cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmail.com
Phone
+62895800217250
Journal Mail Official
jurnal.agriust@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.ust.ac.id/index.php/AGRIUST/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRIUST
ISSN : 27468992     EISSN : 27471748     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriust (Agribisnis Unika Santo Thomas) Program Studi Agribisnis Universitas Katolik Santo Thomas, berisi artikel ilmiah yang memuat dan mempublikasikan bidang Agribisnis sebagai sistem yang merupakan hasil penelitian dan ulasan ilmiah di bidang kajian Agribisnis. Lingkup topik jurnal meliputi konsep, teori dan kajian terhadap agribisnis sebagai sistem, mulai subsistem faktor produksi (up stream agribusiness), subsistem produksi (on farm agribusiness), sub sistem pemasaran dan pengolahan / agroindustri (down stream agribusiness) dan subsistem penunjang (supporting agribusiness). Lingkup topik jurnal dapat merupakan hasil penelitian dan ulasan ilmiah kajian agribisnis dari pendekatan keterkaitan diantara subsistem agribisnis, pada tingkat lokal, regional dan internasioanal. Jurnal Agriust diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan Mei -Juni dan November-Desember setiap tahunnya
Articles 66 Documents
Perbandingan Produktivitas Dan Pendapatan Usahatani Jagung Berbeda Varietas Deras, Stefanus; Sembiring, Surya Abadi; Duha, Albertini
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i1.3506

Abstract

Introduksi bibit varietas unggul jagung dalam kegiatan usahatani ditujukan untuk perbaikan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas dan pendapatan usahatani jagung varietas Pioner P 32 dengan varietas Pertiwi. Penelitian dilaksanakan di Desa Hilizalo’otanö, Kecamatan Mazinö, Kabu-paten Nias Selatan, dengan alasan karena sebagian besar petani mengusahakan tanam-an jagung sebagai sumber penghasilan keluarga petani. Sampel penelitian adalah petani jagung sebanyak 48 KK. Penentuan sampel dengan cara stratified random sampling berdasarkan luas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan produktivitas antara jagung varitas Pertiwi dan jagung varitas Pioner 32. Produktivitas jagung varietas Pertiwi sebesar 950.93 kg/ha sedangkan jagung varitas Pioner 32 sebesar 1,270.35 kg/ha. Perbedaan ini secara statistik nyata pada alfa 0,05. Pendapatan petani jagung varietas Pertiwi setiap musim tanam sebesar Rp 5,187,117.40/ha dan usahatani jagung varietas Pioner 32 sebesar Rp 9,616,517.72/ha. Perbedaan ini secara statistik nyata pada alfa 0,05.
Hubungan Tingkat Pendidikan terhadap Jenis Gabah Dijual Petani Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No 24 Tahun 2020 Sembiring, Surya Abadi; Purba, Astuti Wulan Dari
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i1.3507

Abstract

Tujuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020, untuk stabilisasi harga melalui harga pembelian pemerintah terhadap beras dan gabah. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan tingkat pendidikan dan jenis gabah dijual petani. Penelitian dilakukan di Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun sebagai sentra produksi padi di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Jumlah sampel 150 petani yang ditentukan berdasarkan metode Slovin di empat desa, yaitu Desa Silakkidir 56 petani, Desa Raja Maligas 44 petani, Desa Raja Maligas I 35 petani dan Desa Hutabayu 15 petani. Metode analisis dengan menggunakan uji Chi-suare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan jenis gabah dijual petani.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Volume Impor Kedelai Amerika Serikat di Indonesia Tambunan, Herlina Yolanda; Nainggolan, Mai Fernando
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i1.3508

Abstract

Kedelai merupakan komoditas tanaman pangan terpenting ketiga di Indonesia setelah padi dan jagung. Kedelai termasuk komoditas pertanian yang digunakan untuk bahan dasar makanan seperti kecap, tauco, tahu, tempe dan susu. Kebutuhan kedelai dalam negeri meningkat setiap tahunnya dikarenakan konsumsi yang terus meningkat mengikuti pertambahan jumlah penduduk. Peningkatan kebutuhan akan kedelai yang terus bertambah tidak diikuti dengan peningkatan produksi kedelai dimana produksi yang rendah membuat indonesia terus bergantung pada kedelai impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dimana untuk penggunaan kedelai dalam negeri sebagian besar merupakan kedelai impor yang berasal dari Amerika Serikat. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor kedelai Amerika Serikat di Indonesia yaitu dengan menggunakan Uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa secara serempak variabel-variabel bebas (nilai tukar Dollar Amerika terhadap Rupiah, jumlah penduduk, dan konsumsi kedelai Indonesia berpengaruh nyata terhadap volume impor kedelai Amerika Serikat di Indonesia dan secara parsial variabel bebas.
Kebijakan Subsidi Output Komoditi Kakao Sitohang, Maryanti; Nainggolan, Mai Fernando; Tambunan, Herlina Yolanda
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.3987

