nur Aida; Laksmindra Fitria
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakmampuan tubuh marmut mensintesis vitamin C mengharuskan penyediaan suplemen dalam perawatannya. Perhitungan Feed Conversion Ratio (FCR) menjadi salah satu indikator penentu pertumbuhan dan kesehatan hewan. Semakin berkualitas pakan yang diberikan maka semakin rendah nilai FCR-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari konsumsi pakan dan minum serta nilai Feed Conversion Ratio (FCR) pada marmut [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] tua dan dewasa dengan variasi suplementasi sayuran dan buah. Penelitian berlangsung selama 28 hari di fasilitas hewan Animal House Fakultas Biologi UGM menggunakan marmut betina dewasa (6 bulan) dan tua (1 tahun). Prosedur pemeliharaan mengikuti panduan standar pemeliharaan marmut di laboratorium. Pakan berupa pelet kelinci, air mineral kemasan, timothy hay sebagai suplementasi fiber, suplementasi vitamin C berupa tablet vitamin C yang dilarutkan dalam air minum serta variasi jenis sayuran (kangkung, kubis, sawi putih) dan buah-buahan (nanas, jambu, wortel). Pengambilan data jumlah konsumsi pakan dan minum dilakukan setiap hari, pengambilan data berat badan dilakukan satu minggu sekali. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata konsumsi pakan marmut dewasa sebesar 44,87 gram, konsumsi minum sebesar 76,65 mL, dan suplemen yang paling disukai adalah wortel. Sementara itu, rata-rata konsumsi pakan marmut tua sebesar 43,38 gram, konsumsi minum sebesar 88,17 mL, dan suplemen yang paling disukai adalah timothy hay. Nilai FCR pada marmut dewasa sebesar 11,79, sedangkan nilai FCR pada marmut tua sebesar -15,58. Dapat disimpulkan bahwa pakan dan air minum pada marmut dipengaruhi oleh umur, suplemen sayuran atau buah, dan kondisi fisik (gigi). Nilai FCR pada marmut dewasa lebih tinggi daripada marmut tua, meskipun konsumsi pakan dan air minum tidak banyak berbeda. Berdasarkan temuan ini, maka perlu dilakukan pemantauan penyediaan pakan, air minum, dan pemilihan jenis suplemen sayuran atau buah-buahan untuk memastikan kondisi kesehatan marmut.
PROFIL LIPID DAN INDEKS LIPID PADA MARMUT BETINA [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] DEWASA DAN TUA Diaz Ayu Anjani; Syifa’ Aulia Rahmah; Laksmindra Fitria
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marmut [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] dikarenakan memiliki sejumlah fisiologis yang sama dengan manusia sebagai hewan model namun penggunaannya sebagai penyakit kardiovaskular masih terbatas. Masalah kardiovaskular berhubungan dengan kadar lipid sehingga prevalensinya dapat diketahui dengan menghitung indeks lipid dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan profil lipid : kolesterol total, kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL), kolesterol Very Low Density Lipoprotein (VLDL), kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) dan kadar Trigliserida (TG) beserta indeks lipid: Atherogenic Index of Plasma (AIP) dan Atherogenic Coefficient (AC) pada Marmut dengan usia yang berbeda. Pengukuran profil lipid dilakukan pada awal dan akhir percobaan menggunakan sampel plasma darah marmut yang dikoleksi dari kuku tungkai belakang. Pengukuran profil lipid dilakukan dengan kit DiaSys® menggunakan spektrofotometer UV-Vis 500 nm. Kadar kolesterol total, HDL dan LDL diukur menggunakan metode Cholesterol Oxydase Pheny Amino Phyrazolone (CHOD-PAP) sedangkan pengukuran kadar trigliserida dengan metode glycerol peroxidase phosphate acid (GPO-PAP). Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan profil lipid, AIP serta VLDL seiring bertambahnya waktu namun perbedaan yang terjadi tidak berpengaruh secara signifikan (p>0,05) dikarenakan tidak ada faktor eksogen pada marmut yang merupakan hewan herbivora. Akan tetapi, perbedaan usia pada parameter kadar kolesterol HDL kelompok adult H0 berpengaruh secara signifikan (p<0,05) pada kelompok aged H28. Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh stres oksidatif yang lebih tinggi pada usia tua (aged). Dapat disimpulkan bahwa faktor usia berpotensi meningkatkan profil lipid dan risiko terjadinya CVD pada marmut.
