cover
Contact Name
L Endah Cahya Ningrum
Contact Email
endahningrum@unesa.ac.id
Phone
+6281333406103
Journal Mail Official
endahningrum@unesa.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro
  • jurnal-pendidikan-teknik-elektro
  • Website
ISSN : 22525149     EISSN : 29643279     DOI : https://doi.org/10.26740
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (JPTE) merupakan jurnal yang dikelola secara profesional dan diterbitkan oleh Universitas Negeri Surabaya untuk membantu para akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarkan hasil penelitiannya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (JPTE) adalah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Pendidikan Teknik Elektro.
Articles 246 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN GAMIFICATION BERBASIS APLIKASI VOLTSIM – CIRCUIT SIMULATOR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X TEI DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Ramadhani, Mustofa; Ningrum, L Endah Cahya; Kholis, Nur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran ideal seharusnya mampu menciptakan suasana yang gembira dan menginspirasi agar peserta didik berpartisipasi dengan aktif saat belajar lalu memahami materi secara mendalam. Namun, hasil belajar di kelas X TEI SMKN 1 Driyorejo elemen komponen aktif dan pasif hasilnya masih perlu ditingkatkan. Penelitian dilakukan agar model Problem Based Learning pendekatan gamification dibantu aplikasi Voltsim – Circuit Simulator terhadap hasil belajar dapat dianalisis efektivitasnya. Dalam penelitian metode yang diterapkan yaitu kuasi eksperimen varian nonequivalent control group design. Lalu sampel berjumlah 52 responden, masing-masing 26 orang di kelompok eksperimen dan juga kontrol. Instrumen yang diterapkan merupakan sebuah tes pengetahuan dan dilakukan validasi oleh dua guru dan satu dosen ahli. Analisis data yang dihasilkan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan hasil Z -4,474, kemudian nilai signifikansi 0,000, artinya terdapat pengaruh untuk perlakuan. Nilai rerata n-gain yang didapatkan 0,3182 merupakan kriteria Sedang. Selain itu, uji Mann-Whitney didapatkan Z dengan nilai -2,890 lalu signifikansi 0,004 dan juga rerata peringkat kelompok eksperimen yaitu 32,54, yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol bernilai 20,46. Berdasarkan analisis, dapat ditarik kesimpulannya bahwa hasil belajar meningkat lebih besar jika diterapkan model Problem Based Learning dengan pendekatan gamification dengan aplikasi Voltsim – Circuit Simulator daripada model Discovery Learning dengan pendekatan konstruktivisme berbasis aplikasi Every Circuit.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DENGAN BERBANTUAN SOFTWARE EVERYCIRCUIT BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Wijaya, M. Yofi Nur; Joko, Joko; Achmad, Fendi; Kholis, Nur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar peserta didik pada elemen dasar-dasar kelistrikan tergolong rendah sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik adalah kurangnya minat belajar dari peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang interaktif berbantuan software everycircuit untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dasar-dasar kelistrikan kelas X TITL di SMKN 1 Sidoarjo sehingga dapat mendorong minat belajar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dan mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dari modul pembelajaran memperoleh skor kevalidan sebesar 94,29%, sementara instrumen soal pre-test dan post-test mendapatkan skor sebesar 94,23%. Uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik, dari pretest dengan skor 62,76 menjadi 80,92 untuk skor posttest. Berdasarkan analisis N-Gain menggunakan software IBM SPSS 27 terhadap 38 peserta didik kelas X TITL SMKN 1 Sidoarjo, diperoleh nilai sebesar 0,48 yang tergolong dalam kategori sedang (0,3 ≤ g < 0,7), yang berarti terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, modul pembelajaran berbantuan software everycircuit berbasis Android dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik SMK Negeri 1 Sidoarjo.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI EVERYCIRCUIT TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Dewantara, Pandu; Joko, Joko; Wrahatnolo, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan dalam penerapan teknologi pada pembelajaran berakibat pada kurangnya efektivitas serta rendahnya ketertarikan peserta didik terhadap proses belajar. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas aplikasi Everycircuit dalam meningkatkan proses belajar. Tujuan sekunder penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil akhir dari dua kelompok guna menentukan keunggulan relatif antara dua media pembelajaran: satu menggunakan aplikasi Everycircuit dan yang lain menggunakan papan prototipe dan komponen listrik. Penelitian ini menggunakan metodologi quasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan penilaian hasil belajar. Studi ini menunjukkan bahwa aplikasi Everycircuit meningkatkan pemahaman dasar teknik listrik di kalangan siswa di kelompok X TITL di SMKN 1 Kediri. Analisis statistik menunjukkan bahwa semua tiga domain regulasi kognitif, psikomotorik, dan afektif memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05. Hasil uji t untuk skor posttest di ketiga domain menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik dalam hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol, dengan tingkat signifikansi 0.000 (kurang dari 0.05). Studi N-Gain menunjukkan bahwa kedua kelompok, baik kontrol maupun eksperimen, mengalami peningkatan sebesar 0.55 dan 0.73 poin, masing-masing. Jadi, ketika kita melihat seberapa banyak kedua kelompok belajar, kelompok eksperimen lebih unggul. Secara umum, nilai siswa di kelas meningkat secara signifikan setelah mereka mulai menggunakan aplikasi Everycircuit untuk belajar.