Abstract

Kakao merupakan komoditi subsektor perkebunan yang memberikan sumbangan terbesar pada  kegiatan ekspor produk pertanian. Indonesia menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia. Dalam rangka peremajaan, rehabilitasi dan intensifikasi kakao, pemerintah mulai tahun 2009 telah menerapkan program yang dinamakan Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao Nasional (GERNAS Kakao). Paper  ini bertujuan untuk menjamin pasokan kebutuhan bahan baku industri pengolahan kakao nasional dan mendorong pertumbuhan industri hilir kakao dalam negeri. Selain itu, juga diharapkan dapat berdampak positif pada meningkatnya ekspor kakao olahan yang lebih bernilai tambah. Paper ini menggunakan Instrumen kebijakan dalam rangka mengembangkan industri  kakao di Indonesia,  pada tahun 2010 pemerintah mengeluarkan kebijakan Pajak Ekspor, atau lebih dikenal dengan kebijakan Bea Keluar (BK). Dengan adanya proteksi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap komoditi kakao memberikan dampak positif bagi petani sebagai produsen dan para eksportir. Proteksi berupa kebijakan yang dikelurkan tersebut mempengaruhi jumlah produksi kakao petani
Strategi Pengembangan Rumah Bolon Sebagai Destinasi Wisata di Kecmatan Purba, Kabupaten Simalungun Nainggolan, Mai Fernando; Sembiring, Surya Abadi; Tambunan, Herlina Yolanda
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.4002

Abstract

Pengembangan Rumah Bolon dihadapkan dengan kurangnya sumberdaya manusia yang mengerti akan pentingnya kesadaran pariwisata, kurangnya dukungan untuk mneingkatkan infrastuktur merupakan dan anggaran pengembangan masih menjadi permasalahan utama bagi masayarakat desa untuk mengembangkan objek wisata dan menjadikan desanya maju untuk menjadi desa wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui strategi pengelolaan pengembangan Rumah Bolon sebagai destinasi wisata; 2) Mengetahui strategi pengembangan Rumah Bolon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuesiner dan FGD yang kemudian dianalisis menggunakan IFAS dan EFAS serta analisis SWOT. Dari hasil penelitian diketahui bahwa 1) Keaslian Rumah Bolon; 2) Kehidupan sosial masyarakat yang masih tradisional;  3) Adat dan istiadat yang masih dipegang teguh; 4) Masih sering dilaksanakannya upacara adat; dan 5) Kesakralan Daerah Rumah Bolonmerupakan potensi yang dapat menjadikan Rumah Bolon sebagai destinasi wisata. Analisis IFAS dan EFAS menunjukan skor 2.07 untuk kekuatan, 1.78 untuk kelemahan dan 1.40 untuk peluang dan 1.53 untuk ancaman. Dalam diagram SWOT posisi Rumah Bolon berada pada kuadran II. Diversifikasi (sumbu x 0.14 dan sumbu y -0.06) yang artinya Rumah Bolon berada dalam posisi yang memiliki ancaman namun masih memiliki kekuatan, untuk meminimalkan ancaman tersebut strategi yang dapat digunakan adalah strategi ST.
Analisis Sistem Agribisnis Hulu Pada Usaha Budidaya Anggur di Jagad Farm House Gardening Kecamatan Binjai Utara Tambunan, Herlina Yolanda; Sitohang, Maryanti; Nainggolan, Mai Fernando
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.4015

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sistem agribisnis hulu pada usaha budidaya anggur yang dilakukan oleh Jagad Farm Binjai, Sumatera Utara di lahan pekarangan rumah. Sistem agribisnis hulu mencakup pemilihan varietas, penyediaan benih dan bibit, pemupukan, pestisida, dan teknologi yang digunakan. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola Jagad Farm, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis hulu di Jagad Farm Binjai menggunakan varietas unggul dan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas. Meskipun demikian, tantangan seperti akses pasar masih menjadi kendala bagi pihak Jagad Farm Binjai. Dukungan pemerintah dan penguatan kemitraan dengan pihak swasta diidentifikasi sebagai peluang untuk mengembangkan sistem agribisnis hulu yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Analisis Usahatani Jagung dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Jagung di Desa Sukanalu Saragi, Cyprianus PH.; Pelawi, Misanti Erbina
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.4022

