cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakasakti@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
ISSN : -     EISSN : 29630940     DOI : -
Journal on Health, Science, and Technology (JAKASAKTI) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. The Journal of Jakasakti is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Health, Science and Technology. Jakasakti is issued three times a year on April, August, and December. The Jakasakti invites manuscripts in the various topics include functional areas of Biology, Biological and Bio System Engineering, Food and Agriculture Engineering, Community Based Health, Medical Record, Physical Therapy, Physiotherapy, Psychology, Computer Science and Engineering, Computers, Computer Information System, Internet, Multimedia in Engineering Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 377 Documents
Manajemen Pengelolaan Obat di UPTD Puskesmas Marga II Kabupaten Tabanan Yudiani, Ni Nyoman; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3613

Abstract

Puskesmas sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan memberikan berbagai pelayanan. Satu pelayanan yang diberikan adalah pelayanan obat atau farmasi. Pengelolaan obat yang kurang baik akan mengakibatkan persediaan obat mengalami stagnant dan stock out. Obat yang mengalami stagnant memiliki risiko kadaluwarsa dan kerusakan bila tidak disimpan dengan baik. Puskesmas Marga II mengalami peningkatan obat kadaluarsa dalam periode waktu 3 tahun mulai tahun 2019 sampai dengan tahun 202.Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen pengelolaan obat. Metode penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif, melalui teknik wawancara mendalam. Penentuan informan dengan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Informan berjumlah 6 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2023. Hasil penelitian menunjukan tahap perencanaan obat menggunakan 2 metode meliputi metode konsumsi dan morbiditas. Seleksi kebutuhan obat menggunakan formularium nasional dan DOEN. Sumber dana pengadaan obat dari dana APBD/DAK dan BLUD. Pengadaan obat menggunakan metode e-Purchasing. Administrasi penerimaan obat dilakukan secara elektronik menggunakan website Simokata. Penyimpanan obat berdasarkan alfabetis dan berdasarkan bentuk sediaan. Pendistribusian obat dilakukan secara push distribution dan pull distribution. Pencatatan dan pelaporan obat berjalan dengan baik namun pernah terjadi perbedaan jumlah obat antara fisik barang dengan kartu stok. Pemusnahan obat tidak pernah dilakukan di puskesmas.
Implementasi Sistem Informasi Pembayaran SPP Berbasis Web (Studi Kasus: SMAN 1 AESESA) Ngao, Rafael; Feoh, Gerson; Rahayu, Prastyadi Wibawa
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3629

Abstract

Sistem informasi memainkan peran krusial dalam organisasi dengan mendukung pengolahan transaksi, operasi, manajerial, serta kegiatan strategis, dan menyediakan laporan untuk pihak luar. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi keuangan untuk SMAN 1 AESESA, Nusa Tenggara Timur, menggunakan metode Waterfall yang meliputi fase perencanaan, desain, implementasi, verifikasi, dan pemeliharaan. Metode ini dipilih untuk menghasilkan sistem berkualitas tinggi melalui pendekatan sistematis. Saat ini, SMAN 1 AESESA masih menggunakan pencatatan manual dan Microsoft Excel untuk pengelolaan keuangan, yang sering menimbulkan ketidak akuratan data dan kesalahan input. Dengan menerapkan sistem informasi keuangan berbasis PHP dan HTML serta MySQL sebagai database, penelitian ini bertujuan mengotomatisasi pencatatan transaksi dan menghasilkan laporan keuangan yang akurat. Sistem baru ini diharapkan meningkatkan efisiensi administrasi keuangan sekolah dan meminimalkan kesalahan pencatatan manual, mempermudah perhitungan dan pengelolaan data keuangan.
Pemetaan Penyakit HIV/AIDS Berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) di Tabanan Tahun 2021 Dwiguna, Dewa Made Hengki; Adisanjaya, Nyoman Ngurah; Wasita, Rai Riska Resty
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3631

