cover
Contact Name
Fahruddin Kurdi
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
+6281335093901
Journal Mail Official
ebsinaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Tambakrejo, Karangmojo, Plandaan, JOMBANG, Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Al-Hijrah Indonesia
ISSN : 29646308     EISSN : 29646243     DOI : https://doi.org/10.58545/djpm
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System dengan fokus pada area sains dan teknologi. DEDIKASI SAINTEK diterbitkan oleh Al-Hijrah Indonesia setiap empat bulan dalam satu tahun yaitu pada bulan april, agustus dan desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Deep Breathing Spiritual Therapy to Reduce Pre-Circumcision Anxiety in Children in Sukoreno Village, Jember Regency: Terapi Spiritual Deep Breathing Untuk Menurunkan Kecemasan Pra-Khitan Pada Anak Di Desa Sukoreno Kabupaten Jember Kushariyadi; Rondhianto
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.124 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v1i1.36

Abstract

Health problems in the community in Sukoreno Village, Jember Regency, namely children feeling anxious and even afraid when circumcision is about to be performed. This is because children receive information from their friends which makes fear worse for no apparent reason. The family, especially the parents, also have difficulty dealing with these problems so they don't know how to handle them. Parents have never known about deep breathing spiritual therapy and its benefits in preventing or reducing anxiety and fear, especially in children who will be circumcised. The aim is to provide education or health counseling regarding deep breathing spiritual therapy to reduce anxiety in children who are about to be circumcised in Sukoreno Village, Jember Regency. Using the education or health counseling stage method, namely the orientation, work, and termination stages. Using the leaflet instrument as an extension tool. The results of the service are providing education about the meaning of deep breathing spiritual therapy, the goals and benefits of therapy, indications for therapy, benefits of therapy, mechanisms of therapy, and things that need to be considered in therapy. There were 20 children who attended. The conclusion of this dedication is that deep breathing spiritual therapy is useful in reducing anxiety in children who will be circumcised.
Building Adolescent Attitudes In Preventing Sexually Transmitted Infections In Man 1 Jombang: Membangun Sikap Remaja Dalam Pencegahan Infeksi Menular Seksual Di Man 1 Jombang Rodiyah, Rodiyah; Andayani, Sestu Retno Dwi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.397 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v1i1.38

Abstract

Sexually transmitted infections (STIs) are transmitted mainly through sexual contact. The World Health Organization (WHO) stated in 2016 that more than 1 million people suffer from STIs every day. STIs has a significant impact on sexual and reproductive health around the world. Complications from STIs can cause infertility, pregnancy disorders, growth disorders, cancer, and make it easier for someone to get infected with human immunodeficiency disease (HIV). This community service aims to increase students' knowledge about STIs. This counseling was carried out at MAN 1 Jombang with 100 students. Outreach materials include definitions, types of IMS, modes of transmission, signs and symptoms, complications, and prevention of STIs. Student knowledge before counseling is in the less category and after counseling is in a good category. MAN students are expected to be the spearhead in disseminating counseling information to families and communities to reduce the incidence and transmission of STIs in the community.
Mitigation Of Non-Natural Disaster Outbreaks Through Increasing Awareness Of The COVID-19 Protocol In Mayang Village, Jember Indonesia: Mitigasi Bencana Non-Alam Wabah Penyakit Melalui Peningkatan Kesadaran Protokol Covid-19 Pada Masyarakat Desa Mayang Jember Sutawardana, Jon Hafan; Hakam, Mulia; Nistiandani, Ana; Siswoyo, Siswoyo
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.976 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v1i1.40

