cover
Contact Name
Tahta Herdian Andika
Contact Email
tahta.herdian.a@gmail.com
Phone
+6289612626394
Journal Mail Official
tahta.herdian.a@gmail.com
Editorial Address
Jl.A.Yani. No.1A. Tambahrejo Gadingrejo Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Gizi Aisyah
ISSN : 26862441     EISSN : 26863537     DOI : https://doi.org/10.30604/
Jurnal Gizi Aisyah (p-ISSN: 2686-2441, e-ISSN: 2686-3537 ) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by Universitas Aisyah Pringsewu on February and September. Jurnal Gizi Aisyah publishes original research and/or library analysis focuses on Clinical Nutrition,Human Nutrition,Food Technology. All published articles will have a unique Digital Object Identifier (DOI) number. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 94 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI PEKON BLITAREJO KECAMATAN GADING REJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Septia Kusyani; Alifiyanti Muharramah; Ramadhana Komala; Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.073 KB)

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah gizi pada balita dimana keadaan dimana tubuh tubuh yang sangat pendek hingga melampaui -2 standar deviasi (SD) dibawah mendian panjang atau tinggi yang menjadi referensi internasional. Tubuh yang pendek menggambarkan keadaan gizi kurang yang sudah berjalan lama dan memerlukan waktu bagi anak untuk berkembang serta pulih kembali. Berdasarkan hasil presurvey yang telah dilakukan di Pekon Blitarejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu didapatkan jumlah balita pada tahun 2021 yaitu 156 orang dan yang mengalami stunting sebanyak 73 orang balita (46,8%).Untuk mengetahui apakah ada Hubungan Tingkat kecukupan Protein Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu tahun 2021. Jenis Penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif, desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini 61 balita usia 12 – 59 bulan, pengambilan sampel dengan metode total sampling, Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian tingkat kecukupan protein dengan status gizi balita diperoleh nilai p-value <0,485 menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikat antara tingkat kecukupan protein dengan kejadian stunting pada balita di Pekon Blitarejo.
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN PROTEIN, PENGETAHUAN IBU, STATUS IMUNISASI DAN STATUS INFEKSI DENGAN STATUS GIZI (BB/U) BALITA USIA 12-24 BULAN Puji Nopianti; Afiska Prima Dewi; Abdullah; Alifiyanti Muharramah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.812 KB)

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan gizi yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan. Didapatkan data balita penderita gizi kurang 16 balita (36,4%) dan gizi normal 28 balita (64%). Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kecukupan protein, pengetahuan ibu, status imunisasi dan status infeksi dengan status gizi (BB/U) balita usia 12-24 bulan di Pekon Yogyakarta dan Kediri Kacamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 44 balita usia 12-24 bulan di Pekon Yogyakarta dan Kediri Kacamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. Analisis statistik penelitian ini menggunakan Uji Chi Square. Pengambilan data pengetahuan ibu menggunakan kuesioner yang terdiri dari 25 soal terkait gizi seimbang pada balita, status infeksi dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan data status infeksi dilakukan mengunakan kuesioner terkait riwayat penyakit yang dimiliki balita. Ada hubungan yang antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi (BB/U)(p = 0,000), tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi (BB/U) (p = 1,000), tidak ada hubungan status imunisasi dengan status gizi (BB/U), tidak ada hubungan status infeksi dengan status gizi (BB/U) (p = 0,444).
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN, PENGETAHUAN IBU, SERTA STATUS INFEKSI DENGAN KEJADIAN KEK PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Tiara Yopita; Afiska Prima Dewi; Abdullah; Riska Nur Suci Ayu
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.365 KB)

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan suatu keadaan dimana status gizi seseorang buruk. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Banyumas, didapatkan jumlah ibu hamil yang periksa LILA (Lingkar Lengan Atas) pada bulan Januari – Maret tahun 2021 yaitu 61 orang dan yang memilik nilai LILA < 23,5 cm sebanyak 17 orang (27,8%). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan protein, pengetahuan ibu, dan status infeksi dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 ibu hamil. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Analisa bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi dengan KEK (p value = 0,551), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan protein dengan KEK (p value = 0,993, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan KEK (p value = 0,589), serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status infeksi dengan KEK (p value = 0,490).
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK, NATRIUM, DAN SERAT DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KLINIK AISYAH MEDICAL CENTER (AMC) PRINGSEWU Jeri Kurniawan; Amali Rica Pratiwi; Ramadhana Komala; Afiska Prima Dewi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.752 KB)

