Jurnal Ilmiah Geomatika
IMAGI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Geomatika UPN “Veteran” Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil studi dan penelitian bidang geodesi dan geomatika. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini bersifat terbuka untuk ilmuwan, peneliti, mahasiswa dan cendekiawan lainnya yang ingin mempublikasikan hasil studi atau penelitiannya. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menjadi wahana bagi para ilmuwan dan akademisi untuk berbagi, bertukar dan mendiskusikan berbagai isu dan perkembangan ilmu Geodesi dan Geomatika. Jurnal ini menerima makalah dari universitas terkemuka di seluruh Indonesia, universitas luar negeri, lembaga pemerintah dan swasta lainnya. Semua naskah harus disiapkan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia dan harus melalui proses peer-review. Topik yang dapat disajikan pada jurnal ini meliputi : Pengembangan dan aplikasi ilmu geodesi dan geomatika, survey pemetaan dan GNSS, pertanahan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Pengindraan Jauh, Fotogrametri, Hidrografi, Geografi, Geologi dan Kebencanaan.
Articles
88 Documents
Karakteristik Struktur Geologi Daerah Bukit Batu Dinding, Samboja, Kalimantan Timur
Adha, S.T., M.T., Ikhwannur
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9420
Samboja merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Beberapa lokasi di Samboja memiliki kondisi geologi yang menarik, salah satunya Bukit Batu Dinding. Bukit Batu Dinding memiliki lokasi yang berdekatan dengan IKN Baru Indonesia sehingga nantinya dapat menjadi daerah yang menyokong berkembangnya IKN. Untuk pengembangan daerah ini, perlu diketahui kondisi geologi yang detil termasuk terkait struktur geologinya sehingga pembangunan yang dilakukan sesuai dan tepat sasaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi geologi Bukit Batu Dinding, khususnya karakteristik struktur geologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei untuk mengetahui kondisi geologi yang meliputi litologi dan struktur geologi. Pengamatan dan pengukuran kedudukan batuan dan kekar gerus dilakukan sepanjang punggungan Bukit Batu Dinding. Metode analisis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis kelurusan topografi untuk mengenali kondisi daerah penelitian dan melakukan dugaan-dugaan mengenai zona struktur geologi berdasarkan kenampakan pada peta topografi pada DEM. Proyeksi stereografis dengan menggunakan data kekar dengan bantuan perangkat lunak Dips untuk mengetahui kinematika dan dinamika tektonik pembentuk struktur geologi tersebut. Hasil proyeksi stereografis kemudian dianalisis dan diinterpretasi berdasarkan konsep sesar Anderson untuk mengetahui sesar yang berkembang di Bukit Batu Dinding. Bukit Batu Dinding adalah perbukitan yang terbentuk karena adanya sesar naik yang memanjang di sebelah barat dengan kemiringan berarah barat laut. Sesar naik ini berasosiasi dengan kekar gerus yang intensif di lokasi tersebut. Sesar naik ini memotong Formasi Pulau Balang sehingga mengakibatkan formasi tersebut menumpang diatas Formasi Balikpapan yang lebih muda. Sesar naik tersebut terbentuk karena adanya tegasan utama maksimum berarah tenggara-barat laut dan diperkirakan terbentuk pada periode tektonik Pliosen-Pleistosen
Identifikasi Zona Mineralisasi Dan Struktur Pengontrol Skarn Cu Daerah Sulit Air, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat
Afrilita, Afrilita;
Idrus, Arifudin;
Pambudi, Setia;
Pratomo, Septyo Uji
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9421
Endapan skarn merupakan salah satu dari beberapa endapanhidrotermal yang menghasilkan endapan bijih yang bernilai ekonomis. Mineralisasi skarn Cu pada daerah Sulit Air sudah diketahui sejak lama, namun belum banyak penelitian rinci yang membahas tentang kontrol struktur geologi terhadap penyebaran alterasi dan mineralisasi di daerah ini. Penelitian ini membahas tentang identifikasi zona mineralisasi dan kontrol struktur geologi terhadap pola penyebaran alterasi dan mineralisasi skarn Cu. Metodologi yang digunakan yaitu analisis citra DEM dan pemetaan geologi permukaan. Zona alterasi skarn Cu terbagi kedalam empat zonasi yaitu zona piroksen-K-feldspar-klorit-epidot, zona garnet-piroksen, zona piroksen-kuarsa, dan zona garnet-wollastonit-piroksen. Mineralisasi dominan hadir pada zona alterasi garnet-wollastonit-piroksen dan zona garnet-piroksen. Mineral utama pembawa Cu berupa bornit, kalkosit, malakit, azurit dan kalkopirit. Penyebaran alterasi mengikuti pola intrusi dan sesar-sesar mendatar lokal. Zona alterasi ini mengikuti sesar mendatar kiri yang berarah utara-selatan (N-S) sedangkan zona mineralisasi mengisi rekahan-rekahan pada zona sesar mendatar kiri yang berarah utara-selatan (N-S) dan barat laut-tenggara (NW-SE). Kekar pada zona sesar terisi oleh mineral-mineral kalsit, kuarsa dan azurit yang dominan berarah berarah barat laut-tenggara dan timur laut-barat daya.
