Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora (JASIORA)
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Setih Setio sebagai wadah bagi para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang ilmu sosial. Selain itu jurnal ini juga dapat menjadi wahana tukar pandang dan informasi di antara para cendekiawan, praktisi, maupun peminat ilmu sosial yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juli dan Desember.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2020): Desember"
:
12 Documents
clear
PELAKSANAAN PROGRAM GEDUBRAK DALAM MENCIPTAKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DUSUN PURWO BAKTI KECAMATAN BATHIN III KABUPATEN BUNGO
Muhammad Nasir;
Zepa Anggraini;
Eko Suryantoko;
Joko Susanto;
H.M. Chotib
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.514 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.143
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program GEDUBRAK di Kabupaten Bungo yang khususnya disalah satu dusun yang ada di Kabupaten Bungo yaitu Dusun Purwo Bakti, Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, observasi dan wawancara. Populasi yang diambil peneliti terdiri dari karyawan Dinas Lingkungan Hidup, Dusun Purwo Bakti dan Dusun Suka Makmur. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah enam belas orang. Data dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan telaah terhadap fenomena-fenomena atau peristiwa secara keseluruhan, maupun terhadap bagian-bagian yang membentuk fenomena-fenomena tersebut serta hubungan keterkaitannya. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Program Gedubrak di Kabupaten Bungo dapat dijalankan dengan baik. Namun masih memiliki kendala yang umumnya terdiri dari masalah waktu, dana, dan yang paling utama itu kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Melalui sosialisasi tentang kebersihan dari Pemerintah Kabupaten, iuran dari masyarakat, dan menggunakan sedikit Dana Desa, merupakan upaya yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Dusun Purwo Bakti dalam menyikapi hambatan yang ada.
Evaluasi Pelaksanaan Program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) Di Kecamatan Bathin III Muara Bungo Provinsi Jambi
Tri Wera Agrita;
Titis Wulandari
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.784 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.149
Kemiskinan merupakan masalah sosial yang senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat, khususnya di negara-negara berkembang. Kemiskinan ini muncul sebagai akibat kenaikan berbagai bahan kebutuhan pokok dan hilangnya berbagai pendapatan masyarakat. Hal ini mengakibatkan adanya pemutusan hubungankerja dari berbagai bencana yang terjadi diberbagai daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan Pelaksanaan BLSM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Bungo tepatnya di Kecamatan Bathin III.Kecamatan Bathin III yang mana Kabupaten Bungo terdiri dari 17 Kecamatan dikarenakan penduduk masyarakat Kecamatan Bathin III mata pencahariannya rata-rata sebagai petani yang mana hasil pendapan tidak menentu. Berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo berupaya untuk melaksanakan kebijakan tersebut. UUD Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Program BLSM. UUD Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pedoman dan Pendataan dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. Melalui Kemensos Nomor 28/HUK/2013 PT.Pos Indonesia dan BRI sebagai pelaksana penyaluran dana BLSM kepada Rumah Tangga Miskin. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif.? Pelaksanaan lapangan berupa peranan operator sebagai fasilitasi dalam melakukan sosialisasi, Pendataan Penerima, Ketepatan Sasaran dan Penyaluran dana BLSM. Kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaan program BLSM Kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah dan Rendahnya keterampilan petugas dalam memantau dan memonitor pelaksanaan program BLSM serta organisasi dan manajemen pemerintahan yang belum terpadu di Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo. Upaya-upaya Pemerintahan Kabupaten Bungo dalam pelaksanaan program BLSM dapat memantau dan mengawasi pelaksanaan program BLSM dilapangan.
