cover
Contact Name
Victoria Cindy
Contact Email
victoria.cindy@ciputra.ac.id
Phone
+62317451699
Journal Mail Official
jcscconsortium@ciputra.ac.id
Editorial Address
CitraLand CBD Boulevard, Made, Kec. Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Community Service Consortium
ISSN : 27230473     EISSN : 27213986     DOI : https://doi.org/10.37715/consortium
Core Subject : Humanities,
Journal Community Service Consortium (ISSN: 2723-0473 and e-ISSN: 2721-3986) is published twice a year in the months of February and November. It publishes manuscripts within the fields of community service. Journal Community Service Consortium is published by the Institute of Research & Community Development at Universitas Ciputra Surabaya.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium" : 15 Documents clear
PENGELOLAAN SDM UNTUK MENUJU UMKM TANGGUH PADA UMKM ATAR’S SNACK PASURUAN Setiani; Slamet; Manshur, Fauzan Al; Sartika, Farahiyah Sartika; Muis, Ahmad
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4258

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberi pandangan baru kepada UMKM Atar’s Snack Pasuruan tentang pentingnya pengelolaan sumber daya manusia untuk pengembangan UMKM. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, serta pelatihan pengisian form pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Hasil pengabdian masyarakat yaitu penyuluhan terkait pengelolaan SDM. Tahap pendampingan intensif kepada pengelola UMKM tentang pembuatan dan pengisian form pengelolaan SDM. Form terdiri dari form perencanaan SDM, formulir rekrutmen, formulir hasil seleksi, formulir orientasi karyawan baru, formulir rencana pelatihan dan pengembangan karyawan, serta formulir evaluasi dan penilaian kinerja karyawan.
MENGENAL PROFESI KELAUTAN DAN KEMARITIMAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN PERAN Mahastuti, Dewi; Komarudin
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4259

Abstract

Salah satu capaian pembelajaran pendidikan anak usia dini yang harus dicapai adalah mengenal profesi-profesi di sekitar lingkungan di sekitar siswa. Sebagai sekolah yang berdekatan dengan daerah pesisir di Surabaya Timur, maka siswa-siswi TK Mutiara Bangsa Surabaya perlu diperkenalkan dengan profesi kelautan dan kemaritiman seperti nelayan, pedagang ikan, dan berbagai macam hasil tangkapannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode sosiodrama atau bermain peran. Kegiatan ini diikuti oleh 26 siswa, terdiri dari TK A1 sebanyak 14 anak dan TK A2 sebanyak 12 anak. Hasil dari kegiatan bermain peran, antara lain: (1) kegiatan bermain peran dapat meningkatkan wawasan serta pemahaman siswa terhadap profesi nelayan, pedagang dan pembeli, serta berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan; (2) melalui kegiatan bermain peran sebagai pedagang dan pembeli, siswa mengetahui besaran uang, harga ikan dan juga memahami bagaimana proses jual beli yang terjadi di pasar ikan; (3) wawasan siswa terkait lingkungan laut meningkat dengan mengetahui bagaimana suasana di laut, bagaimana bentuk perahu, bagaimana berpakaian nelayan, dan mengetahui proses alur terjadinya jual beli di pasar ikan.
PERAN REMAJA DI LINGKUNGAN KELUARGA DAN KOMUNITAS SAAT PANDEMI COVID-19 Rosyidah, Zuhro
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4260

