cover
Contact Name
Abdullah Syahab
Contact Email
syahab@centrism.or.id
Phone
+6281278995932
Journal Mail Official
centrism@centrism.or.id
Editorial Address
Kertamukti - Cireundeu - Ciputat Timur - Banten 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE)
ISSN : 29649161     EISSN : 29649153     DOI : 10.56436/mijose
Fokus kajian Jurnal MIJOSE antara lain: Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan dan Pengembangan, Proyek dan Inovasi Pendidikan, Metodologi Pembelajaran, Teknologi Baru dalam Pendidikan dan Pembelajaran, Manajemen Pendidikan. Penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). The focus of the MIJOSE Journal study includes: Education and Teaching, Education and Development, Educational Projects and Innovations, Learning Methodology, New Technologies in Education and Learning, Management of Education. Research on Early Childhood Education.
Articles 50 Documents
Penerapan Metode Bercerita Dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini 5-6 Tahun Setiawati, Nanik; Putra, Darma; Zukhairina, Zukhairina
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.202

Abstract

This study aims to determine the extent to which the storytelling method is applied in children's language development in group B aged 5-6 years at Diniyyah Al-Azhar Kindergarten, Jambi City. This research is a descriptive qualitative research with an ethnographic approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion. The research findings show that the application of the storytelling method in the development of children's language at the Diniyyah Al-Azhar Kindergarten, Jambi City has been well implemented. The results of achievement according to children's language development are measured from indicators of achievement of child development in the scope of children's language development aged 5-6 years. The development indicators include; children can understand language by repeating commands simultaneously, repeating more complex sentences, and understanding the rules of a game. On the other hand, children are also able to answer more complex questions, increase vocabulary, and compose sentences with complete structures. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan metode bercerita dalam perkembangan bahasa anak di kelompok B usia 5-6 tahun Taman Kanak-Kanak Diniyyah Al-Azhar Kota Jambi. Penelitian  ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dalam pengembangan bahasa anak pada Taman Kanak-Kanak Diniyyah Al-Azhar Kota Jambi sudah terlaksana dengan baik. Hasil pencapaian sesuai perkembangan bahasa anak yaitu diukur dari indikator pencapaian perkembangan anak lingkup perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Indikator  perkembangan itu antara lain; anak dapat memahami bahasa dengan mengulang perintah secara bersamaan, mengulang kalimat yang lebih kompleks, dan memahami aturan dalam suatu permainan. Di sisi lain anak-anak juga mampu menjawab pertanyaan yang lebih kompleks, perbendaharaan kata bertambah, serta menyusun kalimat dengan struktur lengkap.
Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Peningkatan Proses Pembelajaran Susilawati, Endang; Ridwan, Ahmad; Madyan, Madyan
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.204

Abstract

This study aims to examine the professionalism of Islamic education teachers in improving the learning process at Madrasah Ibtidaiyah Kurnia Jambi City. The main problem discussed is why the professionalism of Islamic Religious education teachers in improving the learning process at Madrasah Ibtidaiyah Kurnia Jambi City is not optimal. As a qualitative-descriptive research, data collection was carried out using observation, interviews and documentation techniques. While the determination of research subjects using snowball sampling technique. The results of the study show that regarding their professionalism, teachers lack insight in planning lessons. In addition, the problem of discipline and inadequate teacher work experience also adds to the problem of teacher professionalism. An issue that is no less important is that in an effort to improve the learning process, teachers have not paid attention to learning according to content and process standards. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profesionalitas guru pendidikan Agama Islam dalam peningkatan proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Kurnia Kota Jambi. Permasalahan utama yang dibahas adalah mengapa profesionalitas guru pendidikan Agama Islam dalam peningkatan proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Kurnia Kota Jambi belum optimal. Sebagai penelitian kualitatif-deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan penentuan subjek penelitian menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait profesionalitasnya, guru kurang memiliki wawasan dalam merencanakan pembelajaran. Selain itu, persoalan disiplin dan pengalaman bekerja guru yang belum memadai juga menambah persoalan profesionalitas guru. Persoalan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa dalam upaya peningkatan proses pembelajaran, guru belum memperhatikan pembelajaran sesuai standar isi dan proses.
Srategi Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Pada Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Ilham, Muhammad
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.216

