cover
Contact Name
Arif Rahman Aceh
Contact Email
jurnalbikes@gmail.com
Phone
+6285270104277
Journal Mail Official
jurnalbikes@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES)
ISSN : -     EISSN : 28072448     DOI : 10.51849
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is a scientific journal that publishes research manuscripts in the fields of midwafery, nursing and health. The focus and scope of the journal are to: 1) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in all educational contexts 2) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in the field of psychology 3) Providing journals that report research on topics that have local, national and international significance in the health field. Prioritizing the results of interdisciplinary research and the latest findings in the field of science. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is published three times a year namely July, November dan March.
Articles 124 Documents
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kinerja Kader Posyandu Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat Kartika, Dwi Yoga; Nuraini, Nuraini; Asriwati, Asriwati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 3 (2024): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i3.54

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kader memberikan edukasi, pemantauan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan primer, dan membangun kemitraan, serta berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lebih baik bagi semua orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kader posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross Sectional dan pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 365 orang dan penelitian sebanyak 78 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis penelitian ini menggunakan univariat, bivariat dan multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara Pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,000), motivasi (p-value 0,000), dan pelatihan (p-value 0,000) dan tidak ada pengaruh antara Masa kerja (p-value 0,307) dan Pendidikan (p-value 0,289 terhadap kinerja kader posyandu. Berdasarkan hasil uji regresi logistik diketahui variabel yang paling berpengaruh adalah variabel sikap dengan nilai Exp(B) 29,814
Faktor Yang Memengaruhi Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di Pesantren Modern Misbahul Ulum Kota Lhokseumawe Izzati, Inni; Nuraini, Nuraini; Tarigan, Jitasari
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 2 (2023): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i2.50

Abstract

Gangguan menstruasi merupakan kelainan yang terjadi pada siklus menstruasi pada wanita. Gangguan siklus menstruasi mempengaruhi beberapa siklus kehidupan khususnya santri yang berada pada tahap perkembangan secara fisik dan biopsikospiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor usia menarche, status gizi, anemia, aktivitas fisik ,stress, dan konsumsi fast food memengaruhi siklus menstruasi pada remaja putri di Pesantren Modern Misbahul Ulum Kota Lhokseumawe.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di Pesantern Modern Misbahul Ulum Kota Lhokseumawe dengan populasi berjumlah 465 orang dan sampel sebanyak 82 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat,bivariat  dan multivariate.Hasil penelitian ini ditemukan bahwa variabel usia menarche berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi, status gizi berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi, anemia berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi, aktivitas fisik berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi , stress berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi, dan konsumsi fast food berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi memiliki pengaruh dengan gangguan siklus menstruasi. Dari beberapa faktor terdapat faktor yang paling dominan antara lain faktor usia menarche dan faktor stress.Kesimpulan penelitian ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi gangguan siklus menstruasi antara lain usia menarche, status gizi, anemia, aktivitas fisik, stress dan konsumsi fast food.. Dari penelitian diatas disarankan Pesantren Modern Misbahul Ulum Kota Lhokseumawe lebih memperhatikan dan meningkatkan pendidikan kesehatan tentang gejala dan resiko dari gangguan siklus menstruasi.
Perbedaan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat Berdasarkan Akreditasi Puskesmas Di Kota Lhokseumawe Tahun 2023 Zorasofia, Zorasofia; Utami, Tri Niswati; Nuraini, Nuraini; Asriwati, Asriwati; Maryanti, Endang
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 3 (2024): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i3.55

Abstract

Akreditasi puskesmas dilakukan dalam rangka menilai mutu pelayanan kesehatan yang terdapat dipuskesmas. Nilai akreditasi puskesmas mencerminkan tingkat mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat yang berdampak terhadap kepuasan pasien yang menerima layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan mutu pelayanan kesehatan masyarakat berdasarkan akreditasi puskesmas di Kota Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini petugas yang bekerja di Puskesmas yang berjumlah 618 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 125 responden diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Pengujian statistik yang digunakan adalah Kruskal Willis dan Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan mutu pelayanan kesehatan antara puskesmas terakreditasi utama, dasar dan tidak terakreditasi (pvalue = 0,000), mutu pelayanan kesehatan pada puskesmas akreditasi utama dengan tidak akreditasi (pvalue = 0,000 ), mutu pelayanan kesehatan pada puskesmas akreditasi dasar dengan tidak akreditasi (pvalue = 0,001). Tidak ditemukan adanya perbedaan mutu pelayanan kesehatan antara puskesmas terakreditasi utama dengan akreditasi dasar. Puskesmas yang sudah terakreditasi akan lebih terarah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena akan dievaluasi secara berkesinambungan melalui dinas kesehatan setempat
Efektifitas PLB Terhadap Pola Nafas Pasien PPOK Di Rumah Sakit Sundari Pujiati, Lilis; Suherni, Suherni
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 2 (2023): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i2.51

Abstract

Pursed Lip Breathing (PLB) adalah latihan pernapasan dengan menarik udara melalui hidung dan mengeluarkan udara dengan cara bibir lebih dirapatkan atau dimonyongkan dengan waktu ekshalasi lebih di perpanjang. Terapi rehabilitasi paru-paru dengan pursed lip breathing ini adalah cara yang sangat mudah dilakukan, tanpa memerlukan alat bantu apapun, dan juga tanpa efek negatif seperti pemakaian obat-obatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Quasy Eksperiment yang bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Pursed Lips Breathing Terhadap Pola Nafas Pasien PPOK di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan Pola Nafas Pasien PPOK di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru sebelum diberikan Pursed Lips Breathing mean pretest 7,14. Pola Nafas Pasien PPOK di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru setelah diberikan Pursed Lips Breathing mean posttest 10,55. Ada pengaruh Pursed Lips Breathing Terhadap Pola Nafas Pasien PPOK di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru, beda rerata pola nafas pretest dengan postest 3,4 dengan indeks kepercayaan terendah - 5.824 dan tertinggi -4.425. Hasil uji t-test diperoleh nilai p value = 0,001 0,05. Disarankan kepada Rumah Sakit Sansani Pekanbaru, diharapkan agar terus meningkatan terapi tentang Pursed Lips Breathing pada pasien PPOK. Kepada Instansi Pendidikan diharapkan agar terus meningkatkan bahan referensi untuk memperluas khasanah keilmuan dan wawasan tentang Pursed Lips Breathing sehingga dapat mendukung penelitian lanjutan di masa depan.
Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Kecanduan Game Online Pada Remaja Desa Namu Ukur Utara Langkat Situmorang, Trinita
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 3 (2024): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i3.56

Abstract

Remaja adalah masa perubahan atau pelestarian dari anak – anak ke masa dewasa yang meliputi perubahan biologis, perubahan psikologis, dan perubahan sosial. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan kecanduan game online pada remaja di Desa Namu Ukur Utara Langkat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif crossectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Namu Ukur Langkat dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang serta dianalisa menggunakan Chi-Square. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p=0,026 (p0.05), maka kesimpulannya ada hubungan antara tingkat stres dengan kecanduan game online pada remaja di Desa Namu Ukur Utara Langkat. . Diharapkan kepada perawat kesehatan jiwa dan komunitas diharapkan mulai memberikan perhatian terhadap masalah kecanduan game online dengan melakukan screening di masyarakat.
Hubungan Peran Perawat dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi di RSU Sundari Medan Pakpahan, Jun Edy Samosir; Damanik, Dady Hidayah
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 2 (2023): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i2.47

Abstract

Pembedahan atau operasi merupakan tindakan invasif dengan membuka bagian tubuh untuk perbaikan. Persiapan pasien di bangsal dengan waktu yang semakin lama maka semakin baik pasien untuk menyesuaikan diri dengan stress fisiologis dari operasi. Perawat mempunyai peranan yang sangat penting dalam setiap tindakan pembedahan baik pada masa sebelum, selama maupun setelah operasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji spearman rank. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang akan menjalani operasi di RSU Sundari Medan, adapun jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu 34 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa responden yang mempunyai tingkat kecemasan sedang dengan peran perawat yang baik sebanyak 11 orang (32,4%), responden yang mempunyai tingkat kecemasan berat dengan peran perawat yang baik sebanyak 9 orang (26,5%). Hasil uji statistik spearman rank didapatkan p-value sebesar 0,011, Ini berarti ada hubungan yang signifikan antara Peran Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operatip  Di RSU Sundari Medan. Diharapkan untuk perawat supaya meningkatkan perannya dalam membantu tingkat kecemasan yang di alami oleh pasien pre operatif, sehingga kebutuhan pasien dapat terpenuhi dengan baik. 
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Sikap Komunikasi Terapeutik Perawat di Ruang Rawat Inap RSU Mitra Medika Amplas Medan Wahyuni, Sri; Nuraini, Nuraini; Utami, Tri Niswati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 3 (2024): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i3.52

Abstract

Komunikasi terapeutik menjadi bagian yang penting dan tentu saja tidak bisa dipisahkan dari proses komunikasi terapeutik. Seperti yang kita ketahui, komunikasi terapeutik merupakan komunikasi yang dapat mendukung proses penyembuhan pasien. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap komunikasi terapeutik perawat di ruang rawat inap rumah sakit Mitra Medika Amplas. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang dirawat di rumah sakit mitra medika Amplas dengan jumlah 196 Sampel dalam penelitian ini sebanyak 131 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian dalam univariat karakteristik responden pada umumnya responden berusia 47-52 tahun, jenis kelamin pada umumnya laki-laki, dan pekerjaan pada umumnya sebagai pegawai swasta, untuk sikap menghadap, mempertahankan kontak mata, sikap membungkuk, sikap terbuka dan rileks pada umumnya perawat belum melaksanakannya dengan baik. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan ada hubungan sikap menghadap, sikap rileks menjaga kontak mata, membungkuk, sikap terbuka dan sikap dengan sikap komunikasi terapeutik, dan faktor yang paling berhubungan adalah faktor mempertahankan kontak mata dengan pasien saat berkomunikasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Bernyanyi Terhadap Pengetahuan Tentang PHBS Sekolah Mencuci Tangan Dan Membuang Sampah di SDN.102072 Desa Pekan Bandar Khalifah Azra, Siti Fadhila; Yunita, Sukma; Hati, Yulis; Harahap, Yuliatil Adawiyah
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 2 (2023): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i2.48

Abstract

PHBS merupakan upaya memperkuat seseorang untuk mewujudkan kehidupan yang berkualitas kegiatan belajar mengajar sekolah perlu diperhatikan agar mendapatkan kondisi yang bersih dan nyaman. Masalah yang ada disekolah adalah siswa belum paham cara mencuci tangan dan membuang sampah pada tempatnya. Tujuan untuk mengetahui pengaruh mencuci tangan dan membuang sampah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre eksperimen dengan desain penelitian menggunakan one group Pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas IV, V, VI yang berjumlah 30 siswa. Pengambilan sampel ini menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik dalam penelitian ini yaitu Uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh sebelum diberikan pengetahuan mencuci tangan dan membuang sampah cukup (83.3) setelah diberikan pendidikan kesehatan baik (86.7) pengaruh pendidikan kesehatan metode bernyanyi nilai p-0.000 0.05 yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan metode bernyanyi terhadap pengetahuan PHBS di sekolah mencuci tangan dan membuang sampah di SDN.102072 Desa Pekan Bandar Khalifah Tahun 2023. Kesimpulan adanya pengaruh mencuci tangan dan membuang sampah di SDN.102072 Desa Pekan Bandar Khalifah Tahun 2023. Saran agar penelitian ini dapat diterapkan disekolah.
Korelasi Dukungan Sosial Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di RSU Sundari Medan Hariaty Situmorang, Susy
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 3, No 3 (2024): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v3i3.53

Abstract

Gagal ginjal merupakan suatu penyakit yang tidak menular yang menyebabkan kematian karena fungsi organ ginjal yang menurun atau tidak berfungsi sehingga tidak dapat menyaring pembuangan cairan dalam tubuh. Penyakit gagal ginjal dapat disembuhkan melalui pencucian darah dan obat-obatan.Kecemasan akan meningkat tidak hanya disebabkan oleh penyakit itu sendiri, tetapi juga disebabkan oleh pemeriksaan dan penanganannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Depresi pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di RSU Sundari Medan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif crossectional. Penelitian ini dilakukan di RSU Sundari Medan dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang serta dianalisa menggunakan Chi-Square. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p=0,029 (p0.05), maka kesimpulannya ada hubungan dukungan signifikan antara dukungan sosial dengan Tingkat depresi pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Sundari Medan dengan nilai p=0,029 (p0.05). . Diharapkan kepada keluarga pasien gagal ginjal yang datang ke RS agar memberikan dukungan yang baik melalui sosialisasi yang diberikan oleh tenaga Kesehatan.
Systematic Review Budaya Keselamatan Pasien Terhadap Standar Keselamatan Pasien Dalam Konteks Kegawatdaruratan Angriawan, Angriawan; Saragih, Sontina; Mariati, Juni
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.79

Abstract

Budaya keselamatan pasien diterapkan di Puskesmas sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Tujuan: untuk menganalisis implementasi budaya keselamatan pasien Puskesmas terhadap standar keselamatan pasien di Indonesia. Pencarian database melalui google scholar, pubmedportal garuda dengan kata kunci budaya keselamatan pasien, fasilitas Kesehatan primer, puskesmas, Indonesia. Kriteria artikel yang dipilih yaitu terbit tahun 2014 sampai 2024, full text, free acces, berbahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Systematic review ini menggunakan 15 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis dari 15 artikel menunjukkan masih ada Puskesmas yang belum memenuhi 7 langkah keselamatan pasien yang terdapat didalam standar keselamatan pasien. Implementasi budaya keselamatan pasien Puskesmas di Indonesia ada yang sudah optimal dan ada yang belum optimal dalam memenuhi standar keselamatan pasien. Budaya keselamatan pasien yang optimal dalam pelaksanaannya dapat mencegah insiden keselamatan pasien sehingga meningkatkan kesehatan pasien yang berujung pada peningkatan kepuasan pasien serta akuntabilitas Puskesmas.

Page 5 of 13 | Total Record : 124