cover
Contact Name
Mukhammad wahyudi
Contact Email
ucokpuxa1111.ibien@gmail.com
Phone
+6283832444543
Journal Mail Official
eltoufoul.staiypbwi.sby@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.kopertais4.or.id/susi/index.php/joeces/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Early Childhood Education Studies
ISSN : 28079205     EISSN : 28080041     DOI : https://10.54180/joeces.2022.12.2
Studi Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Prodi PIAUD Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Bakti Wanita Islam ( STAI YPBWI) Surabaya. Terbit dua kali dalam setahun: Juni dan Desember. Jurnal ini memuat tulisan hasil studi tentang Pendidikan Anak Usia Dini dengan perspektif inter-multidisipliner Agama, Ilmu Sosial, Psikologi, Humaniora serta Teknologi, dan lain sebagainya. Redaksi mengundang para mahasiswa, akademisi, pegiat, pembuat kebijakan untuk mengirimkan karyanya pada Journal of Early Childood Education Studies baik berupa hasil penelitian (library research atau field research), critical review, maupun pengalaman komunitas. Naskah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jurnal ini bersifat akses terbuka sehingga semua pihak dapat membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, atau menautkan sebagian atau keseluruhan artikel tanpa biaya dan tanpa harus terlebih dahulu meminta ijin kepada penulis atau redaksi jurnal. Seluruh artikel dalam jurnal ini memiliki Nomor Pengenal Objek Digital (DOI Number).
Articles 54 Documents
Parenting a Child with Asperger's Syndrome Irawati, Sutiyah Nova
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.757 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3086

Abstract

This study provides an interpretive description of parents’ experiences of raising a child with Asperger’s syndrome (AS). Thirteen parents (eight mothers; five fathers) from eight families participated. Data were com-prised of repeated semi-structured interviews with parents. The core concept of a ‘‘balancing act’’ was identified, and included two key themes: losing our footing and regaining our balance. Parents lost their footing when they experi-enced escalating challenges and lack of parenting success. They persevered over many years to find an answer to their children’s problems. The diagnosis of AS was a turning point that initiated the process of ‘‘regaining our balance,’’ enabling parents to better understand both their children and the condition. In this part of the process parents gradually experienced parenting success and rebuilt their confidence. The results of this study suggest that parenting a child with AS is a complex and evolving process in which parents struggle to find the right balance for themselves, their child with AS, and their family as a whole. Parenting encompassed joys and sorrows and an important part of finding balance included the ability to acknowledge both the positive qualities of their children and the challenges of managing the condition. Lack of professional recognition of AS, as well as blame and stigma, negatively affected these participants’ ability to parent and points to the critical need for further education of teaching and health professionals.
Peningkatan Mengenal Huruf Hijaiyyah melalui Media Kartu Huruf dengan Metode Kupas Rangkai di RA Bahrul Huda Sambiroto Karangtanjung Candi Sidoarjo Mauliyah, Anita
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.913 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3089

Abstract

Pendidikann di era globalisasi berdampak terhadap peserta didik secara komprehensif. Melalui pengembangan model, pendekatan, teori belajar dan segalan metode dan teknik pembelajaran yang tidak terdeteksi perkembangannya, hal ini seolah memberikan petunjuk kepada kita untuk terus menerus mengembangkan ilmu pengetahuan. Kemampuan anak usia dini menjadi dasar pokok keberhasilan pada jenjang selanjutnya, kemampuan anak untuk memulai membentuk pengetahuan bahasa, tentu memerlukan media yang konkrit dan langsung dipraktekkan oleh anak tersebut, sebab dengan anak langsung praktek itu menjadikan anak secara mandiri akan membentuk pengetahuannya sendiri. Artinya kemampuan anak dalam mengenal itu langsung melafalkan tanpa perantara bimbingan dari guru, sehingga lebih kuat dan objektif terhadap masing-masing kemampuan anak. Model pendekatan ini membuat pembiasaan anak baik secara individu maupun kelompok akan menunjang daya berfikir serta menumbuhkan jiwa kemandirian dan tidak tergantung terhadap sesama teman. Dengan media kartu huruf yang diajarkan menggunakan metode kupas rangkai membuat unsur demonstrasi, praktek, visual, audio visual langsung dialami oleh anak-anak, sehingga pendekatan verbal semakin tidak diperlukan.
Pendidikan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus di Lembaga Insan Cemerlang Desa Tanjung Sepreh Kecamatan Maospati Magetan Aminah, Siti
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.129 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3091

