cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Hubungan Game Online Point Blank dengan Sikap Disiplin Siswa di Sekolah Dasar Taufik Wibi Aonillah; Yusuf Suryana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 3 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.03 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i3.53449

Abstract

ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT TANYA MELALUI TEKNIK PERMAINAN TO BE DETECTIVE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Nita Anggi Purnama; Dian Indihadi; Rosarina Giyartini
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.114 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i2.5151

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripisikan keterampilan menulis kalimat tanya bahasa Inggris melalui teknik permainan to be detective. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun lokasi penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri Sambongpermai dan subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN Sambongpermai. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, berupa hasil menyusun kalimat acak dan jawaban siswa sesuai dengan kalimat tanya bahasa Inggris. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan hasil belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis kalimat tanya  melalui teknik permainan to be detective belum semua siswa paham. Ada beberapa kesalahan yang ditulis oleh siswa, dari tiga kali melakukan permainan to be detective dan 75 soal yang disediakan oleh peneliti, 40 soal siswa melakukan kesalahan penulisan. Kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah penulisan penempatan kalimat yang terbalik atau tidak sesuai dengan susunan kalimat bahasa Inggris. Selain kesalahan penulisan yang dilakukan oleh siswa, ketepatan menulis kalimat tanya bahasa Inggris dibuktikan dengan menyusun kalimat acak sesuai dengan susunan bahasa Inggris dan menjawab pertanyaan sesuai dengan kalimat tanya. Siswa mampu menulis kalimat tanya dengan benar sebanyak 35 soal dari 75 soal. Dengan demikian, hasil belajar menulis kalimat tanya siswa kelas V melalui teknik permainan to be detective terdapat kecenderungan kesalahan dan ketepatan menulis siswa.
Pengembangan LKS Pembelajaran STEM untuk mencapai Keterampilan 4C dengan media Electrical Tandem Roller di Sekolah Dasar Tia Marliani; Ghullam Hamdu; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35334

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Lembar Kerja Siswa. Penelitian ini dilakukan karena bentuk lembar kerja siswa di sekolah dasar pada umumnya sebagai soal-soal evaluasi dan dijadikan alat penilaian kognitif bagi siswa.   Sedangkan, makna LKS yang sebenarnya adalah sebagai gambaran proses tahapan belajar siswa untuk mendapatkan konsep/pengetahuan. Kuriulum 2013 sebagai pembaruan sistem yang menuntut guru untuk mendidik siswa melalui sejumlah aktivitas agar memperoleh keterampilan abad 21 atau yang disebut dengan 4C (communication, collaboration, critical thinking dan creativity). Pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 bersifat tematik dengan harapan siswa mampu menemukan maupun menerapkan konsep secara langsung pada saat pembelajaran. Penerapan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic) sebagai upaya pengembangan pembelajaran tematik Kurikulum 2013 menggunakan LKS akan menjembatani paket pembelajaran tematik dengan fokus pembelajaran IPA dan matematika, kemudian akan menghasilkan suatu produk dengan kemampuan 4C pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data Diskusi Kelompok Terarah (FGD). Dengan melakukan identifikasi dan analisis masalah secara kolaboratif sebagai langkah awal, kemudian mengembangkan solusi yang didasarkan pada patokan teori, design principle yang ada dan inovasi teknologi berdasarkan FGD. Sehingga diperoleh keputusan berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) pembelajaran STEM Berdasarkan Kemampuan 4C dengan Media Electrical Tandem Roller di Sekolah Dasar.
Buku Cerita Anak Tentang Makanan Tradisional Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya Untuk Siswa Sekolah Dasar Anggie Lestari; Hodidjah Hodidjah; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.596 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13205

