cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakasakti@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
ISSN : -     EISSN : 29630940     DOI : -
Journal on Health, Science, and Technology (JAKASAKTI) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. The Journal of Jakasakti is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Health, Science and Technology. Jakasakti is issued three times a year on April, August, and December. The Jakasakti invites manuscripts in the various topics include functional areas of Biology, Biological and Bio System Engineering, Food and Agriculture Engineering, Community Based Health, Medical Record, Physical Therapy, Physiotherapy, Psychology, Computer Science and Engineering, Computers, Computer Information System, Internet, Multimedia in Engineering Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 352 Documents
Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea americana Mill.) dan Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc var. rubrum) Putri, Ni Putu Diah Paramita; Sari, Ni Kadek Yunita; Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Permatasari
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2692

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti lebih lanjut terkait jenis dan jumlah kadar total senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun alpukat dan rimpang jahe merah yang berpotensi sebagai obat herbal. Pada penelitian ini akan dilakukan skrining fitokimia kualitatif dan kuantitatif ekstrak etanol daun alpukat dan rimpang jahe merah yang diperoleh dari Desa Taro Provinsi Bali. Pada penelitian ini, ekstraksi sampel dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia kualitatif dilakukan melalui reaksi uji warna pada golongan senyawa fenol, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid dan terpenoid, sedangkan skrining fitokimia kuantitatif secara spesifik hanya dilakukan pada senyawa fenol dan flavonoid menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil skrining fitokimia kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun alpukat positif mengandung senyawa flavonoid, fenol, alkaloid, saponin, tanin, steroid dan terpenoid, sedangkan ekstrak etanol jahe merah positif mengandung senyawa flavonoid, fenol, saponin, steroid dan terpenoid. Hasil skrining fitokimia kuantitatif menunjukkan jumlah kadar total fenol ekstrak etanol daun alpukat sebesar 8814.32 mg GAE/100g, jumlah kadar total fenol ekstrak etanol rimpang jahe merah sebesar 4725.16 mg GAE/100g, jumlah kadar total flavonoid ekstrak etanol daun alpukat sebesar 624.30 mg QE/100 g, jumlah kadar total flavonoid ekstrak etanol jahe merah sebesar 241.86 mg QE/100 g.
Studi Etnobotani Tanaman Obat di Desa Taro Gianyar Bali Buu, Ani Wini; Sari, Ni Kadek Yunita; Lestari, Ni Kadek Dwipayani; Permatasari, Anak Agung Ayu Putri
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2693

Abstract

Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati flora dan fauna yang sangat beragam. Disamping itu, Indonesia juga memiliki beragam etnik, dengan berbagai kekhasan tradisinya, termasuk pengetahuan lokalnya. Salah satu pengetahuan lokal atau tradisional masyarakat Indonesia adalah pengetahuan tentang penggunaan tanaman obat Penelitian telah dilakukan terhadap masyarakat Desa Taro yang sampai saat ini masih menggunakan tanaman sebagai obat dalam mengobati berbagai jenis penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data jenis-jenis tanaman,mengetahui bagian bagiannya, serta menemukan cara pengelolaan dan pemanfaatannya sebagai tanaman obat tradisional oleh masyarakat Desa Taro Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Random Sampling,berdasarkan informasi dari pengobat, dan anggota masyarakat pada masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Taro terdapat 28 spesis dari 23 famili tanaman yang dimanafaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Cara mengolah tanaman tersebut dalam pengobatan tradisonal yaitu direbus lalu diminum, ditumbuk lalu diminum, di haluskan lalu dioleskan, di bakar lalu diminum, diparut lalu dioleskan, diparut lalu diminum, dikunyah lalu diminum. Namun masyarakat lebih sering menggunakan ramuan dengan cara direbus lalu diminum kepasien yang sakit. Bagian yang paling banyak digunakan masyarakat Desa taro sebagai bahan pengobatan pada penggunaan daun.
Sistem Informasi Booking Tour Package pada Bumdes Munggu Berbasis Web Putra, I Gede Yoga Pratama; Datya, Aulia Iefan; Prawira, Agus Tommy Adi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2694

