Cakradonya Dental Journal
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles
524 Documents
Studi Diameter Tubulus Dentin Setelah Pemaparan Fluoride 1500 Ppm (Gambaran Atomic Force Microscopy)
Abdillah Imron Nasution;
Mursal Mursal;
Iqbal Saputra
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fluoride sering terdapat di dalam pasta gigi dengan kadar 1500 ppm. Jika fluoride terpapar dengan dentin, fluoride dapat mengubah struktur dan ukuran kristal Hidroksiapatit yang merupakan pembentuk dentin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemaparan fluoride 1500 ppm terhadap diameter tubulus dentin. Penelitian ini menggunakan Atomic Force Microscopy dan ukuran diameter tubulus dentin dianalisis dengan software gwyddion v.2.30. Enam gigi premolar digunakan sebagai spesimen dan dipotong pada area mahkota dekat CEJ kemudian dihaluskan. Spesimen dikelompokkan ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok yang dipaparkan larutan fluoride 1500 ppm dengan durasi 1 menit, 3 menit, 5 menit, 8 menit dan 10 menit. Pemaparan dengan fluoride dilakukan selama 7 hari. Sebanyak 5 tubulus dentin dari masing-masing spesimen dihitung ukuran diameternya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa diameter tubulus dentin pada kelompok kontrol memiliki ukuran rerata yang paling besar yaitu 4,41 m. Sedangkan ukuran rerata diameter tubulus dentin pada kelompok perlakuan yaitu 2,63-3,53 m. Hasil uji analisi statistik oneway ANOVA dan uji Tukey menunjukkan semua kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol (p0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemaparan larutan fluoride 1500 ppm dapat mengurangi diameter tubulus dentin secara signifikan walaupun belum mampu menutupi tubulus dentin yang terbuka dengan sempurna.
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Muda Terhadap Penanganan Trauma Dentoalveolar Di Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala
Teuku Ahmad Arbi;
Cut Fera Novita;
Mulya Mulya
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penanganan trauma dentoalveolar merupakan suatu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter gigi. Dibutuhkan pengetahuan dokter gigi yang memadai agar dapat menghasilkan perawatan yang efektif dan menghindari konsekuensi yang serius dalam penanganan kasus trauma dentoalveolar. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa mayoritas dokter gigi memiliki tingkat pengetahuan penanganan trauma dentoalveolar yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar di Rumah Sakit Gigi Mulut Univesitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Cara pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner dengan jumlah subjek sebanyak 256 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar mayoritas adalah sedang berjumlah 196 orang (sebesar 76,56%) dan tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 58 orang (sebesar 22,66%), serta pengetahuan rendah hanya berjumlah 2 orang (sebesar 0,78%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar di RSGM Unsyiah dikategorikan sedang dengan jumlah 196 orang (sebesar 76,56%).
Efek Imbibisi Perendaman Bahan Cetak Hydrocolloid Irreversible Alginate Dalam Larutan Sodium Hypochlorite
Didin Kustantiningtyastuti;
Afwardi Afwardi;
Siti Coryniken
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahan cetak alginate digunakan untuk mendapatkan hasil cetakan negatif dari rongga mulut. Bahan cetak ini memiliki sifat imbibisi yaitu menyerap air sehingga dapat mempengaruhi stabilitas dimensi apabila direndam dalam desinfektan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek imbibisi pada bahan cetak alginate yang direndam dalam larutan desinfektan Sodium Hypochlorite.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan pretest dan posttest dengan kontrol aquades. Alginate dicetak dengan menggunakan cetakan dengan diameter 28 mm dan tinggi 18 mm. Hasil cetakan alginate direndam dalam larutan sodium hypochlorite 0,5% dan 1% selama 3 menit, 5 menit dan 10 menit. Perhitungan berat imbibisi dilakukan dengan menggunakan timbangan digital.Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya imbibisi pada bahan cetak alginate yang direndam larutan Sodium Hypochlorite selama 3 menit, 5 menit dan 10 menit. Uji statistik Two Way Anova Repeated Measure menunjukan perbedaan yang bermakna (p0,05) pada menit imbibisi, sedangkan konsentrasi larutan memiliki perbedaan yang tidak bermakna (p0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan cetak alginate memiliki efek imbibisi terhadap perendaman dalama larutan Sodium Hypochlorite.
