cover
Contact Name
Nurlizawati
Contact Email
naradidik@ppj.unp.ac.id
Phone
+6285215445191
Journal Mail Official
naradidik@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Department of Sociology, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang (Integrated Classroom B UNP Air Tawar Padang) Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy
ISSN : 28279670     EISSN : 2827864X     DOI : https://doi.org/10.24036/nara.v1i1.2
Core Subject : Education, Social,
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (ISSN 2827-864X) is a scientific journal managed by the Department of Sociology Laboratories, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang. This journal facilitates publications for research related to the discussion of the structure and dynamics of educational institutions, curriculum development, learning models, classroom action research, school action research and the development of education in society. With an in-depth study, it is hoped that the articles in this journal will provide new ideas related to the development of existing concepts, models and theories in education science.
Articles 199 Documents
Pengetahuan dan Pemanfaatan Chat GPT di Kalangan Mahasiswa (Studi Kasus: Mahasiswa Departemen Sosiologi Universitas Negeri Padang) Rizki, Oki Fitrian; Fernandes, Reno; Kartika, Rani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.218

Abstract

Chat GPT adalah salah satu bentuk kecerdasan buatan yang semakin populer dan digunakan di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Penelitian ini menganalisis perilaku pemanfaatan Chat GPT di kalangan mahasiswa Departemen Sosiologi di Universitas Negeri Padang. Dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan untuk memahami sejauh mana mahasiswa menggunakan Chat GPT dan tujuan penggunaannya. Selanjutnya, data akan dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan tentang Chat GPT dan menggunakannya dalam berbagai konteks, termasuk dalam tugas akademis, komunikasi interpersonal, dan hiburan. Temuan juga menggambarkan pola perilaku penggunaan yang beragam, dengan sebagian besar responden menggunakan Chat GPT sebagai sumber informasi tambahan dan alat bantu dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. Implikasi sosial dari temuan ini diperdebatkan dalam konteks evolusi teknologi komunikasi dan dampaknya terhadap cara mahasiswa memperoleh, memproses, dan berbagi informasi. Penelitian ini mengkaji pentingnya memahami bagaimana mahasiswa mengadopsi dan berinteraksi dengan teknologi bahasa baru seperti Chat GPT, dengan potensi implikasi bagi pendidikan, interaksi sosial, dan perkembangan teknologi lebih lanjut di masa mendatang
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning dengan Metode Debat Terhadap Kemampuan Critical Thinking dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 12 Padang Revitasari, Revitasari; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.220

Abstract

Pembelajaran sosiologi melibatkan studi tentang masyarakat, budaya dan interaksi sosial, dalam proses ini terdapat beragam prespektif dan teori yang berbeda. Critical thinking penting untuk dimiliki siswa karna dengan memiliki kemampuan critical thinking siswa dapat memahami perspektif-perspektif ini dengan lebih baik, mengevaluasi kelebihan dan kelemahan masing-masing, serta menyimpulkan secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning yang dikombinasikan dengan metode debat terhadap kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 12 Padang, yang dianalisis dengan menggunakan teori pembelajaran bermakna oleh David P. Ausubel. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain nonequivalent control group design. Teknik pengambilan data meliputi observasi, tes dan studi dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan critical thinking siswa di kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan metode debat. Peningkatan ini terlihat pada kelas eksperimen, di mana sebelum perlakuan rata-rata 46,66 meningkat menjadi 80,18 setelah diberi perlakuan. Peningkatan kemampuan critical thinking ini karena siswa tidak hanya belajar untuk menyerap informasi, tetapi juga menghubungkan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi tersebut secara bermakna.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantu Quizizz dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping Rizani, Nurul Kartika; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Lubuk Sikaping khususnya kelas XI IPS 2. Upaya yang tepat untuk mengatasi masalah keaktifan belajar siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping pada pembelajaran sosiologi, dengan menerapkan cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz tahun ajaran 2023/2024. Teori yang digunakan yakni teori kognitif belajar bermakna (meaningful learning) yang sejalan dengan judul penelitian dimana mengharapkan memberikan kebermaknaan dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajran yang baru dan interaktif. Penelitian ini termasuk penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping, desain penelitiannya yakni Tindakan kelas dari Mc Taggart, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas. Setelah penerapan model dan media tersebut meningkat pada siklus I sebesar 40,61%. Kemudian pada siklus II meningkat menjadi 81,02%. Hasil penelitian ini mengkategorikan siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Lubuk Sikaping dengan penerapan model cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan quizizz dikatakan tinggi.
Pengaruh Media Pembelajaran Audiovisual Digital Library Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Solok Amelia, Celine Diva; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.230