Perbandingan Metode Delineasi Garis Pantai Pada Citra Landsat 8
Nugraini, Lysa Dora Ayu;
Ratri, Winagari;
Yudinugroho, Maulana;
Safitri, Dika Ayu
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 1 (2023): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i1.9538
Identifikasi garis pantai dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan memanfaatkan citra satelit. Melalui proses interpretasi visual dari citra tersebut dan mengombinasikannya dengan teknik digitasi on screen, delineasi garis pantai dapat dilakukan. Penggunaan citra satelit Landsat 8 untuk pekerjaan delineasi garis pantai memiliki tantangan tersendiri akibat resolusi spasial yang dimilikinya, meskipun kanal spektral yang dapat digunakan cukup untuk mengamati dinamika pesisir. Gradasi warna yang sangat halus pada area yang berbatasan dengan laut menyebabkan pada beberapa kondisi, batas antara darat dan laut tidak dapat secara tegas didefinisikan dan mempersulit operator pengolah data dalam melakukan interpretasi visual dan digitasi on screen. Penelitian ini melakukan ujicoba terhadap metode NDWI, Edge Detection, dan kombinasi band SWIR-NIR-Red (Band 7-5-4) untuk mengetahui metode mana yang paling baik, yang mampu membedakan batas antara darat dan laut secara jelas dan tegas sehingga meningkatkan kualitas hasil delineasi garis pantai oleh operator. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemanfaatan band SWIR-NIR-Red (7-5-4) pada citra Landsat 8 lebih baik dibandingkan metode NDWI dan Edge Detection atau deteksi tepi. Selain memberikan perbedaan warna yang jelas antara daratan dan badan air, kombinasi Band 7-5-4 ini mampu menetrasi awan tipis pada nilai pixel 6816 hingga 6896 yang berpotensi mengganggu proses interpretasi visual jika objek awan tersebut berada tepat pada lokasi garis pantai.
Implementasi Analisis Spasial Berbasis Sistem Informasi Geografis Untuk Prediksi Awal Tingkat Kerawanan Bencana Tsunami di Kecamatan Sinjai Utara, Sulawesi Selatan
Wahyuningrum, Dwi;
Lidyani, Lia;
Setiawan, Naufal
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 1 (2023): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i1.9554
Salah satu kecamatan yang ada di Sulawesi Selatan yang memiliki letak geografis dekat dengan laut adalah Kecamatan Sinjai. Kecamatan ini memiliki sebuah pulau yang terpisah dari daratan utamanya yaitu Pulau Sembilan. Hal ini menjadikan Kecamatan Sinjai Utara memiliki kekayaan sumber daya alam berupa ikan, terumbu karang, dan makhluk laut lainnya, yang tentunya memberikan dampak positif di aspek ekonomi dan pariwisata. Kedekatannya dengan laut membuat wilayah ini perlu untuk mengantisipasi terjadinya bencana laut, salah satunya adalah tsunami. Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan studi dan analisis kondisi geografis terhadap parameter-parameter untuk mengetahui tingkat kerawanan tsunami. Data geografis berupa peta rupa bumi Indonesia, DEMNAS, dan BATNAS dari geoportal nasional Indonesia digunakan untuk menganalisis kerawanan secara spasial. Metode yang digunakan adalah metode analisis spasial seperti proximity, overlay dan geoprocessing. Selanjutnya pemberian skor dan bobot serta klasifikasi dan simbologi juga digunakan untuk memberikan hasil yang lebih baik. Hasil yang diperoleh adalah sebuah peta kerawanan tsunami yang menampilkan tingkat kerawanan. Tingkat kerawanan tersebut dikategorikan menjadi lima kelompok mulai dari kerawanan sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, hingga sangat tinggi.