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 8,36% dan hipertensi di provinsi Lampung sebesar 7.95%. Salah satu faktor yang menyebabkan hipertensi pada lansia adalah tingkat kecukupan lemak, natrium yang berlebih, dan kurangnya tingkat kecukupan serat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan lemak, natrium dan serat dengan hipertensi pada lansia di klinik Aisyah Medical Center (AMC) pringsewu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 orang lansia wanita di klinik Aisyah Medical Center (AMC) Pringsewu. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh di analisis menggunakan uji Fisher. Asupan lemak, natrium dan serat diukur dengan metode food recall 24 jam sedangkan tekanan darah diukur dengan tensi meter. Lansia yang mengalami hipertensi sebanyak 25 (78,1%), tingkat kecukupan lemak <80% sebanyak 26(81,2%) lansia, tingkat kecukupan natrium <77% sebanyak 31(96,9%), tingkat kecukupan serat <80% 29(90,6%). Hasil penelitian ini diperoleh yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan lemak, natrium, dan serat terhadap hipertensi di Klinik AMC Pringsewu dengan nilai (p>0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan lemak, natrium, dan serat dengan hipertensi.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN TUBERCULOSIS Dian Ayu Ainun Nafies; Nikita Welandha Prasiwi; Enggar Dwi Parsetyo
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.23 KB)

Abstract

Tuberculosis menjadi penyakit yang diperhitungkan dalam meningkatkan morbiditas penduduk. Tuberculosis dalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis yang tahan asam. Status gizi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, dan pemeliharaan kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan waktu cross sectional dengan 44 responden yang diambil dari status pasien dengan teknik total sampling kemudian dianalisis menggunakan uji coeffisien phi dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 35 responden (79,54%) merupakan penderita Tuberculosis (BTA+), dan 9 responden (20,45%) lainnya merupakan penderita Tuberculosis (BTA-). Sebanyak 19 penderita (43,18%) Tuberculosis (BTA+) memiliki status gizi buruk, 16 penderita Tuberculosis (BTA+) (36,36%) memiliki status gizi kurang, dan 9 penderita Tuberculosis (BTA-) (20,45%) memiliki status gizi buruk. Hasil uji koeffisien phi dengan p=0,006 dengan tingkat kemaknaan<0,05, yang berarti terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian Tuberculosis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu atus gizi yang kurang baik dan buruk akan lebih mudah tertular Tuberculosis apabila berkontak langsung dengan penderita Tuberculosis. Asupan nutrisi atau gizi perlu untuk penderita Tuberculosis karena bisa membentuk daya tahan tubuh yang baik sehingga tidak mudah terserang penyakit.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR GLUKOSA PLASMA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD Dr. R. KOESMA, KABUPATEN TUBAN Lilia Fridatul Fauziah; Tri Yunita F.D; Mohamad Najib
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.384 KB)

Abstract

Penyakit kronis adalah kondisi penyakit atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan gejala-gejala atau kecacatan yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis, sehingga memerlukan penatalaksanaan gizi yang tepat agar dapat mengendalikan kadar gula darah dalam keadaan normal atau stabil serta mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes milletus. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Analitik Observasional dengan rancangan Penelitian Korelasional melibatkan 48 responden (pasien rawat jalan diabetes mellitus) yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakanobservasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan uji Koefisien Phi dengan tingkat signifikan p ˂ α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 27 (56,25%) responden memiliki kadar gula darah tidak terkontrol. Hasil analisis dengan uji Koefisien Phi menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Mengatur pola makan terbukti dapat mengendalikan kadar gula darah. Hal ini dapat dijadikan sebuah program untuk mewujudkan masyarakat sehat yang mempunyai kemandirian terhadap orang lain / obat.
HUBUNGAN KEJADIAN DIARE DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KELURAHAN SIDOREJO KECAMATAN KABUPATEN TUBAN Moh. Zainul Maarif; Dian Ayu Ainun Nafies; Suparmi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.413 KB)

Abstract

Masalah gizi anak pada umumnya merupakan akibat dari ketidakseimbangan antara asupan dan keluaran, asupan yang melebihi keluaran atau sebaliknya. Terlepas dari kesalahan dalam memilih makanan yang akan disantap. Salah satu penyebab ketidakseimbangan gizi pada balita adalah diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian diare dengan status gizi balita di Kabupaten Tuban. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan korelasional. Populasi sebanyak 555 responden dan diperoleh sampel sebanyak 85 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Status gizi pada balita menggunakan pengukuran berat badan untuk menghitung nilai Z-Score WHO 2007, sedangkan kejadian diare diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data diuji menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan kejadian diare dengan status gizi balita (p value = 0,00, r = 0,570).
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA SAAT KONDISI PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS WATES KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2020 Prima Dewi, Afiska; Muharramah, Alifiyanti; Ambar Wati, Desti; Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.315 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i1.412

