cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 524 Documents
HUBUNGAN USIA SKELETAL DENGAN PUNCAK PERTUMBUHAN PADA PASIEN USIA 10-14 TAHUN DI RSGM UNSYIAH Rafinus Arifin; Putri Rahmi Noviyandri; Laveine Sukma Shatia
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9877

Abstract

Pengetahuan mengenai kapan terjadinya puncak pertumbuhan merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan kapan pertumbuhan aktif berakhir, sehingga akan diperoleh keberhasilan perawatan pasien ortodonti. Usia skeletal dapat menjadi pilihan yang paling tepat dalam menentukan kapan terjadinya puncak pertumbuhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara usia skeletal dengan puncak pertumbuhan pada pasien usia 10-14 tahun di RSGM Unsyiah. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan teknik pengambilan sample adalah total sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu foto sefalometri lateral dan rekam medik, serta menggunakan metode Bacceti dkk. untuk menentukan maturasi cervical stage pasien. Penelitian ini dianalisis dengan uji Chi-Square yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia skeletal dengan puncak pertumbuhan pada pasien usia 10-14 tahun di RSGM Unsyiah dengan nilai p=0,159 (p0,05). Namun, terdapat hubungan pada perempuan jika dianalisis berdasarkan jenis kelamin.Kata kunci: usia skeletal, puncak pertumbuhan.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DENTAL (DENTAL ANXIETY) TERHADAP PERSEPSI NYERI KETIKA SKELING PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA Cut Fera Novita; Sunnati .; Shabirah Inas Ferrina Siregar
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9876

Abstract

Kecemasan dental merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien yang melkan perawatan ggi dan mulut. Kecemasan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi persepsi nyeri seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien dan persepsi nyeri yang dirasakan ketika skeling. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 72 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin, terdapat sebanyak 44 orang perempuan dan 28 orang laki-laki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner kecemasan dental corah dan visual analog scale untuk pengukuran nyeri. Hasil analisis menggunakan statistika deskriptif frekuensi dan crosstabs menunjukkan frekuensi tertinggi tingkat kecemasan subjek penelitian yaitu kecemasan ringan sebanyak 47 orang (65,35) dan persepsi nyeri ringan sebanyak 36 orang (76,6%) ketika dilakukan perawatan skeling. Kesimpulan penelitian ini adalah pasien dengan perawatan skeling mengalami kecemasan ringan dan persepsi nyeri yang ringan.Kata Kunci: Kecemasan dental, persepsi nyeri, skeling
IDENTIFIKASI BAKTERI PADA AIR DI WATERLINE (SALURAN AIR) DENTAL UNIT RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS ANDALAS Harfindo Nismal; Nur Indrawati Lipoeto; Siti Rahmah
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9875

Abstract

Kontrol infeksi adalah suatu upaya pencegahan penyebaran mikroorganisme, baik dari pasien ke pasien lainnya, pasien ke operator, operator ke pasien, operator ke lingkungan dan lingkungan ke pasien. Kontrol infeksi yang efektif adalah salah satu indikator penting menunjukkan tercapainya pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah koloni dan mengidentifikasi bakteri pada air yang melewati Dental Unit Waterline (DUWL) di dental unit Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Andalas. Penelitian ini dilakukan dengan cara menampung air dari high-speed handpiece, water syringe dan ultrasonic scaler. Berdasarkan rumus penelitian Federer (2007) diperoleh sebanyak 9 sampel dalam satu kelompok alat. Sehingga sampel seluruhnya berjumlah 27. Pengambilan sampel didapat menggunakan metode acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 sampel air terkontaminasi oleh bakteri, 4 diantaranya tidak sesuai dengan standar ADA. Kontaminasi bakteri kokus Gram positif sebanyak 8 sampel dan basil Gram negatif sebanyak 16 sampel. Bakteri Klebsiella pneumoniae ditemukan pada 2 sampel air yang melalui water syringe. Jadi, dental unit waterline (saluran air) pada dental unit berpotensi sebagai sumber mikroorganisme.Kata Kunci: infeksi, bakteri, waterline, handpiece, syringe
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL EKSTRAK KULIT PISANG BARANGAN (Musa paradisiaca L.) TERHADAP Candida albicans Ridha Andayani; Afrina .; Kartika Sari
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9874