ETNOAGRIKULTUR KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI, JAWA BARAT Akbar Primasongko; Reza Raihandhany
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Adat Cireundeu adalah sebuah komunitas adat yang cukup dikenal dikarenakan komunitas ini menerapkan konsep etnoagrikultur yang mengintegrasikan praktik pertanian dengan penerapan aturan dan kepercayaan adat. Masyarakat adat Cireundeu menggunakan olahan singkong dalam bentuk beras singkong (rasi) sebagai makanan pokok utama. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara dengan informan kunci dan studi literatur dengan mengkaji beberapa karya tulis ilmiah dan artikel lainnya. Data yang diperoleh disusun menjadi sebuah ulasan yang menjelaskan karakteristik etnoagrikultur di Kampung Adat Cireundeu. Hasil pengolahan data menunjukan produksi singkong dilakukan sesuai aturan adat untuk memastikan ketersediaan hasil panen dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kemudian penggunaan tanaman singkong sebagai pangan pokok dikarenakan kondisi lahan yang kurang subur untuk tanaman padi. Selanjutnya terdapat manajemen pengelolaan lahan dilakukan dengan mengkategorikan lahan pertanian (leweung baladahan) yang terpisah dari wilayah hutan adat (leweung tutupan dan leweung larangan). Selain singkong, terdapat komoditas lainnya yang diproduksi secara lokal seperti bawang daun, kunyit, jahe, talas, serta memanfaatkan sumberdaya alam seperti bambu dan rumput gajah. Dalam bertani, masyarakat adat melakukan ritual dengan kepercayaan lokal sebagai bentuk penghormatan kepada sosok pelindung alam. Ulasan tersebut menjelaskan bahwa konsep etnoagrikultur yang diterapkan oleh Kampung Adat Cireundeu memungkinkan komunitas tersebut hingga saat ini menghadapi berbagai keterbatasan dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal yang dikelola secara berkelanjutan.
Biosintesis Nanopartikel ZnO menggunakan Ekstrak Daun Betadin (Jatropha multifida L.) untuk Identifikasi Sidik Jari Laten SRI ADELILA SARI; MUHAMMAD RUDI AR; HANISAH HASIBUAN; NUR HARLIANDA; ELVI SAYANI
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena pentingnya penegakan hukum, identifikasi sidik jari laten adalah topik terbuka yang menarik lebih banyak perhatian. Kehadiran seseorang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dapat ditentukan melalui sidik jari laten. Sidik jari laten dapat memberi polisi informasi yang dapat membantu mereka menangkap penjahat. Banyak formulasi bubuk sidik jari yang berbeda telah digunakan secara luas selama ini, dengan masing-masing formula terdiri dari zat resin dan pewarna kontras. Metode yang paling banyak digunakan untuk pengembangan sidik jari laten di masa lalu adalah pencelupan perak nitrat, yodium asap, pencelupan ninhidrin, dan bubuk debu. Metode kuno ini bekerja dengan baik pada berbagai permukaan. Para ilmuwan telah bekerja untuk mengembangkan teknik yang lebih akurat untuk visualisasi cetakan laten karena metode konvensional untuk deteksi cetakan laten tidak selalu berhasil. Beberapa zat yang digunakan untuk membuat bubuk sidik jari beracun dan mungkin berbahaya bagi kesehatan manusia. Studi ini menawarkan cara penggunaan ZnO yang dikombinasikan dengan proses produksinya dan dimodifikasi dengan ekstrak daun betadin untuk menghasilkan zat bubuk sidik jari yang aman dan tidak beracun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikatan Zn-O, gugus OH, gugus C-N, gugus C=O, serta adanya regangan N-O terdapat pada ekstrak daun betadin pada uji FTIR. Dengan demikian, maka temuan yang disajikan disini dapat menjadi titik awal untuk penyelidikan investigasi yang lebih canggih.
