cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA" : 17 Documents clear
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Pada Pembelajaran Outdoor Berbasis STEM di Sekolah Dasar Siti Fatimah; Ghullam Hamdu; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13144

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Lembar Kerja Siswa. Penelitian ini dilakukan karena di beberapa Sekolah Dasar di Tasikmalaya belum tersedianya Lembar Kerja Siswa yang memenuhi komponen Lembar Kerja Siswa yang benar dan belum tersedianya Lembar Kerja Siswa khusus untuk pembelajaran outdoor berbasis STEM. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa pada Pembelajaran Outdoor Berbasis STEM di Sekolah Dasar. Tahapan penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research. Metode ini terdiri dari 3 tahap yaitu 1) analysis and exploration yaitu menganalisis kebutuhan dan konteks masalah yang terdapat di lapangan; 2) design and construction yaitu perancangan untuk pengembangan produk; 3) evaluation and reflection yaitu uji coba terhadap produk yang dikembangkan untuk kemudian dievaluasi. Hasil penelitian ini adalah produk Lembar Kerja Siswa untuk dua pembelajaran. Produk tersebut divalidasi oleh para ahli sehingga dinyatakan layak digunakan sebagai bentuk bahan ajar. Setelah dilakukan validasi oleh tim ahli dan direvisi kekurangannya oleh peneliti, selanjutnya dilakukan uji coba sebanyak dua kali yaitu uji coba pertama dan uji coba kedua . Hasil analisis jawaban Lembar Kerja Siswa pada uji coba 1 pertemuan pertama menunjukkan rata-rata 77,38 % dan pertemuan kedua rata-rata 87,50 % bagian Lembar Kerja Siswa dipahami oleh siswa. Sedangkan hasil analisis jawaban siswa pada uji coba 2 pertemuan pertama menunjukkan rata-rata 94,83 % dan pertemuan kedua rata-rata 98,86 % bagian Lembar Kerja Siswa dipahami oleh siswa. Hasil dari uji coba 2 dijadikan rujukan untuk melakukan tahap revisi terhadap produk sehingga menghasilkan produk akhir Lembar Kerja Siswa pada pembelajaran outdoor berbasis STEM.
Implementasi Proses Menulis pada Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Tokoh Cerita Fiksi Dinnie Noorlinda Hendrawan; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.835 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12689

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan siswa dalam menulis teks deskripsi yang masih dikatakan belum optimal. Kesulitan siswa dalam pembelajaran menulis teks deskripsi adalah mengembangkan topik tulisan menjadi teks. Untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa adalah dengan mengimplementasikan proses menulis, karena dengan mengimplementasikan proses menulis siswa dapat belajar mengenai tahap pramenulis, menulis, perbaikan, penyuntingan dan publikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi proses menulis pada keterampilan menulis teks deskripsi tokoh cerita  fiksi di kelas IV SD Negeri Talagasari Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya yang berjumlah 20 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experimental, Desain One-Shot Case Study. Dalam pengumpulan data menggunakan lembar penugasan menulis teks deskripsi tokoh cerita fiksi dengan mengimplementasikan proses menulis. Hasil posttest siswa menunjukan rata-rata 31,25 dari nilai maksimal 40. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 37, nilai terendah siswa adalah 26. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa rata-rata keterampilan menulis teks deskripsi tokoh cerita fiksi lebih dari atau sama dengan 30 (nilai minimal), dibuktikan setelah mengimplementasikan  proses menulis di kelas IV SD Negeri Talagasari Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.     
Penggunaan Model Direct Instruction terhadap Hasil Belajar SBdP pada Materi Montase di Kelas IV SD Negeri Pamulang Tengah Haezah Amellia Zahrina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13053

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran SBDP mengenai materi montase, karena guru kurang memperhatikan seberapa besar keterlibatan siswa dalam menerima materi dan minimnya pengetahuan siswa tentang membuat karya montase, sehingga siswa kurang merancang karya montase dengan teknik menempel yang benar, pemilihan bahan yang sesuai, dan keserasiannya. Guru perlu mencari alternatif dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan merancang dan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran direct instruction. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran hasil belajar siswa pada mata pelajaran SBDP mengenai materi montase melalui penggunaan model direct instruction di kelas IV B eksperimen serta mengetahui perbandingan hasil belajar siswa melalui penggunaan model direct instruction kelas eksperimen dan tanpa melalui penggunaan model direct instruction. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti diketahui hasil belajar SBDP pada materi montase dengan menggunakan model direct instruction lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan yang tidak menggunakan model direct instruction yang dibuktikan dengan adanya peningkatan presentase hasil belajar kognitif, hasil belajar afektif  dan hasil belajar psikomotorik siswa. Maka tujuan penelitian ini dapat tercapai. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar SBDP pada materi montase dengan menggunakan model direct instruction mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang diajarkan tidak dengan menggunakan model direct instruction.Kata kunci : Hasil belajar, Model Direct Instruction, Montase
Peningkatan Pemahaman Konsep Operasi Hitung Pengurangan Bilangan Bulat melalui Alat Peraga Papan Garis Bilangan Novika Andhani; Epon Nur'aeni L
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.522 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12543