Abstract

This article discusses the strategy of aqidah moral teachers in forming spiritual intelligence in students at the Tanjung Private Madrasah Aliyah, Bathin VIII District. Based on qualitative research, data collection was carried out by observation, interviews and documentation. Data analysis was performed using domain analysis, taxonomic analysis and componential analysis. The research findings state that the teacher's strategy of aqidah morals in shaping students' spiritual intelligence is carried out by accustoming students to doing something good and right, and strengthening religious education and adding religious material to each class. Inhibiting factors faced by teachers include; student personality, the influence of the friendship environment, the influence of association outside of school, the lack of cooperation with student guardians, the lack of educational support facilities. Meanwhile, the teacher's efforts to overcome these obstacles include; increasing cooperation between schools and parents, establishing cooperation with students, and creating good conditions during the learning process. Artikel ini membahas tentang strategi guru akidah akhlak dalam membentuk kecerdasan spiritual pada siswa di Madrasah Aliyah Swasta Tanjung Kecamatan Bathin VIII. Berbasis pada penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis domain, analisi taksonomi dan analisis komponensial. Temuan penelitian menyebutkan bahwa strategi guru akidah akhlak dalam membentuk kecerdasan spiritual siswa dilakukan dengan cara membiasakan peserta didik melakukan sesuatu yang baik dan benar, dan memperkuat pendidikan agama dan menambah materi agama disetiap kelas. Faktor penghambat yang dihadapi guru antara lain; pribadi peserta didik, pengaruh lingkungan pertemanan, pengaruh pergaulan diluar sekolah, kurangnya kerjasama dengan wali murid, kurangnya sarana penunjang pendidikan. Sedangkan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut antara lain; meningkatkan kerjasama antara sekolah dan orang tua, menjalin kerjasama dengan peserta didik, dan menciptakan kondisi yang baik di saat proses belajar berlangsung.
Manajemen Perencanaan Kepala Dinas Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Jarsan, Jarsan; Fridiyanto, Fridiyanto
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.217

Abstract

This study reveals the weak analysis of the internal capabilities of the Sarolangun Regency Regional Library and Archives Service in conducting public services. The question in this research is why service planning at the Regional Library and Archives Service of Sarolangun Regency is not optimal. This research uses a qualitative descriptive approach. Data collection was carried out by observation, interview and documentation techniques. The subjects of this study were service heads, service secretaries, ASN employees and visitors. Data analysis techniques were carried out by data reduction, data presentation, drawing conclusions and verifying the reliability of the research results. The results of the study show that public service planning management is structured in the existing policy format, regardless of internal capabilities. The conclusion of this study is that planning management at the Sarolangun Regency Regional Library and Archives Service is not yet optimal because there are many factors that need to be addressed. Penelitian ini  mengungkap tentang lemahnya analisis kemampuan internal Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun dalam melakukan pelayanan publik. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah mengapa perencanaan pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupten Sarolangun belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala dinas, sekretaris dinas, pegawai ASN dan pengunjung. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi keterpercayaan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perencanaan pelayanan publik disusun dalam format kebijakan yang ada, tanpa melihat kemampuan internal. Kesimpulan penelitian ini adalah manajemen perencanaan di Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun belum optimal karena banyak faktor yang perlu dibenahi.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Musdalifah, Musdalifah
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.221

Abstract

Batasan dalam penelitian adalah Tinjauan Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam penerapan Team Game Tournament Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Jama’ah Desa Pebenaan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Kemudian untuk motivasi yang di ambil dalam penelitian ini adalah motivasi secara keseluruhan. Implementasi pembelajarn cooperative learning dalam mengatasi terhambatnya motivasi belajar siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Jama’ah Desa Pebenaann Kecamatan Keritanng Kabupaten Indragiri Hilir Riau yang pertama, memahami kebutuhan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Kedua, kesan pertama saat memulai pembelajaran dirasa penting untuk menarik perhatian siswa. Ketiga, penerapan pembelajaran cooperative learning guna memotivasi belajar siswa dalam mengikuti pelajaran. Pemilihan metode yang tepat dirasa menjadi salah satu cara meningkatkan motivasi belajar siswa, untuk itu guru sebagai fasilitator diharapkan dapat mengatasi motivasi belajar dengan menggunakan beberapa cara diatas. Faktor penghambat dalam Implementasi Pembelajaran Kooperatif Team Game Tournamen Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Jama’ah Desa Pebenaan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau adalah salah satu yang menghambat motivasi belajar siswa di sekolah siswa sudah bekerja, ini adalah hambatan siswa dalam belajar. Beberapa siswa telah bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lingkungan yang paling sedikit mendukung sekolah berdampak pada anak-anak yang tidak bersekolah. Karena kebutuhan finansial, beberapa siswa tidak berkumpul dengan teman yang sebaya. Perilaku masyarakat yang ada membuat anak-anak mengambil tindakan efektif dalam menghasilkan uang daripada belajar. Ini juga salah satu dampak terhadap kurangnya pendidikan masyarakat pedesaan. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh Basrowi dan Siti Juariyah yang menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masyarakat pedesaan masih sangat rendah karena masyarakat pedesaan kurang memahami pentingnya pendidikan. Faktor Pendukungnya adalah faktor keluarga, atau lebih tepatnya perhatian orang tua, dalam hal ini siswa tanpa orang tua. Keluarga memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap gaya pendidikan orang tua, reaksi antara anggota keluarga dan keadaan ekonomi keluarga. Namun, hal ini tidak ditemukan dalam kenyataannya. Orang tua beberapa siswa yang sudah tidak ada menimbulkan sebuah permasalahan motivasi belajar siswa karena siswa tidak mendaptkan dorongan dari orangtua. Faktor motivasi belajar yang cenderung menghambat keinginan belajar sisiwa.
Penggunaan Sarana Prasarana Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Lintar, H. Lintar
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.222