Kombinasi Bentonit dan Serbuk Daun Pepaya untuk Pengolahan Minyak Goreng Bekas DWI APRILIYANI; ERVIN TRI SURYANDARI; DYAH FITASARI
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah yang telah digunakan berkali - kali akan mengalami penurunan kualitas dan kandungan gizi, sehingga dapat berdampak buruk pada kesehatan jika digunakan dan dikonsumsi secara terus-menerus. Oleh karena itu diperlukan suatu cara pengolahan untuk mempertahankan kualitas dan nilai gizi. Salah satu cara yang mudah dan sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan cara adsorpsi menggunakan campuran adsorben bentonit dan serbuk daun pepaya pada berbagai variasi rasio, massa, dan waktu. Untuk meningkatkan kapasitas adsorpsinya maka serbuk daun papaya diaktivasi menggunakan KOH dan bentonit diaktivasi menggunakan HCl. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan efek sinergis dalam pengolahan minyak goreng bekas. Karakteristik serbuk daun papaya dan bentonit ditentukan dengan uji fitokimia dan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik serbuk daun papaya mengandung alkaloid, triterpenoid, steroid, saponin dan tannin serta bentonit yang mengandung gugus fungsi yang berpotensi mampu menurunkan bilangan asam dan bilangan peroksida, serta menyerap warna dan bau pada minyak goreng bekas. Dari hasil adsorpsi diperoleh hasil optimum pada rasio (%) BA:SDPA=75:25 dengan massa 10 gram dan waktu kontak selama 60 menit yang dapat menurunkan bilangan asam sebesar 1,18 mgNaOH/g, bilangan peroksida sebesar 1,349 meq/kg, kadar air sebesar 0%, dan uji organoleptik pada bau dapat mengurangi bau ketengikan dan untuk warna dapat merubah warna minyak yang semula hitam kecoklatan menjadi kuning. Hasil tersebut sesuai SNI:3741:2013 kecuali uji parameter bilangan asam.
Regenerasi Fotokatalis Nanopartikel ZnO dari Limbah Baterai untuk Penanganan Metil Violet ERLINDA WIDYASMARA DIYANTHI; EKO PRABOWO HADISANTOSO; RIZKA FITRIYANI
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metil violet merupakan zat warna yang sering digunakan oleh medis dan industri tekstil. Limbah cair dari metil violet merupakan salah satu pencemar lingkungan perairan. Fotokatalisis digunakan untuk menangani permasalahan limbah metil violet ini. Senyawa yang memiliki potensi sebagai fotokatalis adalah ZnO. ZnO disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan memanfaatkan limbah baterai sebagai sumber Zn. ZnO yang telah diaplikasikan sebagai fotokatalis diregenerasi agar dapat digunakan berulang kali hingga 20 siklus. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa ZnO hasil sintesis memiliki fasa wurtzite dengan bentuk heksagonal dan ukuran kristal sebesar 17,05 nm, serta persentase kristalinitasnya sebesar 78,32%. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa ZnO hasil sintesis memiliki keseragaman bentuk dengan polidispersitas di bawah 0,5 dan memiliki morfologi berupa nanorods. Hasil karakterisasi UV-Vis DRS ZnO hasil sintesis menunjukkan bahwa nilai bandgap energy yang diperoleh yaitu 3,23 eV. ZnO hasil sintesis kemudian diaplikasikan sebagai fotokatalis dan diperoleh nilai persentase dekolorisasinya sebesar 13,70%. ZnO yang telah diaplikasikan, diregenerasi hingga 20 siklus dan tidak menunjukkan penurunan kinerja yang sangat signifikan. Hasil karakterisasi ZnO hasil regenerasi tidak jauh berbeda dengan ZnO hasil sintesis, sehingga ZnO masih layak digunakan sebagai fotokatalis hingga 20 siklus.