PERKEMBANGAN FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIFTEKNOLOGI DIGITAL
Erwin H Harahap H Harahap;
Nanik Istianingsih;
Mukhtar Latief
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.33 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.138
Filsafat Ilmu diorientasikan untuk menjelaskan bagaimana kedudukan filsafat ilmu pengetahuan dalam peta filsafat secara keseluruhan, dan secara khusus mendeskripsikan bagaimana teori-teori ilmu pengetahuan, baik dari perspektif ontologi, epistemologi maupun aksiologinya. Ilmu dan teknologi bukanlah entitas yang sederhana karena bersangkut paut dengan dorongan hakiki dan naluri kreatif dalam diri manusia. Bagaimana hubungan senyatanya antara ilmu dengan teknologi yang saling kait, saling gayut maupun saling-pengaruh. Terdapat hubungan dialektis antara ilmu dan teknologi.Pada satu sisi, ilmu menyediakan bahan pendukung penting bagi kemajuan teknologi yakni berupa teori-teori. Pada sisi lain penemuan teknologi sangat membantu perluasan cakrawala penelitian ilmiah, yakni dengan dikembangkannya perangkat penelitian berteknologi mutakhir. Bahkan dapat dikatakan, dewasa ini kemajuan ilmu mengandalkan dukungan teknologi, sebaliknya kemajuan teknologi mengandalkan dukungan ilmu.Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, dan telah melahirkan berbagai macam teknologi baru yang semakin maju. Teknologi pada era digital ini membawa banyak manfaat dari berbagai bidang seperti politik, eknomi, sosial budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi, namun tidak dipungkiri setiap pemanfaatannya memiliki tantangan.
Analisis Kesadaran Masyarakat Dalam Mengikuti Sosialisasi Tax Amnesti Guna Mendukung Tertib Pajak ( Studi Di Desa Karya Harapan Mukti KecamatanPelepat Ilir )
Nanang Al Hidayat;
Asrai Maros
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (644.722 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.144
Dalam penelitian ini, penulis meneliti tentang kesadaran masyarakat dalam mengikuti sosialisasi Tax Amnesty guna mendukung tertib pajak, kesadaran masyarakat yang dimaksud adalah bagaimana kesadaran masyarakat dalam mengikuti sosialisasi yang diadakan di Desa Karya Harapan Mukti agar menjadi masyarakat yang tertib pajak. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh wajib pajak di Desa Karya Harapan Mukti dengan sampel sebanyak 20 orang yang terdiri dari masyarakat wajib pajak, Ketua KUD, Rio serta perangkat Desa. Hasil penelitian bahwa kesadaran masyarakat dalam mengikuti sosialisasi masih rendah terbukti dengan adanya target yang ingin dicapai pemerintah dalam mengikuti sosialisasi yaitu sebanyak 20% dari jumlah 1025 wajib pajak akan tetapi yang mengikuti hanya 6,8% dari jumlah wajib pajak hal ini disebabkan oleh sosialisasi kurang menarik minat, informasi yang tidak merata pada seluruh masyarakat dan tidak adanya penghargaan bagi masyarakat yang tertib pajak.
ANALISIS BUDAYA KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN CV. BINTANG ANDALAS
Wahyu Aldino
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.079 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.150
Wahyu aldino, Analisis Budaya Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan CV. Bintang Andalas.Budaya organisasi adalah suatu sistem nilai yang diperoleh dan dikembangkan oleh suatu lembaga dari pola kebiasaan dan filosofi dasar para pendirinya, yang melalui proses sosialisasi tersebut dibentuk menjadi aturan-aturan yang dijadikan pedoman berfikir dan bertindak oleh pegawai di suatu instansi, dalam suatu instansi. upaya untuk mencapai tujuan agensi. Budaya kerja secara umum merupakan pernyataan filosofi, dapat berfungsi sebagai tuntutan yang mengikat bagi karyawan karena dapat dirumuskan secara formal dalam berbagai peraturan perundang-undangan perusahaan. Dengan menerapkan budaya kerja, sebagai acuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, secara tidak langsung pimpinan dan karyawan akan terikat sehingga dapat membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan visi dan misi serta strategi perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan pada CV. Bintang Andalas Muara Bungo. Dalam hal ini akan dianalisis bagaimana peran pimpinan perusahaan dalam menerapkan budaya kerja terhadap kinerja karyawan.Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap data yang diperoleh dari unit analisis dengan metode wawancara kepada 7 responden yang berkaitan dengan penelitian, dengan menggunakan teknik purposive sampling (purposive sampling) ditemukan adanya kendala yaitu intensitas kesibukan kepemimpinan, latar belakang pendidikan yang berbeda, dan kesadaran akan disiplin karyawan. yang masih rendah.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa upaya mengatasi kendala di atas antara lain pemberian pelimpahan wewenang, pemberian arahan dan arahan, pemberian contoh / contoh disiplin.
