Articles
51 Documents
Pemanfaatan Zoom Meeting Sebagai Solusi Pembelajaran Interaktif Di Masa Pandemi
Yessica Siagian;
Guntur Maha Putra;
Arridha Zikra Syah
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (928.563 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.22
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. Sebagai upaya untuk mengurangi persebaran Covid-19 di Indonesia, maka pemerintah Indonesia menerapkan suatu kebijakan physical distancing, yaitu anjuran menjaga jarak diantara masyarakat, mengurangi jenis aktivitas yang melibatkan banyak orang secara langsung, menghindari kerumunan, perkumpulan, dan mengurangi berbagai aktivitas di ruang terbuka. Adanya penetapan kebijakan physical distancing selanjutnya menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran secara online, mulai dari tingkat PAUD hingga jenjang perguruan tinggi. Kebijakan physical distancing tersebut menyebabkan guru dan siswa diwajibkan untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi selama pandemi dengan melakukan proses pembelajaran daring. Untuk itu dibutuhkan aplikasi seperti Zoom Meeting, sebagai multimedia interaktif dalam pembelajaran online di masa pandemi. Meskipun demikian, penggunaan aplikasi tersebut menimbulkan permasalahan baru dikarenakan tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran online dengan baik. Walaupun sebelumnya sekolah telah memberikan sosialisasi terhadap siswa cara penggunaan beberapa aplikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran daring, namun masih banyak siswa yang belum familiar dan belum memahami dengan baik. Hal tersebut mengakibatkan menurunnya minat dan hasil belajar siswa. Sehubungan dengan itu, pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberi pelatihan bagi siswa SMA Panti Budaya mengenai cara menggunakan aplikasi Zoom Meeting di Laptop dan HP Android. Pelatihan ini bertujuan memanfaatkan Zoom Meeting sebagai solusi pembelajaran interaktif, dan menarik untuk memaksimalkan proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Peserta pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa kelas XII pada SMA Panti Budaya. Hasil dari pelatihan ini, siswa SMA Panti Budaya dapat praktik memanfaatkan Zoom Meeting dalam proses pembelajaran daring dengan baik.
Pendampingan Ekonomi Kreatif Pembuatan Serbuk Jahe Merah Bagi Remaja Dan Ibu Rumah Tangga Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Tawang Rejo
Siti Afifah;
Vovi Sinta;
Sigit Priyono;
Dihan Mushofa
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (791.326 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.23
Pemberdayaan remaja dan ibu-ibu rumah tangga di desa Tawang Rejo, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, masih tergolong rendah. Dalam meningkatkan perekonomian maka dilakukan pengabdian masyarakat tentang pelatihan pembuatan serbuk Jahe Merah dari jahe merah, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pembuatan serbuk jahe dengan mengembangkan usaha rumahan atau homemade pada Remaja dan ibu-ibu rumah tangga di desa Tawang Rejo. Jahe Merah didapat dari budidaya tanaman masyarakat desa setempat, .proses pembuatan serbuk jahe merah ini terdiri atas tahapan persiapan, alat, dan bahan.Metode yang diterapkan pada pelatihan ini adalah metode demonstrasi, pelatihan atau penyuluhan.Demonstrasi pengelolahan jahe merah, dan pelatihan pengelolaan serbuk jahe merah. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan pelatihan serbuk jahe merah ini adalah remaja dan ibu-ibu masyarakat desa yang dapat memahami produk olahan serbuk jahe merah yang dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan sehingga dapat mempunyai penghasilan tambahan. Dan juga dengan adanya pekarangan kosong atau yang tidak diolah, jadi bisa dimanfaatkan untuk budidaya jahe merah pada desa Tawang Rejo dimana bisa diguanakan sebagai penghasilan tambahan bagi remaja dan ibu-ibu di desa Tawang Rejo, dan dapat menambah ekonomi Remaja dan ibu-ibu masyarakat di desa Tawang Rejo.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN LITERASI FINANCIAL BAGI ORANG TUA DALAM MEMBENDUNG KONSUMERISME PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKARAJA
Miftakhur Rohmah;
Rafika Rahmadani;
Khafid Ismail
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.814 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.24
Penentuan karakter anak bisa diawali dari pola asuh dan pola didik orang tua terhadap anak dengan pendekatan pendidikan yang tepat. Pendidikan ekonomi penting untuk diterapkan pada anak sedini mungkin terutama anak pada usia pra sekolah dan sekolah dasar, karena dengan pengenalan terhadap pengetahuan literasi keuangan sejak dini akan membuat anak terbiasa mengelola keuangan dengan baik dan benar dimasa yang akan datang sehingga ketika anak dewasa nanti akan terbiasa dalam mengelola keuangan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan. Selain itu, penting pula untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pola berkonsumsi. Sehingga merubah pola dan budaya konsumerisme tersebut dapat dilakukan dengan edukasi ekonomi keuangan yang sesuai dengan literasi ekonomi. Untuk itu perlu adanya pendampingan pembelajaran ekonomi bagi orang tua pada anak untuk memanage jiwa konsumerisme. Observasi awal yang dilakukan tim pengabdi kepada mitra yakni sharing terkait permasalahan literasi financial, diperoleh hasil bahwa para orang tua khususnya ibu rumah tangga belum memiliki bekal pengelolaan keuangan yang baik dan tepat sehingga dalam berprilaku ekonomi sehari-hari belum tersistematis. Dampak lain dari minimnya literasi ibu rumah tangga pada pola pendidikan literasi keuangan kepada anak, turunan pendidikan yang keliru akan menghasilkan pola perilaku ekonomi yang keliru juga. Karenanya penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan bimbingan bagi orang tua untuk memberikan pemahaman pendidikan ekonomi pada anak sejak dini yang efektif dalam memanage jiwa konsumerisme, serta memberikan pengetahuan yang baru terkait literasi ekonomi untuk merubah pola hidup yang konsumtif menjadi perilaku yang ekonomis, mampu memetakan skala prioritas dalam berekonomi sehingga anak dimasa depan mampu menjawab tantangan zaman dengan bekal pengetahuan dan pendidikan literasi orang tua yang tepat. pada penelitian ini digunakan metode edukasi dengan praktik dan pelatihan, sharing, tanya jawab dan ceramah, serta pendampingan. Berjalannya program ini, tim pengabdian mencoba berupaya untuk mengenalkan pada ibu-ibu rumah tangga di desa sukaraja dengan memberikan pelatihan mengenai literasi financial yang sesuai dengan teori-teori yang relevan, sehingga penyampaian pendidikan kepada anak terkait pengelolaan keuangan yang baik sesuai dengan skala prioritas bukan sekedar keinginan. Pada Saat proses pengenalan dan pendampingan pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat berjalan dengan baik karena pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan mereka. Motivasi peserta pelatihan cukup antusias. Hal ini menandakan adanya keinginan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi financial.
