cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 235 Documents
MEDIA MASSA DAN AKTIVITAS PERJUANGAN GENDER Baharudin, Erwan; Ernawati, Ernawati
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 01 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i01.698

Abstract

Dalam sejarah sepanjang masa, perempuan dengan berbagai aspek kodratnya selalu diposisikan dalam ruang privat atau domestik. Manakala laki-laki diposisikan dalam ruang publik. Perbedaan posisi semacam ini telah menyebabkan tumbuhnya nilai di masyarakat bahwa kodrat yang berperan dalam ruang awam (public sphere) statusnya adalah sebagai warga negara kelas satu, manakala yang berperan dalam ruang privat (domestic) berstatus warga negara kelas dua. Ini adalah praktek dari ketidakadilan gender. Namun hal itu, kini tidaklah demikian dengan perkembangan teknologi media menyebabkan semakin cepatnya perubahan konsep tentang media yang terus berlanjut. Perkembangan menarik yang akan dianalisis  dengan  mencoba  melihat  bagaimana  media  memiliki  peran  penting  dalam menyebarkan  isu  perempuan.  Isu  perempuan  yang  dimaksud  adalah  isu  yang  memiliki dampak langsung terhadap perempuan dari segala aspek. Keberadaan media pada saat ini sangatlah memberikan pengaruh yang kuat terhadap perubahan di dalam masyarakat dan sosial. Peran media sebagai pemberi informasi pada gilirannya mendorong perkembangan gerakan  perempuan  di  Indonesia.  Disinilah  penulis  tertarik  untuk  membahas  bagaimana perempuan   menjadikan   media   aktivitas   perjuangan   kesetaraan   gender.   Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana media menjadi sangat penting bagi perjuangan perempuan Indonesia agar mempunyai hak yang sama dengan laki-laki sesuai dengan amanah UUD 1945.
ANALISIS VIRALITAS MEME WILL SMITH DAN CHRIS ROCK DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DRAMA TELYU Mahendra, Kahfi Dimas; Juddi, Moh Faidol
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 02 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v20i02.474

Abstract

Internet meme merupakan sebuah fenomena yang terjadi pada kehidupan sosial masyarakat yang berkembang karena beradaptasi dengan perkembangan teknologi internet. Sebuah internet meme memiliki daya difusi tinggi yang disebabkan oleh aspek viralitas yang terdapat dalam sebuah meme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek viralitas pada meme Will Smith dan Chris Rock melalui unggahan di Instagram Drama Telyu yang dipaparkan secara narasi deskriptif. Penelitian akan menggunakan metode penelitian kualitatif yang akan mengacu para teori Malcolm Gladwell terkait tentang Tipping Point atau sebuah fenomena yang terjadi secara cepat dan penyebaran yang cukup luas dan terdapat tiga faktor utama yakni The Law of Few, The Stickiness Factor, dan The Power of  Context. Hasil penelitian menunjukan bahwa viralitas disebabkan oleh seorang mahasiswa Telkom University yang memproduksi sebuah meme dengan idenya tersendiri lalu dibagikan melalui media sosial Instagram Drama Telyu dengan memanfaatkan kekerasan Will Smith dalam gambar sebagai ketegasan pesan dengan memanfaatkan konteks kondisi yang menjadi keresahannya sebagai mahasiswa Telkom University. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor viralitas meme Will Smith dan Chris Rock di Instagram Drama Telyu mengungkapkan seorang mahasiswa Telkom University yang membentuk sebuah meme kreasinya sendiri dan selaras dengan teori The Tipping Point Malcolm Gladwell yang menjelaskan sebuah fenomena dapat memiliki dampak yang besar dan difusi yang tinggi .
PELUANG DAN TANTANGAN BIG DATA SEBAGAI METODE DALAM KAJIAN KOMUNIKASI (Sebuah Kajian Literatur) Islami, Farina
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 01 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i01.834