APLIKASI PROTO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA ELEMEN KOMPONEN ELEKTRONIKA AKTIF DAN PASIF Arbiansa, Syahrul Dwi; Rusismamto, Puput Wanarti; Kholis, Nur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap materi elektronika dasar yang bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman mendalam menjadikan latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara penggunaan aplikasi Proto dengan aplikasi Everycircuit. Perbedaan diketahui dengan peningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi elemen komponen elektronika aktif dan pasif. Aplikasi Proto merupakan alat bantu pembelajaran interaktif berbasis simulasi prototipe yang memungkinkan peserta didik untuk mendesain, menguji, dan memvisualisasikan rangkaian elektronik secara langsung tanpa menggunakan perangkat keras fisik. Metode penelitian ini kuantitatif digunakan peneliti dengan desain penelitian Quasi pre-eksperimental berbentuk Two-Group Pretest-Posttest Design. Peserta didik kelas X Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Driyorejo digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Instrumen penelitian berupa soal tes berpikir kritis yang mengacu pada indikator kemampuan berpikir kritis. Penganalisisan data menggunakan Uji Independen Sample t-Test untuk mengetahui signifikansi perbedaan kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Proto. Dianulir terdapat perbedaan hasil pengujian N-Gain yang dilakukan untuk mengetahui penigkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah pembelajaran menggunakan aplikasi Proto. Perbedaan tersebut dapat diketahui pada peningkatan hasil tes kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, aplikasi Proto dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran elektronika di SMK, khususnya dalam membantu peserta didik dalam menganalisis, mengevaluasi, serta mengkreasikan komponen aktif dan pasif secara lebih konkret, interaktif, dan efisien.
PENGEMBANGAN TRAINER GAYA DORONG MOTOR BRUSHLESS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN INSTALASI MOTOR LISTRIK SMK PENERBANGAN Satriya, Ayoeb Asih; Joko, Joko; Achmad, Fendi; Ningrum, L Endah Cahya
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar untuk meningkatkan pembelajaran praktik instalasi motor listrik, diperlukan media pembelajaran inovatif yang mampu memfasilitasi pemahaman dan keterampilan peserta didik secara optimal. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah trainer gaya dorong motor brushless. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sekaligus mengevaluasi pengaruh media trainer terhadap capaian belajar siswa pada mata pelajaran instalasi motor listrik di SMK Penerbangan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas XI-H. Instrumen yang digunakan mencakup lembar validasi dari ahli media, angket minat belajar peserta didik, serta soal pre-test dan post-test, serta lembar observasi psikomotorik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media trainer memperoleh nilai 92,2%, angket minat 96,79%, soal pre-post test 85,83%, dan lembar observasi 84,71% yang semuanya berada pada kategori layak digunakan. Aspek kepraktisan menunjukkan nilai 100% untuk trainer dan 81,96% dari respon peserta didik, keduanya tergolong sangat praktis. Aspek keefektifan ranah kognitif yang diukur dengan uji N-Gain memperoleh nilai 0,60 (kategori sedang), sedangkan ranah psikomotorik melalui uji one sample t-test menunjukkan signifikansi 0,000, yang berarti hasil belajar psikomotorik telah melampaui KKTP sebesar 75. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa trainer gaya dorong motor brushless valid, praktis, dan efektif serta terbukti mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan minat serta capaian hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PERBAIKAN MOTOR AC 1 PHASA BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMKN 7 SURABAYA Zainuri, Muhammad Ilham; Joko, Joko; Wrahatnolo, Tri; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran yang interaktif dapat membantu peserta didik mengatasi kesulitan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif berbasis android yang membahas topik perbaikan motor AC satu fasa, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu: (1) validitas media, yang dinilai berdasarkan evaluasi ahli terhadap kualitas media dan isi materi; (2) kepraktisan media, yang diukur melalui respon peserta didik terhadap aspek perangkat lunak, isi materi, kualitas komunikasi, dan tampilan visual; serta (3) efektivitas media, yang dianalisis dari peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan media tersebut. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan pendekatan pengembangan menggunakan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan mencakup lembar validasi dari ahli materi dan media, angket respon siswa, serta tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh nilai validasi rata-rata sebesar 87,9% dari para ahli, yang menandakan bahwa media tersebut termasuk dalam kategori sangat valid. Sementara itu, berdasarkan angket yang diisi oleh peserta didik, tingkat kepraktisan media berada pada angka 82,39%, yang menunjukkan bahwa media tergolong praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Dari sisi efektivitas, analisis skor N-Gain yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai sebesar 0,51, yang berada dalam kategori sedang (0,7 > gain > 0,3), sehingga dapat disimpulkan bahwa media ini cukup efektif dalam meningkatkan capaian hasil belajar siswa.