Pengolahan Data Nilai Siswa Menggunakan Microsoft Excel
Yusfrizal Yusfrizal;
Abdul Meizar;
Nurhayati Nurhayati;
Helmy Kurniawan
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1346.257 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.25
Di era komputerisasi saat ini hampir semua kalangan institusi bekerja menggunakan sistem komputerisasi. Termasuk di lingkungan sekolah. Salah satunya adalah proses pengolahan nilai siswa. Kebanyakan guru mengolah nilai secara manual dikarenakan tidak mampu mengoperasikan komputer. Hal ini justru tidaklah efektif. Pengolahan nilai siswa dapat dikerjakan dengan menggunakan Microsoft Excel yang merupakan program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik dan paling banyak digunakan. Untuk itu kegiatan lokakarya ini dilakukan agar para guru dan staf pegawai di SMA Swasta PAB 5 Klumpang yang belum menguasai program Microsoft Excel menjadi tahu dan mampu menggunakannya dalam hal pengolahan data nilai siswa
Pemanfaatan Ampas Tahu Menjadi Snack Kekinian Sebagai Usaha Untuk Pemanfaatan Limbah Tahu Di Desa Tonggorisa
Sri Ernawati;
M Rimawan;
Jaeanab Jaeanab;
Nurul Huda;
Firmansyah Kusumayadi
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (899.174 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.26
Saat ini, ampas tahu sebagai salah satu limbah padat industri tahu masih kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Padahal, limbah padat kaya akan kandungan protein, lemak, dan air. Sejauh ini, para pengusaha hanya memanfaatkan ampas tahu tersebut untuk pakan ternak, bahan pembuat tempe gembos, dan kerupuk ampas tahu, yang secara ekonomis masih belum cukup membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ampas tahu merupakan potensi yang ada di desa tonggorisa kecamatan palibelo yang hanya dijadikan sebagai pakan ternak sapi. Potensi ampas tahu bisa dioptimalkan lagi apabila dijadikan sebagai bahan olahan makanan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagaiamana cara mengolah ampas tahu menjadi produk yang mempunyai nilai lebih seperti kripik dan kerupuk ampas tahu. Metode pelaksanaan melalui tahap survey awal, sosialisasi program, pelatihan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini masyarakat mampu mengolah ampas tahu menjadi produk kekinian seperti kripik dan kerupuk ampas tahun dengan atribut produk seperti kemasanan dan merek.
Merdeka Belajar Application Training for Teacher of SMP Negeri 1 Hamparan Perak
Abdul Meizar;
Heri Gunawan;
Nurhayati Nurhayati
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.119 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i2.27
Merdeka Belajar is one of the programs from the Ministry of Education, Culture, Research and Technology which is currently being promoted. Carrying out students who freely find their learning rights based on their interests and intelligence. Merdeka Belajar is a government program based on a web application platform. This application is a forum for students who will seek knowledge that can be reached through the gadgets that are currently available. However, the implementation of the Merdeka Belajar program has problems, namely its use. Not all school community members can use it. Especially among teachers who in fact always carry out face-to-face (conventional) learning activities. Through this application learning can be done via online or offline. Especially for SMP Negeri 2 Hamparan Perak teachers who are still having trouble using the Merdeka Belajar application. So that the training was carried out at the request of the School to the Universitas Potesi Utama to hold training on the Merdeka Belajar Application. With the training carried out, the teacher's improvement in the use of the Merdeka Belajar application can increase.
Socialization of Ecobrick Making to Housewives in Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency
Sri Wahyuningsih;
Nurhidayah Nurhidayah;
Enida Fatmalia;
Dini Yuliansari;
Ahmad Ruhardi
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.55 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i2.28
One of the processes for recycling waste that is environmentally friendly and does not cost a lot of money is the Ecobrick Program. Ecobricks are the use of environmentally friendly plastic waste that is used as a variety of useful items such as chairs and tables. The lack of socialization to the community about the process of making ecobricks is one of the factors that support the lack of public interest in making ecobricks. This community service program aims to provide socialization about ecobricks to the people of the Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency. The method used in this service is in the form of training, where residents are given socialization about making ecobricks and immediately practice it. The socialization activity which was attended by the majority of mothers went smoothly. The socialization participants were enthusiastic about participating in the activity and motivated to apply the knowledge they had learned in their daily lives.
