cover
Contact Name
Tahta Herdian Andika
Contact Email
tahta.herdian.a@gmail.com
Phone
+6289612626394
Journal Mail Official
tahta.herdian.a@gmail.com
Editorial Address
Jl.A.Yani. No.1A. Tambahrejo Gadingrejo Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Gizi Aisyah
ISSN : 26862441     EISSN : 26863537     DOI : https://doi.org/10.30604/
Jurnal Gizi Aisyah (p-ISSN: 2686-2441, e-ISSN: 2686-3537 ) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by Universitas Aisyah Pringsewu on February and September. Jurnal Gizi Aisyah publishes original research and/or library analysis focuses on Clinical Nutrition,Human Nutrition,Food Technology. All published articles will have a unique Digital Object Identifier (DOI) number. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 99 Documents
Hubungan Lemak Visceral Dan Tingkat Asupan Gizi Mikro (Natrium,Kalium, Magnesium) Dengan Kejadian Hipertensi di Rumah Sakit Umum Az-Zahra Lampung Tengah: Abstrak, Introduction, Method, Result And Discussion, Conclusions And Suggestions, References. Nur samsudin, Putri
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is called the “silent killer”, because this disease is without complaints so that it is only known when the patient has complications. Primary prevention of hypertension to lower blood pressure, among others, is by adjusting the diet. The risk factors that can affect hypertension are visceral fat intake and excessive sodium intake levels can trigger high blood pressure, while potassium and magnesium intake have an effect on lowering blood pressure. This study aims to determine the relationship between visceral fat and the level of micronutrient intake (sodium, potassium, magnesium) with the incidence of hypertension at Az-Zahra General Hospital, Central Lampung. This research design is cross sectional. The sample in the study amounted to 55 respondents taken using purposive sampling technique. The population in this study amounted to 164 patients taken from the last three months of data. This study was conducted from January to February 2025. Visceral fat data were taken using BIA (Bioelectrical Impedance Analysis) and microtoise. Data on micronutrient intake levels (sodium, potassium, magnesium) were obtained through interviews using the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data were analyzed univariately and bivariately using chi square test. The results showed that there was a relationship between visceral fat and the incidence of hypertension with a value of (ρ value = 0.009). There is a relationship between the level of sodium intake and the incidence of hypertension with a value of (ρ value = 0.000). There is a relationship between the level of potassium intake and the incidence of hypertension with a value of (ρ value = 0.001). There is a relationship between the level of magnesium intake and the incidence of hypertension with a value of (ρ value = 0.044). The conclusion of this study is that there is a relationship between visceral fat and the incidence of hypertension and the level of micronutrient intake with hypertension.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI UPTD PUSKESMAS KARANG ANYAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN DIAN RESTI, TIFFANY
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek dibandingkan dengan usianya. Prevalensi stunting nasional turun dari 27,7% menjadi 24,4% ditahun 2021. Data stunting balita usia 24-59 bulan di UPTD Puskesmas Karang Anyar sebesar 17,1% dan menjadi wilayah tertinggi stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di UPTD Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Sampel pada penelitian ini berjumalah 100 orang dengan teknik sampling yaitu Purposive Random Sampling. Analisis univariat menggunakan persentase (%), sedangkan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan dari 100 orang balita terdapat 78 orang (78%) balita pendek, 54 orang (54%) BBLR, 61 orang (61%) tidak mendapatkan IMD, 58 orang (58%) tidak ASI Eksklusif dan 56 orang (56%) memiliki riwayat penyakit infeksi. Hasil Analisis bivariat didapatkan ada hubungan antara berat badan lahir (p: 0,025), pemberian IMD (p: 0,043), ASI Eksklusif (p: 0,020) dan riwayat penyakit infeksi (p: 0,012) dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di UPTD Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Untuk mengejar tumbuh kembang balita diharapkan ibu menerapkan prinsip gizi seimbang dalam memberikan makanan dengan memperhatikan jenis bahan makanan, frekuensi makan dan jumlah makanan yang dikonsumsi.
H HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, INDEKS MASSA TUBUH MENURUT UMUR (IMT/U), KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI MTS NURUL ULUM TULUNG AGUNG KECAMATAN GADING REJO: Hemoglobin, IMT/U, Protein, Kualitas Tidur najwa lulu afifah, nazwa lulu afifah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar hemglobin rendah merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur. Kadar Hb yang rendah dapat menyebabkan anemia, yang dapat mengganggu kemampuan fisik, kognitif, dan daya tahan tubuh remaja. Kadar hemoglobin pada remaja putri dikatakan anemia jika kadar hemoglobin < 12 gr/dl. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan asupan protein, Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U), kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada Remaja Putri di MTs Nurul Ulum Tulung Agung Kecamatan Gading Rejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional.Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri berjumlah 94 orang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Data Asupan Protein diambil melalui (wawancara Recall 2×24 jam), Indeks Massa Tubuh Menurut Umur (IMT/U), dikumpulkan melalui pengukuran menggunakan (Microtoice &Timbangan Berat BB digital) dan Kualitas Tidur diambil melalui Kuisioner Pittburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data kadar Hemoglobin diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan alat hemoglobinmeter merk Easy Touch® seri GCHB. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan Mann Whitney. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan asupan protein, IMT/U, dan kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada Remaja Putri di MTs Nurul Ulum Tulung Agung Kecamatan Gading Rejo (ρ value = 0,000). Hasil penelitian diharapkan memberikan informasi dan bisa dijadikan literatur rujukan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif kepada pembaca, mengenai konsep Hubungan Asupan Protein, Indeks Massa Tubuh Menurut Umur (IMT/U), Kualitas Tidur dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BANJARSARI KOTA METRO: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BANJARSARI KOTA METRO Ananta, Ananta Indriana; Masayu Dian Khairani; Mayesti Akhiriani; Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Kekurangan Energi Kronik (KEK) ditandai dengan lingkar lengan atas (LiLA) <23,5 cm. Masalah KEK pada ibu hamil belum teratasi dan terjadi peningkatan setiap tahun nya memerlukan perhatian serius, tidak hanya dengan pemberian makanan tambahan namun harus adanya skrining dari dini untuk mengurangi resiko KEK. Kejadian KEK ibu hamil berkaitan erat dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Berdasarkan laporan UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro prevalensi KEK (2021) sebesar 12.6 %, KEK (2022) mengalami penurunan menjadi 8,25%, dan tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 13,4 %. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro Jenis penelitian kuantitatif dengan metode obsevasional analitik dan desain cross sectional. Populasi sebanyak 46 responden, sampel sebanyak 41 responden dengan teknik total sampling. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024 di UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro. Instrumen yang digunakan berupa Pita LiLA, kuesioner Recall 2x24 jam, Kuisioner Pengetahuan Gizi dan pendapatan. Analisa data menggunakan uji gamma. Hasil penelitian menunjukan responden 32 (78%) responden normal, tingkat kecukupan energi cukup sebanyak 26 (63,4%) responden, tingkat kecukupan protein cukup sebanyak 32 (78%) responden, tingkat pengetahuan gizi cukup sebanyak 25 (61%) responden, Tingkat pendapatan tinggi sebanyak 23 (56,1%) responden dan pertambahan berat badan bertambah sebanyak 24 (58,5%) responden. Hasil analisis statistic dengan uji bivariate menunjukan ada hubungan tingkat kecukupan energi (p-value 0.001), kecukupan protein (p-value 0.005), pengetahuan (p-value 0.014), pendapatan (p-value 0.010) dan pertambahan berat badan (p-value 0.001) dengan kejadian KEK. Diharapkan ibu hamil lebih rutin mengikuti kelas ibu hamil dan puskesmas meningkatkan pelaksanaan skrining ibu hamil Kata Kunci : KEK, Pengetahuan, Pendapatan, Kecukupan Energi Dan Protein, Pertambahan Berat Badan.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja Di Kota Yogyakarta Khoirun Nisa Alfitri; Aida Nur Hasanah; Nor Eka Noviani