HUBUNGAN TECHNICAL SKILL DAN PENGALAMAN PRAKTIK INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN TECHNOPRENEURSHIP DI ERA SOCIETY 5.0 PADA SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SE-KOTA SURABAYA Sari, Ratih Eka Widya; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti; Ningrum, L Endah Cahya
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menekankan integrasi antara teknologi dengan berbagai aspek kehidupan manusia, sehingga kesiapan technopreneurship menjadi aspek krusial bagi siswa SMK dalam menghadapi tantangan dan menciptakan peluang di dunia kerja berbasis teknologi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana keterampilan teknis dan pengalaman dari praktik industri mempengaruhi kesiapan untuk technopreneurship di era Society 5.0 di antara siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mengkhususkan diri dalam Teknik Audio Video di Surabaya. Society 5.0 merupakan masa di mana teknologi dan kehidupan manusia terintegrasi, sehingga kesiapan technopreneurship menjadi penting agar siswa mampu beradaptasi dan menciptakan peluang bisnis berbasis teknologi. Pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan mengaplikasikan teknik analisis korelasi. Seluruh siswa SMK jurusan Teknik Audio Video di Kota Surabaya menjadi populasi dalam penelitian ini, dengan sampel sebanyak 68 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen divalidasi oleh tiga ahli, yakni dosen S1 Pendidikan Teknik Elektro, guru SMKN 3 Surabaya, dan guru SMKN 7 Surabaya, menghasilkan skor rata-rata sebesar 95,1 %, yang tergolong sangat valid. Analisis data kuesioner mahasiswa mengungkapkan bahwa Keterampilan Teknis memberikan kontribusi yang efektif sebesar 30,47% terhadap Kesiapan Technopreneurship, sementara Pengalaman Praktik Industri memberikan kontribusi sebesar 42,51%. Ketika digabungkan bersama-sama, kedua faktor ini menyumbang 38,5% terhadap tingkat Kesiapan Technopreneurship. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh positif antara variabel bebas dan Kesiapan Technopreneurship. Studi ini dimaksudkan sebagai referensi untuk peningkatan kurikulum dan penyempurnaan strategi pengajaran, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan dunia industri untuk menciptakan dan membentuk technopreneur muda yang kompeten, kreatif dan inovatif.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PLATFORM GENIALLY PADA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Amaliyah, Intan; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan tidak lepas dari keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil wawancara bahwa proses pembelajaran di SMK Semen Gresik masih dominan menggunakan metode pembelajaran langsung dengan minimnya pengintegrasian media pembelajaran. Akibatnya, peserta didik sering kali menjadi pasif dalam proses pembelajaran, yang menyebabkan prestasi akademiknya kurang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, fokus penelitian ini guna meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group, dengan partisipasi dua kelompok peserta didik yang karakteristik awal yang sama, meskipun pemilihan kelompok tidak sepenuhnya acak. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar untuk menilai domain kognitif, beserta lembar observasi untuk mengevaluasi domain afektif dan psikomotorik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang dibantu Genially secara signifikan meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Uji t independen menghasilkan nilai signifikansi 0,000 untuk perbandingan hasil belajar secara keseluruhan, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Bila dianalisis per domain, nilai signifikansi pada domain kognitif, afektif, dan psikomotor juga sebesar 0,000, sehingga terdapat perbedaan peningkatan ketiga aspek tersebut. Selanjutnya, analisis N-gain menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata sebesar 0,74 pada kelompok eksperimen yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh N-gain rata-rata sebesar 0,56 yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, model PBL berbantuan Genially terbukti efektif dan layak menjadi alternatif strategi pembelajaran di SMK Semen Gresik.