Abstract

Tasikmalaya merupakan salah satu daerah di Indonesia  yang  memiliki berbagai macam kebudayaan. Keanekaragaman kebudayaan  dapat menjadi ciri khas suatu daerah, yakni makanan tradisional salah satunya nasi tutug oncom. Berdasarkan survey, pengetahuan anak-anak tentang makanan nasi tutug oncom lebih rendah dibandingkan dengan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat umum. Pada usia sekolah dasar pemberian pengetahuan terutama yang berkaitan dengan budaya kehidupan di sekitarnya, akan lebih mudah jika diterapkan melalui cerita anak. Cerita anak yang relevan untuk siswa Sekolah Dasar harus berdasarkan pada kurikulum. Kurikulum 2013 (revisi) buku cerita anak harus relevan dengan tujuan pendidikan dan konteks budaya. Namun faktanya hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa tidak ada bahan bacaan cerita anak yang mengandung konteks makanan tradisional khas Tasikmalaya. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pengembangan yang menghasilkan produk berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi tutug oncom khas Tasikmalaya dengan menggunakan metode penelitian educational design research model reeves. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Produk awal dinyatakan layak setelah diujicoba berdasarkan hasil validasi ahli. Uji coba dilakukan di SDN 1 Nagarasari. Hasil uji coba menunjukan bahwa buku cerita anak tentang makanan tradisional khas Tasikmalaya yang dikembangkan telah baik dan dapat menjadi alternatif solusi bagi guru dalam pemilihan bahan bacaan. Produk akhir berupa buku cerita anak tentang makanan tradisional nasi tutug oncom khas Tasikmalaya untuk siswa Sekolah Dasar, dengan judul “Harta Karun Tutug Oncom.”
Peningkatan Hasil Belajar Siswa tentang Cara Perkembangbiakan Tumbuhan melalui Penggunaan Model Cooperative Learning Tipe Make A Match Vera Apriani; Rustono W S; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.021 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7240

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa tentang cara perkembangbiakan tumbuhan melalui penggunaan model cooperative learning tipe make a match. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Model Kemmis dan Mc. Taggart. Setiap siklus dilaksanakan dengan menempuh empat langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah siswa 29 orang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi dan tes. Hasil belajar siswa yang telah dilakukan diperoleh persentase ketuntasan belajar secara klasikalpada siklus 1 72,41%, siklus 2 83% dan siklus 3 100% . Berdasarkan data diatas dapat disimpulksn bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran model cooperative learning tipe make a match untuk mata pelajaran IPA tentang cara perkembangbiakan tumbuhan di kelas VI SDN 3 Cikunir menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dan signifikan. 
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Materi Bilangan Pecahan Kelas V Sekolah Dasar Tia Sylviana; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.639 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53978

Abstract

PENGARUH MEDIA PETA KONSEPTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG STRUKTUR BUNGA Ihsan Nugraha; Dian Indihadi; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.413 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i1.5246

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran IPA di kelas IVB SDN 5 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang belum optimal sehingga media peta konsep berpeluang diimplementasikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media peta konsep terhadap hasil belajar siswa tentang stuktur bunga pada pembelajaran IPA di kelas IVB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode pre-eksperimen, sedangkan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah menggunakan teknik tes. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB sebanyak 20 orang siswa. Untuk menjelaskan varibel penelitian ini, maka peneliti menggunakan teori yang dijadikan dasar penelitian, diantaranya: hakikat belajar dan pembelajaran ilmu pengetahuan alam di SD, materi tentang struktur bunga, media pembelajaran, peta konsep, hasil belajar dan pembelajaran dengan menggunakan peta konsep. Hasil pengolahan dan analisis data, antara lain: 1) terdapat perbedaan kemampuan siswa pada saat sebelum dilakukan perlakuan (tretment) ditunjukkan dengan skor Pre-Test, 2) terdapat pengaruh media peta konsep dalam pembelajaran IPA mengenai struktur bunga beserta fungsinya yang ditunjukkan dengan rata-rata hasil Post-Test berada pada kategori sangat tinggi (16,85), sedangkan rata-rata hasil Pre-Test berada pada kategori sedang (8,55), hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata normal gain 0,75 (cukup efektif), 3) pengaruh penggunaan media peta konsep terhadap hasil belajar siswa tentang stuktur bunga pada pembelajaran IPA di kelas IVB SDN 5 Imbanagara Raya adalah sebesar 45,4%.
Pengaruh Metode Role Playing Menggunakan Cerita Keteladanan Pahlawan Bangsa terhadap Penanaman Nilai-Nilai Toleransi dalam Keberagaman Umat Beragama di Sekolah Dasar Regina Auliani; Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.644 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Keefektifan metode Role Playing menggunakan cerita keteladanan pahlawan bangsa terhadap penanaman nilai-nilai toleransi dalam keberagaman umat beragama di Sekolah Dasar; 2) Kefektifan metode konvensional untuk penanaman nilai-nilai toleransi dalam keberagaman umat beragama di Sekolah Dasar; 3) Pembelajaran yang lebih efektif antara kedua metode tersebut. Penelitian ini adalah eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 peserta didik kelas IV-A SDN 2 Baregbeg Kabupaten Ciamis (kelas eksperimen) dan 10 peserta didik kelas IV-B SDN 2 Baregbeg Kabupaten Ciamis (kelas kontrol), sehingga keseluruhan sampel berjumlah 20 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan tes berupa Pre-Test dan Post-Test yang berbentuk pilihan ganda dengan jumlah 25 butir soal. Uji validitas dengan korelasi product moment. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan statistik. Berdasarkan analisis hasil penelitian, menunjukan adanya pengaruh penggunaan metode pembelajaran Role Playing menggunakan cerita keteladanan pahlawan bangsa. Sehingga nilai rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen mengalami peningkatan 0,3723 lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.
Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Al-Ghazali serta Implementasinya di Sekolah Dasar Suhendi Suhendi; Edi Suresman; Aceng Kosasih
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 1 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.619 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i1.26327

