cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021)" : 7 Documents clear
Pemberdayaan UMKM dalam Kondisi Pandemi Covid-19 Di Desa Siangan, Gianyar I Gusti Agung Ayu Mas Suariedewi; Kadek Dian Jatiwardani; Ida Ayu Trisna Yudi Asri
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.711 KB)

Abstract

UMKM di Kabupaten Gianyar mengalami penurunan omzet yang signifikan di masa pandemi corona virus (Covid-19) yang merebak sejak tahun 2020. Kendala utama yang dihadapi UMKM saat ini adalah aspek pemasaran yang sulit dan akses ke lembaga keuangan yang terbatas. Hal ini disebabkan karena masih banyak pelaku UMKM yang belum menyadari pentingnya pencatatan keuangan dan pembukuan yang benar dan pemasaran produk secara digital. Dalam rangka mempermudah proses penyusunan laporan keuangan dan pemasaran produk, Sekolah Vokasi Universitas Warmadewa mengadakan pelatihan untuk mengajak pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan teknologi dengan menggunakan aplikasi sederhana yang sudah terkomputerisasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah metode wawancara, penyuluhan, diskusi dan latihan dengan pendekatan pembelajaran kooperatif. Tahapan kegiatan tersebut akan lakukan seperti: Pertama, pengusul akan mengadakan penyuluhan mengenai konsep dasar pentingnya pengetahuan akuntansi dan pemasaran. Kedua, pengusul akan memberikan pelatihan langsung dengan memberikan beberapa kasus transaksi untuk proses penyusunan laporan keuangan dan cara memasarkan produk secara digital. Ketiga, pengusul akan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi pendukung dalam penyusunan laporan keuangan dan pemasaran produk yang sudah terkomputerisasi. Keempat, jika kegiatan PkM akan berakhir kami akan menyebarkan kuesioner sebagai bahan evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini, target luaran yang ingin dicapai yaitu peserta pelatihan memahami proses penyusunan laporan keuangan dan pemasaran dengan menggunakan aplikasi yang sudah terkomputerisasi.
Edukasi dan Pendampingan untuk Meningkatkan Ketrampilan Petani Jeruk, Desa Belancan, Bangli dalam Mendukung Agrowisata Berbasis Jeruk Ni Komang Alit Astiari; Ni Putu Anom Sulistiawati; I Nengah Suaria
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.826 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Belancan, Bangli, dari bulan Mei sampai Oktober 2021, yang bertujuan agar tanaman jeruk dapat berbuah di luar musim dan peningkatan kualitas buah dalam mendukung agrowisata berbasis jeruk. Sebagai peserta adalah pengurus dan anggota kelompok tani Dana Pertiwi. Implementasi kegiatan menggunakan pendekatan bekerja sambil belajar (learning bay doing). Metode pelaksanaan kegiatan adalah melalui penyuluhan dan pendampingan serta transfer teknologi tentang pembuahan di luar musim melalui demplot dengan aplikasi teknik pemangkasan ranting, tunas air dan cabang tidak produktif serta pemberian KNO3 dengan konsentrasi 40 g/l. Sedangkan peningkatan kualitas buah dilakukan dengan teknologi pemupukan berimbang dan pemberian dolomit sebagai sumber kalsium (Ca) dengan dosis 500 g/pohon. Hasil penyuluhan dan pendampingan menunjukkan bahwa melalui implementasi metode learning by doing, mereka menyatakan dapat dengan mudah mengerti dan memahami bagaimana melakukan teknologi agar jeruk siam dapat berbuah di luar musimnya, sehingga tersedia buah sepanjang tahun dengan kerusakan buah yang minimal sehingga dapat meningkatkan kualitas buah. Berdasarkan evaluasi melalui penyebaran kuesioner, diperoleh bahwa peserta menujukkan 84,00% responden menyatakan sangat puas dan 16,00% menyatakan puas terhadap metode kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, tentang teknologi pembuahan tanaman jeruk di luar musim dalam mendukung agrowisata berbasis jeruk. Berarti tidak ada respondent yang menyatakan tidak puas atau kurang puas. Yang sangat menggembirakan adalah 76,00% responden menyatakan sangat tertarik dan sisanya 24,00% menyatakan teratrik untuk mempraktekan di kebun mereka sendiri. Hal ini berarti 100% peserta tertarik untuk menerapkan teknologi pembuahan di luar musim dan teknologi peningkatan kualitas buah di kebun mereka sendiri.
Identifikasi Potensi dan Masalah Ekowisata Air Minum Be Gianyar dalam Kontek Infrastruktur I Wayan Suky Luxiana; Agus Kurniawan; Ika Wahyuni
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1463.96 KB)