Perbandingan Kecepatan Laju Aliran Saliva Sebelum Dan Sesudah Konsumsi Kopi Robusta (Coffea cannephora)
Santi Chismirina;
Afrina Afrina;
Cut Maidis Safrianda
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saliva merupakan cairan mulut kompleks yang disekresi olehkelenjar saliva mayor dan minor. Hampir 90% saliva dihasilkan pada saat makan sebagairespon terhadap rangsangan pengecapan dan pengunyahan makanan. Unsur-unsur penting di dalam saliva terdiri dari beberapa komponen, salah satunya adalah laju aliran saliva. Laju aliran saliva dalam mulut dapat berubah karena adanya rangsangan baik mekanis maupun kimiawi. Kopi memiliki kandungan asam dan kafein yang berdampak negatif pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kecepatan laju aliran saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi kopi jenis Robusta (Coffea cannephora) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Saliva yang distimulasi dikumpulkan dari 30 orang mahasiswa dengan menggunakan metode spitting sebelum dan sesudah meminum kopi robusta. Uji penelitian menggunakan analitik komparatif dengan metode kategori berpasangan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna laju aliran saliva sebelum dan sesudah konsumsi minuman kopi jenis Robusta (Coffea cannephora). Sebagai kesimpulan, laju aliran saliva didapatkan lebih rendah saat sebelum mengkonsumsi kopi robusta.
Kemampuan Air Rebusan Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Terhadap Jumlah Makrofag Pada Gambaran Histologi Periodontitis Agresif (Penelitian Pada Tikus Model)
Ridha Andayani;
Abdillah Imron Nasution;
Afini Rahimi
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri dominan pada periodontitis agresif. Daun salam (Eugenia polyantha w) bersifat sebagai anti-inflamasi, antimikroba, analgesik dan antibakteri. Saat ini, belum banyak penelitian potensi daun salam dalam respon inflamasi yang diperankan oleh makrofag. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80% terhadap jumlah sel makrofag pada gambaran histologi periodontitis agresif. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimental laboratoris yang menggunakan tikus putih rattus norvegiccus dibagi empat kelompok, tiga kelompok perlakuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80%, dan satu kelompok kontrol akuades.Pada hari pertama kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diinokulasi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans sampai hari ketujuh. Hari kedelapan sampai kesepuluh kelompok perlakuan diaplikasikan air rebusan daun salam dan kelompok kontrol diaplikasikan akuades. Hari kesebelas tikus dieuthanasi, selanjutnya dilakukan pengambilan sampel histologi jaringan periodontal tikus diamati secara mikroskopik. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan jumlah makrofag kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna (p0,05). Dapat disimpulkan, kandungan air rebusan daun salam dapat membantu respon inflamasi yang diperankan oleh sel makrofag.
Efek Antibakteri Ekstrak Batang Serai (Cymbopogoncitratus) Terhadap Pertumbuhan Enterococcus Faecalis
Cut Soraya;
Sunnati Sunnati;
Vivi Maulina
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hampir semua penyakit pulpa atau penyakit periradikuler disebabkan oleh bakteri. Enterococcus faecalis (E. faecalis) merupakan salah satu bakteri yang sering menyebabkan terjadinya kegagalan perawatan saluran akar. Salah satu tahapan penting dalam perawatan saluran akar adalah preparasi dan desinfeksi saluran akar menggunakan bahan antibakteri. Batang serai (Cymbopogon citratus) adalah salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek antibakteri ekstrak batang serai terhadap pertumbuhan E. faecalis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Ekstrak batang serai dibuat dengan metode maserasi dalam pelarut etanol 96% dan diuji fitokimia. Uji pengaruh efek antibakteri ekstrak batang serai terhadap pertumbuhan E. faecalis dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MHA. Konsentrasi ekstrak batang serai yang digunakan dalam penelitian ini adalah 25%, 50%, 75%, dan 100%. Zona hambat tertinggi terbentuk pada ekstrak 100% seluas 11,3 mm, namun tidak lebih tinggi dari pada CHX 2% seluas 24,9 mm. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dengan p0,05 yang menunjukkan terdapat efek antibakteri ekstrak serai terhadap pertumbuhan E. faecalis. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak batang serai (Cymbopogon citratus) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan E. faecalis.
