cover
Contact Name
Abdullah Syahab
Contact Email
syahab@centrism.or.id
Phone
+6281278995932
Journal Mail Official
centrism@centrism.or.id
Editorial Address
Kertamukti - Cireundeu - Ciputat Timur - Banten 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE)
ISSN : 29649161     EISSN : 29649153     DOI : 10.56436/mijose
Fokus kajian Jurnal MIJOSE antara lain: Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan dan Pengembangan, Proyek dan Inovasi Pendidikan, Metodologi Pembelajaran, Teknologi Baru dalam Pendidikan dan Pembelajaran, Manajemen Pendidikan. Penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). The focus of the MIJOSE Journal study includes: Education and Teaching, Education and Development, Educational Projects and Innovations, Learning Methodology, New Technologies in Education and Learning, Management of Education. Research on Early Childhood Education.
Articles 50 Documents
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Tanggungjawab Siswa Sugianto, Ade
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.153 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.129

Abstract

This study aims to describe the strategies of Islamic religious education teachers in building the character of student responsibility in schools, the condition of the character of student responsibility in schools, and the obstacles Islamic religious education teachers have in forming the character of student responsibility in schools. This research is a qualitative research with purposive sampling, namely the deputy head of the curriculum, teachers of Islamic religious education, and students of grades X, XI, XII. This research shows that the strategy of Islamic religious education teachers in forming the responsible character of students in schools is carried out by providing teaching and advice to children about the importance of responsible character education, accustoming students to doing good activities or actions, and setting an example to students. The character of student responsibility at school is that students are not late for school, do assignments on time, participate in extracurricular activities, and return books that have been lent. The obstacles faced are school regulations that are not strict enough for students, as well as a lack of guidance and attention from parents. Based on these conditions, the teacher's efforts at school are to make rules in the classroom during the learning process and provide advice to students during and outside of class hours. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan strategi guru pendidikan agama  Islam dalam pembentukan karakter tanggung jawab siswa di sekolah, kondisi karakter tanggung jawab siswa di sekolah, dan penghambat guru pendidikan agama  Islam dalam pembentukkan karakter tanggung jawab siswa di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualilatif dengan penentuan subjek dilakukan secara purposive sampling, yaitu wakil kepala kurikulum, guru pendidikan agama  Islam, dan siswa kelas X, XI, XII. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru pendidikan agama  Islam dalam pembentukkan karakter tanggung jawab siswa di sekolah dilaksanakan dengan memberikan pengajaran dan nasehat anak tentang pentingnya pendidikan karakter tangggung jawab, membiasakan siswa melakukan kegiatan atau perbuatan yang baik, dan memberikan keteladanan kepada siswa. Adapun karakter tanggung jawab siswa disekolah yaitu siswa tidak terlambat hadir ke sekolah, mengerjakan tugas tepat pada waktunya, mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, dan mengembalikan buku yang telah dipinjamkan. Kendala yang dihadapi adalah peraturan sekolah yang kurang ketat terhadap siswa, serta kurangnya pembinaan serta perhatian dari orang tua. Berdasarkan kondisi tersebut, maka upaya guru di sekolah adalah membuat peraturan dalam kelas pada saat proses pembelajaran dan memberikan nasehat kepada siswa disaat dan di luar jam pelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match dan Picture and Picture terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Wirda, Wirda Wahyuni; Sanjaya, Budi; Prihartini, Yogia
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.724 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.130

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Make a Match and Picture and Picture learning models on students' Arabic learning outcomes. This research is a quantitative study using a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The data collection technique used is: test. Data analysis requirements test techniques used are: data description, basic assumption test and classic assumption test. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique. This study used three classes, namely two experimental classes and one control class. The results showed 1) there was an increase in students' Arabic learning outcomes after following the Make a Match learning model 2) there was an effect of the Make a Match learning model on students' Arabic learning outcomes 3) there was an increase in students' Arabic learning outcomes after following the Picture and Picture Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Make a Match dan Picture and Picture terhadap hasil belajar bahasa Arab siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi eksperimen pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes. Teknik uji persyaratan analisis data yang digunakan yaitu: deskripsi data, uji asumsi dasar dan uji asumsi klasik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan tiga kelas yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat peningkatan hasil belajar bahasa Arab siswa setelah mengikuti model pembelajaran Make a Match 2) terdapat pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap hasil belajar bahasa Arab siswa 3) serta terdapat peningkatan hasil belajar bahasa Arab siswa setelah mengikuti model pembelajaran Picture and Picture
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Peningkatan Karakter Religius Siswa Rahmadayani, Putri; Badarussyamsi, Badarussyamsi; el-Widdah, Minnah
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.04 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.149