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil analisis studi pendahuluan di kelas IV sekolah dasar. Dari hasil studi pendahuluan diketahui bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep operasi hitung pengurangan bilangan bulat. Hal ini terjadi karena kesulitan dalam membedakan antara simbol bilangan negatif (-) dan simbol bilangan positif (+) dengan simbol operasi hitung pengurangan (-) dan penjumlahan (+). Contoh membaca operasi pengurangan 2 – 3 dibaca dua dikurangi tiga dan 2 – (-3) dibaca dua dikurangi negatif tiga. Selain itu, belum maksimalnya penggunaan alat peraga yang dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran.Selain itu, belum maksimalnya penggunaan alat peraga yang dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memaksimalkan penggunakan alat peraga yaitu dengan alat peraga papan garis bilangan. Alat peraga adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyatakan pesan merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar. Diharapkan alat peraga papan garis bilangan dapat membantu siswa dalam memahami konsep operasi hitung pengurangan bilangan bulat, menarik perhatian siswa dan dapat membuat siswa semangat dalam belajar karena dalam penggunaannya menggunakan sebuah boneka dengan konsep maju mundur pada sebuah papan bilangan. Metode yang digunakan adalah metode quasi experimen the nonequivalent pretest-posttest control group design. Penelitian ini melibatkan dosen ahli, guru kelas IV, dan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menghasilkan peningkatan pemahaman siswa pada konsep operasi hitung pengurangan bilangan bulat di kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan alat peraga papan garis bilangan lebih baik dibandingkan dengan siswa kelas kontrol yang tidak menggunakan alat peraga papan garis bilangan. Kesimpulannya, pembelajaran dengan menggunakan alat peraga papan garis bilangan baik untuk diterapkan karena dapat membantu siswa dalam memahami konsep operasi hitung pengurangan bilangan bulat. Sehingga alat peraga papan garis bilangan dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa. 
Pengembangan Media Permainan Papan pada Pembelajaran IPS untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tanti Setiawati; Oyon Haki Pranata; Momoh Halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.139 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13176

Abstract

Mata pelajaran IPS bertujuan untuk membekali peserta didik supaya dapat hidup bermasyarakat dan mengatasi segala permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya. Salah satu aspek untuk mengakomodasi kebutuhan pengetahuan dan pemahaman materi IPS adalah aspek intelektualitas, sehingga siswa memerlukan sumber belajar yang dapat memudahkannya menerima materi. Oleh karena itu, penting sekali penyediaan media pembelajaran sebagai sumber belajar untuk memudahkan siswa menerima materi, menarik perhatian dan memotivasi siswa untuk belajar. Namun, berdasarkan studi pendahuluan di SD Negeri Pahlawan, penggunaan media pembelajaran sebagai sumber belajar masih kurang maksimal, begitupun ketersediaan media pembelajaran IPS belum banyak dikembangkan, masih berupa media yang menjadi ciri khas IPS seperti peta, globe, dan foto-foto pahlawan yang dipajang. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan media pembelajaran pada pokok bahasan sejarah kerajaan islam di Indonesia berupa media permainan papan. Tujuan penelitian ini  untuk mendeskripsikan identifikasi kebutuhan awal pengembangan media pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar, mendeskripsikan rancangan media permainan papan, mendeskripsikan implementasi media permainan papan dan mendeskripsikan produk akhir media permainan papan. Produk penelitian ini bermanfaat untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Based Research (DBR). Tahapan DBR meliputi tahap identifikasi dan analisis masalah untuk kebutuhan awal pengembangan, merancang produk media permainan papan, melakukan uji coba media permainan papan, dan menghasilkan produk akhir media permainan papan setelah dilakukannya refleksi produk. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba yang disertai perbaikan dari data responden, sebagian besar aspek kelayakan telah memenuhi kriteria baik, sehingga media permainan papan layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci : Media, Permainan Papan, IPS, Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Berbasis Kearifan Lokal Melalui Permainan Bahasa di Sekolah Dasar Nita Mildasari; Hodidjah Hodidjah; Aan Kusdiana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.821 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12843