Analisis Pengaruh Kawasan Rawan Longsor Terhadap Zona Nilai Tanah di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang
Wijaya, Arwan Putra;
Sinaga, Kepin;
Wahyudin, Yasser
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10007
Tanah longsor adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Berdasarkan data BPBD Kabupaten semarang Pada tahun 2022 telah terjadi 91 kejadian tanah longsor di Kabupaten Semarang 23 diantaranya berada di Kecamatan Banyubiru. Adanya bencana tanah longsor akan berdampak pada harga tanah di kawasan tersebut. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis pengaruh bahaya longsor terhadap harga tanah di Kecamatan Banyubiru. Untuk mengetahui pengaruh dampak bahaya longsor terhadap harga tanah dilakukan perhitungan regresi linier sederhana. Tahun 2019-2021 rata-rata perubahan ZNT pada daerah longsor pada adalah 13%. Rata-rata perubahan ZNT pada daerah bukan rawan longsor pada tahun 2019-2021 adalah 69%. Kenaikan rata – rata ZNT Tahun 2021-2022 pada daerah longsor adalah 9%. Kenaikan rata – rata ZNT Tahun 2021-2022 pada daerah bukan longsor adalah 21%. Hubugan korelasi antara jarak dari daerah rawan longsor ke daerah titik centroid zona nilai tanah memiliki nilai 0.003. yang artinya jarak dari daerah longsor tidak besar mempengaruhi harga tanah. Hal ini disebabkan oleh daerah di sekitar daerah rawan longsor merupakan daerah permukiman, daerah parawisata dan jalan Kolektor primer.
Pembuatan Story Maps Objek Peninggalan Sejarah Dusun Pondok Wonolelo
Dhaifullah, Abimanyu Wiliyant
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10425
Dusun Pondok Wonolelo memiliki sejarah yang kaya berasal dari leluhurpada zaman dahulu. Keberadaan cikal bakal ini memengaruhi pemberian nama desadan dilestarikan oleh generasi penerus, termasuk desa Pondok Wonolelo. Sejarahini mencakup banyak peninggalan Ki Ageng Wonolelo yang menjadi potensi utamaDusun Pondok Wonolelo. Sayangnya, informasi ini tidak ada dalam peta di balai desasebagai media pengenalan sejarah desa. Oleh karena itu, Dusun Pondok Wonolelomembutuhkan peta desa terbaru, baik dalam bentuk cetak maupun digital.Pembuatan profil desa yang menarik dan mudah dipahami juga sangat penting.Perancangan ini bertujuan membuat story maps tentang peninggalan sejarah KiAgeng Wonolelo untuk memberikan informasi yang mudah dipahami olehmasyarakat desa maupun luar desa. Metode yang digunakan adalah mengemasinformasi tempat peninggalan sejarah Dusun Pondok Wonolelo ke dalam StoryMaps. Data yang digunakan adalah peta situasi kemah kerja yang diperoleh darikegiatan Kemah Kerja Angkatan 2020. Story Map dilakukan uji aksesibilitas dankebergunaannya. Hasilnya, peta situasi Kemah Kerja disajikan dalam Story Mapyang menarik dengan menggunakan shapefile pada tempat peninggalan sejarah.Story Map yang diuji memperoleh nilai kebergunaan sebesar 92,2 poin danaksesibilitas sebesar 92,8 poin. Kedua penilaian tersebut termasuk dalam kategori"Sangat Mudah Diakses" dan "Sangat Bermanfaat".
Pembuatan Story Maps Desa Pondok I Wonolelo Menggunakan ArcGIS Online
Azzahra, Alya Fasya;
Puspita, Radika Diah
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10629
Teknologi berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat beragam informasi sangat cepat dan mudah diakses oleh semua orang. Pada zaman sekarang beragam informasi dapat diakses dengan media internet. Story maps adalah cara yang efektif untuk menyajikan cerita yang melibatkan data geografis, seperti peta, gambar, video, dan teks. Story map dapat menceritakan sebuah lokasi, salah satunya sebuah desa. Desa memiliki sejarah dan potensi yang menaik pada setiap wilayah. Salah satu desa yang memiliki sejarah yang menarik adalah Desa Pondok 1 Wonolelo. Desa ini merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini sangat terkenal dengan wisata religinya. Wisata religi di desa ini bercorak wisata religi Islam. Banyak masyarakat umum yang belum mengetahui tentang daya tarik yang ada di Desa Pondok 1 Wonolelo ini. Oleh karena itu, peneliti melakukan pembuatan story maps yang berlokasi di desa ini agar desa ini lebih dikenal secara luas oleh masyarakat umum melalui media internet.Metode yang digunakan pada perancangan ini adalah mengemas informasi profil Desa Wonolelo ke dalam Story Map. Data yang digunakan adalah peta situasi Desa Wonolelo Pada penelitian ini menghasilkan Story Maps Desa Pondok Wonolelo yang menarik dan dapat meningkatkan pemahaman serta minat pembaca terhadap topik tentang Desa Pondok 1 Wonolelo yang telah disajikan.