Abstract

This research examines how the process of instilling the values of Islamic education in SMP Negeri 4 Jambi City. the aim is to describe and analyze the general picture of the religious character of students and the process of instilling the values of Islamic education in SMP Negeri 4 Jambi City. The method used in this research is descriptive qualitative method, and the type of research used is field research. The subjects of this study were PAI teachers and students at SMP Negeri 4 Jambi City, while the object of the research was the inculcation of Islamic educational values in improving the religious character of students at SMP Negeri 4 Jambi City. The results of this study indicate that PAI teachers have carried out the process of instilling the values of Islamic education using (1) innovative teaching methods by making self-study modules and PAI pocket books for students, (2) modeling greetings, shaking hands, tolerant and guiding students in each activity, (3) habituation by making the Dzhuhur prayer program in congregation, monthly yasinan, tahfidz juz 'amma, as well as accustoming students to mutual tolerance between religions (4) motivation and enforcement of rules such as giving advice and reprimands for actions committed student. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam di SMP Negeri 4  Kota Jambi. tujuannya adalah mendeskripsikan dan menganalisa gambaran umum karakter religius siswa dan proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam di SMP Negeri 4  Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field recearch). Subjek dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa di SMP Negeri 4 Kota Jambi, sedangkan objek penelitiannya adalah penanaman nilai-nilai pendidikan Islam dalam peningkatan karakter religius siswa di SMP Negeri 4 Kota Jambi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI telah melakukan proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam dengan metode (1) pengajaran yang inovatif dengan membuat modul belajar sendiri serta buku saku PAI untuk siswa, (2) peneladanan untuk mengucapkan salam, berjabat tangan, bertoleransi serta membimbing siswa dalam setiap kegiatan, (3) pembiasaan dengan membuat program sholat dzhuhur berjama’ah, yasinan bulanan, tahfidz juz ‘amma, serta membiasakan siswa untuk saling toleransi antar agama (4) motivasi dan penegakkan aturan seperti memberi nasihat dan teguran atas perbuatan yang dilakukan siswa.
Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Konsep Diri Siswa Efriyanti, Mira; Hakim, Lukman; Khumaini Umasugi, Muhamad
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.685 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.154

Abstract

This study aims to see and analyze the professionalism of PAI teachers in the formation of students' self-concept at SMP Negeri 1 Merangin. Through qualitative research methods, with school principals, representatives, PAI teachers, extracurricular coaches and students as research subjects, data were obtained by means of observation, interviews, documentation and triangulation. Then analyzed with the Miles and Huberman model. The results of the research obtained were that the professionalism of the PAI teachers at SMP Negeri 1 Merangin was included in the good category, but still needed to increase teacher competence so that in the future no negative self-concepts of students were found. Student internal and external factors become obstacles for PAI teachers in forming students' self-concept so that the promotion of religious activities continues to be carried out such as routine cultural activities, noon prayers in congregation and reciting iqra' (mulok), then MTQ extracurriculars, tahfiz, and memorizing jus 30 which carried out on a scheduled basis. Sebuah mahakarya besar dalam dunia pendidikan apabila generasi muda yang dilahirkan memiliki konsep diri yang baik. Untuk mencapai hal ini guru dituntut untuk profesional, agar siswa mampu menunjukkan citra dirinya yang berkarakter, mandiri dan religius. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan menganalisis profesionalitas guru PAI dalam pembentukan konsep diri siswa di SMP Negeri 1 Merangin. Melalui metode penelitian kualitatif, dengan kepala sekolah, wakil, guru PAI, pembina-pembina ekstrakurikuler dan siswa sebagai subjek penelitian, data diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Selanjutnya dianalisis dengan model Miles and Huberman. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah profesionalitas guru PAI SMP Negeri 1 Merangin termasuk dalam kategori baik, akan tetapi masih tetap perlu peningkatan kompetensi guru sehingga dimasa depan tidak ditemukan lagi konsep diri siswa yang negatif. Faktor internal dan eksternal siswa menjadi kendala bagi guru PAI dalam pembentukan konsep diri siswa sehingga penggalakan kegiatan keagamaan terus dilaksanakan seperti kegiatan rutin kultum, solat zuhur berjama’ah dan mengaji iqra’ (mulok), selanjutnya ekstrakurikuler MTQ, tahfiz, dan hafalan jus 30 yang dilaksanakan secara terjadwal.
Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Firdaus Ansori, Muhammad
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.934 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.174

