cover
Contact Name
Tahta Herdian Andika
Contact Email
tahta.herdian.a@gmail.com
Phone
+6289612626394
Journal Mail Official
tahta.herdian.a@gmail.com
Editorial Address
Jl.A.Yani. No.1A. Tambahrejo Gadingrejo Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Gizi Aisyah
ISSN : 26862441     EISSN : 26863537     DOI : https://doi.org/10.30604/
Jurnal Gizi Aisyah (p-ISSN: 2686-2441, e-ISSN: 2686-3537 ) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by Universitas Aisyah Pringsewu on February and September. Jurnal Gizi Aisyah publishes original research and/or library analysis focuses on Clinical Nutrition,Human Nutrition,Food Technology. All published articles will have a unique Digital Object Identifier (DOI) number. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 94 Documents
KAJIAN PEMBUATAN BISKUIT TEPUNG BIJI NANGKA DAN TEPUNG WORTEL SEBAGAI PMT PEMULIHAN UNTUK BALITA GIZI KURANG USIA 24-59 BULAN Riska Nur Suci Ayu
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.674 KB)

Abstract

Kurang Energi Protein masih menjadi permasalahan gizi dan kesehatan masyarakat di Indonesia yang masih cukup tinggi. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan merupakan suatu bentuk intervensi gizi untuk mengatasi masalah gizi kurang pada balita.Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji biskuit tepung biji nangka dan tepung wortel sebagai PMT pemulihan untuk balita gizi kurang usia 24-59 bulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa nilai kandungan gizi protein dan vitamin A biskuit tepung biji nangka dan tepung wortel menunjukkan hasil yang berbeda nyata antar perlakuan.Pembuatan biskuit tepung biji nangka dan tepung wortel sebagai PMT Pemulihan berbeda (signifikan) terhadap uji hedonik dan mutu hedonik berdasarkan aspek warna, rasa, aroma, dan tekstur.Perlakuan terbaik pada pembuatan biskuit tepung biji nangka dan tepung wortel adalah pada perlakuan A2 dengan perbandingan tepung biji nangka dan tepung wortel 90% :10%. Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan dengan biskuit tepung biji nangka dan tepung wortel dalam sehari berdasarkan ketentuan kandungan protein 15-20 gram perhari adalah 13-16 keping biskuit.
HUBUNGAN IBU BEKERJA DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMANFAATAN POSYANDU BALITA DI DESA KUNJIR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2017 SMZ. Tita Avia Sesha Marika; Siti Maesaroh
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.271 KB)

Abstract

Posyandu adalah suatu bentuk upaya kesehatan yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama masyarakat untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak balita. Hasil pre survey di Puskesmas Rawat Inap Rajabasa desa yang cakupannya terendah yaitu desa Kunjir D/S 55,9% dari target 70,6% dan N/D45,92% dari targer 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ibu bekerja dengan prilaku ibu dalam pemanfaatan posyandu di desa Kunjir Lampung Salatan Tahun 2017. Desain Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 orang. Penelitian ini dilakukan di Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan pada bulan Maret 2017. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji chi square. Hasil Penelitian diperolehada hubungan bermakna Ibu bekerja dengan Prilaku Ibu dalam Pemanfaatan posyandu dengan nilai pvalue 0.005,OR 6.3 CI 95 % (1.627-24.390). Diharapakan dalam penelitian ini ibu- ibu yang memiliki balita khususnya ibu yang bekerja dapat lebih meluangkan waktu untuk membawa anaknya ke posyandu, agar pertumbuhan dan perkembangan balita dapat terpantau dengan baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PASAR BANJIT WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJIT WAY KANAN TAHUN 2017 Sri Hartati; Sukarni
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.053 KB)

Abstract

ASI ekslusif merupakan makanan terbaik yang harus diberikan kepada bayi, karena didalamnya terkandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi. Faktor-faktor yang menghambat penggunaan ASI Eksklusif diataranya pada ibu adalah kurangnya pengetahuan ibu terhadap keunggulan ASI dan fisiologi laktasi, kurangnya persiapan fisik dan mental ibu, kurangnya dukungan keluarga, kurangnya dukungan dari fasilitas pelayanan kebidanan, kurangnya fasilitas yang mendukung laktasi di tempat kerja, dan kurangnya dukungan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pasar Banjit Wilayah Kerja Puskesmas Banjit Way Kanan tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan corss sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah para ibu yang mempunyai bayi dan masih menyusui di Desa Pasar banjit Wilayah Kerja Puskesmas Banjit Kabupaten Way Kanan Tahun 2017 dengan jumlah sampel 64 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pasar Banjit Wilayah Kerja Puskesmas Banjit Way Kanan dengan nilai p value 0,001. Ada hubungan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pasar Banjit Wilayah Kerja Puskesmas Banjit Way Kanan dengan nilai p value 0,004. Oleh karena perlunya peningkatan peran perawat maternitas dan bidan dalam membimbing dan memberikan informasi tentang ASI dan laktasi sejak ibu masih mengandung.
EFEKTIFITAS REBUSAN DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA LINN) PADA WUS DENGAN MASALAH PATOLOGIS KEPUTIHAN DI SUKADADI PUSKESMAS GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2017 Yanti Ekasari; Eka Tri Wulandari; Sukarni; Heni Anggraini
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.453 KB)