Abstract

Saat ini dengan zaman yang sudah digital membuat desa wisata belomba-lomba untuk membuat website pemesanan tiket tour yang mudah digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi wisata yang dapat menyajikan dan memberikan informasi wisata dan budaya yang ada di Pantai Munggu. Adapun latar belakang dari penelitian ini diangkat berdasarkan kebutuhan akan adanya sebuah sistem informasi yang dapat memberikan informasi menyeluruh secara cepat dan akurat, karena saat ini penyampaian informasi mengenai objek wisata di Pantai Munggu belum cukup mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Dengan adanya Sistem Informasi ini dapat mempermudah BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) dalam mengelola informasi wisata dan memudahkan wisatawan dalam pembelian tiket.
Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir yang Menyusun Skripsi Raharjani, Ayu; Widarnandana, I Gde Dhika; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2695

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah permasalahan umum yang terjadi di setiap institusi pembelajaran. Adanya prokrastinasi akademik dapat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi akademik dan juga kualitas kesehatan mental dari prokrastinator itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan model pendekatan studi kasus, dengan subjek mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Pengambilan data menggunakan data wawancara sebagai data utama. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prokrastinasi diakibatkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Meskipun ketiga narasumber melakukan prokrastinasi akademik yang sama, adanya perbedaan trait kepribadian antara narasumber memberikan hasil yang berbeda. Narasumber dengan kecenderungan introver dan pesimistis cenderung lebih sulit untuk menyelesaikan skripsinya dibanding narasumber dengan kecenderungan ekstrover dan optimistis.
Analisis Sentimen mengenai Pembelajaran Hybrid Menggunakan Algoritma Support Vector Machine Jeven, Fabianus I Made; Feoh, Gerson; Ardiada, I Made Dwi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2696

Abstract

Media sosial Twitter telah menjadi platform populer bagi pengguna untuk berbagi informasi, berinteraksi, dan memperoleh pengetahuan termasuk dalam bidang Pendidikan dengan metode pembelajaran hybrid yaitu menggabungkan metode pembelajaran secara online dan offline. Namun, tingkat kepuasan pengguna Twitter terhadap metode pembelajaran hybrid masih menjadi perhatian utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen tingkat kepuasan pengguna Twitter terhadap pembelajaran hybrid menggunakan algoritma Support Vector Machine. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan algoritma Support Vector Machine untuk mengetahui akurasi yang dihasilkan oleh metode Support Vector Machine dan untuk menganalisis sentimen kepuasan pengguna Twitter terkait pembelajaran hybrid. Hasil dari klasifikasi dengan metode algoritma Support Vector Machine setelah dilakukan pengujian mendapatkan hasil tingkat accuracy 68,33%, precision negatif 71,15%, precision positif 50%, recall negatif 90,24% dan recall positif 21,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang puasnya mahasiswa dengan diterapkan metode pembelajaran hybrid, hal ini dapat merugikan dirinya sendiri dikarenakan kurangnya pemahaman dari materi yang diberikan pernyataan ini berdasarkan 69,5% ulasan negatif dan 30.5% ulasan positif.
Dampak Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung Mahayathi, Ida Ayu Manik; Susanto, Agus Donny; Wasita, Rai Riska Resty
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2697

Abstract

Pengembalian rekam medis rawat inap sesuai dengan Standar Prosedur Operasional di rumah sakit yaitu 1x24 jam setelah pasien pulang. Berdasarkan data pada bulan Juli tahun 2021, keterlambatan pengembalian rekam medis yaitu 211 (34,8%) dari 605 rekam medis. Keterlambatan pengembalian berdampak pada proses assembling, filling, pelayanan pasien, klaim BPJS dan pelaporan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keterlambatan pengembalian rekam medis rawat inap terhadap assembling, filling, pelayanan pasien, klaim BPJS dan pelaporan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yaitu 1 kepala rekam medis, 1 kepala klaim BPJS, 1 petugas klaim BPJS, 3 petugas assembling, 3 petugas pengambilan dan 1 kepala pelaporan. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pengembalian rekam medis berdampak pada assembling yaitu terhambat dan terjadi penumpukan rekam medis, filling yaitu tidak tersedianya rekam medis saat diperlukan di rak penyimpanan sehingga penyimpanan tidak optimal dan berdampak pada pelayanan pasien karena petugas kesulitan dalam pencarian dan pasien menunggu lama untuk memperoleh perawatan. Penelitian dapat disimpulkan bahwa keterlambatan pengembalian rekam medis berdampak terhadap assembling, filling dan pelayanan pasien.
Analisis Kelengkapan Informed Consent pada Kasus Bedah Orthopaedi Rawat Inap di RSUD Sanjiwani Gianyar Paramarta, Nyoman Bayu; Nyandra, Made; Nurata, I Wayan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2698

