cover
Contact Name
Tri Susilawati
Contact Email
tri.susilawati@uts.ac.id
Phone
+6282339078059
Journal Mail Official
hexagon.jurnal@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras Batu Alang, Pernek, Kec. Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Hexagon
ISSN : 27213714     EISSN : 27213188     DOI : https://doi.org/10.36761/hexagon
Core Subject : Engineering,
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains, Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa hadir sebagai salah satu wadah yang menyajikan pemikiran hasil penelitian dalam bidang keilmuan teknik dan sains. Dimana, Jurnal yang di Kelola oleh Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral ini memiliki ruang lingkup keilmuan dari teknik dan sains. Selain keilmuan Teknik, Jurnal Hexagon juga menyajikan hasil penelitian dalam ruang lingkup untuk bidang sains. Untuk waktu publikasi, Hexagon Jurnal Teknik dan Sains terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada Semester Ganjil di bulan Januari dan pada Semester Genap di bulan Juli. Dan memiliki ISSN Cetak : 2721-3714 dan ISSN Online : 2721-3188
Articles 152 Documents
ANALISIS STATISTIKA TERHADAP HASIL PERLAKUAN PANAS PENGERASAN GANDA PADA BAJA ST40 MENGGUNAKAN METODE T-TEST DAN REGRESI LINEAR BERGANDA Fauzi; Muhammad Ibrohim
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 3 No 2 (2022): HEXAGON - Edisi 6
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.618 KB) | DOI: 10.36761/hexagon.v3i2.1650

Abstract

Mild steel merupakan bahan yang digunakan untuk konstruksi dan komponen-komponen mesin, kelebihan mild Steel lunak, kekerasan relatif rendah, mudah di las serta dapat dilakukan proses permesinan. Sifat mekanik dari baja sangat berperan penting untuk menentukan batas maksimal sifat mekanik dan umur (life time) dari konstruksi maupun komponen-komponen mesin. Agar menghasilkan kekerasan baja karbon rendah yang optimal diperlukan perancangan eksperimen agar memperoleh hasil ekperimen yang valid. Berdasarkan Analisa statistika menggunakan metode t-test sampel Regresi linear berganda. data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistika korelasi dan komparasi menggunakan software SPSS 2016. Persamaan regresi menggunakan quenchant air adalah Y= 0.184 + 0.208x1 - 0.057x2, dengan nilai uji F adalah sig = 0.000 < 0.05 dengan koefisien determinasi ditunjukan oleh R square = 0.593. Persamaan regresi menggumakan quenchant oli adalah Y= 0.164 + 0.125 x1 - 0.036 x2, dengan dengan nilai uji F adalah sig = 0.000 < 0.05 dengan koefisien determinasi ditunjukan oleh R square = 0.69. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perbandingan nilai kekerasan menggunakan quenchant air dan oli didapatkan angka taraf signifikansi untuk keseluruhan data double hardening dan tempering > 0.05 dalam artian Tidak terdapat perbedaan secara signifikan nilai kekerasan baja ST40 menggunakan media pendingin air dengan oli.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN PADA PT. INFRASTRUKTUR TERBARUKAN BUANA PLTS SELONG LOMBOK TIMUR Silvia Firda Utami; Koko Hermano
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 3 No 2 (2022): HEXAGON - Edisi 6
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.632 KB) | DOI: 10.36761/hexagon.v3i2.1652

Abstract

ABSTRAK Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah alat pembangkit tenaga listrik yang mengubah tenaga matahari menjadi tenaga listrik. PLTS sering juga disebut sel bertenaga matahari, atau Solar Photovoltaic, atau energi berbasis matahari. PLTS menggunakan siang hari untuk menghasilkan listrik. DC (Direct Curent atau aliran langsung), yang dapat diubah menjadi daya AC (Alternating Current atau aliran bolak balik). Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah pembangkit listrik yang memperoleh sumber daya dari radiasi berorientasi matahari melalui sel berbasis matahari (Photovoltaic) untuk mengubah radiasi foton berbasis matahari menjadi energi listrik. Beban kerja merupakan besaran pekerjaan yang harus dipikul oleh suatu jabatan ataupun unit organisasi dan menggambarkan hasil antara volume kerja dan norma waktu. Sementara stres kerja merupakan suatu keadan sesorang yang mengalami kondisi ketegangan dalam menghadapi pekerjanya.. Semakin besar persentase yang dihasilkan oleh variabel beban kerja maka semakin buruk pengaruhnya terhadap stres kerja karyawan. Semakin baik stres kerja yang dialami karyawan, maka semakin baik pula produktivitas dan performansi yang diberkan kepada perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh beban kerja terhadap stres kerja yang diberikan kepada karyawan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini guna mengungkapkan seberapa besar pengaruh beban kerja terhadap stres kerja karyawan adalah dengan menggunakan metode regresi linear sederhana. Proses penyelesaian metode ini menggunakan software Statistical Product and Service Solution (SPSS) untuk lebih memudahkan peneliti dalam proses analisis dan pengolahan data. Berdasarkan dari tujuan penelitian ini, maka didapatkan hasil penelitian uji hipotesis T (uji parsial) dan F (uji simultan) sebesar 0,011 > 0.05 yang dimaksudkan bahwa beban kerja berpengaruh secara signifikan terhadap stres kerja karyawan. Kata Kunci : Regresi Linear Sederhana, SPSS, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Beban Kerja, PT. Infrastruktur Terbarukan Buana PLTS Selong Lombok Timur.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN SISAL TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK PADA BATA RINGAN AAC (AUTOCLAVED AERATED CONCRETE) fauzi widyawati
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.2965