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelebihan gizi merupakan masalah kesehatan global dengan angka prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya, baik di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Masalah kelebihan gizi yang sering terjadi pada remaja sebagian disebabkan oleh faktor pola makan. Perkembangan tren saat ini, khususnya di bidang kuliner, membuat remaja mudah terpengaruh untuk mengikuti tren yang ada, terutama pola makan yang kurang tepat seperti kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian kelebihan gizi pada remaja di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Subjek dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Yogyakarta, dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Status gizi diukur menggunakan indikator Indeks Massa Tubuh menurut umur (IMT/U), sedangkan data kebiasaan konsumsi makanan cepat saji diperoleh dari pengisian kuesioner Qualitative-Food Frequency Questionnaire (Q-FFQ). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik Fisher exact dengan tingkat signifikansi (0,05). Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian kelebihan gizi pada remaja di Kota Yogyakarta. Pihak sekolah dapat memantau status gizi siswa dengan mengumpulkan data antropometri dan memberikan edukasi tentang pentingnya membatasi konsumsi makanan cepat saji.
Hubungan Pola makan (Karbohidrat Dan Protein) Sebelum Hamil Dengan Status Gizi Pada Ibu Hamil Hyperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak (RSIA) Asih Kota Metro Tahun 2024 Nela Karlina; Desti Ambar Wati; Lara Ayu Lestari; Aftulesi Nurhayati
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Kehamilan mempengaruhi tubuh ibu secara keseluruhan dengan menimbulkan perubahan-perubahan fisiologi, komplikasi kehamilan salah satunya adalah mual dan muntah atau dikenal dengan Hyperemesis Gravidarum (HEG). HEG juga dapat dipengaruhi oleh beberapa pola makan diantaranya adalah pola makan karbohidrat, pola makan protein, pola makan karbohidrat dan protein berpengaruh terhadap status gizi ibu hamil, pentingnya status gizi pada ibu hamil dengan HEG. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan (karbohidrat dan protein) sebelum hamil dengan riwayat status gizi pada ibu hamil hyperemesis gravidarum di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Asih Kota Metro Tahun 2024. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel penelitian adalah 37 ibu hamil dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, penelitian dilakukan di RSIA Asih Kota Metro pada bulan November-Desember 2024. Instrumen penelitian menggunakan lembar FFQ (Food Frequency Questionnaire), buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan data rekam medis untuk mengukur IMT ibu sebelum hamil, analisis data yang digunakan adalah Fisher exact. Hasil : Hasil penelitian ada hubungan antara pola makan karbohidrat (p=0,006) dan pola makan protein (p=0,004) sebelum hamil dengan status gizi pada ibu hamil hyperemesis gravidarum. Kesimpulan : Ada hubungan antara pola makan karbohidrat sebelum hamil dengan riwayat status gizi pada ibu hamil hyperemesis gravidarum dan Ada hubungan antara pola makan protein sebelum hamil dengan Riwayat status gizi pada ibu hamil hyperemesis gravidarum di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Asih Kota Metro Tahun 2024. . Kata kunci : Pola Makan, Karbohidrat, Protein, Status Gizi
Hubungan Tingkat Kecukupan Protein, Vitamin C, Fe, dan Zinc dengan Dismenorea Primer pada Remaja Putri Di SMK Minhajuth Thullab Al Amin Kabupaten Mesuji indah citra sandra; Masayu Dian Khairani; Alifiyanti Muharramah; Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore primer adalah nyeri haid yang umum dialami oleh remaja perempuan, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kinerja akademik. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kejadiannya antara lain kecukupan asupan nutrisi seperti protein, vitamin C, zat Fe, dan Zinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecukupan asupan protein, vitamin C, Fe, dan Zinc serta kejadian dismenore primer pada remaja perempuan di SMK Minhajuth Thullab Al Amin Kabupaten Mesuji. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan total populasi 84 mahasiswi. Kecukupan nutrisi dinilai berdasarkan Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI, 2018, sedangkan nyeri dismenore primer diukur menggunakan Skala Peringkat Numerik (NRS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki asupan protein, vitamin C, zat besi, dan seng yang tidak memadai. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kecukupan nutrisi dan dismenore primer: protein (p = 0,808), vitamin C (p = 0,454), zat besi (p = 0,673), dan seng (p = 0,401). Kesimpulannya, kecukupan asupan protein, vitamin C, zat besi, dan seng tidak berhubungan signifikan dengan dismenore primer. Penelitian di masa depan direkomendasikan untuk memeriksa faktor lain yang berkontribusi seperti aktivitas fisik, status anemia, indeks massa tubuh, dan stres. Pendidikan gizi dan kesehatan reproduksi bagi remaja harus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya promosi dan pencegahan.
HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI USIA 6-24 BULAN DI PEKON WONODADI KABUPATEN PRINGSEWU Sukma Alvionita; Abdullah Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the most common nutritional problems among toddlers is stunting. Stunting describes chronic nutritional status, identified by a height-for-age (H/A) index with a Z-score ranging from -2 to -3 SD. Based on the SKI results, the prevalence of stunting in toddlers in Pringsewu Regency reached 14.1%, a figure that has not yet reached the 2020-2024 RPJMN target of 14% by 2024. The research objective was to determine the correlation between supplementary feeding (MP-ASI) provision with nutritional status based on height/age (PB/U) or height/age (H/U) of children aged 6-24 months in Wonodadi Village of Pringsewu Regency. This study was conducted in Wonodadi Village. Respondents in this study were all mothers with toddlers aged 6-24 months, with a sample of 57 toddlers. The instruments used were a questionnaire on the provision of complementary feeding and a KIA book. The sampling technique used was total sampling with a purposive sampling method. This research type was quantitative with a cross-sectional approach design, and data analysis used univariate and bivariate analysis. Statistical tests used the gamma test. The study results showed indicate that there is a significant correlation between with a moderate correlation between the provision of complementary feeding and nutritional status based on height/age or height/age (p= 0.027, r= 0.584). Regarding family food security, respondents were advised to use locally available food that could be used as supplemental feeding for kids and to process food more creatively to prevent kids from becoming bored and engaging in the Closed Mouth Movement (GTM). Keywords: Supplementary Feeding, Nutritional Status, Toddlers, Stunting.
Pengembangan Ensiklopedia Digital Interaktif Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Media Edukasi Nutrisi Dan Kesehatan Masyarakat Tahta Herdian Andika; Wina Safutri; Ferly Ardhy; Lu’lu’ Anjeli
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jga.v9i1.2704

Abstract

Tanaman Obat Keluarga memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif dan pendukung kesehatan masyarakat, namun literasi masyarakat mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kesehatannya masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Ensiklopedia Digital Interaktif Tanaman Obat Keluarga sebagai media edukasi nutrisi dan kesehatan masyarakat serta mengevaluasi kelayakan dan efektivitas penggunaannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa ensiklopedia digital berbasis web mobile yang terintegrasi dengan flash card dan kode respons cepat. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi dan satu ahli media, sedangkan uji pengguna melibatkan 30 responden dari masyarakat dan pengunjung Agrowisata Tanaman Herbal Kesuma Bangsa. Efektivitas media diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan mengenai nutrisi dan kesehatan berbasis Tanaman Obat Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinilai layak digunakan oleh validator dan memperoleh tanggapan positif dari pengguna. Penggunaan media juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan pemanfaatan tanaman herbal. Dengan demikian, ensiklopedia digital interaktif Tanaman Obat Keluarga berpotensi menjadi media edukasi yang efektif untuk mendukung peningkatan literasi nutrisi dan kesehatan masyarakat.

Page 10 of 10 | Total Record : 99