cover
Contact Name
Mukhammad wahyudi
Contact Email
ucokpuxa1111.ibien@gmail.com
Phone
+6283832444543
Journal Mail Official
eltoufoul.staiypbwi.sby@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.kopertais4.or.id/susi/index.php/joeces/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Early Childhood Education Studies
ISSN : 28079205     EISSN : 28080041     DOI : https://10.54180/joeces.2022.12.2
Studi Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Prodi PIAUD Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Bakti Wanita Islam ( STAI YPBWI) Surabaya. Terbit dua kali dalam setahun: Juni dan Desember. Jurnal ini memuat tulisan hasil studi tentang Pendidikan Anak Usia Dini dengan perspektif inter-multidisipliner Agama, Ilmu Sosial, Psikologi, Humaniora serta Teknologi, dan lain sebagainya. Redaksi mengundang para mahasiswa, akademisi, pegiat, pembuat kebijakan untuk mengirimkan karyanya pada Journal of Early Childood Education Studies baik berupa hasil penelitian (library research atau field research), critical review, maupun pengalaman komunitas. Naskah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jurnal ini bersifat akses terbuka sehingga semua pihak dapat membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, atau menautkan sebagian atau keseluruhan artikel tanpa biaya dan tanpa harus terlebih dahulu meminta ijin kepada penulis atau redaksi jurnal. Seluruh artikel dalam jurnal ini memiliki Nomor Pengenal Objek Digital (DOI Number).
Articles 54 Documents
Tatalaksana Tenaga Pendidik Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Taman Kanak-kanak: Studi Kasus di TK Dharma Wanita, Kec. Campurdarat, Tulungagung Triana Rosalina Noor; Linda Widyaningsih
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.317 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3627

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penatalaksanaan tenaga pendidik sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di TK Dharma Wanita Kec. Campurdarat, Tulungagung melalui penerapan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus sebagai pilihan pendekatan penelitian. Adapun yang menjadi informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru yang telah dipilih secara purposif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa pada proses perencanaan tenaga pendidik dilakukan melalui proses identifikasi atau menganalisis terlebih dahulu bentuk pekerjaan, tugas, dan jabatan yang sangat urgent dibutuhkan agar tidak terjadi kesalahan dalam rekrutmen dan penempatan posisi. Pada proses organisasi dilakukan dengan cara melakukan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab berdasarkan kesesuaian bagian dan bidang masing-masing. Untuk proses pelaksanaan dilakukan dengan cara mengimplementasikan apa yang telah disusun dalam perencanaan, dan pada tahap pengawasan dilakukan melalui evaluasi kinerja tenaga pendidik atas capain kinerja yang telah ditentukan dengan mengacu pada indikator-indikator capaian kinerja tenaga pendidik yang telah ditetapkan oleh TK Dharma Wanita dan pihak yayasan.
Langkah-Langkah dalam Mendidik Anak dan Mengamalkan Ajaran Islam Abdullah, Abdullah; Muawaroh, Mundiro Lailatul
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.244 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3631

Abstract

Mendidik dan membimbing anak merupakan tanggung jawab orang dewasa karena anak merupakan amanat yang di berikan kepada Tuhan kepada orang tua. Dalam hal ini orang tua harus mampu menerapkan pendidikan dan mengamalkan nilai-nilai positif dalam menjalankan ajaran agama yang dianutnya. Pendidikan anak harus didasari pada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist terutama tentang keberadaan kewajiban dan larangan-larangan dalam agama Islam. Orang tua juga harus memulai mengasuh perkembangan anak sejak ia lahir hingga tumbuh dewasa, dengan makanan yang halal dan baik, menciptakan lingkungan fisik dan suasana batin dalam rumah tangga yang nyaman. Dalam mendidik anak usia dini maka harus menerapkan beberapa langkah-langkah.
Efektifitas Seni Melipat Kertas Origami Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini Pada Peserta Didik Kelompok B Usia 5-6 Tahun Di Ra (Roudlotul Athfal) Dewi Sartika Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Ervina, Rochma
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.284 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3649

Abstract

Mendidik dan membimbing anak merupakan tanggung jawab orang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti, dapat disimpukan bahwa metode pemberian tugas melipat kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di RA (Roudlotul Athfal) Dewi Sartika Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.
Implementasi Metode Mengulang Kata Terhadap Anak Speech Delay (Terlambat Bicara) (Study Kasus di KB Nurul Jadid Padukoan Desa Alaskokon Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan) Azis, Abd.
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.776 KB)