Abstract

AAC lightweight brick (Autoclaved Aeration Concrete) is a type of brick that has a lighter density compared to other types of brick in general. This type of brick is widely applied as walls in buildings. The manufacture of lightweight bricks is much modified from the materials used. As is the case with the addition of sisal fiber (Agrave sisalana) which is added to the lightweight brick mixture. Sisal fiber was added to increase the strength value of lightweight bricks. The purpose of this study was to determine the effect of adding sisal fiber to AAC-type light bricks with the variations used, namely 0%, 2%, 4%, and 6% on the physical and mechanical properties of light bricks. The addition of sisal fiber to lightweight bricks resulted in a decrease in the physical properties of AAC lightweight bricks by volume weight (BV), but the sample values of 0%, 2%, 4%, and 6% still met the standard by volume weight of lightweight bricks according to SNI 03-0349 -1989 which is 0.600-1.600 g/cm³. For the water absorption (Absorption) test the results obtained increased, this was due to the factor of the variation in the addition of fiber which was high enough so that the absorption value of water increased and the pores in the light bricks were not completely filled. For mechanical testing, namely compressive strength, the results obtained decreased, this was due to the fact that the sisal fiber experienced the phenomenon of material segregation.
BIOSINTESIS LAPISAN TIPIS ZnO MENGGUNAKAN EKSTRAK TEMU KUNCI (BOESENBERGIA PANDURATA) DENGAN METODE SPIN COATING: VARIASI WAKTU PERTUMBUHAN Nuri Amalia; Emsal Yanuar; Lalu Suhaimi
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3025

Abstract

Properties such as photocatalytic, electrical, optical, and antibacterial. This paper presents research on the biosynthesis of ZnO nanoparticles using fingerroot extract with the spin coating method at various growth times. The process begins with preparing a seed solution with a concentration of 0.5M at a temperature of 60? at a speed of 1000 rpm for 60 minute. Furthermore, the preparation of seed layers with the spin coating technique. ZnO nanostructured thin films were grown with variations 3 hours and 4 hours. The results of SEM analysis showed the morphology of ZnO was spherical and agglomeration occurred in each variation. The average grain size of ZnO at 3 hours of growth time was 88.61 nm and 58.23 nm at 4 hours. The results of the XRD pattern analysis showed that each of the ZnO samples had a high crystallinity with a hexagonal shape, with. Crystal size at 3 hours of growth is 25.8 nm and 4 hours is 34.4 nm. Energy gap values at 3 hours of growth are 3.40 eV and 4 hours are 3.85 eV. The absorbance value was relatively high in the 3 hour treatment with a wavelength of 215 and in the 4 hour treatment with a wavelength of 245nm.
TINJAUAN ULANG PERHITUNGAN PENULANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG BANK NTB SYARIAH MENGGUNAKAN METODE SNI 2847:2019 Zainuddin Husainy
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3078