Abstract

The utilization of big data is still not very popular in Indonesia, especially among communication researchers. In reality, big data is beneficial for effective and efficient data collection, which can facilitate researchers in obtaining data. Big data in communication studies has garnered significant interest from both academics and business professionals in recent years. This paper is a literature review with a traditional conceptual approach. The primary data in this writing consists of previous research journals discussing the opportunities and challenges of big data in social studies, which were subjectively selected by the researcher. The study results indicate that the opportunity of using big data as a method in communication research is to facilitate data collection and a broader examination of communication contexts related to media and technology, such as sentiment analysis in political communication, image analysis in organizational communication, consumer needs analysis in marketing communication, and predictive analysis in disaster communication. Challenges that arise include data accountability, especially in evaluating sentiment, opinions, and images through mass media. Furthermore, the statistical nature of big data raises doubts about data accuracy. However, these shortcomings can be optimized with competent human resources and integrated, standardized big data support tools provided by the government and relevant stakeholders.Keywords: Big data, Communication, Opportunities, Challenges.
REPRESENTASI KONFLIK ASIMILASI PADA KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM FILM MINARI Solihin, Olih; Waluyo, Efendi Agus; Bahriyah, Euis Nurul
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 02 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v20i02.662

Abstract

Film merupakan salah satu media berkomunikasi dan penyebaran informasi. Film juga merupakan media audio visual yang terdiri dari potongan gambar yang kemudian disatukan menjadi kesatuan yang utuh dan memiliki kemampuan dalam menangkap realitas dari sosial budaya, membuat film mampu menyampaikan pesannya. Film Minari adalah film yang tayang pada tahun 2020 dan di sutradarai oleh Lee Isaac Chung  . Film ini mengisahkan perjalanan satu keluarga yang merupakan imigran dari Korea yang berusaha mengejar impian mereka di Amerika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna-makna yang terjadi di dalam film dengan menggunakan analisis semiotika dari Roland Barthes, yaitu dengan mencari makna-makna dari denotasi, konotasi dan mitos. Selain itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana film merepresentasikan konflik di dalam keluarga Jacob. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Data yang telah diperoleh kemudian melalui proses reduksi data, penyajian, sampai kepada menarik kesimpulan dari penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa film ini bukan hanya menunjukkan makna yang umum tetapi terdapat juga makna denotasi, konotasi dan mitos yang terdapat di dalam teks dan gambar dalam film. Selain itu, representasi makna pesan sosial dari film ini juga memberikan sudut pandang dalam memaknai komunikasi di dalam keluarga, memaknai perbedaan budaya, serta kerukunan antara orang yang memiliki budaya yang berbeda-beda. Kata kunci : Film Minari, Semiotika Roland Barthes, denotasi, konotasi, mitos
PERENCANAAN STRATEGI KOMUNIKASI PENCEGAHAN STUNTING DIREKTORAT KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI BKKBN (Studi Kasus Program Vodcast Waktu Indonesia Berencana Periode Oktober 2021-Oktober 2022) Prawira, Muhammad Saripudin; Fajarina, Fajarina; Febriani, Erna; Harahap, Arifin Saleh
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 01 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i01.703