Abstract

Dewasa ini. Pendidikan di Indonesia belum berjalan secara optimal dalam membangun generasi yang baik. Umumya, di Indonesia lebih menekankan kepada aspek kognitif saja ketimbang bagaimana membentuk agar karakter anak menjadi baik. Sehingga banyak sekali lulusan lulusan yang meskipun pintar secara akademis, tetapi secara moral mengalami degradasi dan kemunduran, ini yang mengakibatkan maraknya korupsi terjadi. Dengan ini  pendidikan karakter sangat diharapkan bisa menjadi salah satu solusi  terurama dalam konteks pendidikan dasar sebagai fondasinya. Proses Pembentukan karakter yang berkualitas perlu dibina sejak usia dini dan sudah harus dimaksimalkan pada usia sekolah dasar. Namun kendati demikian, pendidikan karakter saja belum cukup kiranya dalam membangun karakter yang baik, diperlukan metode pendidikan karakter yang tidak hanya mengembangkan aspek perkembangan secara moral namun juga berbasis spiritual yang digali dari pakar yang ahli di pada masanya, yaitu Imam Al-Ghazali. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, pengumpulan datanya dilakukan dengan metode dokumentasi. Sedangkan tekhnik analisisnya menggunakan analisis isi dan interpertasi kemudian implementasinya dalam konteks pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perspektif Imam Al-Ghazali bertujuan untuk menggapai Ridho Allah Subhanahu wata‟ala. Sedangkan materi pendidikan karakter yang ditawarkan oleh Imam Al-Ghazali mencakup karakter baik terhadap Allah, terhadap sesama makhluk, serta terhadap diri sendiri. Sehingga model pendidikan karakter perspektif Al-Ghazali di implementasikan di sekolah dasar sebagai upaya membentuk pribadi yang mapan intelektual dan kokoh spiritual di masa depan.
Penggunaan Pertanyaan Imajinatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Di Sekolah Dasar Wulan Eka Pratiwi; Hodidjah Hodidjah; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.703 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7402

Abstract

Kurangnya minat belajar peserta didik pada pembelajaran bahasa Indonesia dalam aspek keterampilan berbicara mempengaruhi hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi kepada peserta didik, alasan kurangnya minat belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dalam aspek keterampilan berbicara yaitu karena pembelajarannya kurang menarik dan membosankan. Oleh karena itu peneliti menggunakan pertanyaan imajinatif untuk diimplementasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia dalam aspek keterampilan berbicara dengan tujuan ada ataukah tidak implikasinya terhadap hasil belajar siswa Kelas IV SDN 2 Cibuluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan siklus berdaur, yaitu siklus diulangi jika masalah yang dirumuskan belum dicapai secara optimal. Setiap siklus pembelajaran terdiri dari tahapan : (1) perencanan; (2) pelaksanaan; (3) observasi; (4) refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes dan lembar observasi. Instrumen lembar observasi digunakan untuk mengobservasi: (1) rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan keterampilan berbicara imajinatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara; (2) proses pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara imajinatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara; (3) hasil belajar siswa menggunakan keterampilan berbicara imajinatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Hasil penelitian tindakan dipaparkan seperti berikut: (1) perencanaan pelaksanaan pembelajaran yang digunakan melalui penggunaan pertanyaan imajinatif dapat meningkatkan kemampuan berbicara di Kelas IV SDN 2 Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, (2) pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan melalui penggunaan pertanyaan imajinatif dapat meningkatkan kemampuan berbicara di Kelas IV SDN 2 Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, dan (3) hasil belajar siswa melalui penggunaan pertanyaan imajinatif, kemampuan berbicara siswa di Kelas IV SDN 2 Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, meningkat. Rata-rata kemampuan berbicara siswa sampai siklus ketiga mendapat skor sebesar 7,65 poin. Kata Kunci: Penggunaan Pertanyaan imajinatif, keterampilan berbicara