cover
Contact Name
L Endah Cahya Ningrum
Contact Email
endahningrum@unesa.ac.id
Phone
+6281333406103
Journal Mail Official
endahningrum@unesa.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-elektro/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro
  • jurnal-pendidikan-teknik-elektro
  • Website
ISSN : 22525149     EISSN : 29643279     DOI : https://doi.org/10.26740
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (JPTE) merupakan jurnal yang dikelola secara profesional dan diterbitkan oleh Universitas Negeri Surabaya untuk membantu para akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarkan hasil penelitiannya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (JPTE) adalah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Pendidikan Teknik Elektro.
Articles 246 Documents
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBANTUAN APLIKASI SIMURELAY BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA SIMULASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Ekklesia, Yoseph Nicholash; Joko, Joko; Wrahatnolo, Tri; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan fokus topik penelitian ini yang digunakan sebagai tujuan pengembangan modul pembelajaran yang valid dievaluasi berdasarkan rekomendasi dan validasi dari ahli materi dan ahli media, efektif berdasarkan respons praktisi dan peserta didik, dan efektif berdasarkan hasil belajar peserta didik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan pengembangan model ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi dalam proses penyusunan modul pembelajaran. Aspek kevalidan dilakukan uji validitas modul yang mendapatkan perolehan nilai validasi ahli materi 88,8% dan 88,9% oleh ahli media, hasil tersebut dalam kategori yang sangat valid. Aspek kepraktisan mendapatakan nilai sebesar 98% untuk respon praktisi dan 88,34% untuk respon peserta didik, dengan demikian aspek kepraktisan dalam kategori sangat praktis. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik digunakan untuk mengukur aspek keefektifan. Ranah kognitif, nilai uji N-Gain adalah 0,511, hasil tersebut masuk dalam taraf sedang, selanjutnya dilakukan uji Paired Sample T-Test nilai prerets-postest mendapatkan nilai 0,000, hasil tersebut menunjukkan hasil belajar kognitif sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran berbeda signifikan. Hasil belajar ranah afektif memiliki nilai rata-rata 82,40, selanjutnya dilakukan uji One sample T-Test yang menunjukan hasil signifikansi 0,000. Sedangkan pada ranah psikomotorik mendapatakan nilai rata rata hasil belajar sebesar 83,15 dan mendapatkan hasil One Sample T-Test 0,000. Dengan demikian hasil belajar aspek afektif dan psikomotorik terdapat peningkatan yang signifikan dengan nilai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebesar 75. Modul pembelajaran berbantuan aplikasi simurelay layak untuk digunakan karena telah terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN JOBSHEET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM TRAINING KIT BASIC MOTOR STARTER PACKS, DOL, AND SPEED DRIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Wibisono, Herlambang Danu; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghasilkan Media Pembelajaran jobsheet yang layak, untuk menyelesaikan masalah kurangnya media pembelajaran jobsheet pada elemen pembelajaran Instalasi Motor Listrik terutama pada Training Kit Basic Motor Starter Packs, Dol, And Speed Drive. Penelitian ini menggunakan pengembangan ADDIE dengan model R&D (Research & Development). Untuk validitas penelitian yaitu uji validasi materi dan uji validasi media jobsheet. Untuk uji validasi materi mendapatkan nilai sebesar 82,46% dan untuk uji validasi media mendapatkan nilai sebesar 81,38%, mendapatkan rata-rata sebesar 81,92% pada kategori sangat valid. Untuk selanjutnya hasil uji kepraktisan yang diperoleh dari tanggapan peserta didik dan guru SMK Semen Gresik menunjukkan nilai sebesar 90,10% untuk peserta didik sedangkan untuk guru menunjukkan nilai sebesar 85,71% yang masuk dalam kategori sangat praktis. Untuk yang terakhir menggunakan uji keefektifan menggunakan Uji N-Gain yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif perlakuan yang diberikan. Hasil N-Gain untuk hasil belajar ranah kognitif mendapatkan skor N-Gain sebesar 0,71 berada pada kriteria tinggi. Artinya, media pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Untuk membedakan nilai rata-rata pretest dan postest di uji menggunakan Paired Sampel T-Test. Mendapatkan nilai 0,000, hasil tersebut terdapat pada perbedaan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran atau sebagai acuan dalam pengembangan media pembelajaran pada elemen pembelajaran lain. Pada ranah psikomotorik, peserta didik mampu menyusun dan menguji rangkaian training kit Basic Motor Starter Packs, Dol, And Speed Drive dengan benar dan sesuai prosedur. Peserta didik memperoleh nilai ≥ 80, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan psikomotorik peserta didik telah mencapai KKTP.