TERAPI BERMAIN UNTUK ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ANAK AUTIS DI KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI
Fina Afriany;
Siti Rahmiati;
Poiran Poiran
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (142.618 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.139
Autis adalah gangguan perkembangan perpasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, dan interaksi sosial. Jumlah anak yang terkena autis semakin hari semakin meningkat pesat. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis berat yang mempengaruhi fungsi otak sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif (Yayasan Autisme Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terapi bermain untuk aspek sosial emosional anak autis di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi dan untuk mengetahui terapi bermain apa saja yang dapat diberikan kepada anak yang mengalami autis untuk perkembangan sosial dan emosionalnya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Terapi ini dilakukan kepada tiga orang anak autis, satu jam sekali seminggu selama 5 bulan. Terapi dilakukan dengan memberikan berbagai macam mainan yang bertujuan untuk merangsang interaksi sosial emosional anak, yang diberikan oleh 4 orang pendamping. Hasil penelitian ini adalah permainan yang diberikan digunakan sebagai media untuk menstimulasi aspek sosial dan emosional anak. Jenis dan ragam permanian dapat diberikan secara variatif dan dilihat bagaimana respon anak terhadap kegiatan bermainnya. Anak membutuhkan beberapa sesi untuk dapat merespon permainan. Tahapan bermain dimulai dengan bermain dengan satu orang dan saat kemampuan mulai berkembang anak dapat bermain dengan beberapa orang anak atau permainan kelompok. Tahap bermain juga diawali dengan permainan yang sederhana dan selanjutnya saat kemampuan berkembang jenis permaianan dapat di tingkatkan kepermainan dengan aturan yang lebih kompleks.
Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Dana Desa dan Manajemen Keuangan Desa terhadap Efektivitas Program Pembangunan Desa di Kabupaten Bungo
Nova Elsyra;
Syah Amin Albadry;
Zulkifli Zulkifli
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (571.783 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.145
Pengelolaan keuangan Desa harus dilakukan dengan manajemen yang baik dan akuntabel karena dana yang masuk ke Desa bukanlah dana yang kecil, melainkan sangat besar untuk dikelola oleh sebuah Pemerintahan Desa. Dengan adanya kebijakan Dana Desa tersebut, maka dimensi manajemen pada pelaksanaan kebijakan Dana Desa tersebut perlu untuk diterapkan dengan baik karena menurut Nugroho (2014) kebijakan publik di dalamnya terjadi proses perancangan dan perencanaan; pelaksanaan melalui berbagai organisasi dan kelembagaan; serta untuk mencapai hasil yang optimal, maka implementasi kebijakan publik harus dikendalikan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Dana Desa dan Manajemen Keuangan Desa terhadap Efektivitas Program Pembangunan Desa di Kabupaten Bungo. Penelitian ini merupakan penelitian jenis eks-planatif karena bertujuan untuk meneliti karakteristik variabel dan hubungan antar variabel yang telah ada. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh desa yang ada di Kabupaten Bungo yang berjumlah 141 Desa. Dari populasi tersebut ditarik jumlah sampel sebanyak 35 responden dengan metode penarikan sampel menggunakan tehnik non probability sampling dengan cara Convinience Sampling atau sampel dengan kemudahan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYEDIAAN, PENDISTRIBUSIAN, DAN HARGA LPG 3KG DI KECAMATAN PASAR MUARA BUNGO
Helva Rahmi;
Delvita Juniarsih;
Yulia Wiji Astika
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.817 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.141
Gas LPG 3 Kg merupakan produk PSO perrtamina yang ditujukan untuk masyarakat miskin dan UKM. Dalam penjualannya, Pertamina menetapkan sistem distribusi dari agen hingga konsumen akhir dengan menetapkan harga eceran tertinggi (HET). Namun kenyataannya konsumen tidak mendapatkan harga sesuai HET yang ditentukan Pertamina.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi penyediaan, pendistribusian, dan harga gas LPG 3 kg di Kecamatan Pasar Muara Bungo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana memperoleh data yang diperoleh dari informan dan observasi lapangan. Kemudian data yang diperoleh dikumpulkan dan dianalisis untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Teknik analisis data menggunakan model implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengadaan dan pendistribusian LPG 3 Kg di Kecamatan Pasar Muara Bungo belum berjalan dengan baik. Dikarenakan kebijakan idealisasi kebijakan penyediaan dan distribusi yang dilaksanakan dalam bentuk LPG 3Kg pada tingkat regulasi di tingkat Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri sudah tepat, namun di tingkat kabupaten penyelenggaraan program pengawasan dan tim pengendali bertekad untuk tidak berjalan dengan baik. Kelompok sasaran tersebut sejalan dengan kebijakan penyediaan dan penyaluran LPG 3 Kg untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dan UKM, namun masyarakat berpenghasilan tinggi juga menggunakan gas LPG 3 Kg. Organisasi pelaksana kelompok distribusi yaitu pemerintah menunjuk PT.Pertamina, kemudian mendistribusikannya kepada instansi penyalur untuk mendistribusikan LPG 3 Kg ke SPPBE / SPBE yang diteruskan ke agen dan sub penyalur kepada masyarakat. Faktor lingkungan melalui aspek budaya, sosial, ekonomi menunjukkan masih adanya masyarakat yang kurang memahami efisiensi biaya penggunaan gas LPG dibandingkan dengan menggunakan kayu atau minyak tanah berbayar.