Abstract

Air minum Be Gianyar terletak di Banjar Bukian Kawan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan Gianyar. Air minum Be Gianyar diluncurkan bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Gianyar yang ke 250 senin 19 April 2021 oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Pengelola Air Minum dalam kemasan Be Gianyar adalah Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani. Pabrik AMDK ini didirikan berkat buah ide Bupati Gianyar I Made Mahayastra, produk AMDK ini memanfaatkan mata air Belahan Paras, yang disucikan oleh krama desa adat Bukian. Proses pengemasan air minum Be Gianyar ini menggunakan teknologi nanofiltrasi untuk pengaturan rasa dan komposisi mineral, sehingga rasanya akan berbeda dengan produk sejenis. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi dan masalah dari pengembangan ekowisata air minum Be Gianyar dalam kontek Infrastrukur. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tujuan teknik pengambilan sampel menggunakan informan dan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi dan masalah yang dibagi menjadi 5 aspek ekowisata yaitu konsep konservasi, konsep partisipasi masyarakat, konsep ekonomi, konsep edukasi dan konsep wisata. Penelitian disimpulkan partisifasi masyarakat (Adat) dalam pemanfaatan sumber daya air Be gianyar belum sepenuhnya optimal ini dapat dilihat belum berperannya masyarakat lokal dalam pemanfaatan dan pengelolaan. Kebijakan yang memberikan izin Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menggangu kebutuhan pokok masyarakat Bukian, dimana sumber mata air Belahan Paras merupakan salah satu kawasan yang disucikan oleh adat Bukian. Dalam pemanfaatan sumber daya air, baik yang dilakukan oleh perusahan daerah maupun perusahan swasta perlu memperhatikan kepentingan masyarakat adat dalam pemenuhan hak atas air, karena air adalah kebutuhan yang vital.
Edukasi Prosedur Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Pada Kelompok Pemandu Wisata di Bali Putu Nita Cahyawati; Ni Kadek Elmy Saniathi; Luh Gede Pradnyawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.657 KB)

Abstract

Pemandu wisara (tour guide) merupakan elemen penting dalam kegiatan pariwisata. Pemandu wisata disebut juga sebagai “the soul of tourism”. Hal ini dikarenakan pemandu wisata berperan dalam mengatasi segala sesuatu yang terjadi selama proses wisata. Terdapat interaksi antara berbagai profesi atau disiplin ilmu demi menjamin pariwisata yang sehat khususnnya di Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), termasuk memilah kondisi yang dapat ditangani maupun kondisi yang harus ditangani oleh tenaga kesehatan pada kelompok pemandu wisata di Bali. Materi edukasi berfokus pada pengenalan dan perawatan luka ringan, serta tatalaksana awal pada pasien yang tidak sadarkan diri. Kegiatan dimulai dengan diskusi, pretest, pemberian edukasi, postest, pemberian bantuan P3K dan alat pelindung diri (APD), dan diakhiri dengan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Mitra yang terlibat sebanyak 7 orang, didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (85,7%), rentang usia 16-30 tahun (85,7%) dan tingkat pendidikan SMA/SMK (57,2%). Hasil kegiatan menemukan bahwa rerata nilai pretest mitra adalah 38,57 poin. Hasil ini jelas menunjukkan bahwa pengetahuan mitra masih sangat rendah. Setelah pemberian edukasi, hasil postest menunjukan terjadi peningkatan nilai rerata yaitu 71,43 poin. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program edukasi mampu meningkatkan pengetahuan mitra tentang prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan. Kegiatan perlu dilakukan secara berkala dan dengan melibatkan mitra sebagai peer mentor bagi pemandu wisata lainnya.
PKM Group PKK Village Singapadu Kaler Sukawati District, Gianyar Regency Yan Tonga; I Gede Sutapa; I Ketut Agung Sudewa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1493.329 KB)

Abstract

Upaya pemerintah dalam penanganan sampah di wilayah Provinsi Bali terus dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan yang sangat mengkhawatirkan dan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sangat terbatas. Masalah lingkungan terutama dalam penanganan sampah yang berasal dari limbah rumah tangga dan ternak menjadi prioritas utama untuk segera diatasi. Melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber merupakan regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali yang membuktikan keseriusan dalam penanganan masalah pencemaran lingkungan. Salah satu desa di Bali yang ingin mengimplementasikan tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 adalah Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar melalui kegiatan PKM dengan Kelompok PKK Desa Singapadu Kaler sebagai mitra dalam kegiatan ini. Permasalahan yang dihadapi mitra dikelompokkan menjadi 2 masalah (1) permasalahan kemampuan dan keterampilan mitra dalam penanganan limbah/sampah berbasis sumber dan kemanfaatannya, dan (2) belum adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Skala Kecil (TPST Mini) dan model pengelolaan/manajemennya. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan tentang inovasi dalam penanganan dan pengolahan limbah/sampah berbasis sumber, memberikan pengetahuan dan keterampilan penanganan dan pengolahan limbah/sampah sekitarnya menjadi pupuk organik padat dan cair serta pemanfaatan pupuk organik yang dihasilkan untuk budidaya tanaman organik skala kecil/rumah tangga sehingga bernilai ekonomi, mewujudkan TPST Mini dan model pengelolaan/manajemennya serta memberikan alat dan bahan yang berkaitan dengan pembuatan pupuk organik dan membuat percontohan/ Demplot pertanian organik. Metode yang digunakan oleh Tim PKM meliputi survey, wawancara, penyuluhan, diskusi dan pelatihan secara teori dan praktek serta membuat percontohan.Luaran utama dari kegiatan ini adalah terpublikasinya artkel PKM ini di jurnal terakreditasi, media cetak dan dalam bentuk visual/video. Luaran tambahannya adalah adanya peningkatan kemampuan dan keterampilan mitra dalam penanganan dan pengolahan limbah/sampah sekitarnya menjadi pupuk organik padat dan cair serta kemanfaatan pupuk organik tersebut untuk budidaya tanaman organik, adanya produk pupuk organik padat dan cair, adanya Demplot/percontohan pertanian organik skala kecil/rumah tangga, terwujudnya TPST Mini dengan model pengelolaan/manajemennya sehingga ini dapat sebagai row model untuk desa-desa sekitarnya, dengan demikian dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, lingkungan dan sumber pangan yang sehat bagi masyarakat sekitarnya.
Pembinaan Remaja Anti Perundungan pada Siswa Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Tabanan Bayu Adhinata; Yaya Sawitri
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.697 KB)