Abstract

Perundungan, kekerasan teman sebaya dan kekerasan fisik telah lama diidentifikasi dalam berbagai studi, 1 pada tiap 5 siswa (usia 13–15) mengalami perundungan di sekolah (GSHS 2015). Perilaku perundungan pada umumnya sangat dipengaruhi faktor gender dan terkait erat dengan dinamika kekuasaan dan hubungan sosial, ketidaksetaraan gender, seksualitas, dan orientasi gender (identitas gender). Pandemi Covid-19 memperparah kesenjangan yang dihadapi anak-anak dan remaja dan perempuan di Indonesia. Sebagai negara terluas dan jumlah penduduk terbanyak di Asia Tenggara, Indonesia memiliki jumlah kasus infeksi Covid-19 tertinggi. Per 11 Oktober 2021, lebih dari 4.2 juta orang terinfeksi (51% perempuan) dengan angka kematian mencapai 142,173 (48% perempuan) telah terkonfirmasi. Sebagai tambahan dampak langsung pandemi Covid-19 juga berdampak pada anak-anak, sedangkan dampak tidak langsung adalah pada kesehatan dan tumbuh kembang anak, sebagai dampak dari layanan kesehatan yang terbebani pandemi, hilangnya pendapatan rumah tangga, terhentinya layanan pencegahan penyakit seperti imunisasi anak sangat signifikan dan menyebar ke seluruh negeri. Penutupan sekolah mengganggu kegiatan belajar mengajar dan kesehatan anak dan remaja serta meningkatkan beban orang tua dalam perawatan anak. Pada masa awal berdamai dengan virus dan kembali hidup normal. FGD sebagai metode pengumpulan data kualitatif yang mempertemukan satu atau dua peneliti dengan beberapa peserta sebagai kelompok untuk mendiskusikan suatu topik penelitian. Seorang peneliti sebagai moderator berperan memimpin diskusi dengan meminta peserta untuk menanggapi pertanyaan terbuka, sedangkan peneliti kedua berperan mencatat jalannya diskusi secara rinci. Irwanto (2006) mendefinisikan FGD sebagai suatu proses pengumpulan data dan informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. Selanjutnya, dikemukakan bahwa tujuan FGD adalah mengumpulkan informasi tentang opini, keyakinan, sikap, persepsi masyarakat, dan bukan untuk memperoleh konsensus atau keputusan. Adapun peran remaja bagi peserta adalah remaja berperan untuk menyampaikan ide sebagai agent of change dan berkreasi sebanyak mungkin, menjadi sosok yang open minded dan peka terhadap lingkungan. Remaja diharapkan berperan sesuai profesi, yaitu berperan untuk memperbanyak ilmu sebanyak mungkin dan dapat bermanfaat dengan ilmu yang didapatkan untuk membantu sesama dan yang pasti remaja harus memiliki jiwa kepemimpinan dan skill komunikasi yang baik. Selain itu, juga diharapkan dapat menjaga stabilitas dan mencairkan suasana tegang di keluarga dengan memiliki keterbukaan, mengukir prestasi membantu untuk meringankan beban orang tua, mampu andil dalam menjaga keutuhan keluarga, berperan dalam mengambil keputusan, serta meneruskan kejayaan keluarga.
EDUKASI STOP BULLYING PADA ANAK Sa’ida, Naili; Kurniawati, Tri
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak agar tidak melakukan bullying terhadap teman atau orang-orang yang ada di sekitar mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan dengan edukasi stop bullying mampu mengenalkan anak untuk mengetahui jenis-jenis bullying, anak juga mampu mengetahui bahwa bullying adalah tindakan yang merugikan orang lain, dan anak mengetahui dampak dari bullying.
(SIKAGE) SISTIM KEAMANAN DEMAM BERDARAH DENGUE DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DI DESA KREMBANGAN, KECAMATAN TAMAN, SIDOARJO Charisma, Acivrida Mega; Arisanti, Ardhia; Azifah, Shinta Nur Yaumil; Wardani, Anna Widyah
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4262

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih ada setiap tahunnya, hal ini disebabkan karena sampai saat ini belum ditemukan obat atau vaksin untuk penanggulangan DBD. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama dua minggu di bulan Agustus 2022. Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan ini berisi tentang kegiatan pra-pelaksanaan dalam penetapan permasalahan mitra sasaran mulai dari survei tempat, mempersiapkan pendataan, sarana penunjang, dan kebutuhan lainnya. Kemudian pada tahap pelaksanaan seperti kegiatan edukasi, pelaksanaan pencegahan penanggulangan, dan monitoring serta evaluasi. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu pamflet, brosur, bubuk larvasida (abate), tanaman pengusir nyamuk, media sosial, dan peralatan kebersihan. Kegiatan Sikage di desa Krembangan dapat terlaksana dengan baik di mana masyarakat sangat antusias. Kegiatan ini menerapkan Sikage (Sistem Keamanan dalam Pencegahan dan Penanggulangan DBD) kepada masyarakat. Pertama kami melakukan edukasi jumantik di mana edukasi tersebut dilakukan dengan metode ceramah door to door karena terdapat kendala yaitu minimnya kehadiran masyarakat. Sebanyak 95% masyarakat memahami dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan DBD.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN POLA ASUH DAN POLA MAKAN YANG BENAR Kiftyah; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4263