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui biaya produksi yang dikeluarkan usahatani jagung per hektar per musim tanam, pendapatan petani per ha per musim tanam dan kontribusi bersih usahatani terhadap pendapatan keluarga. Data dianalisis data satu musim tanam pada musim Tanam I ( Maret-Agustus) 2022. Populasi penelitian adalah petani yang mengusahakan usahatani jagung. Metode penentuan sampel dengan metode acak yaitu semua populasi menjadi sampel penelitian sebanyak 50 KK. Hasil penelitian menunjukkan rata- rata biaya produksi terbesar untuk komponen tenaga kerja, rata-rata pendapatan bersih cukup menguntungkan untuk meningkatkan pendapatan petani, dan kontribusi pendapatan petani jagung terhadap total pendapatan keluarga di desa penelitian tergolong rendah
Analisis Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Jagung Pioner P32 Deras, Stefanus; Ketaren, Christian A.
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.4064

Abstract

Introduksi bibit varietas unggul jagung pioner 32 dalam kegiatan usahatani di-tujukan untuk perbaikan produk-tivitas dan pendapatan usaha-tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat efisiensi usa-hatani jagung varietas Pioner P32. Penelitian ini dilaku-kan di Desa Sirumbia yang memiliki luas lahan pertanian 376 ha. Populasi penelitian adalah 135 petani yang mengusahatani jagung Pioner P32, dengan besar sampel 33 KK petani. Anali-sis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Produktivitas usahatani ja-gung piner 32 sebesar 13,76 ton/ha/mt, (2) Biaya produksi usahatani sebesar Rp 14.971.384,53/ha /mt, (3) Pen-dapatan bersih petani sebesar Rp 10.012.028,2/ha/mt, (4) Usahatani ja-gung didaerah penelitian sudah ter-golong efisien dengan nilai OIR 1,92
Kinerja Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang Nainggolan, Mai F.; Panjaitan, Melany P. I.; Soraya, Baida
JURNAL AGRIUST Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) besar pendapatan bersih usahatani padi sawah/ha/MT, (2) kelayakan usahatani padi sawah dan (3) strategi berusahatani padi sawah. Penelitian ini dilakukan yang ditentukan secara purposive sampling (sengaja). Penentuan sampel dilakukan secara acak dengan rumus slovin dengan besar sampel sebesar 32 KK. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih rata-rata usahatani padi sawah sebesar Rp 17.352.288,10/ha/MT. Kelayakan usahatani ditunjukkan oleh nilai R/C sebesar 2,03, yang berarti usahatani ini layak untuk dilanjutkan. Strategi pengembangan yang disarankan meliputi pemanfaatan kelompok tani dan penerapan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi petani dalam meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usahatani padi sawah di daerah tersebut.
Dampak Kebijakan Pupuk Bersubsidi Terhadap Pendapatan Bersih Usatani Padi Sawah Berdasarkan Permentan No 10 Tahun 2022 di Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Sembiring, Surya Abadi; Sitohang, Maryanti; Nainggolan, Mai Fernando; Sinaga, Elma Desriana
JURNAL AGRIUST Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) biaya pupuk dengan adanya kebijakan pupuk bersubsidi dan tanpa kebijakan pada usahatani padi sawah, (2) perbedaan total biaya produksi dengan adanya kebijakan pupuk bersubsidi pada usahatani padi sawah, (3) pendapatan bersih dengan adanya kebijakan pupuk bersubsidi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai yang ditentukan secara purposive (sengaja). Penentuan sampel dilakukan dengan simpel random sampling, sedangkan besaran sampel ditentukan dengan rumus Slovin sehingga diperoleh 81 sampel. Biaya pupuk dengan kebijakan pupuk bersubsidi Rp2.231.228/Ha/MT, sedangkan biaya pupuk tanpa kebijakan Rp 7.134.604/Ha/MT. Pengeluaran total usaha tani tanpa kebijakan Rp25.783.727/Ha/MT, sedangkan Pengeluaran total usaha tani dengan kebijakan Rp20.880.381/Ha/MT. Pendapatan bersih usahatani padi sawah dengan kebijakan Rp 57.780.471/Ha/MT, sedangkan pendapatan bersih usahatani padi sawah tanpa kebijakan Rp 52.877.095/Ha/MT.