Abstract

This study aims to find teacher pedagogic competence in innovation, Arabic learning innovation, and inhibiting factors for Arabic learning innovation. The type of research used is descriptive qualitative, while the method used is descriptive qualitative method. Sources of data used consist of informants, locations, events or activities, documents and archives. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results showed that teachers know the characteristics of students, master learning theory, and are able to develop curricula. On the other hand, teachers have made innovations in Arabic learning in the form of giving rewards, using learning media, conducting ice breaking, evaluating students who are less active, choosing practical and pragmatic materials, getting used to speaking Arabic, making Arabic speech contests, and join the KKG (teacher working group). The inhibiting factor for innovation in learning Arabic at SMP Daarut Tauhid Boarding School is the students' low basic knowledge of Arabic. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kompetensi pedagogik guru dalam inovasi, inovasi pembelajaran Bahasa Arab, dan faktor penghambat Inovasi pembelajaran Bahasa Arab. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan, lokasi, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengenal karakteristik peserta didik, menguasai teori pembelajaran, dan mampu mengembangkan kurikulum. Di sisi lain guru telah melakukan inovasi pembelajaran Bahasa Arab dalam bentuk pemberian reward, pemanfaatan media pembelajaran, melakukan ice breaking, evaluasi terhadap siswa yang kurang aktif, pemilihan materi yang praktis dan pragmatis, pembiasaan dalam berbicara Bahasa Arab, membuat lomba pidato Bahasa Arab, serta ikutnya KKG (Kelompok kerja guru). Adapun faktor penghambat inovasi pembelajaran Bahasa Arab di SMP Boarding School Daarut Tauhid adalah rendahnya pengetahuan dasar Bahasa Arab siswa.
Penerapan Manajemen Organisasi Pelajar Pondok Modern Dalam Menanamkan Disiplin Santriwati Ikrom, Moh. Ikrom Mubarok; Jamrizal, Jamrizal; Huda, Syamsul
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.678 KB) | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.177

Abstract

The application of the holistic education system at Darussalam Gontor Modern Islamic Institution for girls Campus 7, comprehensively covers all aspects of female life. Including disciplinary education that is applied to all aspects of female student activities. This study aims to determine the application of management carried out by the management of the Student Organization of Pondok Modern (OPPM) related to the cultivation of discipline to female students. In this study, the author used a qualitative approach, which collected data using observation methods, interviews with speakers directly related to the topic of the title, and documentation. Results of the study: 1) The application of organizational management covering all aspects of POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluating) is the main factor in the success of organizational administrators in instilling student discipline at Darussalam Gontor Modern Islamic Institution for girls Campus 7. 2) The existence of inhibiting and supporting factors in the cultivation of discipline through the management of the Student Organization of Pondok Modern (OPPM). While the results of the cultivation of discipline, all cottage activities can run smoothly, the number of disciplinary violations committed by santriwati can be minimized, besides that from an academic point of view there is an increase in the value of preliminary test results by 5% from the previous year. Penerapan system pendidikan holistic yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7 secara komprehensif mencakup seluruh aspek kehidupan santriwati. Termasuk pendidikan disiplin yang di terapkan kedalam seluruh aspek kegiatan santriwati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen yang dilakukan oleh pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) terkait penanaman disiplin kepada santriwati. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, yang pengumpulan data-datanya dengan metode observasi, wawancara dengan narasumber yang berkaitan langsung dengan topik judul, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini: 1) Penerapan manajemen organisasi yang mencakup seluruh aspek POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluating) menjadi faktor utama kesuksesan para pengurus organisasi didalam menanamkan disiplin santriwati di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri kampus 7. 2) Adanya faktor penghambat dan pendukung dalam penanaman disiplin melalui manajemen Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Sedangkan hasil dari penanaman disiplin, seluruh kegiatan pondok dapat berjalan dengan lancar, jumlah pelanggaran disiplin yang dilakukan santriwati dapat diminimalisir, selain itu dari segi akademik adanya kenaikan nilai hasil muroja’ah 5% dari tahun sebelumnya.
Full Day School dalam Pembinaan Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama Zakariya, Fauziah
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.179