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PHET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS X TITL PADA ELEMEN DASAR LISTRIK ELEKTRONIKA DI SMKS SEMEN GRESIK Putra, Rifki Andhika Aditya; Rijanto, Tri; Endryansyah, Endryansyah; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang ideal merupakan pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi, di mana media pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media pembelajaran PhET berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan psikomotorik peserta didik kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) pada elemen dasar listrik elektronika di SMKS Semen Gresik, serta bagaimana respon siswa terhadap media tersebut. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian 22 siswa kelas X TITL SMKS Semen Gresik. Instrumen yang dipakai meliputi tes kemampuan berpikir kritis (pretest-posttest), lembar observasi psikomotorik, dan angket respon siswa. Validitas instrumen dinyatakan “valid” hingga “sangat valid” berdasarkan penilaian ahli (79–83 %). Analisis data dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk yang menunjukkan data kognitif (p = 0,299) dan psikomotorik (p = 0,408) terdistribusi normal. Uji paired sample t-test memperlihatkan signifikansi p = 0,000 untuk kedua aspek, sehingga terdapat peningkatan signifikan antara pretest dan posttest. Analisis efektivitas melalui nilai N-gain rata-rata 0,7 mengindikasikan kategori tinggi untuk aspek kognitif maupun psikomotorik. Rata-rata skor berpikir kritis meningkat dari 66,55 (pretest) menjadi 86,55 (posttest), dan psikomotorik dari 61,72 menjadi 89,54. Respon peserta didik pada angket menunjukkan rata-rata 75 % pada kategori baik hingga sangat baik, menandakan media PhET diterima positif oleh siswa. Dengan demikian, media pembelajaran PhET efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan psikomotorik siswa pada materi dasar listrik elektronika di SMKS Semen Gresik. Hasil ini mendukung pemanfaatan simulasi interaktif sebagai alternatif pembelajaran yang lebih menarik dan mendorong partisipasi aktif siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PNEUMATIK BERBASIS E-MODUL PADA MATA PELAJARAN TEKNIK INSTALASI PNEUMATIK Ibrahim, Anwar; Endryansyah, Endryansyah; Rusimamto, Puput Wanarti; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan kondisi pembelajaran lapangan, kerap menjadi hambatan dalam pembelajaran kejuruan di sekolah-sekolah menengah. Di SMK Negeri 5 Surabaya khususnya pada pembelajaran pneumatik, tidak tersedianya modul pembelajaran yang mendukung ketercapaian kompetensi siswa menjadi dasar perlunya upaya pengembangan media pembelajaran alternatif. Penelitian ini merancang sebuah e-modul interaktif sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut. Dalam penelitian penyusunan e-modul digunakan pendekatan Research and Development (RnD), dan dirancang untuk membantu memfasilitasi pembelajaran mandiri berbasis multimedia. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa modul ini memiliki tingkat kelayakan sebesar 85%. Evaluasi terhadap efektivitas e-modul dilaksanakan melalui dua tahapan, yakni uji coba skala terbatas dan uji coba skala kelas utuh. Berdasar pada hasil analisis, terdapat perbaikan yang signifikan pada ranah kognitif siswa setelah intervensi penggunaan e-modul dalam pembelajaran. Adanya perbaikan tersebut tercermin dari perbandingan rata-rata nilai posttest dan pretest pada kedua tahapan uji. Pada kelompok uji terbatas, rata-rata nilai posttest mencapai 87,00, meningkat dari rata-rata nilai pretest sebesar 65,50. Sementara itu, pada uji kelas penuh, rata-rata nilai posttest mencapai 85,97, lebih tinggi dibanding nilai pretest sebesar 62,10. Oleh karena itu, e-modul pembelajaran hasil pengembangan layak direkomendasikan menjadi salah satu solusi pembelajaran dibidang teknik instalasi pneumatik yang lebih relevan, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa sekolah menengah yang sesuai dengan bidang kejuruan.