Abstract

Bangunan Bank NTB Syariah KCP Alas - Sumbawa merupakan bangunan gedung yang terletak di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Sumbawa termasuk dalam zona gempa sedang, untuk itu dilakukan perhitungan ulang struktur gedung 2 lantai Bank NTB Syariah KCP Alas - Sumbawa dengan memperhitungkan parameter gaya gempa. Perhitungan Struktur Gedung 2 Lantai Bank NTB Syariah KCP Alas - Sumbawa ini bertujuan untuk menganalisa gaya geser dasar, output gaya dalam, dan penulangan struktur bangunan gedung. Pemodelan struktur menggunakan bantuan program analisa struktur SAP2000. Dimensi struktur utama yang digunakan adalah dimensi eksisting bangunan yaitu plat dengan tebal 12 cm dan 10 cm, balok induk 25×40 cm, balok anak 20×30 cm, kolom K1 40×40 cm, K2 25×25 cm. Dari analisa stuktur lokasi gedung termasuk dalam KDS C sehingga gedung direncanakan dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Setelah dilakukan desain penulangan secara manual didapat dimensi tulangan struktur utama gedung yaitu beberapa macam tipe balok dan sloof dengan mutu beton fc’ = 25 MPa atau setara dengan K-300, di antaranya adalah balok B1-400.600, B2-250.500, B3-250.400, B4-200.300, B5-130.200, B6-200.400, B7150.200, S1-250.500, S2-200.300, S3-200.400 & S4-150.300. Plat terdapat beberapa tipe, yaitu tipe S1 t=120 mm (tulangan 2 lapis), plat type S2 t=120 mm (tulangan 1 lapis), plat type S3 t=100 mm (tulangan 2 lapis).
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF 40 OHM NEUTRAL GROUNDING RESISTOR SYSTEM FOR FEEDER PROTECTION AT PT PLN UNIT PEKAT USING ETAP 16.0: ANALISIS EFEKTIFITAS SISTEM PENTANAHAN NEUTRAL GROUNDING RESISTOR 40 OHM TERHADAP PROTEKSI FEEDER DI PT PLN UNIT PEKAT MENGGUNAKAN ETAP 16.0 Muhammad Hidayatullah; Desi Maulidyawati; Jaya; Lukluil Lukluil
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3128

Abstract

Nilai resistansi jenis tanah dipengaruhi beberapa faktor yaitu jenis tanah (liat,berpasir dan berbatuan), lapisan tanah, kelembaban tanah, temperatur. Penggunaan NGR (Neutral Grounding Resistor) sebagai tahanan titik netral sekunder trafo merupakan bagian dari koordinasi proteksi dalam sistem kelistrikan karena tanpa pentanahan yang baik dapat membahayakan makhluk hidup yang ada di sekitar trafo bahkan dapat merusak trafo tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan serta pengaruhnya terhadap sistem pentanahan NGR 40 ohm dan efektifitasnya terhadap proteksi feeder. Metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran nilai tahanan pentanahan dan NGR yang dilanjutkan dengan melakukan simulasi menggunakan aplikasi program komputer ETAP 16.0. Data-data sistem diperoleh dari PT. PLN Pekat dan direpresentasikan kedalam SLD pada ETAP 16.0. Hasil perhitungan diperoleh arus gangguan satu fasa ke tanah tergantung nilai tahanan sistem pentanahan dan lokasi gangguan. Dari pengukuran bahwa besar nilai sistem pentanahan di sistem kelistrikan Pekat sebesar 157.8 ohm. Simulasi gangguan pada feeder dengan nilai sistem pentanahan sebesar 40 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 269 Ampere, sedangkan pada sistem pentanahan 157.8 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 75 Ampere.
ANALISIS RHODAMIN B PADA MAKANAN JAJANAN ANAK DI SEKITAR SDN SRATUREJO 1 DAN SDN SRATUREJO 2 DI DESA SRATUREJO KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO Andini Andini; Novia Eka Wijayanti; Meiria istiana Sari; Anggraeni In Oktavia In Oktavia
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3133

Abstract

Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang digunakan sebagai pewarna tekstil dan dilarang dalam penggunaannya, bila diperhatikan pada makanan yang mengandung Rhodamin B warna merah mencolok yang menggumpal dan tidak rata pada makanan. Rhodamin B jika dikonsumsi bisa menyebabkan pembesaran hati, ginjal, dan limfa serta pembesaran organ. Analisis Rhodamin B adalah analisis yang dilakukan terhadap pewarna sintetik jenis Rhodamin B yang digunakan untuk pewarna tekstil dimana penggunaannya sengaja ditambahkan pada makanan yang menimbulkan bahaya kesehatan bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pewarna Rhodamin B pada jajanan anak terutama pada jajanan Kerupuk, Kembang Gula, Jeli dan untuk mengetahui kadar Rhodamin B dari sampel makanan jajanan anak di sekitar SDN Sraturejo 1 dan SDN Sraturejo 2. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, yaitu secara kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian di analisa dengan menggunakan metode KLT dengan replikasi 3 kali, apabila terdapat warna noda yang sama dan harga Rf yang mendekati dengan standar maka akan dilanjutkan dengan menggunakan metode Spektofotometer dengan panjang gelombang 558nm. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil persamaan regresi linier y= a+bx (y = 1,938 + 0,205x) dengan kadar Rhodamin B 0,075±0,0027 dari masing masing sampel.
MUTU FISIK SEDIAAN GARGARISMA INFUSA DAUN JAMBU BIJI (Psidium Guajava L.) Anggraeni In Oktavia; Gilang Sena Pradana; Yunita
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3145