Abstract

: Stunting merupakan permasalahan gizi klasik yang terjadi pada berbagai masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Permasalahan stunting harus menjadi perhatian mengingat kejadian stunting yang dialami oleh bayi, balita dan anak akan memicu gangguan kesehatan lebih lanjut dan juga akan berdampak ketika individu dewasa. Selain itu, bayi, balita dan anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih besar untuk mengalami penurunan kemampuan kognitif, perkembangan fisik yang terhambat serta penurunan kapasitas kesehatan yang dimiliki. Beberapa upaya preventif yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada bayi, balita dan anak serta memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pola asuh dan pola makan yang benar. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Mojoranu Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Materi kegiatan disampaikan melalui metode penyuluhan dan diskusi. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan telah terlaksana dengan baik. Materi yang disampaikan kepada peserta kegiatan dapat diterima dengan baik oleh peserta kegiatan yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan yang dimiliki peserta kegiatan tentang pengetahuan pola asuh dan pola makan yang benar.
TEKNOLOGI PENJERNIHAN MINYAK GORENG DENGAN ABSORBEN ALAMI DI KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA Rosyidah, Afifah; Bagus S, Alfian; Melinda, Desi; Shalsabila, Hafizhah; Luthfia R., Annisa’; Damayanti, Nila
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4264

Abstract

Sebagai salah satu bahan pokok, keberadaan minyak goreng sangat diperlukan dalam mendukung keberlangsungan produksi UMKM, terutama yang berada di wilayah Kelurahan Keputih. Seringkali minyak goreng ini digunakan secara berulang dengan temperatur yang tinggi, perlakuan tersebut dapat menurunkan nilai mutu dan gizi minyak goreng. Konsumsi minyak goreng bekas secara terus-menerus dapat merusak kesehatan. Oleh karena itu penting adanya pengolahan minyak goreng bekas dengan melakukan penjernihan dan perbaikan nilai mutu atau kualitas dari minyak goreng tersebut sehingga dapat digunakan kembali untuk kebutuhan yang lainnya. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini metode adsorpsi digunakan pada minyak jelantah dengan menggunakan adsorben dari bahan alami berupa ampas tebu dan karbon aktif tempurung kelapa. Pelaksanaan penelitian telah dimulai dengan pembuatan adsorben dari ampas tebu yang telah dibakar kemudian direndamkan ke dalam gelas beaker yang sudah berisi larutan NaCl 10% selama 1 hari. Kemudian disaring dan filtrat diubah menjadi tablet. Perlakuan yang sama diterapkan pada tempurung kelapa. Aplikasinya dilakukan dengan cara minyak goreng bekas pakai dipanaskan hingga mencapai suhu 70 °C, kemudian ditambahkan tablet adsorben ampas tebu atau tempurung kelapa ke dalam minyak goreng bekas dan dilakukan pengadukan selama 10 menit selanjutnya dibiarkan selama setengah hari. Minyak goreng kemudian disaring dan hasilnya dapat dibandingkan dengan sebelum dan sesudah dilakukan penjernihan dengan adsorben alami tersebut. Hasil pengamatan ini selanjutnya disosialisasikan oleh tim pengabdi masyarakat ITS kepada sekelompok pelaku UMKM di Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Serangkaian kegiatan ini dilakukan untuk menjawab keresahan dari pelaku UMKM Keputih terkait kelangkaan dan kenaikan dari harga minyak goreng yang memaksa penggunaan minyak goreng secara berulang sebagai tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi.
SERVICE LEARNING SISWA SEKOLAH TINGKAT MENENGAH PADA PANTI ASUHAN PONDOK TARUNA SEBAGAI PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Siwy, Vanessa; Puspitasari, Cinde; Pardede, Rudi Saut Mampe
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4265