Abstract

Candida albicans (C. albicans) adalah jamur oportunistik yang pada keadaan tertentu dapat menjadi patogen di rongga mulut dan menyebakan kandidiasis oral. Penanganan kandidiasis oral umumnya menggunakan obat-obatan antifungal sintetik yang dapat menimbulkan efek samping. Kulit pisang barangan (Musa paradisiaca L.) adalah bagian yang sering dianggap tidak bermanfaat namun mengandung banyak komponen antifungal seperti alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, kuinon, polifenol dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antifungal ekstrak kulit pisang barangan terhadap pertumbuhan C. albicans. Pada penelitian ini, kulit pisang barangan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kulit pisang barangan yang telah diuji fitokimia, diuji aktivitas antifungalnya menggunakan metode dilusi dengan Standard Plate Count (SPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit Musa paradisiaca L. berpengaruh terhadap pertumbuhan C. albicans dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) sebesar 12,5% dan Konsentrasi Bunuh Minimum sebesar 100%.Kata kunci : Candida albicans, antifungal, kulit pisang
PENGARUH PERCEIVED QUALITY PASIEN TERHADAP PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI RSGM UNSYIAH Herwanda .; Eka Darma Putra; Larena Yudisa Putri
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9873

Abstract

Rumah Sakit Gigi dan Mulut adalah rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang juga digunakan sebagai sarana prasarana proses pembelajaran, pendidikan dan penelitian bagi profesi tenaga kesehatan kedokteran gigi dan tenaga kesehatan lainnya. Kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan memiliki hubungan positif bermakna dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Penilaian pasien terhadap pelayanan rumah sakit ditentukan salah satunya oleh persepsi pasien atas kualitas pelayanan yang diberikan (perceived quality). Tujuan penelitian adalah menganalisis dan membahas pengaruh perceived quality terhadap minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan gigi dan mulut RSGM FKG Universitas Syiah Kuala, ditinjau melalui lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling yang melibatkan 150 orang subjek menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan mengenai perceived quality dan minat pemanfaatan ulang. Analisis menggunakan uji koefisien korelasi Lambda menunjukkan pengaruh signifikan perceived quality dan kelima dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy terhadap minat pemanfaatan ulang (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan perceived quality dan kelima dimensi kualitas layanan.Kata Kunci: kualitas pelayanan, minat pemanfaatan ulang
PENGARUH DURASI PERENDAMAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DALAM INFUSA DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum Linn.) 50% TERHADAP PERUBAHAN DIMENSI Viona Diansari; Liana Rahmayani; Nabila Asraf
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9872

Abstract

Resin akrilik heat cured merupakan material yang sering digunakan dalam pembuatan basis gigi tiruan. Resin akrilik sering direndam dalam larutan pembersih gigi tiruan untuk menghilangkan mikroorganisme. Infusa daun kemangi 50% terbukti dapat menurunkan jumlah koloni Candida albicans sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembersih gigi tiruan. Namun, resin akrilik heat cured bersifat menyerap cairan yang diduga dapat menyebabkan perubahan dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi perendaman resin akrilik heat cured dalam infusa daun kemangi 50% terhadap perubahan dimensi. Spesimen pada penelitian ini berjumlah 20 buah dan berbentuk silinder berukuran diameter 50 1 mm d an tebal 1 0.5 mm. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Friedman dan diuji lanjut dengan Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p0.05) perubahan dimensi resin akrilik heat cured setelah perendaman dalam infusa daun kemangi 50% antara setiap kelompok durasi perendaman. Perbedaan yang tidak bermakna hanya terdapat antara kelompok setelah perendaman 5 dan 7 hari dengan nilai p0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh durasi perendaman resin akrilik heat cured dalam infusa daun kemangi 50% terhadap perubahan dimensi.Kata kunci: Resin akrilik heat cured, kemangi
UJI ANTIFUNGAL SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS BERDASARKAN PERUBAHAN SUHU DAN LAMA PEMANASAN Zaki Mubarak; Khairina .
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9871

Abstract

Prevalensi infeksi fungal oportunistik semakin meningkat terutama kandidiasis oral yang disebabkan oleh Candida albicans. Salah satu alternatif pengobatan antifungal yang bersumber dari hewani adalah susu kambing. Secara umum susu yang digunakan sebagai bahan aktif antifungal terlebih dahulu dilakukan pasteurisasi, baik Low Temperature Long Time (LTLT) maupun High Temperature Short Time (HTST). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antifungal susu kambing Peranakan Etawa terhadap pertumbuhan Candida albicans berdasarkan perubahan suhu dan lama pemanasan. Penelitian ini menggunakan metode Standard Plate Count (SPC) dengan 4 kelompok perlakuan, yaitu K1 susu pasteurisasi LTLT, K2 susu pasteurisasi HTST, K3 kontrol positif, K4 kontrol negatif dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah rata-rata koloni Candida albicans pada pengenceran 10-3 dengan perlakuan susu pasteurisasi LTLT adalah 14,33 x 103 CFU/mL, pada susu pasteurisasi HTST 21 x 103 CFU/mL, pada kontrol positif 5,67 x 103 CFU/mL, sedangkan pada kontrol negatif 29 x 103 CFU/mL. Data hasil perhitungan dianalisis dengan ANOVA dengan =0,05 dan dilanjutkan dengan Least Significance Difference (LSD). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa susu kambing Peranakan Etawa dengan pasteurisasi HTST dan LTLT dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans, namun antara kelompok susu pasteurisasi LTLT dan HTST tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna.Kata kunci : Antifungal, Candida albicans, susu kambing.
NECROTIZING ULCERATIVE STOMATITIS TERKAIT HIV/AIDS: GAMBARAN KLINIS DAN TATALAKSANA (Laporan Kasus) Sri Rezeki; Harum Sasanti
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i2.9751