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) merupakan periode emas manusia (golden age periode) dikarenakan pada masa ini perkembangan sel otak manusia dan organ-organ tubuh berlangsung sangat pesat. Karena pentingnya periode ini, status gizi balita perlu dipantau perkembangannya. Di tahun 2020, Indonesia mengalami pandemi covid-19. Kondisi pandemi ini mempengaruhi banyak aspek kesehatan masyarakat, salah satunya yaitu status gizi balita. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui gambaran status gizi balita saat kondisi pandemi covid-19 di Puskesmas Wates tahun 2020. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan melihat distribusi frekuensi status gizi balita. Berdasarkan kategori BB/U, terdapat penurunan persentase status gizi kurang dan normal, namun terjadi kenaikan persentase resiko lebih. Berdasarkan kategori TB/U, terjadi penurunan status gizi sangat pendek dan pendek, namun terjadi kenaikan status gizi normal dan tinggi. Berdasarkan kategori BB/TB, terdapat penurunan status gizi kurang, normal, dan gizi lebih, namun terdapat kenaikan status gizi buruk, resiko gizi lebih, obesitas.
Gambaran Status Gizi dan Asupan Gizi Remaja Santri Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung Abdullah; Prima Dewi, Afiska; Muharramah, Alifiyanti; Rica Pratiwi, Amali
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.054 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i1.413

Abstract

Pondok pesantren merupakan suatu lembaga yang memberikan pendidikan yang sangat strategis dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun masalah kesehatan remaja santri (13-15 tahun)menjadi masalah tersendiri.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran status gizi (indeks IMT/U),asupan zat gizi dan tingkat kecukupan gizisantri.Metode penelitian menggunakan desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2021 sampai dengan Januari 2022 di Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah. Subjek penelitian melibatkan 72 remaja santrisebagai responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Hasil penelitian ditemukanstatus gizi kurang 1 (1,4%) responden, status gizi baik 58 (80,6%) responden, status gizi lebih 11 (15,3%) responden, status gizi obesitas 2 (2,8%) responden. Asupan gizi responden yaitu; rerata asupan energi 1.585 +656 kkal/hari, rerata asupan protein 41,7 + 19,2 gr/hari, rerata asupan lemak 45,4+30,5gr/hari, rerata asupan karbohidrat250+107 gr/hari, rerata asupan vitamin A700+889 µg/hari, rerata asupan zat besi 5,6+2,7 mg/hari.Rerata tingkat kecukupan energi70,2% AKG dan rerata tingkat kecukupan protein 63,4% AKG.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Status gizi responden sebagian besar status gizi baik dan asupan gizi responden masih rendah.Disarankan kepada responden agar menambah banyak porsi makan yang mengandung tinggi kalori, protein, lemak dan karbohidrat.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN INDEKS GLIKEMIK PANGAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI UPTD RSUD dr. H. BOB BAZAR, SKM TAHUN 2021 Sukri, Achmad Doni Setiawan Sukri
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.713 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i2.513

Abstract

Diabetes mellitus is a disease of glucose metabolism disorders in which the body fails or is not good at controlling the glucose that enters from food so that blood glucose levels are high. The prevalence of diabetes mellitus in Lampung province based on doctor's diagnosis increased from 0.8% in 2013 to 0.99% in 2018. Type 2 Diabetes mellitus patients who were hospitalized at UPTD dr. H. Bob Bazar, SKM South Lampung in 2020 ranks first of the 10 most diseases with a total of 552 patients. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and food glycemic index with blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus patients at UPTD RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM 2021. This study uses a Cross Sectional approach with a sample of 40 people. The test used is the Pearson correlation test. Based on the results of the study, it is known that the distribution of the characteristics of respondents with the most gender is female (62.5%), the age of the most respondents is 46-55 years (45%). The results of the univariate analysis showed that the average blood glucose level (GDS) of 40 respondents was 240.58 mg/dl, the average Body Mass Index (BMI) of 40 respondents was 22.98 kg/m2 and the average glycemic index of food was 40. respondents was 53.56. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between nutritional status and blood glucose levels with p-value = 0.001, there was no significant relationship between food glycemic index and blood glucose levels with p-value = 0.301. Keywords: Food Glycemic Index1, Diabetes Mellitus2, Blood Glucose Level3.

Page 4 of 10 | Total Record : 94