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma pospositivisme untuk menggambarkan dan mengetahui perencanaan strategi komunikasi yang dilakukan Direktorat Komunikasi, Informasi, dan Edukasi dalam upaya melakukan pencegahan Stunting dan hambatannya pada program vodcast waktu indonesia berencana. Target sasarannya yaitu ibu hamil, calon pengantin, BKKBN Provinsi, dan orang tua, terkait pemahaman pencegahan dan bahaya Stunting dengan tujuan akhir perubahan sikap audiens. Metode pengumpulan data yang digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini menunjukan DITKIE BKKBN menerapkan semua tahap pada Model Perencanaan Komunikas Lima Langkah yaitu Penelitian, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengukuran dan Pelaporan. Penelitian dilakukan pada sebelum vodcast waktu indonesia berencana, menyiapkan tim produksi. Perencanaan pembuatan media dan isi konten vodcast waktu indonesia berencana, mencari narasumber, riset tema, target sasaran utama, peralatan, studio, brifing serta kerja sama dengan Kominfo, Mahaka Group, MNC Group dan Radio Kompas. Pelaksanaan melaksanakan tugas masing-masing pada tim produksi. Pengukuran evaluasi untuk mengetahui hasil akhir dan saat kegiatan vodcast, pada tahap evaluasi juga peneliti memakai Teori Adopsi Inovasi yaitu fase kesadaran (awareness), Keinginan (Interest), Evaluasi (Evaluation), Fase Mencoba (Trial), Fase Adopsi (Adoption) untuk melihat sikap informan terhadap vodcast wib dan masuk dalam tahap pengukuran/evaluasi. Tahap pelaporan merupakan akhir dari kegiatan vodcast, laporan berupa lisan dan tulisan (dokumen) dilaporkan kepada penanggung jawab vodcast wib, lalu dilaporkan lagi sebagai informasi progres vodcast kepada Koordinator, Direrktur, Deputi dan Kepala BKKBN.
Kesiapsiagaan dan Pembentukan Kelurahan Tangguh Sebagai Langkah Meminimalisir Resiko Bencana Aldino, Pravinska; Pristiana, Alvira Febrian; Rosida, Siti Maulani
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 02 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v20i02.579

Abstract

Disaster is one thing that humans cannot predict, even when disasters that come often have very detrimental effects, such as loss of life and material to damage to facilities and infrastructure. So we need a solution to find out what handling is done to anticipate the coming of a disaster and how to reduce the risk of a disaster. The research design used is the literature review method, namely research conducted by researchers through a variety of literary information (the relevant textbooks or handbooks or scientific journals). The focus of literature research is to find various theories, laws, propositions, principles, or ideas that are used to analyze and solve the formulated research questions. Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) as an effort to increase awareness and preparedness in anticipating the arrival of disasters will make the community respond quickly and appropriately so that the process of recovery, maintenance and handling can be carried out immediately. Efforts to establish a Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) are part of the strategy to create resilient urban villages because it includes activities to increase awareness and preparedness in anticipating future disasters. With the Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) the government and the community are on standby and working together to respond in the event of a disaster. If so far, when a disaster occurs, the community is completely dependent on the government, it is hoped that by involving the community, independence will emerge to actively participate in dealing with disasters both during the pre-disaster, disaster and post-disaster formation. as well as encouraging cooperation with various sectors to encourage preparedness efforts in anticipating disasters. In carrying out village resilience activities, stakeholders together with the community should carry out an assessment of the disaster risks that exist in the area. The assessment consists of three components, namely threat assessment, vulnerability assessment and capability assessment. Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) the community is provided socialization and training on disaster which aims to create an awareness of the community so that they have knowledge and skills in overcoming disaster problems that may arise in the future.
STRATEGI REBRANDING MEKARI DALAM MENINGKATKAN BRAND EQUITY Harahap, Halomoan; Rinaldi, Adinda Aurel
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 01 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i01.781

Abstract

This research aims to determine Mekari's rebranding strategy in increasing brand equity. This activity was carried out through in-depth interviews, observation and documentation. This research uses descriptive qualitative research with a case study method. The results of the research that has been carried out can show that Mekari has several strategies to increase brand equity after rebranding. The strategy used by Mekari to increase brand equity is by creating a technology event called the Mekari Conference. Apart from that, Mekari also utilizes the digital world, such as social media and media releases. All strategies carried out by Mekari are the result of intervention from employees, both CEO, C level, and especially employees who deal directly with customers such as the marketing, sales, customer support & success teams. Keyword: strategy, rebranding, brand equity.
THE RELATIONAL DIALECTIC OF SINGLE MOTHER Kartika, Risma
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 02 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v20i02.695