Abstract

Necrotizing ulcerative stomatitis (NUS) merupakan suatu penyakit inflamasi dengan lesi ulserasi nekrosis pada mukosa mulut yang jarang terjadi. Karakteristik lesi berupa ulser akut dengan kerusakan masif, nekrosis pada jaringan lunak yang dapat meluas ke jaringan sekitarnya. Pada stadium lanjut, dapat berkembang menjadi cancrum oris (noma). Kasus ini melaporkan NUS terkait AIDS yang terdapat pada mukosa mulut tanpa perluasan lesi ulserasi nekrosis dari gingiva dan periodonsium. Perbaikan awal diperoleh setelah 8 hari perawatan dengan antibiotik metronidazol 1500 mg sehari dan berkumur chlorhexidine gluconate 0,2% dua kali sehari.Kata kunci : Necrotizing ulcerative stomatitis, gambaran klinis
Distribusi Frekuensi Perubahan Warna Email Gigi Pada Perokok Poetry Oktanauli; Nisrina Qatrunnada Heriaw
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i2.9749

Abstract

Merokok terbukti dapat merusak kesehatan, namun beberapa orang masih memiliki kebiasaan merokok. Rokok mengandung tiga macam bahan kimia yang berbahaya yaitu tar, nikotin dan karbonmonoksida. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui perubahan warna email gigi pada perokok, serta agar para perokok menghentikan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan 30 subjek mengalami perubahan pada warna email gigi. Temperatur asap rokok yang tinggi dapat menyebabkan gangguan lokal di dalam rongga mulut. Pada jaringan gigi, rokok dapat menyebabkan diskolorasi pada permukaan email, terutama pada servikal gigi. Stain pada gigi disebabkan karena hasil pembakaran tembakau berupa tar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Uji coba yang dilakukan yaitu observasional. Jumlah subjek penelitian adalah 30 orang yang diambil dengan cara quota sampling pada mahasiswa FKG UPDM(B). Pengumpulan data dengan cara mengulaskan oco pada permukaan labial dan palatal gigi anterior kanan atas (gigi 11 dan gigi 12), kemudian dibandingkan dengan warna email gigi anterior kiri atas (gigi 21 dan gigi 22). Disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan perubahan warna email gigi.Kata Kunci: nikotin, rokok, perubahan warna email.
GAMBARAN MORFOLOGI Candida albicans SETELAH TERPAPAR EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) PADA BERBAGAI KONSENTRASI Afrina .; Abdillah Imron Nasution; Cut Iryanti Sabila
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i2.9748

Abstract

Candida albicans merupakan jamur oportunisik dan termasuk salah satu flora normal dalam rongga mulut manusia yang dapat berubah menjadi patogen dan menyebabkan kandidiasis oral. Salah satu mekanisme adaptasi yang dilakukan C. albicans untuk mempertahankan hidupnya dari senyawa antifungal ekstrak serai (Cymbopogon citratus) adalah perubahan morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran morfologi C. albicans setelah terpapar serai pada berbagai konsentrasi yang dilakukan pada kelompok perlakuan yang terdiri dari konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, kelompok kontrol negatif (akuades) dan tiga kelompok kontrol flukonazol berdasarkan dosis CLSI minimum, optimum, dan maksimum. C. albicans yang digunakan adalah ATCC 10231 yang telah disensitisasi dengan Cigarette Smoke Condensate (CSC). Gambaran morfologi C. albicans dilihat menggunakan mikroskop elektrik dengan pembesaran 1000x dan dibedakan menjadi bentuk blastospora, sel budding, pseudohifa, dan hifa. Gambaran morfologi C. albicans kemudian dianalisis secara deskriptif dan tabulasi. Hasil menunjukkan bahwa morfologi C. albicans setelah terpapar ekstrak serai pada semua konsentrasi didominasi oleh blastospora, dengan jumlah sel budding dan hifa paling sedikit terdapat di konsentrasi 25%.Kata Kunci: Candida albicans, kandidiasis oral, serai