Abstract

Bahan ajar memiliki peranan penting dalam kegiatan pembelajaran, yaitu membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Studi pendahuluan di SD Laboratorium UPI Kampus Tasikmalaya menunjukkan bahwa guru belum maksimal dalam mengorganisisr KD yang berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa, sedangkan visi dari SD tersebut adalah sekolah unggul yang berbasis kearifan lokal. Pembelajaran berbasis kearifan lokal akan memberikan wawasan kepada siswa terkait budaya daerah. Sesuai dengan usianya, siswa SD berada pada tahap senang bermain. Oleh karena itu, selain berbasis kearifan lokal, pembelajaran bisa dilakukan melalui permainan. Kenyataannya, guru juga belum menemukan bahan ajar yang dipandang efektif untuk melaksanakan proses pembelajaran berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa. Peneliti memberi solusi untuk pemecahan masalah tersebut yaitu dengan mengembangkan bahan ajar pembelajaran menulis berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa, pengembangan bahan ajar disesuaikan dengan KD pembelajaran bahasa Indonesia aspek menulis, serta kesesuaiannya dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yatu untuk mendeskripsikan aspek yangdibutuhkan dalam mengembangkan bahan ajar, rancangan, implementasi, serta refleki dari bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design Based Research (DBR) dengan prosedur penelitian menurut Reeves. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan angket. Rancangan produk dinyatakan layak di implementasikan di SD Laboratorium UPI Kampus Tasikmalaya setelah dilakukan uji validasi oleh para ahli. Secara umum, produk layak digunakan sebagai bahan ajar yang membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa. Refleksi dari pengembangan produk yakni menghasilkan bahan ajar berbentuk buku dengan judul Pembelajaran Melengkapi Pantun Rumpang Kearifan Lokal Melalui Permainan Ular Tangga Menulis Pantun Rumpang. 
Pengaruh Media Kartu Bilangan terhadap Pemahaman Siswa Mengenai Operasi Pengurangan Bilangan Bulat Nurhaeni Nurhaeni; Oyon Haki Pranata; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.077 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12598

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil studi pendahuluan peneliti yang dilakukan di Sekolah Dasar, yang menunjukkan bahwa pembelajaran matematika khususnya mengenai pengurangan bulat masih kurang dipahami oleh siswa karena kurang maksimalnya penggunaan media tentang pengurangan bilangan bulat. Pembelajaran matematika yang abstrak menyebabkan siswa SD yang berada pada tahap konkret memerlukan alat bantu berupa media yang dapat memperjelas apa yang akan disampaikan oleh guru. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang ditujukan untuk membuat siswa lebih memahami konsep pengurangan bilangan bulat yaitu dengan menggunakan media kartu bilangan. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Media Kartu Bilangan terhadap Pemahaman Siswa mengenai Pengurangan Bilangan Bulat di Kelas IV SD” dengan tujuan untuk memperoleh informasi dan data mengenai bagaimana pengaruh media kartu bilangan terhadap materi pengurangan bilangan bulat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan sampel kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol. Dari hasil pengolahan dan analisis data terdapat informasi mengenai pengaruh media kartu bilangan terhadap pemahaman siswa mengenai pengurangan bilangan bulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas kontrol nilai n-gainnya berada pada ketegori rendah yaitu 0,20 dan peningkatan nilai rata-rata dari hasil pre-test ke post-test yaitu 17. Pada kelas eksperimen nilai n-gainnya berada pada ketegori sedang yaitu 0,54 dan peningkatan nilai rata-rata dari hasil pre-test ke post-test yaitu 44. Berdasarkan hasil uji-t pada kelas eksperimen diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ini membuktikan bahwa Ha (Hipotesis Alternatif) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media kartu bilangan terhadap pemahaman siswa mengenai pengurangan bilangan bulat.
Buku Cerita Anak Tentang Makanan Tradisional Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya Untuk Siswa Sekolah Dasar Anggie Lestari; Hodidjah Hodidjah; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.596 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13205