PENGUKURAN INSTRUMEN MODEL UTAUT TERHADAP MINAT PENGGUNAAN TELEDENTISTRY PADA DOKTER GIGI: STUDI PILOT
Lestari, Isni Puji
Cakradonya Dental Journal Vol 15, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/cdj.v15i1.30476
Teledentistry merupakan salah satu bentuk perkembangan Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) dibidang kedokteran gigi.Penerimaan adopsi TIK yang masih rendah pada praktisi kesehatan dan penyedia layanan Kesehatan.modelUnified Theory of Acceptance and Use of Technology(UTAUT) telah digunakan untuk memprediksi minat individu dalam menggunakan teknologi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliablitas dari kuesioener UTAUT yang telah diadaptasi lintas budaya pada penelitian sebelumnya dan akan diimplementasikan dengan minat penggunaan teledentistry pada dokter gigi di Aceh.Metode dan hasil: Kuesioner telah dilakukan penyesuaian sesuai dengan tujuan penelitian kemdian diujicobakan pada dokter gigi yang memiliki pengalaman dalam menggunakan teledentistry. Validitas dan reliabilitas dari kuesioner daring disebarkan pada 47 dokter gigi yang terdaftar di PDGI wilayah Aceh. Seluruh determinanperformance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating condition dan behavioral intentiondokter gigi adalah valid (p0,05). NilaiCronbach Alphadari kuesioner dalam mengukur konsistensi internal adalah 0,935 dan nilai CITC adalah (0,3). Hasil reliabilitastest-retestdilakukan pada partisipan dokter gigi yang sama dengan interval dua minggu dan tidak ditemukan adanyafloor and ceiling effect.Kesimpulan: Kuesioner UTAUT terbukti valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk menilai pengenalan teknologi baru dan dapatmembantu tenaga professional untuk meningkatkan layanan kesehatan pada dokter gigi
POTENSI OBAT KUMUR BERBAHAN CITRUS SINENSIS MENURUNKAN VIRAL LOAD COVID-19 DI RONGGA MULUT (STUDI PUSTAKA)
Rachmatillah, Amira;
Ardyarum, Mahfita;
Rachmawati, Yuanita Lely
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/cdj.v14i2.23680
Wabah COVID-19 disebabkan oleh coronavirus 2 (SARS-CoV-2) mengakibatkan sindrom pernafasan akut parah dengan sel yang ditargetkan; sel epitel hidung dan bronkus dan pneumosit. SARS-CoV-2 menggunakan tipe 2 transmembran serine protease (TMPRSS2) sebagai media untuk membelah angiotensin 2 converting enzyme receptor (ACE2) dan mengaktifkan protein SAR-CoV-2. ACE2 banyak ditemukan pada sel epitel lidah. Lonjakan protein struktural virus (S) menunjukkan adanya infeksi pada sel yang ditargetkan. Penularan SARS-CoV-2 terjadi terutama melalui droplet dari kontak tatap muka atau permukaan yang terkontaminasi, dengan rongga mulut sebagai salah satu pintu masuk agen infeksi. Tujuan studi pustaka ini adalah untuk mengetahui potensi obat kumur yang mengandung senyawa bioaktif flavonoid dari citrus sinensis untuk mengurangi viral load SARS-CoV-2. Ekstrak flavonoid seperti hesperidin dari citrus sinensis dapat menghambat respon imun bawaan dan melawan COVID-19. Hesperidin dapat memblokir COVID-19 masuk melalui reseptor ACE2 dengan meningkatkan kekebalan seluler inang terhadap infeksi dan aktivitas anti-inflamasi yang baik. Hesperidin yang dihasilkan dari proses ekstraksi hidroalkohol diencerkan dengan air suling untuk membuat larutan 4%(v/v) kemudian ditambahkan aspartam dan sodium benzoat untuk pembuatan sediaan obat kumur. Hasil studi ini dapat disimpulkan hesperidin dari kulit citrus sinensis dalam sediaan obat kumur dapat mengurangi viral load coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dalam rongga mulut melalui pengikatan reseptor ACE2.