Abstract

This study aims to describe the implementation of student moral development and the impact arising from the implementation of the Full Day School program at SMP IT Permata Hati Merangin. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data is analyzed by reducing irrelevant data, explaining it and drawing conclusions. The researcher found that in carrying out moral development, the teacher gave a good example in the form of words and actions that were in accordance with the rules in Islam so that they were used as role models for students. In addition, the habituation program includes religious activities such as reciting the Koran, reading Asmaul Husna, CIP (Morning Inspiration Stories), congregational Dhuha prayers, Dhuhr and Asr prayers in congregation, and sunnah fasting Monday-Thursday. Whereas in the implementation of a point system for students who violate school rules in order to minimize violations that occur. The positive impact of implementing moral development through the Full Day School is that in terms of actions/deeds, religion, and achievement become better. While the negative impact of implementing moral development through the Full Day School program is the lack of outreach to the community environment and often feeling tired and sleepy. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan akhlak siswa serta dampak yang ditimbulkan dari pelaksanaan program Full Day School di SMP IT Permata Hati Merangin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mereduksi data yang tidak relevan, memaparkannya dan menarik kesimpulan. Peneliti menemukan bahwa dalam dalam pelaksanaan pembinaan akhlak, guru memberikan contoh yang baik berupa perkataan maupun perbuatan yang sesuai dengan kaidah dalam  Islam agar dijadikan panutan bagi siswa. Di samping itu program pembiasaan yang berupa kegiatan keagamaan seperti mengaji, membaca Asmaul Husna, CIP (Cerita Inspirasi Pagi), sholat Dhuha berjamaah, sholat Dhuhur dan sholat Ashar berjamaah, dan puasa sunnah Senin-Kamis. Sedangkan dalam pemberlakuan sistem poin bagi siswa yang melanggar peraturan sekolah guna meminimalisir pelanggaran yang terjadi. Dampak positif dari pelaksanaan pembinaan akhlak melalui Full Day School adalah secara tindakan/perbuatan, kegamaan, dan prestasi menjadi lebih baik. Sedangkan dampak negatif dari pelaksanaan pembinaan akhlak melalui program Full Day School adalah kurangnya sosialisasi terhadap lingkungan masyarakat dan sering merasa capek dan mengantuk.
Pola Pembinaan Perilaku Remaja Dalam Meningkatkan Akhlak Ridwan, Muhammad
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.180

Abstract

This article wants to discuss the understanding and implementation of patterns of fostering adolescent behavior in improving morals in the Buluran Kenali Village, Jambi City. The focus of the study in this article is how is the understanding of parents regarding the pattern of fostering adolescent behavior in improving morals in the Buluran Kenali Village, Jambi City? This research is a qualitative research with a phenomenological approach. The research findings show that parents' understanding of the patterns of adolescent behavior development in the Buluran Kenali Village, Jambi City is still low. Guidance on the behavior of adolescents in the Buluran Village, Know the City of Jambi, occurs a lot in social-religious activities in the community. This is because parents do not have enough time to spend with their children due to busy work outside the home, lack of knowledge about educating children about religion, association of children in the environment and understanding and awareness of the children themselves which are not optimal. Therefore, active involvement in managing mosque youth organizations, being actively involved in religious activities, as well as being involved in managing mosques, are all important coaching for youth. Artikel ini hendak membahas tentang pemahaman dan pelaksanaan pola pembinaan perilaku remaja dalam meningkatkan akhlak di Kelurahan Buluran Kenali Kota Jambi. Fokus kajian dalam artikel ini adalah bagaimana pemahaman orang tua mengenai pola pembinaan perilaku remaja dalam meningkatkan akhlak di Kelurahan Buluran Kenali Kota Jambi? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orang tua mengenai pola pembinaan perilaku remaja di Kelurahan Buluran Kenali Kota Jambi masih rendah. Pembinaan perilaku remaja Kelurahan Buluran Kenali Kota Jambi, banyak terjadi dalam kegiatan sosial keagamaan di masyarakat. Hal itu karena orang tua kurang memiliki waktu bersama anak akibat kesibukan pekerjaan di luar rumah, kurangnya pengetahuan mendidik anak tentang agama, pergaulan anak dalam lingkungan dan pemahaman dan kesadaran anak itu sendiri yang belum maksimal. Oleh karenanya, keterlibatan secara aktif dalam mengurus organisasi remaja Masjid, terlibat secara aktif dalam kegiatan keagamaan, serta keterlibatan dalam pengurusan masjid, kesemuanya merupakan pembinaan penting bagi remaja.
Metode Pembelajaran Demonstrasi Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Sumirah, Sumirah; Binari, Susilawati; Musli, Musli; Miftahuddin, Miftahuddin
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.165