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta semakin meningkatnya jumlah ibu tunggal di Indonesia. Posisi ibu tunggal menjadi dilematis. Pertama, karena menjadi ibu tunggal bukanlah suatu keinginan. Kedua, para ibu tunggal memiliki beban, di samping harus memenuhi kebutuhan ekonomi, juga menjalankan rumah tangga sehari-hari. Di sisi lain, dominasi budaya patriarki selalu menghadang ibu tunggal. Di mulai dari akses sumberdaya ekonomi sampai stigma lingkungan. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis, pendekatan kualitatif dan studi kasus tunggal instrumental. Informan empat ibu tunggal menceritakan dialog/hubungan mereka dengan keluarga, teman dan lingkungan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian menunjukkan, dua kategori dialektika relasional telah terjadi di keluarga, teman, dan lingkungan ibu tunggal. Dialektika internal pada negosiasi identitas, resiliensi, dan artikulasi rasional kebebasan serta dialektika eksternal pada konflik peran, sublimasi dukungan, dan semangat berbagi. Kebaruan penelitian ini adalah menciptakan model dialektika ibu tunggal dialektika adaptif untuk keluarga, teman dan lingkungan.
PENDEKATAN NARATIF: MEMAHAMI CHILDFREE SEBAGAI AKTUALISASI MAKNA HIDUP INDIVIDU MELALUI KISAH PENGALAMAN DI INSTAGRAM Manggalaningwang, Jody; Rahardjo, Alexandra Rianti Grandi; Prasetya, Denny; Aritonang, Eva Reh Ulina; Simanjuntak, Magda Sabrina Theofany; Ullyana, Yuditha Franciska
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 01 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i01.795

Abstract

The decision to be childfree is a decision that is still considered to be anti-mainstream, so they are vulnerable to cynicism and public rejection. Individuals with identities that differ from generally accepted norms usually use social media as a medium for self-actualization. This study adopts a constructivist research paradigm and employs a narrative methodology involving in-depth interviews with six childfree participants. Thematic analysis was applied to the collected data. The study reveals that participants from diverse backgrounds share a common perspective on what constitutes a meaningful life, which differs from the prevailing societal norms in Indonesia. It highlights the importance of a well-defined self-concept in achieving psychological fulfillment among childfree individuals. Interestingly, social media serves primarily as a tool for sharing, networking, and dispelling misconceptions about the childfree lifestyle. Rather than seeking self-validation or actively promoting their choice, childfree individuals view social media to communicate the outcomes of their interactions with society. This study highlights the lives of individuals who choose to be childfree when using social media without hiding their identity as an effort to build respectful social relationships. Thus, childfree individuals interpret Instagram as only a medium for conveying the results of the interaction process with the environment, instead of self-validation.Keywords: childfree; Instagram; self-actualization 
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PASANGAN PADA APLIKASI TINDER Muflihah, Nadiatul; Prananingrum, E Nugrahaeni; Anindhita, Wiratri; Safitri, Dini
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 02 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v20i02.531

Abstract

Komunikasi interpersonal keterlibatan dua orang dalam berkomunikasi menjadi faktor utama dalam terciptanya sebuah hubungan (relationships) yang lebih mendalam. Tujuan peneliti ingin mengetahui cara para pengguna kencan online dalam komunikasi interpersonal diri mereka kepada calon pasangan mereka di aplikasi Tinder. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan teori Social Information Processing (SIP) Theory di mana teori ini mengadaptasi komunikasi termedia komputer (computer mediated communication) melalui media baru. Penelitian ini mengambil empat pasang informan dua laki-laki dan dua perempuan yang berumur dewasa muda di Kota Depok, Jawa Barat dan Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi interpersonal pasangan pada aplikasi Tinder melakukan pengungkapan diri dengan lawan bicara, keluasan hubungan, kedalaman hubungan dan komunikasi yang sering akan berlanjut setelah dua kali pertemuan atau bergantung pada sikap masing-masing pasangan.Kata Kunci : Komunikasi interpersonal, Aplikasi Kencan, Pengungkapan diri 

Filter by Year

2004 2024