Abstract

Informed Consent adalah pemberian informasi pasien tentang sifat, alternatif, dan resiko dari prosedur medis yang akan dilakukan. Setelah menerima informasi, pasien dapat menyetujui atau menolak prosedur medis tersebut Tujuan yang akan dicapai penelitian ini adalah mendapatkan diskripsi secara kualitatif kelengkapan informed consent yang terdapat dalam dokumen rekam medis rawat inap pada kasus bedah orthopaedi di RSUD Sanjiwani Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi observasi terhadap berkas informed consent yang ada dalam instalasi rekam medis pasien rawat inap pada kasus bedah orthopaedi selama periode 3 bulan yaitu mulai 28 Oktober 2020 sampai dengan 30 Desember 2020, untuk kemudian dilakukan analisa terhadap kelengkapannya. Dari hasil penelitian terhadap 165 berkas informed consent yang merupakan bagian dari rekam medis yang dianalisa, didapatkan hasil dalam hal Autentifikasi pasien : Kelengkapan alamat pasien 59% dan Kelengkapan tanggal lahir 52,7%; Kelengkapan Autentifikasi pemberi layanan: Nama dokter bedah 52,7%, Nama dokter anesthesia 47,3%, Nama pemberi informasi 72,7%; Kelengkapan Jenis Informasi yang dijelaskan: Diagnosis kerja & Diagnosis banding 39,4%, Dasar diagnosis 30,3%, Tindakan kedokteran 60,6%, Indikasi tindakan 75,8%, Tata cara tindakan 33,3%, Tujuan tindakan medis 72,7%, Resiko dan Komplikasi 90,9%, Prognosis 30,3%, Alternatif dan Resiko 42,4%, Hal lain yang dilakukan 21,2%; Autentifikasi Pernyataan: Autentifikasi pernyataan telah memberi informasi 96,3% dan Autentifikasi pernyataan telah menerima informasi 92,1%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kelengkapan informed consent pada pasien rawat inap kasus bedah orthopaedi di RSUD Sanjiwani Gianyar adalah masih kurang.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Klaim Asuransi Pasien BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Mariyani, Komang Trisna Dewi; Suarjana, Nyoman; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2699

Abstract

Klaim JKN adalah pengajuan biaya perawatan pasien peserta JKN kesehatan, dilakukan secara kolektif dan ditagihkan pada pihak BPJS tiap bulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staf Rumah Sakit Prima Medika yang berjumlah 567 orang dan Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 petugas kesehatan. Berdasarkan data awal yang dilakukan pada bulan Oktober 2021 di RS Prima Medika Denpasar, pasien BPJS pada bulan Januari sampai Juni 2021 berjumlah 950 pasien rawat inap dan sebanyak 657 klaim yang diajukan kepada petugas BPJS. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi proses klaim asuransi pasien BPJS rawat inap di RS Prima Medika Denpasar dilihat dari segi kelengkapan dokumen seperti surat perintah rawat inap, Surat Eligibilitas Peserta, resume medis, billing pembayaran dan pemeriksaan penunjang karena dokumen-dokumen tersebut dalam waktu 14 hari akan di lakukan proses verifikasi berkas. Jika ada berkas yang tidak dilengkapi maka dapat menghambat proses verifikasi dan proses pembayaran. Hal ini terjadi karena ada kendala pada petugas rekam medis terutama pada bagian Casemix dalam proses koding pasien BPJS adalah memilih kode ICD X dan ICD IX yang sesuai dengan resume medis setiap pasien. Selain itu pada proses input data rekam medis pasien JKN juga mengalami kendala yang dikarenakan ada double rekam medis pada saat melakukan input data rekam medis. Hal ini berarti bahwa pada proses melengkapi berkas klaim BPJS pasien rawat inap belum dilakukan secara maksimal, sehingga masih ditemukan klaim BPJS yang dikembalikan pada proses verifikasi BPJS pasien rawat inap.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Patuh dan tidak Patuh terhadap Pengobatan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kediri 1 Kabupaten Tabanan Agustin, Ni Putu Diah Putri; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2700