Abstract

Tasikmalaya merupakan salah satu daerah di Indonesia  yang  memiliki berbagai macam kebudayaan. Keanekaragaman kebudayaan  dapat menjadi ciri khas suatu daerah, yakni makanan tradisional salah satunya nasi tutug oncom. Berdasarkan survey, pengetahuan anak-anak tentang makanan nasi tutug oncom lebih rendah dibandingkan dengan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat umum. Pada usia sekolah dasar pemberian pengetahuan terutama yang berkaitan dengan budaya kehidupan di sekitarnya, akan lebih mudah jika diterapkan melalui cerita anak. Cerita anak yang relevan untuk siswa Sekolah Dasar harus berdasarkan pada kurikulum. Kurikulum 2013 (revisi) buku cerita anak harus relevan dengan tujuan pendidikan dan konteks budaya. Namun faktanya hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa tidak ada bahan bacaan cerita anak yang mengandung konteks makanan tradisional khas Tasikmalaya. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pengembangan yang menghasilkan produk berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi tutug oncom khas Tasikmalaya dengan menggunakan metode penelitian educational design research model reeves. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Produk awal dinyatakan layak setelah diujicoba berdasarkan hasil validasi ahli. Uji coba dilakukan di SDN 1 Nagarasari. Hasil uji coba menunjukan bahwa buku cerita anak tentang makanan tradisional khas Tasikmalaya yang dikembangkan telah baik dan dapat menjadi alternatif solusi bagi guru dalam pemilihan bahan bacaan. Produk akhir berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi tutug oncom khas Tasikmalaya untuk siswa Sekolah Dasar, dengan judul “Harta Karun Tutug Oncom.”
Penggunaan Teknik Mind Mapping pada keterampilan Menulis Ringkasan Siswa dalam Pembelajran Bahasa Indonesia Siti Saharah; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.051 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12610

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh teknik mind mapping yang belum digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, serta keterampilan menulis ringkasan siswa masih diluar harapan. Oleh karena itu penggunaan teknik mind mapping diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis ringkasan. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui gambaran kemampuan siswa menulis ringkasan  sebelum menggunakan teknik mind mapping, mengetahui gambaran kemampuan siswa menulis ringkasan  sesudah  menggunakan teknik mind mapping, mengetahui gambaran cara penggunaan teknik mind mapping untuk meningkatkan keterampilan menulis ringkasan, mengetahui gambaran perbandingan hasil kemampuan siswa menulis ringkasan  sebelum dan sesuudah menggunakan teknik mind mapping. Populasi dan sampel penelitian yang adalah siswa kelas V yang berjumlah 25 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Pre-eksperimental Design tipe One-group Pretest-Posttest Design. Pada tahap pengumpulan data, instrumen yang digunakan yaitu teknik tes subjektif berupa lembar penugasan dan pengembangan bahan ajar (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel 2010 dan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai asymp sig sebesar 0,000 0,05 sehingga diterimanya Ha (hipotesis alternatif) dan ditolaknya H0 (hipotesis nol). Berdasarkan hasil analisis data, penggunaan teknik mind mapping berpengaruh pada keterampilan menulis ringkasan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas V.
Pengembangan Buku Cerita Anak tentang Makanan Tradisional Nasi Cikur Khas Tasikmalaya untuk Siswa Sekolah Dasar Siti Putri Indriani; Hodidjah Hodidjah; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.98 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13150

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi cikur khas Tasikmalaya untuk siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi cikur khas Tasikmalaya di sekolah dasar Tasikmalaya, mengembangkan produk awal, mengetahui kelayakan, dan menghasilkan produk akhir buku cerita anak tersebut. Berdasarkan hasil survey, siswa tidak memiliki pengetahuan tentang makanan tradisional di daerah tempat tinggal siswa. Di sisi lain, pengetahuan tersebut perlu dimiliki oleh siswa sesuai dengan kompetensi muatan bahasa Indonesia kelas IV pada kurikulum 2013 bahwa siswa harus mengetahui bahan dasar, bentuk, cara penyajian, dan cara pembuatan makanan tradisional khas daerahnya. Buku cerita yang bersifat menghibur dan mendidik dapat dijadikan sebagai alternatif pengenalan makanan tradisional kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Educational Design Research (EDR) model Reeves. Penelitian ini melibatkan penjual nasi cikur, pemerintah kota Tasikmalaya, mahasiswa, masyarakat, serta guru dan siswa sekolah dasar sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan produk buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi cikur khas Tasikmalaya yang telah diuji kelayakan dengan melihat hasil validasi, serta respons guru dan siswa. Produk buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi cikur khas Tasikmalaya ini belum tersedia hingga saat ini, buku cerita anak tersebut memuat konten tentang makanan tradisional nasi cikur khas Tasikmalaya yang disertai dengan ilustrasi menarik sehingga layak digunakan di kelas IV SD serta mendapat respons positif dari guru dan siswa sekolah dasar.

Page 1 of 2 | Total Record : 17