Abstract

GIS atau sistem informasi berbasis pemetaan dan geografis adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang terkait dengan sistem pemetaan dan analisis. Menurut data yang diperoleh saat ini dari rumah sakit umum daerah Tabanan diperoleh 6276 kasus. Adapun rancangan penelitian yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif dipilih bertujuan membuat deskripsi yang akurat, faktual dan sistematis mengenai gambaran pemetaan distribusi penyebab penyakit HIV/AIDS. Dalam menghitung sampel pada penelitian ini menggunakan sampel yang diperoleh sebesar 376 sampel. Pemetaan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tabanan dengan penderita sangat tinggi adalah kecamatan Tabanan dengan 98 kasus, Kecamatan ABS dengan kasus sedang yaitu kecamatan Salemedeg dengan kasus 52, Kecamatan dengan kasus rendah yaitu Kecamatan Penebel 48 kasus, Kecamatan Marga 31 kasus, dan kasus sangat rendah adalah pada Kecamatan Baturiti 24 kasus dan kecamatan Pupuan 11 kasus. Hasil perhitungan klasifikasi diperoleh sebaran kasus HIV/AIDS yang diklarifikasikan menjadi 5 kategori yaitu mulai dari sangat rendah. Rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Yang didominasi oleh jenis kelamin laki-laki berjumlah 191 orang, berusia rata-rata 30-39 tahun, dan didominasi dengan pekerjaan tenaga non profesional/karyawan.
Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Perawat di Puskesmas I Denpasar Timur Parasuari, Luh Diah; Sugianto, Made Agus; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3632

Abstract

Beban kerja yang tinggi dalam pemberian keperawatan apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga yang cukup maka akan memengaruhi kualitas tenaga dalam pemberian pelayanan. Beban kerja sebagai salah satu komponen penting dalam perhitungan kebutuhan tenaga dengan metode Workload Indicator of Staffing Need (WISN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga perawat di Puskesmas 1 Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan analisis data kuantitatif dengan metode WISN. Penentuan responden dilakukan dengan teknik total population sampling sebanyak 16 responden yang merupakan tenaga perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian didapatkan waktu kerja tersedia perawat adalah 241 hari/tahun atau 90.375 menit/tahun. Penggunaan waktu kerja perawat untuk kegiatan produktif sebesar 89,75% yang terdiri dari kegiatan produktif langsung sebesar 50,71% dan kegiatan produktif tidak langsung sebesar 39,04%, yang berarti sudah melebihi standar optimal yakni sebesar 80%. Kesimpulan dari penelitian ini, didapatkan kebutuhan tenaga perawat di Puskesmas I Denpasar Timur sebanyak 23 orang, sedangkan jumlah tenaga perawat yang tersedia sebanyak 16 orang sehingga masih terdapat kekurangan tenaga perawat sebanyak 7 orang. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban kerja yaitu memanfaatkan teknologi dan sistem informasi dalam manajemen pelayanan keperawatan.
Tingkat Kepuasan Pasien pada Pelayanan METAKON di Rumah Sakit Umum Daerah Singasana Kabupaten Tabanan Adi, Made Restu Sanjaya; Kurniati, Ni Made; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3633