Abstract

This article reveals the use of educational infrastructure in increasing student learning motivation at Madrasah Tsanawiyah Nurul Jama'ah, Pebenaan Village, Keritang District, Indraigiri Hilir Regency, Riau. The focus of this article's discussion is how can school facilities and infrastructure be used as instruments to increase student motivation? This article departs from descriptive qualitative research using observation, interview and documentation data collection techniques. The research results show that the use of facilities and infrastructure in order to increase student learning motivation is carried out by paying attention to several aspects, including; (1) schedule for use of infrastructure, (2) prioritization of main activities, and (3) appointment of personnel according to their expertise. The use of infrastructure requires support from various parties in the form of supervision. On the other hand, a lack of understanding by teachers and staff regarding the use of facilities and infrastructure can be an obstacle to the effective use of infrastructure. Artikel ini mengungkap tentang penggunaan sarana prasarana pendidikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Jama’ah Desa Pebenaan Kecamatan Keritang Kabupaten Indraigiri Hilir Riau. Fokus pembahasan artikel ini adalah bagaimana sarana dan prasarana sekolah dapat dijadikan instrumen untuk meningkatkan motivasi siswa? Artikel ini berangkat dari penelitian penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa dijalankan dengan memperhatikan beberapa aspek antara lain; (1) jadwal penggunaan sarana prasarana, (2) memprioritaskan pada kegiatan pokok, dan (3) penunjukan personil yang sesuai keahliannya. Penggunaan sarana prasarana membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk pengawasan. Sebaliknya, kurangnya pemahaman guru dan para staf dalam hal penggunaan sarana dan prasarana dapat menjadi penghambat efektifitas penggunaan sarana prasarana.
Pemanfaatan Bahan Ajar dalam Peningkatan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Setiawan, Nandang
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.223

Abstract

Utilizing teaching materials that suit student characteristics and learning materials will increase student motivation. Teachers are required to be able to utilize existing teaching materials in accordance with the latest developments in science and technology. This article reveals the use of teaching materials by teachers in increasing students' learning motivation at Madrasah Tsanawiyah Al-Baqiyatush Shabayar Kuala Tungkal Jambi. The focus of the research is how to implement the use of teaching materials in the learning process at this Islamic boarding school in order to increase student learning motivation? This article comes from field research with a qualitative research approach. Data collection was carried out using observation, interviews and documentation techniques. The research results show that the use of teaching materials in the learning process at this Islamic boarding school is almost applied in all subjects. Teachers are also aware that teaching materials are learning resources which currently play a very important role in supporting the learning process. Pemanfaatan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa dan materi pembelajaran akan meningkatkan motivasi peserta didik. Guru dituntut untuk dapat memanfaatkan bahan ajar yang ada sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Artikel ini mengungkap pemanfaatan bahan ajar oleh guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal Jambi. Fokus penelitian adalah bagaimana implementasi penggunaan bahan ajar dalam proses pembelajaran pada pesantren ini dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa? Artikel ini berasal dari penelitian lapangan  dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar dalam proses pembelajaran pada pesantren ini hampir diterapkan dalam semua mata pelajaran. Para guru juga sadar bahwa bahan ajar adalah sumber belajar yang sampai saat ini sangat berperan penting untuk menunjang proses pembelajaran.
Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Karakter Disiplin dan Akhlak Siswa Pertiwi, Getar Rahmi; Anwar Us, Kasful; Rosadi , Kemas Imron
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i2.207