Efisiensi Inhibisi Korosi oleh Sikloheksilamina pada Baja API 5L Grade B dalam Medium Limbah Cair Minyak Bumi HARYONO; YULIANDRI; ATIEK ROSTIKA NOVIYANTI; E. EVY ERNAWATI
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem perpipaan dengan bahan dasar dari besi, salah satunya di industri pengolahan minyak bumi, relatif rentan terhadap permasalah korosi. Korosi pada logam dapat terjadi dengan laju bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti komposisi kimia medium, suhu, dan waktu kontak antara logam dengan medium. Laju korosi dapat hambat dengan teknik penambahan inhibitor ke dalam medium. Inhibitor korosi dari senyawa organik lebih banyak dipilih daripada anorganik. Salah satu inhibitor korosi yang potensial adalah sikloheksilamina. Kemampuan sikloheksilamina sebagai inhibor korosi dipengaruhi oleh konsentrasinya dalam medium, suhu medium, lama pemakaian, dan kondisi dinamik medium. Penelitian ini bertujuan menentukan efisiensi inhibisi korosi oleh inhibitor sikloheksilamina pada pipa baja API 5L Grade B di dalam medium limbah cair minyak bumi. Efisiensi inhibisi korosi tersebut dipelajari pada variasi suhu medium 30, 45, 60, 75, dan 90°C, sedangkan waktu kontak divariasikan selama 1, 2, 3, dan 4 hari. Pengujian inhibisi korosi dilakukan dengan penambahan inhibitor korosi sikloheksiamina sebanyak 0,25% (v/v). Morfologi permukaan, komposisi unsur, dan komposisi senyawa dari sampel pipa baja sebelum dan setelah pengujian inhibisi korosi dikarakterisasi dengan SEM-EDS dan XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu medium dan semakin lama waktu kontak, efisiensi inhibitor korosi sikloheksilamina cenderung mengalami penurunan. Efisiensi inhibisi korosi tertinggi oleh sikloheksilamina pada posisi BLC (bottom line corrosion) dicapai sebesar 60,1% ketika pengujian dilakukan pada suhu medium 60°C selama 1 hari. Sedangkan pengujian korosi pada posisi TLC (top line corrosion) memberikan efisiensi inhibisi korosi tertinggi sebesar 91,9% ketika dilakukan pada suhu medium 45°C dan lama kontak 1 hari.
Sintesis dan Karakterisasi Komposit HAp/Fe3O4 dari Tulang Kambing Sebagai Adsorben Ion Logam Timbal (II) NADA SALSABILA; VINA AMALIA; RIZKA FITRIYANI S.
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis Karbon Aktif Dari Limbah Kulit Jagung (Zea Mays L) Sebagai Adsorben Limbah Cair Industri Laundry MU’MIN IKHWAN NULLOH; ADI MULYANA SUPRIATNA; VINA AMALIA
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik yang terdapat dalam air limbah laundry yaitu mengandung BOD5, COD, TSS, minyak dan lemak, detergen, dan fosfat. Kandungan TSS, minyak dan lemak, dan detergen (MBAS) yang terkandung dalam limbah cair laundry masih besar oleh sebab itu penurunan kadar pencemar dalam limbah laundry menarik perhatian khusus. Salah satu metode untuk menghilangkan zat pencemar pada limbah laundry adalah metode adsorpsi. Pemanfaatan karbon aktif dari limbah pangan sebagai bahan adsorben menjadi salah satu hal yang menarik karena selain kinerja adsorpsi nya baik serta biaya nya rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas karbon aktif kulit jagung sebagai adsorben limbah laundry dengan variasi massa adsorben. Karbon aktif dibuat dari limbah kulit jagung dengan suhu karbonasi 300 °C yang diaktivasi menggunakan HCl 0,5 N kemudian dinetralkan menggunakan akuades. Residu kemudian dikeringkan di dalam oven dan kemudian dihaluskan dengan ukuran 80 mesh. Adsorpsi dilakukan dengan menggunakan metode batch. Karbon aktif yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan FTIR dan SEM. Hasil dari analisis SEM dengan perbesaran 500 kali dan 5000 kali diketahui karbon aktif limbah kulit jagung bentuk morfologinya memiliki rongga atau pori-pori yang terlihat jelas meskipun bentuk pori nampak berbeda dan hasil dari analisis FTIR karbon aktif limbah kulit jagung memiliki gugus O–H, gugus C – H Stretching, gugus fungsi – CH2 ¬¬–, dan gugus – CH3 –. Dari penelitian ini, diketahui bahwa karbon aktif limbah kulit jagung efisien untuk mengadsorpsi pengotor pada limbah cair industi laundry dengan kondisi maksimum efisiensi penyisihan untuk TSS sebesar 28,94%, minyak dan lemak sebesar 75 %, dan Deterjen (MBAS) sebesar 45,69 % dengan kapasitas adsorpsi nya masing-masing sebesar 2,77 mg/g, 0,75 mg/g, dan 0,477 mg/g. berdasarkan studi literatur hal ini mengindikasikan bahwa detergen teradsorpsi pada beberapa lapis (multilayer) dari permukaan kulit jagung dan kemungkinan terjadi adsorpsi secara fisika.