Pembuatan dan Kajian tentang WebGIS Pengarsipan Aset PLN ULP Semarang Barat
Hasanuddin, Fuad;
Apriyanti, Dessy;
Putro, Rico Waskito
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v4i2.10775
Pemetaan yang akurat memungkinkan PLN mengidentifikasi posisi dan status KWH meter dan JTR secara tepat dan cepat.Seiring kemajuan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan jaringan internet, sebuah sistem SIG berbasis web (WebGIS) dirancang untuk pengarsipan aset PLN. WebGIS ini digunakan untuk mempermudah dalam mengelola dan memanajemen aset PLN di ULP Semarang Barat. Penelitian ini diawali dengan pembuatan jaringan kabel JTR yang kemudian terhubung dengan KWH meter pelanggan yang ada pada Kelurahan Kalibanteng Kidul, kemudian perancangan WebGIS dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript, CSS, dan HTML.Hasil dari penelitian ini adalah sebuah WebGIS yang kemudian diunggah ke Web Hosting supaya dapat diakses dengan mudah melalui web browser. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa WebGIS dapat berjalan dan menampilkan sluruh fitur dengan baik. Pada pengujian System Usability Scale menyatakan WebGIS mendapatkan nilai rerata 94.113 yang termasuk ke dalam Grade A. Berdasarkan hasil pengujian SUS, WebGIS pengarsipan aset PLN ULP Semarang Barat dapat mempermudah dalam mencari informasi terkait aset PLN.
Analisis Klasifikasi Tutupan Lahan dengan Citra Sentinel 1A Menggunakan Metode Dekomposisi Polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Hastoro, Daffa Arbimas;
Yudinugroho, Maulana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10778
Penginderaan jauh merupakan ilmu dan seni untuk mendapatkan informasi terkait suatu objek, area, maupun fenomena dengan melakukan analisis data citra satelit. Perkembangan dalam penginderaan jauh dapat dilihat dengan tersedianya citra satelit pada saat ini. Terdapat beberapa citra dengan resolusi sedang yang open source (gratis) yang salah satunya adalah citra dari satelit Sentinel. Satelit Sentinel menghasilkan output data berupa Synthetic Aperture Radar (SAR). Teori dekomposisi polarimetrik digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan mekanisme hamburan dan sifat fisik dari target. Dekomposisi polarimetrik merupakan teknik memisahkan mekanisme hamburan secara terpisah yang dapat membantu interpretasi yang lebih baik. Keunggulan dekomposisi polarimetrik yaitu memiliki kemampuan dalam melakukan penetrasi awan yang sangat baik sehingga dapat melakukan pengambilan citra tanpa terganggu oleh awan dan juga mampu melakukan ekstraksi nilai backscatter dalam bentuk amplitudo dan fase. Pada penelitian ini dilakukan analisis klasifikasi tutupan lahan dengan citra Sentinel 1A menggunakan metode dekomposisi polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2023. Klasifikasi dilakukan dengan metode unsupervised wishart H-alpha angle. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil metode dekomposisi polarimetrik menggunakan Unsupervised wishart classification pada daerah yang mempunyai variasi vegetasi dan non vegetasi. Hasil penelitian ini kemudian dikenakan matriks konfusi dengan nilai akurasi sebesar 80,722% menggunakan pembanding yaitu citra Google Earth tahun 2022.
Pemanfaatan Aplikasi Mobile GIS Menggunakan Plugin Mergin Maps Untuk Mendukung Kegiatan Survey Aset Jaringan Listrik Serta Pembuatan Peta Aset Jaringan Listrik (Studi Kasus: Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang)
Ramadhan, Ariq Naufal;
Apriyanti, Dessy;
Putro, Rico Waskito
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10779
Kegiatan survey aset jaringan Semarang Barat memiliki teknis pencatatan data aset dengan cara manual yakni menulis tangan di kertas formulir pencatatan aset dan perhitungan panjang segmen aset dengan menggunakan meter roda.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dari kendala teknis pencatatan meter sebelumnya dengan memanfaatkan aplikasi Mobile GIS menggunakan Plugin Mergin Maps untuk mendukung kegiatan survey aset jaringan listrik Semarang Barat serta pembuatan peta aset jaringan listrik. penelitian ini dilakukan pada area kerja Perusahaan jaringan listrik di Semarang Barat. Metode yang digunakan dalam merancang aplikasi adalah metode System Development Life Cycle atau yang dikenal dengan istilah SDLC. SDLC adalah metodologi umum yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi. Dengan memanfaatkan plugin Mergin Maps peneliti dapat membangun aplikasi mobile GIS yang dimanfaatkan dalam kegiatan survey pencatatan aset.Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi mobile GIS yang memuat kolom pendataan aset jaringan tegangan rendah dan aset meteran APP Pelanggan. Serta penelitian ini menghasilkan peta aset jaringan listrik yang dibuat dari data hasil survey aset menggunakan aplikasi mobile GIS. Saran pada penelitian selanjutnya adalah aplikasi mobile GIS dapat dikembangkan lagi untuk memuat lebih banyak fitur dan cakupan pekerjaan survey aset jaringan listrik.