Abstract

Mengembangkan kemampuan berbahasa anak menjadi hal penting yang harus dilakukan. Salah satunya kemampuan anak untuk berbicara, berbicara merupakan cara yang dilakukan oleh manusia untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Kemampuan berbicara anak harus dilatih dan dikembangkan secara maksimal untuk mempermudah anak dalam belajar dan bersosialisasi. Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan berbahasa anak salah satunya yaitu speech delay (keterlambatan bicara) yang disebabkan kurangnya stimulus bahasa. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penggunaan metode mengulang kata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses penggunaan metode mengulang kata dalam menangani anak speech delay (keterlambatan bicara). Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di KB Nurul Jadid Padukoan Alaskokon Modung. Dengan subjek penelitian meliputi, Pengelola, guru, dan orang tua anak speech delay KB Nurul Jadid Padukoan Alaskokon Modung. Diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses penelitian ini menggambarkan usaha yang dilakukan oleh pendidik dalam penanganan anak speech delay (keterlambatan bicara) yaitu dengan menggunakan metode mengulang kata.
Pondasi Pendidikan Akhlak Dalam Membangun Pendidikan Anak Usia Dini Prespektif Islam Zaini , Akhmad; Zakariya, Fahmi; Samporno, Samporno
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.072 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3698

Abstract

Konsep pendidikan islam terhadap anak merupakan hal yang sangat penting, kerena generasi yang akan datag harus mempunyai karakter yang sesui diaharapkan oleh bangsa, negera serta agama, hal ini dala maka penting untuk menerapkan pendidikan akhlak pada anak. Pendidikan Akhlak merupakan pondasi dalam menumbuhkan generasi yang berdaya guna. Pendidikan akhlak harus sudah ditanamkan sejak usia dini karena pada masa ini anak memiliki kemampuan lebih besar untuk mampu menyerap stimulus yang diberikan, serta bagaimana pendidikan akhlak pada anak mempu diterapkan dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Library Reseach dengan menggunakan anilis destriptif disetiap kajian. Hasilnya pendidikan akhlak anak usia dini harus menanamkan akhlak diantaranya membentuk tingkah laku yang baik, menenamkan nilai-nilai yang baik, menanamkan dasar-dasar keimanan, menanamkan rasa hormat pada orang tau, mengajarkan sholat, infak, dan sekedah pada anak. Adapun strategi pembelajaran yang bisa diterapkan dalam pembelajaran akhlak ialah Inkulkasi Nilai, strategi pembinaan, keteladanan, pengembangan keterampilan akademik dan sosial, dan strategi fasilitasi.
Penggunaan Media Kreasi Puzzle Tubol dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Masrifah, Baiyyi Natul; Mahmud, Amir; AR, Zaini Tamin
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.8 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3726

Abstract

Media pembelajaran yang baik dapatmembantu penyerapan pembelajaran menjadi lebih optimal. Selaras dengan itu, pembelajaran yang baik dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kemampuan kognitif tersebut sangat penting dikuasai agar siswa mendapat pengetahuan dan nilai yang baik pada setiap pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kognitif anak melalui penggunaan media kreasi puzzle tubol di PAUD Mutiara Ummi Candi Sidoarjo. Penelitian deskriptif kualitatif ini menemukan bahwa dengan menggunakan media kreasi puzzle tubol, tingkat dalam kemampuan kognitif siswa kelas A menujukkan hasil akhir yaitu BSB (berkembang sangat Baik). Namun, perlu digarisbawahi, sebelum menggunakan media ini, guru perlu menyiapkan langkah-langkah tutorialnya. Karena, setelah menggunakan media tersebut, guru harus memberi kesempatan kepada siswa untuk mengaplikasikannya.
Keteladanan Guru Dalam Pembentukan Karakter Perspektif KH. Jamaluddin Ahmad Sutrisno, Sutrisno; Wahyudi, Mukhammad
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.231 KB) | DOI: 10.54180/joeces.v2i2.3731

Abstract

Pendidikan karakter merupakan proses pendidikan holistic-integratif yang memadukan dimensi moral dengan dimensi sosial kehidupan peserta didik sebagai dasar untuk membentuk generasi yang berkualitas, Dalam prakteknya, pembentukan karakter tidak hanya membutuhkan teori atau konsep saja. Melainkan dengan mengaplikasikan pendidikan karakter yang telah digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW. atas dasar keteladanan sehingga menuai kebaikan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah lebih tepat menggunakan metode modeling yang dilaksanakan oleh guru. Keteladanan guru harus diciptakan karena guru merupakan figur sentral yang selalu menjadi perhatian siswa di sekolah. yang menjadi teladan dalam menambah ilmu pengetahuan dan membentuk kepribadian berbudi luhur yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keteladanan guru dalam pembentukan karakter peserta didik perspektif KH. Jamaluddin Ahmad secara ilmiyah-amaliyah dalam proses pendidikan. Penelitian ini merupakan studi literer dengan tahapan pengumpulan data, observasi, reduksi, kemudian dianalisa untuk sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, menurut KH. Jamaluddin Ahmad, pembentukan karakter peserta didik bermula dari keteladanan guru secara praktis dan sederhana. Membangun karakter secara praktis dapat dimulai dari stimulus keteladanan guru atau ulama-ulama sunni terdahulu, yang meruncing pada unsur praktik dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadikan tuntunan dalam beretika. Dengan demikian, KH. Jamaluddin Ahmad menempatkan jiwa seorang guru sebagai sosok sentral dalam pembentukan karakter.
Sistem Pembelajaran Berbasis Alam Dalam Mengembangkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini Irawati, Sutiyah Nova
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 1 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2021.1.2.218-263

Abstract

Pendidikan merupakan proses pemberdayaan yang diharapkan mampu memberdayakan peserta didik menjadi manusia yang cerdas, manusia berilmu dan berpengetahuan serta terdidik. Pemberdayaan siswa dilakukan melalui proses belajar, proses pelatihan, proses memperoleh pengalaman atau melalui kegiatan lainnya. Melalui proses belajar siswa diharapkan memperoleh pengalaman memecahkan masalah dan mampu mengembangkan potensi serta kreativitas berpikirnya dengan metode belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui bagaimana Pembelajaran berbasis Alam dalam meningkatkan kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini.. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil melalui wawancara, pengamatan dan angket untuk orang tua siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan Naturalis anak usia dini dapat ditingkatkkan melalui pembelajaran berbasis alam. Kegiatan belajar menggunakan metode pembelajaran berbasis alam dapat menjadikan anak lebih peka dan memahami hakikat menjaga kelestarian alam oleh karena itu pembelajaran berbasis alam dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak. Kecerdasan naturalis anak menjadi lemen penting dalam kecerdasan anak sehingga ia bisa menjaga keberadaan keseimbangan alam dengan baik, contohnya seperti membuang sampah pada tempatnya dan lain sebagainya. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis alam anak bisa meningkatkan kecerdasan naturalis, sehingga anak bisa menghargai dan mampu memahami keberadaan alam dan keseimbangan alam dalam jangkauan dan pikiran serta pemahaman anak usia dini.
Model Pembelajaran Intergratif Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital Muvid, Muhamad Basyrul
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2023.3.1.1-37

Abstract

Early childhood education is a process to educate children to mingle, imagine and be creative to the fullest. To answer this, an integrative learning model is needed so that it can really maximize learning so that the learning objectives can be achieved. The research method in this study uses library research with interpretive analysis techniques. The result obtained is that PAUD must become an educational institution that can lead students to become a generation that has character, creativity and understands digital progress, of course with all the problems that exist in each PAUD, especially facilities (internet). However, this can be overcome by introducing students to new learning resources, namely those that come from electronics, in addition to books and pictures. This is an educational step that learning resources are not only paper (books) but also other forms (electronic media). Thus, integrative learning does not only emphasize offline or online, but also teaching methods and children's learning styles that are not only one direction or one source, but two directions, many sources so that children's imagination and creative power can develop more.
Penanaman Kemandirian Aanak Melalui Pembiasaan Ibadah Pada Kelompok B di TK Khairunnas Perum IKIP Gunung Anyar Islam, Fajrul
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2023.3.1.89-125

Abstract

ABSTRACT Habit is the result of habituation itself. Prayer is symbolic to realize the presence of God in human life. So that prayer can prevent oneself from all vile and dirty deeds. The results of inculcating children's independence through habituation of worship from all the material taught to group B children during one academic year that the researchers will observe are about inculcating independence in eating, dressing, putting on and taking off shoes and performing ablution and performing fardlu prayer movements. Children have been taught the practice of ablution in the classroom to carry out ablution movements. From this delivery, children in ablution must fulfill the pillars. ABSTRAK Kebiasaan adalah hasil dari pembiasaan itu sendiri. Shalat merupakan simbolis untuk menyadarkan akan kehadiran Tuhan dalam hidup manusia. Sehingga shalat dapat mencegah diri dari segala perbuatan keji dan kotor. Hasil penanaman kemandirian anak meelalui pembiasaan ibadah dari seluruh materi yang diajarkan kepada anak kelompok B selama satu tahun pelajaran yang akan peneliti amati adalah tentang penanaman kemandirian dalam materi makan, berpakaian, memakai dan melepas sepatu serta berwudhu dan melaksanakan gerakan sholat fardlu. Anak-anak telah diajari praktek wudhu didalam kelas untuk melaksanakan gerakan-gerakan wudhu, Dari penyampaian tersebut anak-anak dalam berwudhu harus memenuhi rukun-rukunnya. Kata Kunci : Pembiasaan Ibadah, Penanaman Kemandirian