PEMBERIAN MOTIVASI DI AWAL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK MELALAUI MODEL PEMBELEJARAN PROBLEM BASED LEARNING Fakhruddin Azhari, Fakhruddin Azhari; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar peserta didik pada elemen intalasi motor listrik tergolong rendah sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belejar peserta didik adalah motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian motivasi belajar di awal pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik elemen instalasi motor listrik, melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Desain penelitian dan metode yang diterapkan yaitu metode pre-eksperimen desain penelitian one group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini berasal dari kelas XI SMK 3 Muhammadiyah Gresik dengan sampel sampel kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik. pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest). Data dianalisis melalui serangkaian uji, meliputi uji normalitas dan homogenitas, uji t sampel berpasangan, dan perhitungan N-gain untuk mengevaluasi peningkatan hasil belajardengan berbantuan software IBM SPSS statistic 27 dan uji N-gain. Penemuan penelitian menunjukan bahwa pemberian motivasi belajar di awal pembelajaran melalui model pemeblajaran Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada elemen instalasi motor listrik. Hal ini didukung oleh nilai N-Gain yaitu 0,638 dalam kategori sedang dan hasil uji-t berpasangan yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, pemberian motivasi di awal kegiatan pembelajaran dapat secara efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada elemen instalasi motor listrik.
PENGEMBANGAN KIT KOMPONEN INSTALASI MOTOR LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK DI SMKN 7 SURABAYA Arjuna Hening Arya Wicaksana; Achmad, Fendi; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kit komponen instalasi motor listrik sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 7 Surabaya. Kit ini bersifat inovatif, moduler, dan terjangkau secara ekonomis dan efisien. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kendala praktik di SMK tersebut, terutama minimnya media pembelajaran yang mengintegrasikan pemahaman konsep teori dengan keterampilan praktik komprehensif. Situasi tersebut berkontribusi rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Instalasi Motor Listrik yang memerlukan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yaitu lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 7 Surabaya. Proses pengembangan melibatkan validasi media oleh ahli materi dan ahli media, uji kepraktisan oleh peserta didik, uji efektivitas pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil validasi media pembelajaran menunjukkan kategori sangat valid berdasarkan nilai rata-rata Aikens V sebesar 0,86, mencakup kesesuaian materi, tampilan visual, dan penggunaan bahasa. Kepraktisan media berdasarkan umpan balik peserta didik menunjukkan rata-rata 90,99%, yang menegaskan bahwa kit mudah digunakan, menarik, dan mendukung proses pembelajaran. Efektivitas media terbukti melalui analisis N-Gain pada 34 peserta didik yang menghasilkan nilai rata-rata 0,70 atau 70,68%, termasuk kategori peningkatan sedang hingga tinggi. Dengan demikian, kit komponen instalasi motor listrik yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Media ini diharapkan membantu peserta didik memahami konsep instalasi motor listrik mendalam, mendukung pembelajaran interaktif dan kontekstual sesuai kebutuhan dunia industri.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DAN LITERASI DIGITAL MELALUI MEDIA TINKERCAD DAN LIVEWIRE PADA ELEMEN KOMPONEN AKTIF DAN PASIF DI SMKN 3 SURABAYA Priyoga, Fransisca Cicik; Sumbawati, Meini Sondang; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di SMKN 3 Surabaya kurang menarik dan membatasi pemahaman peserta didik terhadap materi elemen komponen aktif dan pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar dan kemampuan literasi digital peserta didik melalui penggunaan media Tinkercad dan Livewire pada materi elemen komponen aktif dan pasif di SMKN 3 Surabaya. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan di sekolah, serta rendahnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran yang menuntut pemahaman praktis dan teoritis secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2x2 dengan variabel bebas berupa jenis media pembelajaran dan variabel moderator berupa tingkat literasi digital peserta didik. Penelitian ini melibatkan 70 peserta didik kelas X jurusan Teknik Audio Video yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan media Tinkercad dan kelas kontrol dengan media Livewire. Instrumen yang digunakan meliputi posttest, tes psikomotorik, observasi sikap, angket literasi digital, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang menggunakan media Tinkercad dan Livewire, dengan nilai signifikansi 0,018 (<0,05). Selain itu, peserta didik dengan literasi digital tinggi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan literasi digital rendah, dengan nilai signifikansi 0,002 (<0,05). Akan tetapi, tidak ditemukan interaksi antara media pembelajaran dan literasi digital terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, penggunaan media Tinkercad terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan literasi digital peserta didik pada materi komponen aktif dan pasif.