Abstract

Motivasi merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran dimana terkadang siswa belum mampu memperlihatkan motivasi intrinsik dalam pembelajaran sehingga hal tersebut dapat mengganggu proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan media pembelajaran audiovisual digital library untuk membangun sendiri motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media pembelajaran audiovisual digital library terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Solok. Penelitian ini menggunakan teori Behavioristik oleh Edaward Lee Thorndike (1874-1949) yang juga termasuk salah satu tokoh penting yang turut berjasa mengembangkan teori belajar behavioristic. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian The Posttest Only Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Soshum di SMA Negeri 2 Solok. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik systematic sampling, dimana dalam observasi awal tingkat motivasi kelas XI F9 sangat rendah dibandingkan kelas lainnya sedangkan untuk kelas XI F8 memiliki tingkat motivasi yang tinggi dibandingkan kelas lainnya oleh karena itu dari empat kelas dipilih dua kelas yaitu XI F9 adalah kelas eksperimen sebanyak 33 orang siswa dan XI F8 adalah kelas kontrol sebanyak 36 orang siswa. Teknik analisis data penelitian ini adalah uji hipotesis melalui uji t pada taraf 0,05. Hasil penelitian ini uji t dilakukan untuk skor setiap komponen dari angket motivasi belajar siswa. Dimana hasil dari thit= 3,274 dan ttabel=1,667, berarti thit > ttab = 3,274 > 1,667 oleh karena itu, hipotesis diterima jika “Terdapat Pengaruh Dari Media Pembelajaran Audiovisual Digital Library Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Solok. Dengan demikian dapat disimpulan jika media pembelajaran audiovisual digital library dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi konflik sosial.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Sosiologi Siswa Melalui Media Explosion Box di Kelas XI SMA Negeri 5 Kota Pariaman Handayani, Ruhil; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.233

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar sosiologi siswa di SMAN 5 Pariaman khususnya di kelas XI F4. Upaya yang tepat untuk mengatasi masalah minat belajar siswa adalah dengan menggunakan media kotak ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan minat belajar sosiologi siswa selama proses pembelajaran sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sampel penelitian sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi, tes dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori behavioristik dari Thorndike dan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media kotak ledakan dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas. Setelah penerapan media kotak ledakan meningkat pada siklus 1 sebesar 60,00%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 79,17%. Dengan demikian, data hasil peningkatan minat belajar sosiologi siswa akan dilihat melalui pretest dan posttest dari siklus 1 ke siklus 2 dalam 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa pembelajaran dengan menggunakan media ledakan box dapat meningkatkan minat belajar siswa karena siswa menjadi lebih aktif dan terlibat secara keseluruhan ketika menjalani proses pembelajaran sosiologi di kelas.
Upaya Peningkatan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran Sosiologi Fase E Melalui Media Teka-Teki Silang dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament di SMA Negeri 1 VII Koto Sungai Sarik Fadila, Sesil Anisa; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi belajar sosiologi pada kelas E4 di SMA Negeri 1 VII Koto Sungai Sarik. Pada saat proses pembelajaran sosiologi berlangsung, guru sering menggunakan metode ceramah dan tidak menggunakan media yang menarik sehingga menyebabkan siswa kurang berpartisipasi dalam pembelajaran sosiologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menggunakan media teka-teki silang dan model pembelajaran Teams Games Tournament. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus yang terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan dua pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan didukung dengan analisis data kuantitatif. Teori relevan dalam penelitian ini adalah teori behavioristik yang dikemukakan oleh John B. Watson karena berkaitan dengan partisipasi belajar. Dalam penelitian ini aspek yang menjadi tolak ukur partisipasi belajar siswa adalah indikator partisipasi belajar, yaitu sebagai berikut: 1) memberikan pendapat, 2) memberikan tanggapan, 3) mengerjakan tugas, 4) menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi belajar siswa. Masing-masing indikator partisipasi belajar siswa meningkat setelah menggunakan teka-teki silang. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan teka-teki silang dan model teams games tournament dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran sosiologi.
Pengaruh Model Pembelajaran SOLE (Self-Organised Learning Environment) Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi di Fase E SMA Negeri 1 Nan Sabaris Sinta Kharisma; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.237