Abstract

At the end of the COVID-19 Pandemic, as it is today, people tend to lose their self-awareness regarding implementing their health protocols. On the other hand, a new variant of Covid 19 threatens public health, as evidenced by the recent increase in the number of cases in Indonesia. The community needs to get educated about mitigating non-natural disasters of the Covid 19 outbreak, so they can prepare themselves when the danger of this outbreak re-emerges in the community through self-awareness of the Covid 19 Protocol. The time of health education is about 60 minutes. Health education methods are used through lectures, discussions, and demonstrations using information media such as LCD projectors, leaflets, posters, and X-banners. Understanding evaluation methods using pre-test and post-test. The community showed enthusiasm during the activity, as evidenced by the many questions asked. Participants could also practice washing their hands properly and wearing a mask. When the verbal evaluation was carried out, participants could also answer the questions the teaching team posed correctly. The results of the written test evaluation showed an increase in the average value, namely from the pre-test score of 70.5 to 90.1 for the post-test average value. The community expressed their commitment to implementing the COVID-19 protocol in their daily lives to prevent the spread of COVID-19 cases.
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Melalui Edukasi Video Animasi dan Simulasi di SMPN 3 Ambulu Jember Haristiani, Ruris; Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Al Alawi, Rafi Izuddin; Zahra, Annisa
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.394 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.42

Abstract

Bencana banjir termasuk kedalam permasalahan glodal yang dihadapi hampir seluruh Negara di dunia. Insiden dan korban terkait bencana banjir adalah yang tertinggi dalam skala global yaitu 55%. Pengetahuan merupakan faktor kunci dalam kesiapsiagaan yang mempengaruhi sikap untuk siap dan siaga menghadapi bencana. Sikap kesiapsiagaan terhadap bencana memerlukan adanya edukasi tentang kebencanaan. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir siswa SMPN 3 Ambulu. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai Kesiapsiagaan Bencana Banjir yaitu edukasi video animasi dan simulasi evakuasi terkait bencana banjir. Hasil uji Wilcoxon nilai Sig < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana banjir melalui media berupa video edukasi. Kesimpulannya terdapat pengaruh penggunaan video edukasi terhadap pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana banjir.
Screening Pertumbuhan Perkembangan dan Parenting Tumbuh Kembang Pada Usia Pra Sekolah Ulfa, Ana Farida; Kurniawati; Pujiani; Masruroh; Ghofar, Abdul; Siti Muniroh; Zuliani; Zulfikar; Rahmawati, Mamik
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.77 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.56

Abstract

Masa tumbuh kembang anak adalah golden periode bagi setiap kehidupan anak, maka sangat penting untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan, dua peristiwa yang berbeda namun saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Untuk mencapai perkembangan optimal, seluruh potensi yang dimiliki anak dapat distimulasi oleh orang tua. Sebelum melakukan stimulasi, orang tua memerlukan bekal pengetahuan tentang stimulasi pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mendapatkan gambaran status pertumbuhan dan perkembangan anak melakui skreening tumbuh kembang. Hasil kegiatan ini dapat digunakan sebagai data awal dari pengabdian masyarakat selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penerapan iptek, yaitu, skreening pertumbuhan dan perkembangan pada semua siswa di PAUD dan TK Tunas Sari dengan menggunakan formulis Kuisioner Pra Skreening Pertumbuhan (KPSP) dari Kemenskes RI dan penyadaran/peningkatan pemahaman terhadap suatu masalah dalam bentuk kegiatan Parenting untuk wali murid dan segenap guru di PAUD dan TK Tuna Sari. Hasil screening pertumbuhan dan perkembangan pada siswa di PAUD-TK Tunas Sari dengan menggunakan format pengakajian Kuisoner Pra Skreening Perkembangan (KPSP), sebagian besar berada pada kategori normal atau sesuai tugas perkembangan sesuai usia, dengan status nutrisi Sebagian besar adalah gizi baik. Hasil parenting terdapat perubahan yang signifikan pengetahuan orang tua tentang tumbuh kembang pada anak usia pra sekolah. Pendidikan yang baik didukung pengetahuan yang baik tentang pertumbuhan dan perkembangan akan mempengaruhi pola asuh keluarga, dalam hal ini adalah kemampuan memberikan stimulasi yang baik terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pencegahan Kerusakan Saraf Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Nistiandani, Ana; Sutawardana, Jon Hafan; Rondhianto
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.734 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.75