Abstract

The demonstration method is a teaching method by demonstrating items, events, rules, and sequences to carry out an activity, either directly or through the use of teaching media that are relevant to the subject or material being presented. The purpose of the demonstration learning method in shaping the character of early childhood, knowing the supporting and inhibiting factors for teachers in using the demonstration method to shape children's character, and knowing the teacher's efforts in using the demonstration method to shape the character of early childhood education children Riyadatul Jannah Tembilahan Hulu Indragiri Hilir Regency Riau Province. The subjects in this study were Early Childhood Education teachers, while the data collection techniques used interview, observation and documentation techniques. Based on the results of data processing and analysis of the results that the author did, it can be seen that the demonstration learning method in shaping the character of early childhood in Riyadatul Jannah Tetmbilahan Hulu Early Childhood Education, Indragiri Hilir Regency, Riau Province has been said to be quite optimal with the application of demonstration methods in learning. Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan untuk melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Tujuan metode pembelajaran demonstrasi dalam membentuk karakter anak usia dini, mengetahui faktor pendukung dan penghambat bagi guru dalam menggunakan metode demonstrasi untuk membentuk karakter anak, dan mengetahui upaya guru dalam menggunakan metode demonstrasi unutk membentuk karakter anak pendidikan anak usia dini Riyadatul Jannah Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah para guru Pendidikan Anak Usia Dini sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengelolahan dan analisis data hasil yang penulis lakukan maka dapat diketahui bahwa metode pembelajaran demonstrasi dalam membentuk karakter anak usia dini di Pendidikan Anak Usia Dini Riyadatul Jannah Tetmbilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau sudah dikatakan cukup maksimal dengan dengan adanya penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran.
Kecakapan Sosial Guru dalam Membina Budaya Santun Santri di Pondok Pesantren Gutin, Margutin
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2022): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v1i2.188

Abstract

This study aims to examine the social skills of teachers in fostering a culture of polite students at Al-Muttaqin Islamic Boarding School Ibru Muaro Jambi because there are still problems with social skills of teachers in fostering a culture of polite students in this Islamic boarding school. The main problem in this study is why the teacher's skills are not optimal in fostering a culture of polite students? This research uses a qualitative approach with a descriptive analytical nature. The results of this study indicate that the polite culture of students at the Al-Muttaqin Ibru Muaro Jambi Islamic Boarding School is not all positive, because there are still students who practice less commendable morals such as dating, smoking, violating Islamic boarding school rules, lazy to worship, lying, not practicing toyyibah sentences and so on. etc. The teacher's social skills in fostering a polite culture of students in Islamic boarding schools is not optimal, even though there are cultural standards, habituation activities, exemplary, advice, strengthening religious education in Islamic boarding schools, teacher cooperation with other teachers and parents, using various opportunities in educating morals, enforce discipline. However, all of these activities are not planned and monitored continuously. Aspects supporting teacher social skills in fostering a polite culture of students are the commitment of teachers and leaders in building a polite culture. While the obstacles are that discipline is still weak, and teacher communication with other teachers is still not effective. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kecakapan sosial guru dalam membina budaya santun santri di Pondok Pesantren Al-Muttaqin Ibru Muaro Jambi disebabkan masih ditemukan masalah kecakapan sosial guru dalam membina budaya santun santri di pesantren ini. Persoalan utama dalam penelitian ini adalah mengapa kecakapan guru belum optimal membina budaya santun santri? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya santun santri di Ponpes Al-Muttaqin Ibru Muaro Jambi tidak semuanya positif, sebab masih ditemukan santri yang melakukan akhlak kurang terpuji seperti pacaran, merokok, melanggaran tata tertib pesantren, malas beribadah, berbohong, kurang mengamalkan kalimat toyyibah dan lain sebagainya. Kecakapan sosial guru dalam membina budaya santun santri di pesantren ini belum optimal, meskipun sudah ada standar budaya, kegiatan pembiasaan, keteladanan, nasehat, memantapkan pendidikan agama di pesantren, kerja sama guru dengan guru lain dan orang tua, menggunakan berbagai kesempatan dalam mendidik akhlak, menegakkan disiplin. Namun semua aktivitas ini kurang direncanakan dan diawasi secara terus menerus. Aspek pendukung kecakapan sosial guru dalam membina budaya santun santri adalah komitmen guru dan pimpinan dalam membangun budaya santun. Sedangkan penghambat adalah disiplin masih lemah, dan komunikasi guru dengan guru lainnya masih belum efektif.