PERANAN KITOSAN DALAM TERAPI PERIODONTAL
Ananda, Rachmat Tri Rizky
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/cdj.v14i1.24674
Penyakit periodontal disebabkan oleh plak dan bakteri yang mempengaruhi jaringan pendukung gigi. Terapi periodontal secara mekanik bertujuan untuk menghilangkan biofilm dan kalkulus subgingiva untuk mencegah rekolonisasi bakteri dan pembentukan biofilm. Dalam beberapa kasus di manIrma a terapi mekanis memiliki keterbatasan, maka terapi penunjang seperti terapi antibiotik diberikan. Kitosan adalah sejenis selulosa polisakarida alami, banyak ditemukan pada serangga, cangkang krustasea dan dinding sel jamur, juga dikenal sebagai kitin terlarut yang tidak beracun, biokompatibel dan biodegradable. Kitosan memiliki beberapa karakteristik seperti efek antibakteri terhadap bakteri patogen periodontal, antiinflamasi, sistem penghantar obat, meningkatkan aktivitas modulasi regeneratif, hemostatik dan aktivitas penyembuhan. Makalah ini menjelaskan bagaimana kitosan merupakan biomaterial alami yang aman dan dapat digunakan dalam berbagai bidang di bidang kedokteran gigi. Kitosan juga memiliki sifat biologis yang baik, sehingga kitosan cukup menjanjikan bila digunakan dalam pengelolaan terapi periodontal non bedah
Perbandingan Pengetahuan Perawat Terhadap Model Asuhan Keperawatan Tim Di Rumah Sakit Kota Banda Aceh
Putra, Ardia;
Yuswardi, Yuswardi;
Kamil, Hajjul;
Tussafara, Zahra;
Kiftia, Mariatul
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/cdj.v14i1.24040
Sebagai tenaga kesehatan profesional, perawat sudah seharusnya memahami dengan baik terhadap model asuhan keperawatan di Rumah Sakit. Karena pelaksanaan model asuhan profesional dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kepuasan pasien dan perawat. Kerjasama tim sangat dibutuhkan agar pemberian asuhan keperawatan menjadi lebih efektif. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan perawat ruang rawat inap terhadap model asuhan keperawatan tim (MAK Tim) di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Banda Aceh. Ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian quasy experimental (one grup pre-test dan post-test design). Populasi sebanyak 57 perawat ruang rawat inap, dan teknik sampel digunakan adalah total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil ukur pengetahuan sebelum intervensi berada pada kategori kurang sebanyak 24 responden (42.1%), dan meningkat secara signifikan menjadi 51 responden (89.5%) berada pada kategori baik setelah diberikan intervensi. Hasil uji paired t-test pengetahuan terhadap MAK Tim didaptkan nilai p-value= 0,000, dimana Ho ditolak, dan diasumsikan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Dari hasil penelitian tersebut, direkomendasikan kepada pengambil kebijakan di RSU Kota Banda Aceh agar secara berkala melaksanakan inhouse training secara rutin untuk tetap mempertahankan pemahaman pelaksanaan MAK Tim sehingga akan menunjang pelayanan keperawatan secara komprehensif dan profesional.