Abstract

Salah satu masalah dalam kesehatan reproduksi yang dialami remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah keluarnya cairan dari vagina yang tidak berupa darah yang menyebabkan keluhan subyektif pada penderita dan kadang disertai rasa gatal dan nyeri (Wiknjosastro, 2009). Diketahui efektifitas rebusan daun sirsak (Annona muricata linn) pada WUS dengan masalah patologis keputihan di Sukadadi Puskesmas Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran tahun 2018. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan One – Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah wanita usia subur yang mengalami keputihan dengan populasi sebanyak sebanyak 32 WUS dan sampel penelitian menggunakan teknik sampling total sampling dengan jumlah 32 responden. Teknik pengumpulan data primer dengan cara observasi langsung dengan menggunakan alat ukur lembar checklist yang berisikan klasifikasi keputihan dan gelas takar. Anilisa data univariat menggunakan persentasi dan analisis bivariat uji uji t independent dengan alpa = 0,05. Distribusi frekuensi patologis keputihan sebelum pemberian rebusan daun sirsak (Annona muricata linn) sebanyak 32 wanita usia subur dengan keluhan keputihan keluar berlebihan sebanyak 27 (84,38%) dan patologis keputihan sesudah pemberian rebusan daun sirsak (Annona muricata linn) didapatkan yang mengalami keputihan patologi keluhan keputihan keluar berlebihan sebanyak 22 (68,75%). Hasil analisis bivariat dengan nilai p – value seberar 0,000 (α ≤ 0,05) dan nilai rata –rata efektifitas sebesar 1,78. Efektifitas rebusan daun sirsak (Annona muricata linn) pada WUS dengan masalah patologis keputihan, sehingga peneliti menyarankan kepada wanita usia subur yang mengalami masalah keputihan patologis dalam penggunaan rebusan daun sirsak sesuai dengan dosis dan takaran sehingga wanita usia subur dapat mengatasi masalah keputihan patologis tanpa menggunakan obat kimia.
H CORRELATION FROM MOTHER'S PARENT AND GIVING FOOD ASSISTANT (MP-ASI) WITH NUTRITIONAL STATUS IN BABIES AGE 6-12 MONTHS AT PUSKESMAS TRIMULYO AREA SEKAMPUNG SUB-DISTRICT EAST LAMPUNG DISTRICT: HUBUNGAN POLA ASUH IBU DAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI)DENGAN STATUS GIZI PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TRIMULYO KECAMATAN SEKAMPUNG KABUPAEN LAMPUNG TIMUR Dian Utama Pratiwi Putri; Bambang Setiaji; Lukman Roliawan
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.102 KB)

Abstract

Based on the survey conducted by researchers on 10 infants aged 6-12 months, it is known that 4 infants (40%) have normal nutritional status, and 6 infants (60%) experience abnormal nutritional status seen from measurements of height and weight that are not ideal, where the weight is less if the Z-score <-3.0, the nominal weight if the Z-score> -2.0 to <1.0 and the excess weight if the Z-score> 2.0. The purpose of this study is to determine the relationship between maternal parenting and complementary feeding (MP-ASI) with nutritional status in infants aged 6-12 months in the working area of ​​Trimulyo Puskesmas, Sekampung District, East Lampung Regency in 2019. This type of research used in this study is quantitative. The design in this study used an analytic survey using a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who have babies aged 6-12 months in the Trimulyo Public Health Center, Sekampung District, East Lampung Regency, amounting to 86 respondents, so the sample was 86 respondents. In this study the sampling technique used was total population. Based on statistical test results, obtained,-value 0.002 or value-value <0.05, which means there is a relationship between complementary feeding (MP-ASI) with nutritional status in infants aged 6-12 months in the working area of ​​Trimulyo Puskesmas, Sekampung District, Lampung Regency East 2019. It is expected that respondents will be able to improve, change and improve how to provide MP-ASI that is good and right, so that the baby's food intake and nutrition will be fulfilled to the maximum Keywords : Parenting MP-ASI and Nutritional status in infants Literature : 22 (1998 – 2015)
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI ULU BELU RELATIONSHIP BETWEEN MATERNAL NUTRITIONAL STATUS AND LOW BIRTH WEIGHT (LBW) BABIES IN UPTD PUSKESMAS NGARIP WORK AREA ULU BELU 2019 Nopi Anggista Putri; Tri Wahyuni; Sukarni; Surmiasih
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.987 KB)