Abstract

Kekerasan tentu merupakan salah satu bentuk dari agresi dan dapat terjadi dimana saja. Kekerasan umumnya berasal dari adanya konflik antara dua individu atau lebih dan antar kelompok dalam masyarakat. Salah satu fenomena atau kejadian yang berkaitan dengan kekerasan terjadi di sekolah. Kekerasan di sekolah bisa terjadi ketika tidak ada penanganan yang efektif dalam bentuk manajemen konflik berbasis sekolah. Konflik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi melahirkan konflik terbuka dalam bentuk kekerasan. Konflik dan kekerasan yang terjadi di sekolah bisa antara siswa-siswa, siswa-guru, dan guru-guru yang menyebabkan situasi menjadi tidak kondusif untuk kegiatan belajar sehingga sekolah menjadi tempat yang tidak damai. Kegiatan ini mengambil tema mengenai sekolah damai dan kegiatan yang dilakukan adalah melalui pendidikan anti kekerasan bagi warga sekolah sehingga dapat menciptakan pengetahuan baru dalam melaksanakan pengelolaan konflik agar konflik tidak pecah menjadi kekerasan yang merugikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dasar bagi siswa di sekolah menengah atas tentang pencegahan perilaku perundungan di sekolah. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah terbatasnya pengetahuan yang dimiliki siswa mengenai perundungan dan efek yang ditimbulkan akibat perilaku tersebut. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelaksanaan pembinaan dalam bentuk ceramah. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui (1) survei awal untuk memeroleh informasi pemahaman peserta mengenai kekerasan dan perundungan; (2) pelatihan melalui metode ceramah kelas dan pemberian materi mengenai kekerasan dan perundungan; (3) survei akhir untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa mengenai kekerasan dan perundungan. Metode penyampaian yang digunakan adalah metode ceramah dalam kelas. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap kekerasan dan perundungan mengalami peningkatan.
Pendampingan Penyusunan SOM dan SOP KSP “Amerta Bumi” di Desa Sampalan Klod Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung Ni Made Santini; Ni Made Taman Sari; Made Pratiwi Dewi
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1595.994 KB)

Abstract

The vision of the local government of Bali is Nangun Sat Kerthi Loka Bali, which maintains the preservation and harmony of nature and its contents, to realize a prosperous and happy Balinese manners on the scale of a life that is politically sovereign and economically independent, one of the economic activities that can lead to nagun sat kerthi. loka bali is a movement from the Bali Province Cooperatives and SMEs Service that seeks to deliver on a mission (1) Creating quality and healthy Cooperatives (2) Fostering entrepreneurship of Cooperatives and SMEs (3) Facilitating financing and guarantees for Cooperatives and SMEs and (4) Increasing Partnerships Cooperatives and SMEs. Cooperatives can provide tremendous benefits that can reduce movements and missions, especially in Indonesia. If the cooperative can be managed properly, clearly, openly, and voluntarily in the name of the family, the cooperative that is running will be able to fulfill its main objectives. Cooperative performance is very important to pay attention to for the health of the cooperative itself. So that cooperatives can be sustainable in carrying out their activities, it is important for every buyer to have as an operational reference the SOM concept and SOP. The weakness of regional cooperatives is that most do not have a SOM and SOP so that in running a business there is no reference that is used as a guideline. Solutions to existing problems will be assisted in service activities. By providing assistance in “Preparing SOM and SOPs for Business Entities, Institutional SOPs, SOPs for Fund Distribution so that cooperatives can carry out their functions in accordance with SOM and SOPs according to applicable regulations. The implementation of service activities carried out with mentoring method activities is how to prepare SOM and SOP according to the guidelines from the Cooperatives, MSMEs and Trade Office.

Page 1 of 1 | Total Record : 7