Analisis Kapabilitas Manajemen Sumber Daya Manusia PT. Mega Sawindo Perkasa Muara Bungo
Panji Ulum;
Yasmir Yasmir
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.207 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.146
Keberhasilan Perusahaan dalam mencapai tujuan tidak hanya tergantung pada keunggulan tekhnologi, modal yang tersedia, sarana ataupun prasarana yang dimiliki, melainkan juga tergantung pada aspek Sumber Daya Manusia. Agar pengelolaan Sumber Daya Manusia dapat berjalan secara efektif, pihak manajerial perlu memiliki kapabilitas yang memadai, bukan hanya sebatas memiliki kemampuan namun juga memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kapabilitas manajemen sumber daya manusia dalam upaya meningkatkan produktivitas perusahaan pada PT. Megasawindo Perkasa Muara Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa kapabilitas manajemen sumber daya manusia pada PT. Megasawindo Perkasa Muara Bungo cukup baik, meski pada beberapa bagian belum sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP). Keterbatasan manajerial yang sesuai dengan bidang pekerjaan dan pendidikannya menjadi salah satu hambatan yang di hadapi oleh pihak Manajemen Sumber Daya Manusia PT. Megasawindo Perkasa Muara Bungo, namun pemberian Pelatihan dan pemberlakukan Rotasi Kerja menjadi salah satu upaya yang di terapkan oleh Pihak Manajemen Sumber Daya Manusia PT. Megasawindo Perkasa Muara Bungo untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.
Peran Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya Dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Joko Sunaryo;
Sasmita Rusnaini;
Teta Wismar;
Deni Handani;
Mitha Berlian
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.611 KB)
|
DOI: 10.56957/jsr.v4i1.142
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fomomena masih terbatasnya dana untuk kegiatan (SPP); kurangnya kesadaran masyarakat (kelompok SPP) dalam pengunaan dana (SPP) Simpan Pinjam Perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perdesaan; Sarana dan Prasarana yang belum memadai sebagai penunjang pekerjaan di kantor.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peran, hambatan serta upaya dalam pelaksanaan pengelola amanah pemberdayaan masyarakat Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan SPP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, populasi yaitu seluruh pegawai dan petugas kelembagaan Pengelola Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PAPM) serta masyarakat kelompok Simpan Pinjam Perempuan dan sampel? dalam penelitian? ini sebanyak 14 (empat belas) orang, dengan teknik Purposive? sampling.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa peran PAPM Asam Jujuhan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan SPP yaitu mendekatkan modal pada masyarakat khususnya masyarakat miskin, potensi produktif dengan sistem perkreditan yang mudah, murah dan mengarah, membentuk modal masyarakat, membimbing masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami asas-asas ekonomi dan permodalan, memberi pelayanan pinjaman tanpa agunan, dan mengadakan kerjasama dengan pihak ketiga dan usaha lain yang sah. Dalam pelaksanaan peran PAPM Asam Jujuhan, melalui kegiatan SPP. terkendala oleh dana yang ada tidak mencukupi untuk diberikan pinjaman pada setiap kelompok SPP, terkadang uang yang disalurkan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) ke kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) tidak digunakan tepat sasaran, serta sarana dan prasarana yang ada belum memadai, akibatnya pekerjaan sering terganggu dan tertunda, mengatasi terkait dengan kendala tersebut diupayakan yaitu UPK PAPM melakukan perguliran dana? dan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, sosialisasi untuk seluruh kelompok SPP yang ada di Jorong dan Nagari, menggunakan kantor bamus yang tidak dipakai sampai dengan dapat membuat gedung sendiri, serta mencari spot jaringan internet yang memadai dengan pergi ketempat dataran tinggi.