Abstract

Status gizi seorang wanita selama kehamilan merupakan masa paling kritis karena malzat gizi yang terjadi pada ibu dapat meningkatkan resiko bagi bayinya seperti bayi lahir dengan bayi berat lahir rendah.Salah satu metode penilaian status gizi ibu hamil yaitu dengan melakukan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA).Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahuiHubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wiayah UPTD Puskesmas Ngarip Keamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi dengan berat lahir rendah yang berada di wilayah di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ngarip dengan jumlah 25 bayi. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara total sampling yaitu seluruh Bayi berat lahir rendah (BBLR) sebanyak 25 bayi, kemudian karena menggunakan perbandingan 1:1 maka sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi 25 sebagai sampel kasus dan 25 sebagai control. Uji statistik dengan menggunakan uji Chi square. Hasil analisis dan pengolahan data didapatkan ada hubungan antara status gizi Ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ngarip Kecamatan Ulu Belu Tahun 2019 dengan p –value 0.001<0,05 . Diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk melakukan deteksi awal untuk mencegah terjadinya BBLR serta dapat meningkatkan promosi kesehatan mengenai kebutuhan gizi pada ibu hamil dalam menurunkan angka kematian pada bayi baru lahir.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA KELOMPOK SENAM LANSIA WANITA DI AISYAH MEDICAL CENTER (AMC) Desti Ambar Wati
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.484 KB)

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik dengan yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Salah satu penyebab terjadinya peningkatan kadar glukosa darah adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada kelompok senam lansia wanita di Aisyah Medical Center (AMC). Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dan metode survey. Sampel penelitian 30 lansia wanita di Aisyah Medical Center (AMC), pengambilan sampel dengan metode multistage Total Sampling. Data primer yang telah diperoleh dari pengukuran IMT serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar gula darah sewaktu kelompok senam lansia wanita di Aisyah Medical Center (AMC) yang dibuktikan dengan nilai p-value sebesar 0,440 (p-value > 0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,146.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DENGAN PENAMBAHAN TINGGI BADAN PADA BADUTA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG REJO Riska Nur Suci Ayu; Abdullah; Novriansyah Surahman
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.561 KB)

Abstract

Baduta merupakan anak usia dibawah dua tahun. Baduta merupakan masa keemasan dimana terjadi pertumbuhan dan perkembangan secara pesat dan dapat mencetak sumberdaya manusia yang berkualitas. Pemenuhan zat gizi pada masa ini sangat penting terutama zat gizi protein yang dapat membantu proses tumbuh kembang anak. Zat gizi yang tidak terpenuhi secara maksimal akan menyebabkan gagal tumbuh pada anak, salah satunya yaitu stunting. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat hubungan asupan protein selama rentang waktu tertentu dapat berpengaruh terhadap penambahan panjang badan. Penelitian ini merupakan penelitian kohort yang diikuti selama 3 bulan. Jumlah sampel yaitu 30 baduta yang mengalami stunting. Penentuan stunting berdasrkan PB/U dan pencatatan asupan makan baduta menggunakan Food Recall 24 jam. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan protein baduta stunting berhubungan dengan penambahan panjang badan baduta. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu konsumsi protein pada baduta dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA WANITA DI KLINIK AISYAH MEDICAL CENTER (AMC) TAHUN 2019 Amali Rica Pratiwi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.027 KB)

Abstract

Perubahan fisiologis pada lansia salah satunya adalah peningkatan massa lemak. peningkatan massa lemak dinamakan obesitas. Obesitas dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskuler lain yang merupakan penyebab kematian terbesar penduduk dunia, terutama pada kelompok usia lanjut. Parameter untuk penilaian status gizi pada lansia yaitu lingkar pinggang untuk mendeteksi individu obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan kadar glukosa darah sewaktu pada lansia wanita. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah responden 30 orang lansia wanita, dipilih menggunakan metode total sampling. Data lingkar pinggang diperoleh melalui hasil pengukuran antropometri dan kadar glukosa darah sewaktu dengan menggunakan alat easy touch GCU melalui darah kapiler. Kemudian data dianalisis statistik menggunakan uji korelasi rank spearman. Penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebanyak 25 (83.3%) orang lansia wanita berisiko obesitas dan 19 (63.3%) orang lansia wanita memiliki kadar glukosa darah sewaktu dalam kategori normal. Hasil uji korelasi antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu adalah p-value sebesar 0,822 (p-value>0.05) dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.043. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lingkar pinggang dengan kadar glukosa darah sewaktu pada lansia wanita.
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN LEMAK DAN SERAT DENGAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA LAMPUNG TAHUN 2021 Sona Utari; Mitha Hamidah; Desti Ambar Wati; Afiska Prima Dewi; Amali Rica Pratiwi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.635 KB)

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan sekelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Lansia rentan mengalami penyakit yang berhubungan dengan proses menua salah satunya hipertensi. Konsumsi lemak yang tinggi dapat meningkatkan kadar lemak di dalam darah. Konsumsi serat kurang dapat mempengaruhi meningkatnya volume darah yang akan dapat berdampak pada tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dan serat dengan hipertensi pada lansia Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 lansia usia 60-74 tahun di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kecukupan lemak kurang (<80%) sebanyak 33,3%, dan tingkat kecukupan serat kurang (<80%) sebanyak 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan lemak dengan hipertensi (p = 0,729) ada tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan serat dengan hipertensi (p = 0,871). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dengan tekanan darah. Tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan serat dengan tekanan darah

Page 3 of 10 | Total Record : 94