Abstract

The aim of education is to create changes in students' morals that are in accordance with the noble values that have been regulated in religious life and the norms of national and state life. This article reveals the personality competency of moral aqidah teachers in improving student discipline and morals at Madrasah Aliyah Al-Irsyadiyah, Mensango Village, Tabir Lintas District, Merangin Regency. This article comes from qualitative research using a snowball sampling technique. Research findings show that teachers are people who are responsible for the development of students by seeking the development of all their potential, both cognitive potential (knowledge), affective potential and psychomotor potential. Tujuan pendidikan adalah terciptanya perubahan akhlak peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah diatur dalam kehidupan beragama serta norma-norma kehidupan berbangsa dan bernegara. Artikel ini mengungkap tentang kompetensi kepribadian guru akidah akhlak dalam meningkatkan disiplin dan akhlak siswa di Madrasah Aliyah Al-Irsyadiyah Desa Mensango Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin. Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara snowball sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik dengan mengupayakan perkembangan seluruh potensinya, baik potensi kognitif (knowledge), potensi afektif, maupun potensi psikomotorik.
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Membangun Karakter Guru Syaroh, Mai; Jamrizal, Jamrizal; Yunus, Abdullah
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.241

Abstract

This article aims to reveal the managerial competence of Madrasah Heads in building teacher character at the Sungai Manau Private Madrasah Aliyah. This article comes from qualitative-descriptive research, with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Meanwhile, data analysis uses the Miles and Huberman model. The research results show that the managerial competence of Madrasah Heads is carried out by developing teacher character, namely religious character, leadership and togetherness. The obstacles encountered by Madrasah Heads were the large number of foundation honorary teachers and arrears in payments for educational development donations. However, several efforts have been made by the Head of the Madrasah, including; creating a harmonious atmosphere among teachers, finding out what obstacles teachers face in building character, involving teachers in various teacher character developments, and always providing motivation to teachers, both reward and punishment. Artikel ini bertujuan mengungkap kompetensi manajerial Kepala Madrasah dalam membangun karakter guru di Madrasah Aliyah Swasta Sungai Manau. Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif-deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial Kepala Madrasah  dijalankan dengan melakukan pengembangan karakter guru yaitu karakter religius, leadership, dan kebersamaan. Adapun kendala yang ditemui Kepala Madrasah yakni banyaknya guru honorer yayasan dan penunggakan pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan. Namun demikian, beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Kepala Madrasah antara lain; mengkondisikan suasana yang harmonis di antara para guru, mencari tahu apa saja kendala yang dihadapi guru dalam membangun karakter, mengikutsertakan guru dalam berbagai pengembangan karakter guru, serta senantiasa memberikan motivasi terhadap guru baik reward maupun punishment.
Kebijakan Pimpinan dalam Peningkatan Sarana Prasarana dan Mutu Lulusan utari, Della
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.243

Abstract

This article aims to analyze the process and policy determination of Islamic boarding school leaders in improving the infrastructure and quality of graduates at the Al-Munawaroh Islamic Boarding School, Bangko District, Merangin Regency. The problem that is the focus of the discussion is how do Islamic boarding school leaders implement institutional policies to improve facilities and infrastructure to increase Islamic boarding school graduates? This article comes from qualitative research using data collection through observation, interviews, documentation and triangulation. Research findings show that leadership policies in improving Islamic boarding school facilities and infrastructure are carried out in stages; planning, procurement, maintenance and inventory. Achieving the quality of graduates is carried out by implementing 8 National Education Standards. Meanwhile, the realization of Islamic boarding school policies to achieve quality graduates is carried out by carrying out open communication, both formally and informally. Artikel ini bertujuan menganalisis proses dan penetapan kebijakan pimpinan pondok pesantren dalam meningkatkan sarana prasarana dan mutu lulusan di Pondok Pesantren Al-Munawaroh Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin. Permasalahan yang menjadi fokus bahasan adalah bagaimana pimpinan pesantren melaksanakan kebijakan lembaga untuk meningkatkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan lulusan pesantren? Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif  dengan pengumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pimpinan dalam peningkatan sarana dan prasarana pesantren dilakukan dengan tahapan; perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, dan inventarisasi. Pencapaian mutu lulusan dilakukan dengan menerapkan 8 Standar Nasional Pendidikan. Sedangkan realisasi kebijakan peantren untuk mencapai mutu lulusan dijalankan dengan melakukan komunikasi terbuka, baik secara formal maupun informal.