Abstract

Nilai, budi pekerti, budaya, teknologi, sejarah adalah hal yang akan diwariskan kepada anak, sepatutnya sejak dalam kandungan hingga mereka lahir mendapatkan stimulasi, pengajaran, serta pendidikan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pendidikan karakter siswa ABK pada lembaga pendidikan Inklusi KB/ RA Insan Cemerlang. Metode penelitian yang digunakan yakni pendekatan kualitatif didasari teori fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini meliputi kesiapan sekolah termasuk guru, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan khusus anak dan fasilitas penunjang lainnya. Pendidikan karakter ini dilakukan dengan cara mendampingkan siswa ABK dengan siswa normal, serta melakukan pendekatan dengan kasih sayang, motivasi, memberi perhatian lebih tanpa membuat cemburu siswa regular lainnya. Kendala dan hambatan dalam menangani siswa ABK yakni masih ada orang tua yang belum mendukung program inklusif, belum ada assesmen khusus untuk siswa ABK.
Efektifitas Guru dalam Administrasi dan Kurikulum Pendidikan terhadap Etika Peserta Didik di TK Al Azhar Panjunan Kepuhkiriman Waru Sidoarjo Wahyudi, Mukhammad
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.434 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3247

Abstract

Satu pohon yang berbuah lebih baik daripada seribu pohon yang tidak berbuah, analogi keilmuan yang berasal dari pepatah arab tersebut seakan-akan searah dengan permasalahan perkembangan pendidikan saat ini yang melupakan kualitas pendidikan terlebih dalam aspek etika peserta didik dan seberapa besar keberhasilan dan kemanfaatan ilmu yang telah diperoleh sesudahnya, unsur birokrasi administrasi yang sepihak, verbalistik, kuantitatif dan structural baik secara institusional maupun instruksional membuat proses pendidikan membeku, membunuh kreatifitas guru dan membentuk pendidikan yang tidak bernilai sehingga hakikat guru dan keilmuan peserta didik memudar dalam mencapai tujuan utama dalam membentuk etika peserta didik menjadi terabaikan. Pengembangan kontruksi administrasi tanpa dibarengi pemahaman dan pengamalan utuh terhadap subtansi pendidikan menimbulkan disorientasi diksi dari adminitrasi itu sendiri, sehingga membuat adminitrasi pendidikan tidak bermakna lagi dalam memfasilitasi pembentukan etika peserta didik dengan sempurna yang senantiasa berkembang sesuai dengan zaman saat ini.
Pengelolaan Media Pembelajaran Wisata Alam Untuk Mengembangkan Mutu Pembelajaran di TK Sekolah Alam Excellentia Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Hidayatullah, Tri Nanda; Usman, Usman
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.017 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3311

Abstract

Penurunan kualitas lingkungan terjadi karena kelalaian, ketidaktahuan dan tiadanya etika terhadap lingkungan. Itu sebabnya, pendidikan lingkungan hidup penting diajarkan sejak dini. Tujuannya adalah agar anak memperoleh pengetahuan, kesadaran dan mempunyai sikap peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan objek wisata alam sebagai sumber pembelajaran kontekstual di TK Sekolah Alam Excellentia Pamekasan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa, TK Sekolah Alam Excellentia melakukan pembelajaran di luar kelas yang langsung bersentuhan dengan objek seperti outbond dan permainan tradisional. Di sisi lain, dengan adanya green lab, peserta didik dapat fokus belajar bercocok tanam. Hal ini dapat menjadikan pendidik dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran secara sistematis untuk memotivasi, membina, membantu, serta membimbing peserta didik untuk mengembangkan segala potensinya.
Efektifitas Permainan Tradisional Engklak pada Perkembangan Anak Usia Dini Kelompok A di PAUD Smart Kids School Fatimah, Nur; Maslachah, Maslachah; Wahyudi, Mukhammad
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.202 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v1i1.3352

Abstract

Urgensitas teknik, metode dan model dalam pembelajarn mutlak diberlakukan sebagai mediator bagaimana peserta didik terutama pada anak usia dini mampu mengembangkan serta mengkontruksi sebuah pengalaman dan pengetahuan dimiliki untuk mencapai sebuah tujuan instruksional pendidikan, sehingga isi sebuah materi menjadi penting untuk tersampaikan, namun tidak kalah penting adalah metodhologi dalam sebuah penyampaian materi tersebut sebagai batas dan standar materi waktu yang harus disampaikan kepada anak. Inilah substansi efektifitas yang menghasilkan efisiensi serta tolok ukur dalam sebuah proses pembelajaran yang sesuai psikologi seluruh anak bisa menerima, sehingga tujuan pembelajaran untuk anak bisa tercapai dan inilah proses pembelajaran yang mutlak dilaksanakan dalam proses pembelajaran
Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis Anak melalui Kegiatan Bermain Warna Purnamasari, Nia Indah; Yusma, Nur Arifah
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.348 KB) | DOI: 10.54180/joeces.2021.1.2.37-71

Abstract

Bermain merupakan cara yang paling tepat untuk mengembangkan potensi dan kemampuan anak didik. Pada prinsipnya bermain mengandung rasa yang lebih mementingkan proses daripada hasil. Sesuai dengan prinsip di TK yaitu bermain sambil belajar, belajar seraya bermain, dengan kegiatan bermain warna menggunakan metode eksperimen untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kegiatan bermain warna dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak pada kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan Ngingas Waru Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif yang menganlisis dan mendeskripsikan tentang kegiatan bermain warna dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak. Hasil penelitian dalam menggunakan metode eksperimen dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode eksperimen dapat mengembangkan kemampuan mengenal warna dan berpikir logis anak. Oleh sebab itu, dengan menggunakan metode eksperimen anak dapat membedakan jenis-jenis warna dengan baik dan benar.
Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Tasawwuf bagi Anak Usia Dini di TPQ Mafatihul Ulum Wadungasri Waru Sidoarjo Wahyudi, Mukhammad
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.286 KB) | DOI: 10.54180/joeces.2021.1.2.1-36

Abstract

Pendidikan tasawwuf mutlak bagi siapapun dimanapun dan kapanpun sebab adab sebagai alat pembuka sebuah pintu praktik keseharian baik secara tuntunan dan etika terutama bagi anak usia dini. Kehilangan substansi pendidikan dalam unsur-unsur sufistik maupun spiritual anak tidak bisa dipungkiri akan tumbuh dan berkembang menjadi insan yang kosong secara ruhani sehingga berdampak pada ketenangan jiwa, pola pikir yang tergius oleh modernitas, kelemahan responsibilitas, serta tumbuh menjadi pribadi yang egois, materialistis, individualistis. Hal tersebut disebabkan anak yang masih bersifat lebih menirukan mengedepankan kehendak nafsu, emosi, ego dan keinginan lahiriyah dan temporal, Sementara kehendak batin terpadamkan akibat tergius oleh nafsu ammarah secara bebas. Penanaman, pembinaan, pembiasaan pendidikan tasawwuf bagi anak usia dini menjadi kewajiban akhlak dan bahkan mengarah kepada subtansi aqidah. Beberapa praktek pendidikan tasawwuf bagi anak usia dini yang dapat dikembangkan adalah pertama, mendidik anak mulai dari hal yang terkecil sesuai dengan psikosufistik, berhati sufistik melalui cara-cara secara sederhana. Kedua, dialektika antara guru dan murid. Ketiga, menjaga sunnah.
Implementasi Pembelajaran Sains pada Anak melalui Kegiatan Menanam Sayur Kangkung Hidroponik Indahwati, Mamik; AR, Zaini Tamin
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.473 KB) | DOI: 10.54180/joeces.2021.1.2.72-109

Abstract

One of the factors that causes the lack of development of children's science skills is monotonous learning. Teachers are more likely to provide explanations and assignments. So, even though science has been taught, children do not understand it well. This study aims to determine the implementation of children's science learning through hydroponic kangkung planting activities at Mutiara Ummi Baby School and Child Care, Candi District, Sidoarjo Regency. This study uses a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. This study found that more than 50% of students have very well developed science skills, because students are able to do it independently and have been able to help their friends who have not achieved their abilities based on assessment indicators. Therefore, these activities need to be applied as a variation of science learning in children. To be more optimal, institutions must provide a variety of complete and adequate infrastructure.
Relevansi Teori Behavioristik ‘Classical Cinditioning’ Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Didik Pada Kelompok Belajar Anggrek Taman Sidoarjo Amelia Nasucha, Juli; Ismail, Moh; Khoirotun, Ulfun
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.224 KB) | DOI: 10.54180/joeces.2021.1.2.110-142

Abstract

Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan pada anak usia dini adalah dengan menggunakan pembiasaan. Pembiasaan merupakan salah satu metode belajar dari aliran behavioristik. Guru melakukan berbagai pengkondisian agar anak didik dapat mengikuti setiap pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualiitatif yang berusaha menjawab sebuah permasalahan tentang relevansi teori classical conditioning dalam meningkatkan kemampuan motorik anak didik usia dini. Menggunakan pendekatan naturalistik, penelitian ini menjadikan kelompok belajar Anggrek sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa classical conditioning dilaksanakan dalam tiga bentuk yakni 1) Pengkondisian kelas menggunakan bel sekolah, 2) Pengkondisian kelas menggunakan nyanyian atau lagu tertentu, dan 3) Pengkondisian kelas melalui sapaan dan ucapan salam. Pengkondisian yang dilakukan guru dapat meningkatkan motorik anak didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Kesimpulan akhir penelitian ini menyatakan bahwa pengkondisian klasik (classical conditioning) masih relevan digunakan pada pembelajaran anak usia dini.