Sosialisasi Gerakan CTPS Di Madrasah Ibtida’iyah Kebun Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung
Sri Wahyuningsih;
Tina Melinda;
Taufik Abdullah;
Azwarudin Azwarudin;
Mulhidin Mulhidin
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.303 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i2.29
Gerakan pola hidup sehat di masyarakat sedang ditingkatkan melalui berbagai program yang dijalankan oleh pemerintah. Menurut Kementerian Kesehatan kondisi sehat dapat dicapai dengan mengubah perilaku dari tidak sehat menjadi perilaku sehat dan menciptakan lingkungan sehat. Program tersebut dinamakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan PHBS salah satunya dengan tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).Cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir diakui secara global sebagai salah satu perilaku kebersihan yang paling mendasar dengan dampak kesehatan yang besar. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada Guru serta Siswa Madrasah Ibtida’iyah Kebun Kongok tentang tatalaksana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan Baik dan benar. Kegiatan Pengabdian Mayarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24 September 2022, Adapun sosialisasi yang diberikan adalah Bagaimana cara melakukan Cuci Tangan Pakai sabun (CTPS) dengan baik dan benar serta akibat yang ditimbulkan apabila tidak mencuci tangan menggunakan pakai sabun, kegiatan sosialiasasi ini dirangkaikan dengan pembagian masker kepada para siswa dan guru di Madrasah Ibtida’iyah Kebun Kongok. Selama sosialisai Kegiatan pemberdayaan masyarakat berjalan dengan lancar. Dengan adanya Program Pengabdian Masyarakat ini, diharapkan para siswa serta guru di Madrasah Ibtida’iyah Kebun Kongok dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan menerapkan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di lingkup sekolahnya.
Pelatihan Pengelolan Sampah Rumah Tangga Dengan Konsep Zero Waste Di Dusun Egok Selatan Dan Egok Tengah Desa Suka Makmur
Nurhidayatullah Nurhidayatullah;
Nurhidayah Nurhidayah;
Mulhidin Mulhidin;
Hijriati Sholehah;
Wahyudin Wahyudin
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.725 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i2.30
Kabupaten Lombok Barat dalam mengurus sendiri rumah tangganya termasuk melakukan pengendalian dan pengelolaan sampah telah membuat suatu Peraturan Perundang-undangan yaitu Peraturan Bupati Lombok Barat Nomor 6a Tahun 2015 tentang Pengelolaan persampahan/kebersihan. Zero waste merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir sampah mulai dari produksi sampah berakhirnya suatu produksi.. Prinsip yang digunakan dalam konsep zero waste ini tidak hanya 3R (Reduce, Reuse, Recycle), namun juga 4R hingga 5R yaitu Reduce, Ruse, Recycle, Replace, dan Replant. Desa Suka Makmur memiliki 12 Dusun, di antaranya adalah Dusun Egok Selatan dan Dusun Egok Tengah. Berdasarkan observasi tim dengan cara menemui Kepala Desa Suka Makmur dan Kepala Dususn Egok Tegah dan Kepala Dusun Egok Selatan diperoleh suatu masalah yaitu terkait dengan sampah rumah tangga. Berbagai macam jenis sampah rumah tangga di antaranya adalah sampah pelastik, sampah sisa makanan, sampah sayuran, kulit buah, dedaunan dsbPengabdian Kepada Masyarakat ini akan melakukan sosialisasi atau Pelatihan Pengelolan Sampah Rumah Tangga dengan Konsep Zero Waste di Dusun Egok Selatan dan Egok Tengah Desa Suka Makmur Kec. Gerung Lombok Barat Tahun 2022.
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Dengan Metode Pengomposan Takakura Kepada Masyarakat Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung
Bidarita Widiati;
Wahyudin Wahyudin;
Nurhidayatullah Nurhidayatullah;
Muhammad Majdi;
Jupiana Jupiana
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.879 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i2.31
Seiring dengan meningkatnya jumlah jiwa, produksi sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat setiap harinya semakin meningkat. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat di dusun Mengkok desa Suka Makmur kecamatan Gerung ini diharapkan bisa memberikan ilmu pengomposan sampah organik dengan teknik takakura kepada masyarakat yang bisa di pakai untuk mengelola sampah dengan mudah, murah dan bahkan mampu menghasilkan produk kompos yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk pertanian bahkan bisa di jual. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah sebanyak 31 orang warga dusun Mengkok hadir dan sangat antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2022. Pengomposan dengan Metode Takakura ini sangat mudah untuk diaplikasikan dan biaya pembuatannya tidak terlalu mahal. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa membawa kebiasaan baru bagi masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah organik rumah tangganya, sehingga bisa mengatasi permasalahan sampah di lingkungan sekitarnya.