Pengaruh Selulosa Ampas Tebu (Saccharum officinarum) sebagai Zat Pengisi Plastik Biodegradable berbasis Pati Kulit Singkong (Manihot fsculenta) AULIA FADILLA; VINA AMALIA; IRA RYSKI WAHYUNI
Gunung Djati Conference Series Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah plastik sintetis menyebabkan kerusakan lingkungan karena penggunaannya yang sekali pakai dan membutuhkan waktu hingga 1000 tahun untuk dapat terdegradasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengganti plastik menjadi bioplastik yang ramah lingkungan dan mudah terurai. Bahan bioplastik dapat berasal dari limbah pertanian yaitu kulit singkong yang dimanfaatkan patinya dan penambahan gliserol sebagai plasticizer. Akan tetapi, bioplastik berbasis pati dan plasticizer masih memiliki sifat mekanik yang rendah sehingga perlu penambahan zat pengisi. Penambahan selulosa sebagai zat pengisi diharapkan mampu meningkatkan sifat fisik dan mekanik pada bioplastik. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan diantaranya preparasi pati kulit singkong, preparasi selulosa ampas tebu, pembuatan bioplastik dengan komposisi penambahan variasi massa selulosa yaitu 0; 0,5; 1; 1,5 gram. Bioplastik yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi sifat fisik dan sifat mekanik, dianalisis morfologi menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy) dan diuji biodegradasinya. Hasil dari penelitian ini penambahan selulosa sebagai zat pengisi mempengaruhi karakteristik bioplastik. Semakin tinggi kandungan selulosa maka akan meningkatkan nilai ketebalan dan kuat tarik bioplastik yang dihasilkan. Namun, ketahanan air dan elastisitas pada bioplastik semakin menurun. Kehomogenan campuran pada bioplastik yang dihasilkan ditunjukkan dengan SEM. Semakin banyak selulosa yang ditambahkan maka laju degradasi pada bioplastik semakin meningkat. Bioplastik dengan nilai ketebalan dan kuat tarik terbaik pada penambahan selulosa 1,5 gram masing-masing sebesar 0,22 mm dan 4,78 MPa. Hasil biodegradasi terbaik pada bioplastik penambahan variasi selulosa 1,5 gram yang terdegradasi sempurna pada hari ke 63.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 62 (2026): Education and Social Humanities Conference (ESHCo) Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025 Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025 Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020 Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019 Vol. 61 No. 1 (2025): International Conference of the 17th OISAA’s International Symposium Türkiye Vol. 60 (2025): The 10th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3) Vol. 54 No. 3 (2025): Mathematics Education on Research Publication (MERP) III Vol. 52 (2025): The 9th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 50 (2025): The 3rd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 51 (2025): SCOPE – Sustainability Conference on People and Environment Vol. 47 (2024): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-9 Tahun 2024 Vol. 45 (2024): The 2nd Annual Islamic Education Management Conference 2024 Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024 Vol. 38 (2024): Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) 2023 Vol. 46 (2024): The 8th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 43 (2024): The 7th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 41 (2024): The 6th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 39 (2024): The 2nd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 42 (2024): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II Vol. 37 (2024): Conference on Participation and Development in Community Creative Industries (CPD-CC Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023 Vol. 36 (2023): Annual Islamic Education Management Conference 2023 Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023 Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023 Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023 Vol. 18 (2023): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2022 Vol. 32 (2023): The 5th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 31 (2023): The 4th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 27 (2023): The 1st Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 26 (2023): The 1st Arabic Language Learning International Conference (ALLICO) Vol. 21 (2023): The 1st Nurjati Conference Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 29 (2023): Conference on Islamic Civilization (CIC) Vol. 25 (2023): Seminar Isu Kontemporer Vol. 24 (2023): Multidisciplinary Research Vol. 23 (2023): Religious Studies Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak Vol. 15 (2022): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2022 Vol. 14 (2022): Mercusuar 2022: Studi Keislaman dan Pemberdayaan Umat Vol. 7 (2022): Seminar Nasional Kimia 2021 Vol. 10 (2022): Islamic Religions Education Conference (IRECON) Series 1 Vol. 9 (2022): The 3rd Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 8 (2022): The 2nd Conference on Ushuluddin Studies Vol. 17 (2022): Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 16 (2022): CATAH: Conference Article of Takhrij Al-Hadith Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE) Vol. 12 (2022): Mathematics Education on Research Publication (MERP I) Vol. 11 (2022): Conference Series Learning Class Vol. 6 (2021): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 6 Tahun 2021 Vol. 3 (2021): Mini Seminar Kelas Data Mining 2020 Vol. 2 (2021): Seminar Nasional Tadris Kimiya 2020 Vol. 4 (2021): The 1st Conference on Ushuluddin Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadits Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadith Studies Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) More Issue