Abstract

Kerusakan saraf perifer merupakan komplikasi diabetes melitus (DM) yang dapat menyebabkan kecacatan secara permanen. Kabupaten Jember memiliki angka DM yang tinggi dan penderitanya memiliki resiko untuk mengalami kerusakan saraf perifer. Desa Mayang merupakan mitra sasaran yang membutuhkan informasi untuk mencegah kerusakan saraf perifer. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah kerusakan saraf perifer pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, diskusi, adanya evaluasi berdasarkan nilai pretes dan postes yang diberikan kepada peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan nilai pretes yang didapatkan dari rata-rata jawaban benar yaitu 41,79%. Sedangkan nilai benar rata-rata peserta postest yaitu 69,5%. Meskipun jawaban benar peserta belum mencapai 100%, dapat dikatakan bahwa terdapat peningkatan secara pengetahuan terkait diabetes melitus dan pencegahan komplikasi kerusakan saraf perifer pada peserta.Berdasarkan hasil tersebut, terdapat peningkatan nilai rata-rata jawaban benar dari peserta pengabdian kepada masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan metode diskusi dan ceramah efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Pelajar SMPN 1 Jenggawah Melalui Team Building Games Setioputro, Baskoro; Rondhianto; Siswoyo; Agustin, Agil; Rubiansyah, Getha Maharani; Ramadhan, Firman; Pasanti, Jesicha Melni; Mukarromah, Siti Murdiyati
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.508 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.99

Abstract

Gempa bumi adalah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Kota Jember merupakan salah satu kota yang terletak di sumber gempa potensial, yaitu terdapat lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia di daerah selatan Jawa Timur. Sekolah merupakan bangunan yang menampung banyak individu sehingga dapat menyebabkan korban jiwa dan material akibat gempa bumi. Siswa SMPN 1 Jenggawah, Kabupaten Jember, belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kesiapsiagaan gempa bumi., sehingga siswa tidak siap jika menghadapi bencana gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan intensi dan sikap siswa menghadapi bencana gempa bumi. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan adalah team building games. Setelah mendapatkan materi melalui ceramah, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan berjalan melalui pos-pos untuk mengaplikasikan materi yang diperoleh. Evaluasi dilakukan dengan one group pre-post test design. Pendidikan Kesehatan diikuti oleh 68 siswa. Hasil pre-test menunjukkan 13,3% siswa memiliki intensi lemah dan 17,6% memiliki sikap negative. Setelah mendapatkan Pendidikan Kesehatan dengan team building games seluruh siswa memiliki intensi positif. Sedangkan sikap negative berkurang menjadi 14,7%. Pendidikan Kesehatan dengan metode team building games bisa meningkatkan intensi seluruh siswa dalam menghadapi gempa bumi, dan menurunkan jumlah siswa yang memiliki sikap negative. Team building games dapat digunakan sebagai metode untuk meningkatkan intensi dan sikap dalam menghadapi gempa bumi bagi siswa SMP.
Edukasi Kesehatan Penyakit Tidak Menular dan Senam Hipertensi pada Masyarakat Usia Dewasa di Desa Glagahwero Jember Ati, Niken Asih Laras; Susumaningrum, Latifa Aini; Rasni, Hanny; Rizanti, Ayunda Puteri; Aridatama, Yuan Ferdi; Firmansyah, Yudha Ferdian
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.414 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.102

