Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,096 Documents
Menganalisis Perencanaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MIN 8 Kota Medan
Nur Khofifah Siregar;
Wardatun Thaibah Marpaung;
Melati Br. Lubis;
Uswatun Hasanah;
Sifa Maulida;
Tika Kesuma Wardani;
Rizki Akmalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2191
Perencanaan memainkan peran yang sangat penting dalam manajemen, terutama dalam bidang pendidikan yang memiliki signifikansi yang besar. Pendekatan yang matang dalam perencanaan pendidikan akan menghasilkan kualitas pendidikan yang tinggi. Kualitas pendidikan yang baik ditandai dengan kemampuan mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, terutama dalam aspek akal dan agama. Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai aspek ini, peserta didik akan mampu berpikir secara logis dan rasional. Selain itu, melalui penerapan nilai-nilai agama, peserta didik akan membangun fondasi yang kuat untuk perilaku positif dalam setiap aspek kehidupan mereka, sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.
Konsep Guru Ideal Perspektif Imam Al-Ghazali Dan Muhammad Athiyah Al-Abrasyi (Studi Analisis Perbandingan)
Purwanto Maha;
Iswantir M;
Salmi Wati;
Charles Charles
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2192
Latar belakang permasalahan penelitian ini adalah banyak nya problematika yang dihadapi oleh guru, salah satunya ialah rendahnya kompetensi yang dimiliki guru. Hal tersebut diperparah dengan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata nasional berada di angka 56.69 kategori rendah. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana kriteria guru ideal menurut Imam Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi serta bagaimana perbandingan kriteria guru menurut Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi. Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana kriteria guru menurut Imam Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi, serta untuk menjelaskan bagaimana perbandingan kriteria guru menurut Imam Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), dengan sumbe data primer berupa buku-buku, makalah-makalah maupun artikel-artikel karya Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi, sedangkan data skunder berupa buku-buku terkait dengan konsep guru ideal Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi, dan juga buku-buku yang menunjang baik serta berkaitan konsep guru ideal secara umum. Tehnik analisis data menggunakan analisis konten (analisis isi) dengan pendekatan historis. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk menjadi guru ideal membutuhkan kriteria yaitu: 1). Kriteria imam Al-Ghazali adalah: pengetahuan, keterampilan, sikap kasih sayang dan ikhlas, teladan, serta etika. Sedangkan 2). Kriteria M. Athiyah Al-Abrasyi yaitu bersifat zuhud, memiliki jiwa yang bersih dari sifat akhlak yang tercela, ikhlas dalam melaksanakan tugasnya, bersifat pemaaf dan sabar, mencintai siswa seperti anak sendiri, mengenali bakat dan karakter siswanya, dan menguasai bidang studi yang akan diajarkan. 3) Adapun hasil perbandingan kriteria Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi. a). Persamaan pemikiran Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi yaitu: perlunya seorang guru memiliki pengetahuan yang luas dalam pemahaman materi pembelajaran, keikhlasan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, menyanyangi peserta didik seperti anak sendiri, mampu memahami bakat dan perkembangan peserta didik, serta memiliki akhlak yang terpuji. b). Perbedaan pemikiran Al-Ghazali dan M. Athiyah Al-Abrasyi yaitu: M. Athiyah Al-Abrasyi memiliki pemikiran bahwasannya seorang guru harus memiliki sifat pemaaf dan sabar sedangkan Al-Ghazali membahas bahwasannya seorang guru harus memiliki keteladanan atau menjadi suri tauladan bagi peserta didiknya.
Analisis Penerapan Perilaku Filantropi Dalam Pembelajaran Pkn Pada Siswa Sd Kelas V Negeri 1 Kelirejo
Dimas Permadi;
Ramana Disurya;
Tanzimah Tanzimah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2193
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana penerapan perilaku filantropi dalam pembelajaran PKn pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kelirejo. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan memperhatikan indikator perilaku filantropi seperti sedekah, pemurah dan menolong tanpa pamrih menunjukan bahwa, penerapan perilaku filantropi dalam pembelajaran PKn pada kelas V di SD Negeri 1 Kelirejo dari 33 siswa sebagian besar siswa sudah sepenuhnya memiliki perilaku filantropi yang baik sebanyak 19 siswa perilaku tersebut seperti mau membantu guru membawakan buku ke dalam kantor tanpa mengharapkan imbalan atau pujian. Sedangkan sisahnya sebanyak 14 siswa belum sepenuhnya memiliki perilaku filantropi baik perilaku tersebut seperti siswa tidak mau meninjamkan alat tulisnya kepada temannya. Hal demikian terjadi karena kurangnya guru menggunakan media dan metode pembelajaran pada pembelajaran PKn yang mana guru tersebut belum mendapatkan prasaran sebagai penunjang guru dalam menggunakan media dan metode pembelajaran guna menerapkan perilaku filantropi dalam pembelajaran PKn. Kata Kunci : Perilaku Filantropi Dan Pembelajaran Pkn Abstract This study aims to find out about how to apply philanthropic behavior in Civics learning in class V SD Negeri 1 Kelirejo. As for this study using a qualitative method of data collection techniques carried out by means of observation, interviews, and documentation. While the data analysis technique uses data reduction, data presentation, and data verification or conclusions. From the results of research conducted by paying attention to indicators of philanthropic behavior such as almsgiving, generosity and selfless help, it shows that, the application of philanthropic behavior in Civics learning in class V at SD Negeri 1 Kelirejo, out of 33 students, most of the students have fully had good philanthropic behavior as many as 19 Such student behavior is like wanting to help the teacher bring books into the office without expecting reward or praise. While the remaining 14 students do not fully have good philanthropic behavior, such as students not wanting to lend their stationery to their friends. This happens due to the lack of teachers using media and learning methods in Civics learning where the teacher has not received the infrastructure to support teachers in using media and learning methods to implement philanthropic behavior in Civics learning.