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang semakin meningkat jumlah penderitanya setiap tahun. Pada tahun 2025, diperkirakan 1,5 miliar orang akan mengidap hipertensi, dengan 9,4 juta kematian setiap tahun yang terkait dengan komplikasi hipertensi. Prevalensi penyakit ini juga terus meningkat, diperkirakan mencapai 29% pada orang dewasa di seluruh dunia pada tahun 2025. Wanita di atas usia 65 tahun lebih rentan terhadap hipertensi daripada pria, sementara pada usia paruh baya dan remaja, laki-laki lebih sering terkena hipertensi. Pada usia 55 hingga 64 tahun, sekitar 15-20% populasi dunia menderita hipertensi. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah dalam arteri terus meningkat. Dalam keadaan istirahat, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik di atas 140 mm Hg dan tekanan diastolik di atas 90 mm Hg dalam dua pembacaan yang terpisah lima menit. Faktor-faktor risiko meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, dan gaya hidup seperti merokok, konsumsi natrium berlebih, lemak jenuh, alkohol, obesitas, kurang olahraga, stres, dan estrogen. Di Indonesia, hipertensi adalah masalah serius dalam pelayanan kesehatan dasar. Prevalensi hipertensi di berbagai kelompok usia cukup tinggi, seperti pada usia 45 hingga di atas 75 tahun dengan estimasi prevalensi mencapai 69,5%. Penelitian di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, menunjukkan tingginya angka penderita hipertensi, mencapai lebih dari 50%. Bahkan di Provinsi Bali, prevalensi hipertensi mengalami peningkatan signifikan hingga 30,97% dalam lima tahun terakhir. Kepatuhan terhadap pengobatan menjadi masalah penting, terutama karena hipertensi membutuhkan pengobatan jangka panjang dan dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Inovasi dalam meningkatkan pengetahuan, dukungan keluarga, dan akses pelayanan menjadi kunci meningkatkan kepatuhan pengobatan orang yang menderita hipertensi
Uji Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Infusa Bonggol Pisang Batu (Musa Balbisiana Colla) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli Rizky, Istiqomah Novia; Sumadewi, Ni Luh Utari; Permatasari, Anak Agung Ayu Putri
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2701

Abstract

Kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli menyebabkan berbagai penyakit infeksi seperti pada saluran pencernaan hingga meningitis. Pemberian antibioti umum digunakan menangani penyakit infeksi. S. aureus dan E.coli telah dilaporkan memiliki resistensi tinggi terhadap antibiotik. Pisang batu (Musa balbisiana Colla) memiliki senyawa yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Bagian buah pisang batu biasa digunakan masyarakat sebagai obat tradisional namun pada bagian bonggol belum dimanfaatkan secara maksimal. Masyarakat secara umum belum mengetahui manfaat bonggol pisang batu di bidang kesehatan, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai aktivitas antibakteri infusa bonggol pisang batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa yang dapat bertindak sebagai antibakteri dan aktivitas antibakteri infusa bonggol pisang batu (M. balbisiana Colla). Jenis penelitian ini eksperimental laboratorik secara in vitro dengan 4 perlakuan pada setiap kelompok pelarut, yaitu perlakuan menggunakan pelarut polar (etanol) dan pelarut non-polar (n-heksana) dan 2 perlakuan kelompok kontrol yaitu etanol dan n-heksana sebagai kontrol (-), gentamisin sebagai kontrol (+). Pengujian yang dilakukan meliputi uji fitokimia dan uji daya hambat antibakteri dengan metode sumuran. Hasil uji fitokimia menunjukkan infusa bonggol pisang batu (M. balbisiana Colla) pelarut etanol memiliki senyawa aktif berupa flavonoid dan tanin, pelarut n-heksana memiliki kandungan senyawa aktif berupa flavonoid, triterpenoid. Data hasil uji antibakteri menunjukkan infusa pelarut n-heksana mengasilkan daya hambat sebesar 3,16 mm terhadap bakteri S.aureus dan E.coli.