Abstract

Sekolah tingkat menengah middle school dan high school) dari JIS (Jakarta Intercultural School) melaksanakan kegiatan service learning sebagai pengabdian kepada masyarakat, yang telah berlangsung secara konsisten selama beberapa tahun pada sebuah panti asuhan. Pada kurikulum merdeka yang mulai diterapkan di sekolah-sekolah, diharapkan karakter dan kompetensi dapat dicapai oleh siswa, mulai dari PAUD sampai dengan SMA diterjemahkan ke dalam profil pelajar Pancasila yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila. JIS memberikan dukungan penuh pada program ini dengan memberikan alat-alat musik string bagi setiap anak panti asuhan Pondok Taruna, juga buku dan stand partitur. Program service learning ini disebut “Strings in Action” (SIA). Dengan kegiatan service learning yang dilaksanakan dalam program SIA oleh JIS, melalui siswa-siswa JIS, diharapkan dapat memberikan daya (empowerment) atau penguatan (strengthening) kepada anakanak Panti Asuhan Pondok Taruna, untuk membangun keberdayaan anak-anak tersebut, yaitu memberikan mereka sebuah modal keterampilan bermain musik yang dapat mereka gunakan di masa depan mereka.
PENINGKATAN KETAHANAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA PADA KELOMPOK KELUARGA BINAAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA SURABAYA Dewi, Liliana; Efrata, Tommy; Christian, Timotius; Setiobudi, Auditia; Soetedja, Venny
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4266

Abstract

Peningkatan kesejahteraan bagi aseptor KB adalah menjadi hal yang penting khususnya di Surabaya. Kebijaksanaan tersebut menjadi tetap sangat relevan, mengingat meskipun Indonesia diakui oleh dunia internasional sudah berhasil dan memasyarakatkan gerakan keluarga berencana, namun masih terdapat berbagai kendala dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera, antara lain semakin besarnya pertumbuhan angkatan kerja termasuk angkatan kerja wanita, baik di desa maupun di kota. Sehubungan dengan usaha-usaha melembagakan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera maka perlu melakukan berbagai kegiatan usaha ekonomis produktif yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga akseptor. Adapun kegiatannya terdiri dari pelatihan tentang potensi diri, literasi perencanaan keuangan keluarga, hieginisasi produk, penyajian produk, cara menjual produk, pelayanan pada konsumen, promosi, dan penggunaan sosial media. Jumlah peserta 14 orang yang berasal dari keluarga akseptor di Kelurahan Kandangan Kecamatan Benowo dengan kriteria Akseptor Keluarga Berencana, pernah memiliki usaha mikro maupun yang belum pernah memiliki usaha apa pun. Hasil akhir berupa bazar dapat berlangsung dengan lancar. Semua peserta mendapat manfaat dengan pendapatan omset yang cukup baik dan mendapat hadiah sebagai hasil dari jerih payah peserta.
PEMBERDAYAAN FRAMEWORK PSIKOSOSIAL IBU DAN FEEDING KOMPLEMENTER UNTUK PENCEGAHAN ANAK STUNTING Prabawati, Chlara Yunita; Kholiqin, Asfanul; Alifia, Tita; Rangga, Nandana; Anggelia, Dewi; Dewi, Hamidah; Noviyanti, Siti Azizah; Fariz, Hadyan; Pandu, M. Afrizal; Andani, Dania Putri; Olyviyanti, Riza; Arsyad, Dhiyaul; Lestari, Rizky Wahyu; Novitasari, Ika Nanda; Hikmah, Zesa; Mardiani, Lina; Arifin, Miftahul; Auliya, Syafira Dewi
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4267

Abstract

Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah melakukan survei tempat pengabdian, pendataan anak, pendekatan orang tua, bidan, ketua PKK dan kader kesehatan di komunitas mitra, kemudian dilanjutkan melakukan screening angka stunting anak dan risiko stunting anak di Desa Banyubulu, melakukan FGD, melakukan framework pemberdayaan psikososial ibu melalui program ibu rembug stunting, tahap produksi nuget sabreng sebagai alternatif feeding komplementer, sosialisasi menu, pendampingan orangtua, dan memberikan pendidikan kesehatan kepada orangtua kemudian melakukan evaluasi pada mitra (orangtua, dan kader kesehatan), proses analisis data, pelaporan, dan presentasi hasil. Pada hasil screening demografi anak dan orang tua didapatkan hasil kategori anak pendek adalah 28,2% (48 anak), anak sangat pendek 14,2% (20 anak), dan anak kategori stunting berjumlah 8,0% (6 anak). Dari data tersebut disimpulkan bahwa persentase jumlah anak dengan risiko tinggi stunting adalah sangat tinggi. Implementasi pengabdian mendapatkan respons kooperatif ibu dan masyarakat, meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan persepsi mencegah stunting, dan mampu membuat complementary feeding pencegahan stunting secara mandiri. Kerja sama antara pemerintah, stakeholders mitra, dan civitas akademika dalam merumuskan strategi dan model pencegahan stunting sangat dibutuhkan untuk pengabdian selanjutnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 15