Abstract

Gargarisma dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Ekstrak daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri sehingga dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam sediaan gargarisma. Dalam infunsa daun jambu biji mengandung senyawa metabolit sekunder tannin. Tannin mampu menghambat pertumbuhan bakteri karena bereaksi dengan dinding sel bakteri sehingga mengakibatkan denaturasi protein pada bakteri. Sehingga infusa daun jambu biji memiliki potensi sebagai bahan aktif sediaan gargarisma. Sediaan gargarisma harus memiliki mutu sesuai dengan yang dipersyarakan agar aman digunakan. Pada penelitian ini akan diformulasikan gargarisma dengan bahan aktif infusa daun jambu biji. Tujuan penelitian untuk mengetahui mutu fisik gargarisma ekstrak daun jambu biji yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, kejernihan, uji volume terpindahkan, pH, uji berat jenis dan uji viskositas. Peneltian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Metode ektraksi yang digunakan adalah infundasi. Hasil penelitian uji organoleptis sediaan berbentuk larutan, berwarna coklat muda, rasa khas jambu biji diikuti rasa menthol dan beraroma daun jambu biji dan menthol. Sediaan homogen jernih bebas dari partikel asing, hasil uji volume terpindahkan adalah peyimpangan tidak melebihi 1%. Hasil uji pH sediaan pada rentang 6,57. Uji berat jenis sampel 1,0018 g/mL mendekati berat jenis air 1 g/ml dan uji viskositas 0.95492cP, mendekati viskositas air 1 cP.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B DAN METHANIL YELLOW PADA JAJANAN ANAK DI SEKOLAH DASAR DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS Meiria Istiana Sari; Andini
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3149

Abstract

Rhodamine B is a synthetic dye whose use is prohibited in cosmetics and declared a hazardous substance according to the Regulation of the Minister of Health (PerMenKes) No.239/MenKes/Per/V/1985 because it can cause liver, kidney and spleen damage followed by anatomical changes in the form of enlargement organ. Rhodamine B is often abused in food, beverage, drug and cosmetic products. This study aims to find out whether the children's snacks made from cotton candy and sand crackers contain rhodamine B. This study used a qualitative test, namely the Thin Layer Chromatography method. The principle is the absorption of the color of the woolen thread samples in an acidic environment by heating, followed by dissolving the colored woolen threads. Each sample was replicated 3 times and then compared with standard rhodamine B using eluent n-butanol : glacial acetic acid : water (4 : 5 : 1). The results showed that the 8 samples tested did not identify the presence of rhodamine B dyes. The conclusion of this study was that 8 samples of confectionery and sand crackers did not contain rhodamine B
PELINDIAN BIJIH EMAS MENGGUNAKAN TIOSULFAT DENGAN PERBANDINGAN RASIO PADAT-CAIR 1:20 PADA TEMPERATUR 90? PELINDIAN BIJIH EMAS MENGGUNAKAN TIOSULFAT DENGAN PERBANDINGAN RASIO PADAT-CAIR 1:20 PADA TEMPERATUR 90? syamsul bahtiar; Nuryosi Ismiana
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3222

Abstract

Leaching of gold ore using sodium thiosulfate reagent has been successfully carried out. The gold ore used in this study is gold ore from the Pakirum region, West Sumbawa District, West Nusa Tenggara Province. The use of thiosulfate reagent in this gold separation process is due to its very low toxicity level, can extract various types of ores, and provides a high recovery rate and very fast kinetics compared to cyanide. In this study, the leaching process was carried out using a solid-to-liquid ratio of 1:20 at 90? with a particle size of 200 mesh, using thiosulfate reagent concentration of 0.6M with the help of 30% H?O? oxidizing agent. Gold content testing in this study was carried out using the AAS (Atomic Absobtion Spektrophotometer) test, because AAS has a fairly good level of accuracy and precision. The result of this study indicate that the highest gold recovery is 98.27% in leaching time of 6 hours. While the lowest gold yield was 65.51% at the 2 hours leaching time.

Page 7 of 16 | Total Record : 152