MEDIA PEMBELAJARAN CANVA DAN POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X TITL MATA PELAJARAN DASAR PROGRAM KEAHLIAN DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO Resmi, Putri Prayogi Cita; Achmad, Fendi; Rijanto, Tri; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus menganalisis pemanfaatan media pembelajaran Canva dan PowerPoint untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik kelas X TITL dalam mata pelajaran Dasar Program Keahlian SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan dua kelas melalui pendekatan kuantitatif dengan Quasi Experimental Design. Kelas eksperimen memanfaatkan platform Canva, sedangkan kelas kontrol menggunakan PowerPoint. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar (pretest posttest) untuk menilai aspek kognitif, lembar observasi sikap untuk mengevaluasi hasil belajar afektif, lembar observasi keterampilan untuk menilai hasil belajar psikomotorik. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t (independent sample t-test), serta uji N-Gain dengan berbantuan software SPSS versi 27. Hasil dari penelitian menunjukkan peningkatan dalam hasil pembelajaran. Rata-rata skor pretest dan posttest untuk kelas eksperimen adalah 76 dan 86, sedangkan untuk kelas kontrol adalah 71 dan 79. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan pada aspek pengetahuan (sig < 0.05), dengan nilai N-Gain 0.41 (tinggi) pada kelas eksperimen dan 0.32 (tinggi) pada kelas kontrol. Pada aspek sikap, rata-rata observasi kelas eksperimen adalah 87, lebih unggul dari kelas kontrol sebesar 82, dan uji t menunjukkan signifikansi (sig = 0.001). Begitu pula pada aspek keterampilan, rata-rata kelas eksperimen adalah 86 dan kelas kontrol 81, dengan hasil uji t signifikan (sig = 0.001). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Canva terbukti lebih efisien daripada PowerPoint dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TRAINING KIT ELECTRICAL AND CONTROL PADA ELEMEN INSTALASI MOTOR LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Tamimi, Miftakhus Suru'ur; Joko, Joko; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran di SMKS Semen Gresik, pada elemen Instalasi Motor Listrik yang memerlukan pemahaman praktis dan teknis. Modul ajar Training kit Electrical and Control dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif, peserta didik memahami konsep teori melalui praktik langsung. Penelitian ini menggunakan pengembangan ADDIE dengan model R&D (Research & Development). Lembar validasi, angket respons dan tes hasil belajar dikumpulkan menggunakan teknik pengumpulan data. Pada uji validasi mendapatkan nilai keseluruhan mencapai 80,48% termasuk dalam kategori sangat valid, kemudian hasil uji kepraktisan menunjukkan skor sebesar 86,50%, termasuk dalam kategori sangat praktis. Yang terakhir uji keefektifan menggunakan uji N-Gain, nilai rata-rata N-gain mendapatkan nilai kognitif sebesar 0,5 berada pada kategori sedang. Untuk membedakan nilai rata-rata kognitif, pretest dan posttest di uji menggunakan Paired Sampel T-Test. Mendapatkan nilai 0,001, terdapat perbedaan signifikan. Pada ranah psikomotorik, peserta didik mampu menyusun dan menguji rangkaian instalasi motor listrik dengan benar dan sesuai. Sebagian besar peserta didik memperoleh nilai ≥ 80, kemampuan psikomotorik siswa telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Dengan ini, dapat disimpulkan penggunaan media modul ajar Training kit electrical and control berpengaruh peningkatan hasil belajar siswa dan modul yang dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran pada elemen instalasi motor listrik
PERBEDAAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DIBANDINGKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG Faris, Mohammad Aksal Tamafila; Joko, Joko; Haryudo, Subuh Isnur; Achmad, Fendi
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap peserta didik di SMK memiliki potensi untuk berkembang, terutama jika didukung oleh model pembelajaran yang tepat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kompetensi peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dibandingkan dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) pada elemen Instalasi Penerangan Listrik di SMK Muhammadiyah 3 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI TITL A sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TITL B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pretest dan posttest (kompetensi kognitif), lembar observasi sikap (afektif), dan lembar penilaian praktik (psikomotorik). Hasil analisis data menunjukkan bahwa N-Gain untuk kompetensi kognitif kelas eksperimen 0,7474 berada dalam kategori tinggi dan kelas kontrol 0,6089 berada dalam kategori sedang. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,05 pada ketiga aspek kompetensi, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kompetensi antara kelas eksperimen dan kontrol, rata-rata kompetensi kelas eksperimen lebih tinggi signifikan dibandingkan kelas kontrol. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek lebih efektif dibandingkan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Temuan ini memberikan rekomendasi agar model pembelajaran berbasis proyek dapat diterapkan secara lebih luas di SMK untuk menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SIMULTANEOUS LOCALIZATION AND MAPPING (SLAM) BERBASIS LIGHT DETECTION AND RANGING (LIDAR) SEBAGAI PENUNJANG MATERI PEMBELAJARAN ROBOTIK PADA MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO Suherman, Moch Wahyu; Achmad, Fendi; Kholis, Nur; Wiyono, Agus
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi robotika di era modern terus mengalami peningkatan pesat dan telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor. Komponen penting dalam robot yakni sistem navigasi yang berguna agar robot dapat bergerak secara autonomus tanpa harus dikontrol. Salah satu teknologi sistem navigasi pada robot adalah metode navigasi Simultaneous Localization and Mapping (SLAM) berbasis sensor Light Detection and Ranging (LIDAR) yang memungkinkan robot melakukan pemetaan atau survei ukuran ruangan secara real – time dengan cepat dan akurat. Teknologi ini telah diaplikasikan luas dalam berbagai jenis robot, namun bahan ajar yang komprehensif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil kepraktisan dan keefektifan dari bahan ajar yang telah dikembangkan oleh peneliti. Harapan dari bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem navigasi SLAM berbasis LIDAR serta mendorong minat dalam bidang robotika. Penggunaan metode Research and Development (R&D) berbasis model ADDIE diterapkan pada penelitian ini. Model ini memungkinkan peneliti untuk secara sistematis mengembangkan bahan ajar mulai dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Metode eksperimen yang digunakan untuk penelitian ini yaitu One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat praktis dengan rata - rata persentase respon mahasiswa terhadap bahan ajar sebesar 90,1% serta bahan ajar sangat efektif terhadap hasil belajar mahasiswa dalam aspek kognitif maupun psikomotorik. Bahan ajar Simultaneous Localization and Mapping (SLAM) berbasis Light Detection and Ranging (LIDAR) terbukti efektif dan memiliki potensi besar dalam pembelajaran robotika. Untuk optimalisasi, disarankan integrasi simulasi real - time, pemanfaatan platform open source, dan pengembangan modul praktikum bertahap.
RANCANG BANGUN KIT BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PRAKTIKUM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PEMROGRAMAN DAN APLIKASI MIKROKONTROLER DI SMKN 7 SURABAYA Rusjayana, Ryan Fauzano; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kualitas sumber daya manusia yang ada, oleh karena itu kualitas pada pendidikan akan berdampak pada kualitas teknologi maupun kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah kit berbasis Arduino Uno sebagai media pembelajaran praktikum guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler. Produk yang dikembangkan dievaluasi dari aspek validitas, respon peserta didik serta observasi motivasi belajar peserta didik. Metode penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) teknik model pengembangan dari Borg and Gall yang mencakup tujuh fase: identifikasi potensi dan permasalahan, koleksi data, perancangan produk, validasi rancangan, perbaikan desain, uji coba terbatas dan penyempurnaan produk. Instrumen dalam pelaksanaan penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, observasi motivasi belajar dan analisis N-gain. Populasi penelitian yaitu peserta didik kelas XI TAV 2 SMKN 7 Surabaya dengan jumlah 34 orang. Hasil untuk memvalidasi instrumen oleh ahli media dan ahli materi pembelajaran menunjukkan bahwa kit berbasis Arduino Uno memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor validasi mencapai 83% untuk media dan 92% untuk jobsheet. Respon peserta didik terhadap penggunaan kit menunjukkan hasil sangat baik dengan skor rata-rata 88%. Hasil observasi penggunaan kit dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik diukur melalui analisis N-gain yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,3385 dengan kategori tinggi dan signifikan. Dengan demikian, kit berbasis Arduino Uno dinyatakan valid, praktis serta mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran.