cover
Contact Name
Arif Rahman Aceh
Contact Email
jurnalbikes@gmail.com
Phone
+6285270104277
Journal Mail Official
jurnalbikes@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES)
ISSN : -     EISSN : 28072448     DOI : 10.51849
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is a scientific journal that publishes research manuscripts in the fields of midwafery, nursing and health. The focus and scope of the journal are to: 1) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in all educational contexts 2) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in the field of psychology 3) Providing journals that report research on topics that have local, national and international significance in the health field. Prioritizing the results of interdisciplinary research and the latest findings in the field of science. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is published three times a year namely July, November dan March.
Articles 124 Documents
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Bahaya Mengkonsumsi Obat-obatan kimia selama Kehamilan Yusnanda, Febri; Pratiwi, Tika Ayu
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.70

Abstract

Obat adalah sebagai senyawa yang digunakan untuk mencegah, mengobati, mendiagnosi penyakit/gangguan atau menimbulkan suatu kondisi tertentu, misalnya membuat seseorang infertil atau melumpuhkan otot  rangka selama pembedahan. Obat sangat penting dalam pelyanan kesehatan. Penanganan dan pencegahan sebagai penyakit tidak dapat dilepaskan dari tindakan terapi dengan obat atau farmakologi. Berbagai pilihan obat saat ini tersedia, sehingga diperlukan pertimbangan-pertimbangan yang cermat dalam memilih obat untuk penyakit. Desain penelitian ini menggunakan studi korelasi (Correlation study) dengan Sumber data dalam penelitian ini adalah data dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan analisis dengan tehnik uji statistic chi-square dengan menggunakan program SPSS. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang.Berdasarkan table hasil penelitian hubungan pengetahuan Dengan  sikap ibu hamil tentang bahaya mengkonsumsi obat-obatan kimia, maka diperoleh hasil dari tabel uji chi-square pada kolom Asymp. Sig. (2-sided) menunjukkan nilai probabilitas. Nilai sig-nya adalah 0,000 yang berarti bahwa nilai (p0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima dan  signifikan 0,05%. Maka dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang bahaya mengkonsumsi obat-obatan kimia.
Pengaruh Perokok Aktif Dan Pasif Pada Terhadap Kadar Karboksihemoglobin (HbCO) Dalam Darah Responden Berdomisili Di Daerah Industri Kecamatan Singosari Gresik Eko Novitasari, Anik; Priyani, Anggi
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.93

Abstract

CO merupakan salah satu gas yang tidak berasa, tidak berwarana dan tidak berbau, tetapi. CO salah satunnya dapat berasal dari rokok dan asap rokok. Pengaruh kadar HbCO didalam darah dapat mennyebabkan bahaya antara lain sakit kepala, pusin, kejang, dan dapat mennyebabkan kematian. Data yang digunakan adalah data primer serta observasi dengan menggunakan kuisioner pada 32 sampel. Analisis kadar HbCO menggunkan metode Hinsbreg-Lang dan dilakukan uji SPSS. Hasil penelitian menunjukkan dari 32 sampel yang terdiri dari perokok aktif dan pasif terdapat pengaruh hasil kadar HbCO didalam darah Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar HbCO pada16 sampel perokok aktif (8,77%), pada 16 sampel perokok pasif (8,30%), dan berdasarkan uji normalitas diperoleh nilai kadar HbCO perokok aktif sebesar 0,000 0,05 dan nilai data kadar HbCO perokok pasif sebesar 0,000 0,05 karena data tidak normal dilanjutkan ke uji non parametrik yaitu Mann-Whitney. Pada hasil uji non parametrik yaitu Mann Whitney didapat nilai p= 0,692 (p= 0,05). Dimana dengan nilai p 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar HbCO pada perokok aktif dan pasif.
Implementasi Strategi Pemasaran Di Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Universitas Sumatera Utara (RSGM-USU) Nasution, Dheina Lianisa; Nuraini, Nuraini; Nasution, Ramadhani Syafitri; Asriwati, Asriwati; Yuniati, Yuniati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 1 (2024): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i1.61

Abstract

Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi strategi pemasaran di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sumatera Utara (RSGM-USU).Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik in-depth interview (wawancara mendalam). Sumber data diperoleh secara langsung (data primer) dan tidak langsung (data sekunder). Informan sebanyak 10 orang yang terbagi menjadi informan utama dan informan pendukung. Analisis data dengan melakukan pengecekan hasil penelitian dengan teknik pengumpulan data yang berbeda yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian berdasarkan wawancara terhadap responden diketahui strategi pemasaran yang dilakukan hanya sebatas penyuluhan-penyuluhan di sekolah dan instansi lainnya serta mengikuti event-event yang dilaksanakan pihak ketiga, jenis layanan yang ditawarkan sudah lengkap didukung sarana dan prasarana lengkap, tarif layanan mampu bersaing dengan rumah sakit lain, lokasi mudah dijangkau dengan transportasi umum, promosi yang dilakukan masih belum maksimal, mengikut sertakan para staf dalam berbagai jenis pelatihan, menyiapkan admission dan papan penunjuk arah, alat-alat yang digunakan sudah modern serta selain keterbatasan sumber daya manusia juga terkendala pada dana.
Hubungan Antara Pemilihan Kategori Triase Dengan DOOR TO ECG Pada Pasien STEMI Di Instalasi Gawat Darurat Hanafiah, Yusuf; E.G Siallagan, Romauli
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.84

Abstract

Penanganan cepat terhadap STEMI sangat bergantung pada identifikasi dini melalui pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) yang dilakukan secepat mungkin setelah pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemilihan kategori triase pasien memiliki hungungan dengan door to ECG. Penelitian    ini    merupakan    penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian observasioanal     analitik, dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, Penelitian ini dilakukan di RSU H. Adam Malik Medan dari Bulan 9-12 tahun 2022. Metode sampling yang digunakan adalah total sampling dan dilakukan di ruang Pusat Kegawatdaruratan jantung RSUP H.A.M. Kategori pemilihan sampel pada penelitian ini seluruh pasien STEMI di ruang pusat kegawatdaruratan jantung RSU H.A.M. Hasil pengumpulan data didapatkan sampel sebanyak 86 orang responden Pengolahan data dilakukan melalui aplikasi SPSS. Didapatkan hasil correlation menggunakan pearson mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan demikian menunjukkan hasil terdapat hubungan antara pemilihan kategori triase dan lama waktu door to ECG pasien di ruang IGD. Kemudian nilai kekuatan hubungan adalah sebesar 0,906 yang memiliki makna hubungan sangat kuat. Dari hasil penelitian yang telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa triase yang tepat dan cepat berhubungan langsung dengan penurunan waktu door to ECG pada pasien STEMI
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemanfaatan Klinik VCT Villa Garden II Di Kabupaten Karimun Lindawati, Lindawati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.75

Abstract

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh/imunitas manusia dan menyebabkan AIDS. HIV dan AIDS merupakan penyakit yang menjadi pandemik yang mengkhawatirkan bagi seluruh masyarakat dunia. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di wilayah Asia dengan kasus HIV dan AIDS yang mengalami peningkatan. Jenis penelitian adalah survey explanatory dengan tujuan untuk menganalisis faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), faktor pendukung (dukungan tenaga kesehatan dan dukungan mucikari) dan faktor kebutuhan terhadap pemanfaatan klinik VCT Villa Garden II Kabupaten Karimun. Sampel adalah 35 orang WPS yang berada dilokalisasi Villa Garden II. Metode analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh dukungan tenaga kesehatan, dukungan mucikari dan kebutuhan yang dirasakan. Variabel yang dominan memengaruhi pemanfaatan klinik VCT adalah dukungan mucikari dengan nilai B = 0,327, Sig. 0,009, Exp (β) = 26,375. Saran kepada Pemerintah Daerah, membuat kebijakan pemeriksaan wajib berkala dengan skrining HIV dan AIDS pada setiap WPS, serta mempertimbangkan penempatan klinik VCT yang berada di Lokalisasi Villa Garden II.
Hubungan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat di RSU Indah Bagan Batu Situmorang, Helfrida; Nainggolan, Elfrida; Nisa, Era Zana
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.66

Abstract

Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara  efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan. Tugas pokok kepala ruangan adalah mengendalikan kegiatan pelayanan keperawatan diruang rawat yang berada diwilayah tanggung jawabnya. Kepala ruangan mempunyai wewenang. Kinerja adalah penampilan hasil karya personel baik kuantitas maupun kualitas dalam suatu organisasi.Metode penelitian ini adalah menggunakan    p endekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat pelaksana di RSU Indah Bagan Batu sebanyak  30 orang. Sampel pada penelitian ini semua perawat pelaksana di RSU Indah Bagan Batu sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Perencanaan Di RSU Indah Bagan Batu adalah Baik sebanyak 22 orang (73.3%), Pengorganisasian Dengan Kinerja Perawat adalah Baik sebanyak 21 orang (70.0%), Pengarahan Dengan Kinerja Perawat adalah Baik sebanyak 23 orang (76.7%), Pengawasan Dengan Kinerja Perawat adalah Baik sebanyak 25 orang (83.3%), Kinerja Perawat Di RSU Indah Bagan Batu adalah Baik sebanyak 20 orang (66.7%). Terdapat hubungan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Di RSU Indah Bagan Batu, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Peneliti menyarankan kepada manajemen rumah sakit untuk mengadakan sosialisasi tentang Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Di RSU Indah Bagan Batu.
Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui Yang Benar Di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Hajar, Siti; Hasanah, Siti
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.89

Abstract

Menurut United National Children’s Fund (UNICEF), masih tingginya angka dunia ibu yang mengalami masalah menyusui sekitar 17.230.142 juta jiwa yang terdiri dari putting susu lecet 56,4%,  bendungan payudara 36,12%, dan mastitis 7,5%. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Puskesmas Darul Imarah kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling dengan jumlah sampel 35 orang ibu nifas. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 6 s/d 24 Juni 2024 dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar sebanyak 24 responden (68,57%), pengetahuan baik tentang pengertian teknik menyusui yang yang benar sebanyak 27 responden (77,14%), pengetahuan baik tentang cara teknik menyusui yang yang benar sebanyak 24 responden (68,57%), pengetahuan baik tentang tujuan teknik menyusui yang benar sebanyak 28 responden (80%), pengetahuan baik tentang manfaat teknik menyusui yang benar sebanyak 25 responden (71,42%). Sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar. Diharapkan bagi ibu nifas agar aktif bertanya kepada petugas kesehatan atau pun bisa mengakses informasi melalui media sosial agar dari kebiasaan yang salah menjadi benar.
Formulasi Dan Uji Sediaan Lotion Pelembab Berbasis Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Super Merah (Hylocereus Costaricensis) (F.A.C. Weber) Britton & Rose Dasawanti, Yoan; Samaniyah, Siti
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 1 (2024): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i1.82

Abstract

Kulit buah naga super merah (Hylocereus costaricensis (F.A.C. Weber) Britton Rose) mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, karoten, dan fitoalbumin, yang memiliki kapasitas antioksidan tinggi serta efek antiproliferatif. Penelitian ini bertujuan memformulasikan sedian lotion pelembab berbasis ekstrak kulit buah naga super merah. Sampel diambil secara purposive dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70% kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Konsentrasi ekstrak buah naga super merah yang digunakan yaitu 3%, 5%, dan 7%. Stabilitas sediaan lotion dilakukan selama enam siklus (cycling test). Evaluasi sediaan lotion meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji iritasi kulit, dan uji kelembaban kulit. Hasil menunjukkan bahwa sediaan lotion stabil selama penyimpanan, dengan konsistensi sediaan  lotion berbentuk semi-padat, homogen, pH sediaan lotion 6,03-6,69, viskositas sediaan lotion 900-3459 cP, dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Berdasarkan uji keseluruhan, ekstrak kulit buah naga super merah dapat diformulasikan menjadi sediaan lotion pelembab yang efektif dan aman digunakan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Kehamilan Dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir Safitri, Yulia; Putri, Pratiwi Syah
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.71

Abstract

Pengetahuan ibu hamil tentang gizi kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pendidikan, akses terhadap informasi, dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, Menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Jumlah sampel berjumlah 35 responden, Menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan berat badan bayi baru lahir. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,02, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi selama kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir. Mayoritas ibu dalam penelitian ini berusia produktif (20–35 tahun), yang merupakan kelompok usia dengan risiko komplikasi kehamilan lebih rendah dibandingkan ibu yang berusia di atas 35 tahun. Pengetahuan ibu tentang gizi kehamilan merupakan faktor penting yang perlu ditingkatkan melalui program edukasi di layanan antenatal care (ANC). Penyediaan informasi yang tepat dan praktis mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan dapat membantu mencegah kejadian BBLR dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi .
Analisis Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Di UPTD Puskesmas Pulau Rakyat Kabupaten Asahan Wahyuni, Ade; Nuraini, Nuraini; Anggraini, Indah; Theo, Deli; Syafitri Nasution, Ramadhani
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 1 (2024): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i1.60

Abstract

Permasalahan gizi telah lama menjadi perhatian dunia. Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi sangat penting dalam upaya kita menciptakan SDM Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Pulau Rakyat Kabupaten Asahan pada bulan April- Mei Tahun 2024 dengan melakukan penelitian secara kualitatif dan menggali informasi dengan wawancara, observasi dan dokumentasi kepada 10 orang informan. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kebijakan pencegahan stunting  dari aspek SDM sudah sesuai, puskesmas menyediakan tenaga kesehatan khusus dan sesuai dengan bidangnya untuk pelayanan pencegahan dan penanggulangan stunting yang terdiri dari tenaga bidan, dokter, ahli gizi dan kesehatan masyarakat, akan tetapi kendala yang ditemukan adalah ada tenaga kesehatan yang akan pensiun dan belum ada penggantinya. Koordinasi Kebijakan Pencegahan Stunting dari Aspek Pelaksanaan (Intervensi Spesifik Dan  Intervensi Sensitif ) masih mengalami hambatan yaitu kurangnya kesadaran dari keluarga sasaran yang diakibatkan pengetahuannya yang kurang dan sikapnya yang negatif tentang penanganan balita stunting dan lebih mendengar nasehat keluarga yang tidak memiliki basic ilmu gizi, peran kader yang masih belum optimal  dalam pelaksanaan Intervensi Spesifik Dan  Intervensi Sensitif  dan kerjasama antar lintas sektor dalam menangani kasus stunting ini masih kurang.

Page 6 of 13 | Total Record : 124