Pengembangan Media Pembelajaran Magic Box Interaktif Materi Bangun Datar Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD
Hafipa Risda Mawarni;
Muhamad Idris;
Hermansyah Jermansyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2204
Pengembangan media magic box interaktif bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran matematika sekolah dasar yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Reasearch and Development). Model pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada model ADDIE yang terdiri dari tahap analyze (analisis), tahap design (rancangan), tahap development (pengembangan), tahap implementation (implementasi) dan tahap evaluation (evaluasi). Subjek penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 95 Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket validasi, lembar angket respon peserta didik dan respon guru. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis kevalidan menggunakan angket validasi ahli media dengan nilai rata-rata kevalidan 86,55%, penilaian ali materi mendapatkan persentase rata-rata 93,33% sangat valid. Penilaian angket One To One berjumlah 3 siswa dengan persentase rata-rata 94,6%, penilaian angket Small Grup berjumlah 6 siswa dengan persentase rata-rata 94,0% dan respon guru dengan persentase rata-rata 91,11% sangat praktis. Berdasarkan hasil yang dikembangkan oleh peneliti yang berjudul pengebangan media pembelajaran magic box interaktif pada mata pelajaran matematika disimpulkan bahwa media magic box interaktif telah dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid dan praktis serta layak untuk di uji coba atau digunakan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: Pengembangan, Media Magic Box Interaktif, Bangun Datar.
Pengaruh Metode Bermain Cerita Menyanyi (BCM) Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pkn Siswa Kelas III
Elisa Indriyani;
Ramanata Disurya;
Adrianus Dedy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2205
Abstract Posttest only control research design. The population in this study amounted to 39 students. The sample in this study amounted to 39 students consisting of class III A as the experimental class totaling 22 students and class 3 B as the control class totaling 17 students. The data collection technique used was a questionnaire (questionnaire). The data analysis technique used is the t test (independent sample t test). From the results of processing research data with the help of the SPSS application, it is obtained value = 3.774 and value = 1.687 with α = 0.05 and df = 37, then 3.774 ≥ 1.687 thus ≥ . In accordance with the criteria for testing the hypothesis, it is rejected and accepted. This shows that there is an influence of playing singing story method (BCM) on student learning motivation in class III student civics learning.
Peran dan Kedudukan Masyarakat Sebagai Landasan Pendidikan Islam Dalam Perspektif Sosiologi
Irsa Fitrianur Hijrah;
Syarifah Nur Aini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2206
This paper aims to map the concept, role and position of the community as part of the foundation of Islamic education through a sociological perspective based on the concept that society is the third educational institution after education in the family and school environment. Society plays a very important role in the development of children's education. Therefore the community should participate in children's educational activities either directly or indirectly. Because the environment in the family, and school and society is very attached. This study used an analytical descriptive method by examining references sourced from the library. In this study it was concluded that the role and position of the community as part of the foundation of Islamic education through a sociological perspective is related to (1) improving the quality of education by contributing, contributing ideas, input, criticism, and community participation in the activity process, including also about (2) creating a conducive social environment for education. (3) Revitalization and reorientation in Islamic education, especially for families and family members. (4) Strengthening Learning Society. (5) Participate actively in Madrasah/School Committees (6) Encourage and support all Religious Education programs in madrasas/schools Establish quality-based religious education institutions.