Abstract

This experimental quantitative study investigates the impact of the Self-Organized Learning Environment (SOLE) Learning Model on students' problem-solving abilities in Phase E Sociology subjects. Two classes were chosen: X.E 6 as the experimental group and X.E 8 as the control group. The research used four essay-based test questions, including a pretest. The results revealed a significant improvement in student problem-solving outcomes, evidenced by the pretest and posttest scores. The average pretest score was 34,72, while the average posttest score was 67,12, showing an increase of 32,4 points. The sample class data showed normality and homogeneity. A t-test at a significance level of 0.05, with Tcount (4,01) greater than Ttable (1.99), confirmed the hypothesis. The N-gain score analysis indicated an average N-gain score of 51. for the sample class, which falls into the medium category. In conclusion, the SOLE model significantly enhances student problem-solving abilities in Phase E at SMA Negeri 1 Nan Sabaris.
Strategi SMA Negeri 3 Padang Mempertahankan Prestasi Akademik Peserta Didik Pada Sistem Zonasi PPDB Irvandi, Muhammad Fachri; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 3 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i3.243

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti dalam melihat implementasi zonasi bertujuan untuk pemerataan pendidikan namun kebijakan ini berdampak kurang baik. Tujuan penelitian disini yaitu mendeskripsikan strategi SMA Negeri 3 Padang dalam mempertahankan prestasi akademik peserta didik pada sistem zonasi ppdb. Teori yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Teori struktural-fungsional Talcott Parsons. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 20 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Keabsahan data yang dilakukan dengan cara triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rendahnya kualifikasi peserta didik dan terjadinya Culture gap guru dalam PBM membuat tersebut merupakan kesulitan yang dihadapi oleh guru dan sekolah. Oleh sebab itu, strategi yang digunakan untuk mempertahankan prestasi akademik peserta didik pada sistem zonasi PPDB, yaitu, (1) Study Club Sebagai Wadah meningkatkan prestasi akademik (2) Implementasi pembelajaran Reward dan Punisment(3) Pemberdayaan Guru (lokal karya, workshop, seminar, dan lainnya).
Analisis Faktor Rendahnya Motivasi Belajar Peserta Didik di SMAN 4 Sumatera Barat (Sekolah Keberbakatan Olahraga) Melalui Konsep School Well-Being Hendi, Vebry Deka; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar peserta didik di SMAN 4 Sumatera Barat (Sekolah Keberbakatan Olahraga). Realita rendahnya motivasi belajar peserta didik terlihat melalui hasil studi pendahuluan yang dilakukan terhadap peserta didik yang masuk melalui 4 jalur, yaitu PPLP, Seleksi Mandiri Keberbakatan Olahraga, Prestasi, Zonasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Sosial Emosional melalui konsep Teori School Well-Being yang dikembangkan oleh tokoh Konu dan Rimpela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 25 orang. Analisis data dilakukan dengan model Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar peserta didik, yaitu faktor internal meliputi (1) beragamnya jadwal kegiatan peserta didik karena variasi jalur masuk, (2) peserta didik keberbakatan olahraga memiliki cita-cita menjadi atlet nasional, (3) tidak terpenuhinya kebutuhan dasar peserta didik, (4) belum mandiri dalam belajar, sedangkan faktor eksternal yaitu (1) lingkungan belajar yang tidak kondusif, (2) dukungan orang tua belum maksimal. Temuan ini sesuai dengan asumsi teori sosial emosional dengan konsep school well-being, yaitu sekolah perlu menjamin terpenuhinya aspek yang memuaskan kebutuhan anggotanya baik itu material atau non-material, yaitu sosial (loving), pemenuhan diri (being), dan kesehatan (health) berdampak pada motivasi belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Permainan Wordwall dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Sosiologi Kelas X SMAN 1 Salimpaung Damhuri, Nabila Khairiyah; Junaidi, Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.228

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan permainan wordwall. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas oleh Kemmis & Mc Taggart. Penelitian ini menggunakan teori konstrutivisme Jean Piagent. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XE.1 SMAN 1 Salimpaung Tanah Datar pada tahun ajar 2023/2024 dengan jumlah 33 siswa. Penelitian ini dirancang dalam 2 siklus yang tiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Tiap siklus terdiri dari: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan membandingkan presentase ketuntasan belajar dalam penerapan model pembelajaran langsung dengan bantuan aplikasi Wordwall. Instrument penelitian yang menggunakan kisi kisi soal test hasil belajar. Berdasarkan hasil tes pada siklus I pertemuan pertama dengan rata rata hasil belajar dengan persentase 33,3% dan pada pertemuan 2 hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata rata persentase 48,3%. Pada siklus II pertemuan pertama hasil belajar siswa dengan rata rata persentase 75,8%, dan meningkat pada pertemuan kedua dengan rata rata 78,8%. Adapun selisih rata rata peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II sebesar 45,5%. Rata-rata pada siklus I dari 33,3% menjadi 78,8% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan permainan Wordwall pada Pelajaran sosiologi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XE.1 SMAN 1 Salimpaung, Tanah Datar.