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 meningkat drastis secara global, terutama pada orang dewasa. Hipertensi dan diabetes melitus menimbulkan masalah kesehatan fisik dan mental, menurunkan kualitas hidup, serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan diabetes melitus serta kemampuan masyarakat dalam melakukan senam hipertensi di Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Metode pengabdian masyarakat ini meliputi lima tahapan yaitu skrining, penyuluhan kesehatan hipertensi dan diabetes melitus, pelaksanaan senam hipertensi, pengukuran tekanan darah, dan analisis data hasil skrining. Kegiatan ini menunjukkan bahwa 54,06% masyarakat mengalami hipertensi, dan 94,6% memiliki kadar glukosa darah dalam batas normal. Hasil pengukuran tekanan darah setelah pelaksanaan senam hipertensi menunjukkan 43,24% dan 67,57% peserta mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan bermakna rata-rata tekanan darah sistolik (p-value 0,000) dan diastolik (p-value 0,000) masyarakat sebelum dan sesudah senam hipertensi. Pengabdian masyarakat ini mengungkapkan pentingnya penyuluhan kesehatan untuk penatalaksanaan hipertensi dan pencegahan diabetes melitus serta pentingnya senam hipertensi untuk mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan kesehatan secara rutin tentang penyakit tidak menular khususnya hipertensi dan diabetes melitus, serta melakukan senam hipertensi secara berkala untuk menjaga derajat kesehatan masyarakat.
Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Non-Organik Serta Pengadaan Tempat Sampah Organik dan Non-Organik Wahyuningsih, Sri; Widiati, Bidarita; Melinda, Tina; Abdullah, Taufik
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.533 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.103

Abstract

Masalah sampah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, karena segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia berpotensi menghasilkan sampah. Pemisahan sampah organik dan non organik sejak awal memudahkan proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan tambahan informasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah yang benar. Selain sosialisasi pada pengabdian masyarakat ini juga dilakukan pengadaan tempat sampah organik dan non organik untuk memudahkan masyarakat dalam memilah sampah. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosialisasi dengan media power point. Pada saat sosialisasi, masyarakat terlihat sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan dan mengucapkan terima kasih atas pengadaan tempat sampah organik dan non organik sehingga masyarakat dapat dengan mudah menerapkan ilmu yang didapat. Akibat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, masyarakat menjadi lebih peduli terhadap lingkungan dan terjadi peningkatan pemahaman terkait pemilahan sampah secara mandiri. Untuk tim pengabdian selanjutnya diharapkan dapat memberikan sosialisasi lebih lanjut mengenai pengolahan sampah organik dan non organik sehingga memiliki nilai ekonomis.
Upaya Penurunan Tingkat Nyeri Sendi Pada Lansia Melalui Senam Lansia Di Wisma Teratai UPT PSTW Jember Kurdi, Fahruddin; Rasni, Hanny; Lestari, Purwita; Handayani, Wiwin; Sari, Karinda Evita; Mitasari
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.813 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.106

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun. Seiring dengan perubahan usia, lansia mengalami perubahan fisik spiritual dan emosional. Salah satu perubahan fisik pada lansia seperti sistem muskuloskeletal yaitu nyeri sendi. Tujuan dari pengabdian ini yaitu menerapkan senam lansia dalam rangka menurunkan tingkat nyeri pada lansia. Pada pengabdian ini dilakukan terapi senam lansia kepada 11 lansia di wisma teratai UPT PSTW Jember dengan metode demonstrasi. Untuk mengetahui tingat keberhasilan dilakukan uji statistik Wilcoxon dengan SPSS 21. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa tingkat nyeri pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia p value = .317 (>0.05) yang berarti tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah senam lansia terhadap tingkat nyeri pada lansia di wisma teratai PSTW Jember yang menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah senam lansia dikarenakan senam lansia masih dilakukan sebanyak 2 kali sehingga belum menunjukkan pengaruh yang optimal, namun sebenarnya terdapat hubungan antara senam lansia dan nyeri sendi. Keberhasilan senam lansia terhadap penurunan skala nyeri sendi dapat dilakukan minimal 30 menit per hari selama 5 kali dalam 1 minggu, apabila lansia memiliki masalah hipertensi dan kolesterol dianjurkan melakukan senam lansia selama 40 menit dengan intensitas 3-4 kali dalam seminggu.

Page 2 of 10 | Total Record : 100