Analisis Hukum Pidana Terhadap Keterlibatan Anak Dalam Peredaran Narkotika
Alfiandi Wisudawansyah Nasution
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.2212
Pembahasan tesis ini tentang suatu analisis perihal keterlibatan anak dalam peredaran narkotika dengan menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam No. 1303/Pid.Sus/PA/2014/PN. LBP. Adapun permasalahan bagaimana pengaturan hukum terhadap keterlibatan anak sebagai pengedar narkotika menurut undang-undang di Indonesia, bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak yang terlibat dalam peredaran narkotika dalam putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 1303/Pid.Sus/PA/2014/PN.LBP dan bagaimana penanganan terhadap anak yang terlibat peredaran narkotika menurut sistem peradilan anak.Penelitian ini diarahkan kepada penelitian hukum yuridis normatif, artinya kajian pada tesis ini berorientasi kepada hukum positif tentang keterlibatan anak dalam peredaran narkotika. Penelitian ini bukan saja menggambarkan suatu keadaan atau gejala, baik pada tataran hukum positif maupun empiris tetapi juga ingin memberikan pengaturan yang seharusnya (das Sollen) dan memecahkan permasalahan hukum yang berkaitan dengan penanganan keterlibatan anak dalam peredaran narkotika. Hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan pengaturan hukum terhadap keterlibatan anak sebagai pengedar narkotika menurut undang-undang di Indonesia diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sebagai latar belakang undang-undang yang diancamkan kepada anak atas perbuatannya mengedarkan narkotika. Kemudian Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sebagai dasar pemidanaan anak apabila anak tersebut melakukan tindak pidana narkotika dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Sebagaimana telah Diubah Dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 sebagai dasar pelaksanaan perlindungan anak yang telah terbukti mengedarkan narkotika. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak yang terlibat dalam peredaran narkotika dalam putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 1303/Pid.Sus/PA/2014/PN.LBP adalah berupa alat bukti yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum serta terpenuhinya unsur-unsur yang didakwakan dan hal-hal yang memberatkan serta hal-hal yang meringankan terdakwa dan status pelaku adalah anak. Penanganan terhadap anak yang terlibat peredaran narkotika menurut sistem peradilan anak dilakukan berdasarkan hukum acara pidana dengan mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan status pelaku pengedar narkotika adalah anak serta memperhatikan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak serta Undang-Undang Perlindungan Anak.
Program Literasi Di Sekolah Dasar Pekanbaru Dan Kampar Kiri
Melli Agustini;
Niken Novita Ayu;
Siti Nuranisa;
Fameliana Amalia Sholehah;
Febrina Dafit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.2213
Kemampuan literasi yang baik dapat membantu siswa dalam memahami informasi baik lisan maupun tulisan. Pelaksanaan pembiasaan Program Literasi Sekolah merupakan salah satu kegiatan literasi dan bentuk kesadaran pemerintah terhadap pentingnya membangun budaya literasi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan Program Literasi Sekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah dan 6 wali kelas. Instrument penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Program Literasi Sekolah belum terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil wawancara yaitu belum terlaksananya membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, sarana dan lingkungan sekolah belum kaya akan literasi, belum kaya akan teks, tidak bisa memilih bahan bacaan di sekolah, dan belum melibatkan publik.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V SDN 59 OKU Ditinjau dari Gaya Belajar
Rizki Apriliyanti;
Misdalina Misdalina;
Tanzimah Tanzimah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2227
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan gaya belajar visual, auditori, kinestik. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan didalam penelitian ini, yaitu deskriptif. Instrument yang digunakan adalah angket dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Angket digunakan untuk mengelompokan gaya belajar siswa sedangkan tes digunakan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa dari 18 siswa kelas V diperoleh sebanyak 7 (39%) siswa memiliki gaya belajar visual, 5 ( 28%) siswa memiliki gaya belajar auditori dan 7 ( 39%) siswa memiliki gaya belajar kinestik. Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar visual mendapti rata-rata persantase sebesar 81,4 % dengan kategori tinggi, siswa dengan gaya belajar audiotori mendapati rata-rata persentase 68.97% dengan kategori sedang, dan siswa dengan gaya belajar kinestik mendapati rata-rata persantase 52,4% dengan kategori rendah.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Inquiry Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPA
Rachelita Arwani;
Agustina Tyas Asri Hardini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2231
Dalam proses pembelajaran, guru harus mampu mendesain pembelajaran yang mampu mendukung kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satunya dengan menerapkan Discovery Learning dan Inquiry Learning. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning terhadap berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPA . Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain Pretest – Posttest Group Design. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan dipilih 2 SD yaitu SD Negeri Sumogawe 01 sebagai kelas eksperimen dan SD Negeri Polobogo 02.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes uraian 10 soal dan observasi. Berdasarkan pada hasil Independent Samples Test menunjukkan bahwa 0,031 < 0,05. Ha diterima dan HO ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA menggunakan model Discovery Learning dan Inquiry Learning. Kata Kunci Model Pembelajaran Discovery, Model Pembelajran Inkuiri, Berpikir Kritis,, IPA