Abstract

Di RSUD Singasana terdapat pelayanan telemedis yang memiliki nama pelayanan METAKON (Medical Electronik, Tanya dan Konsultasi), pelayanan ini merupakan suatu inovasi untuk memberi layanan komunikasi kepada masyarakat ke dokter spesialis terkait permasalahan kesehatan yang dialami sehingga memudahkan pasien mendapat informasi tentang kondisi yang di alami. Pelayanan ini merupakan pelayanan konsultasi antara pasien kepada dokter spesialis melalui aplikasi WhatsApp Messenger, terdapat 15 dokter spesialis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien pada pelayanan “METAKON” di Rumah Sakit Umum Daerah Singasana Kabupaten Tabanan dilihat dari Dimensi kualitas yaitu ketanggapan (responsiveness), keandalan (reliability), empati (empathy), jaminan (assurance), serta penampilan (tangible). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Metode deskriptif yang diterapkan memiliki tujuan dalam merepresentasikan kondisi dalam situasi yang objektif serta memperoleh bayangan tentang pandangan pasien dalam memperoleh pelayanan “METAKON” di RSUD singasana Kabupaten Tabanan. Hasil penelitian menunjukan keseluruhan responden hanya berkonsultasi dengan 7 Dokter Spesialis dari total 15 Dokter Spesialis yang ada di RSUD Singasana. Hasil kepuasan terbesar terdapat pada dimensi Empathy dengan nilai kepuasan sebesar 89,2% dan terendah pada dimensi Tangibles dengan nilai kepuasan sebesar 81,8%.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpukan beberapa hal sebagai berikut nilai kepuasan yang di peroleh pada dimensi Reliability sebesar 88,4% (sangat puas), dimensi Responsiveness sebesar 83,1% (puas), dimensi Assurance sebesar 88,6% (sangat puas), dimensi Empathy sebesar 89,2% (sangat puas), dimensi Tangibles sebesar 81,8% (puas).
Rancang Bangun System Inventory Berbasis Web dengan Menggunakan Metode Waterfall (PT. Nusantara Prima Djaya) Dola, Richardus; Gunawan, Putu Wida; Rahayu, Prastiyadi Wibawa
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3634

Abstract

Perusahaan yang efektif dalam manajemen persediaan dapat meningkatkan keuntungan dan mencegah kerugian akibat ketidakmampuan memenuhi permintaan pelanggan. PT. Nusantara Prima Djaya, sebuah perusahaan suplemen di Denpasar, menghadapi masalah terkait pencatatan persediaan yang masih dilakukan secara manual. Sistem manual ini memunculkan risiko seperti kehilangan data dan ketidakakuratan laporan. Penelitian bertujuan rancang sistem inventory berbasis web untuk gantikan metode manual. Sistem ini menggunakan metode waterfall, yang dikenal dengan pendekatan terstruktur dan berurutan dalam pengembangan perangkat lunak. Model waterfall dipilih karena kemampuannya untuk menghasilkan sistem yang terkomputerisasi dengan waktu pengembangan yang relatif singkat dan melibatkan pengguna dalam proses perencanaan. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kehilangan data, dan mempermudah administrasi pencatatan produk masuk dan keluar. Penelitian ini menunjukkan bahwa transisi dari sistem manual kesistem berbasis web dapat memberikan manfaat signifikan dalam pengelolaan persediaan dan meningkatkan responsivitas perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan.
Gambaran Anak Perempuan Etnis Hindu Bali yang Mengalami Toxic Parents Sari, Anak Agung Deby Purwita; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Rosalina, Tio; Wiriana
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3635

Abstract

Toxic Parents merupakah sebutan dari disfungsional family, dimana orangtua tidak memperlakukan anaknya dengan baik dan tidak memperdulikan kebutuhan psikologis anak. Pola asuh toxic dapat terbentuk melalui lingkungan sekitar dan budaya. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran toxic parents yang diterima oleh anak Perempuan Etnis Hindu Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga narasumber anak Perempuan Etnis Hindu Bali mendapatkan perlakuan toxic dari orangtua mereka, Adapun perlakuan toxic yang narasumber terima adalah kekerasan fisik, disbanding-bandingkan dan dibentak dengan kata-kata kasar. Perilaku toxic orangtua tersebut bersumber dari lingkungan sekitar dan budaya yang turun dari generasi ke generasi.
Tinjauan Literatur: Efektivitas Aplikasi Kesehatan Digital dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Penyakit Kronis Saragih, Indah Aulia Pratiwi; Winanti, Sumi Fitri; Fadillah, Indah; Purba, Sri Hajijah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3636

Abstract

Mengingat durasi yang berlarut-larut dan potensi kerusakan yang tidak dapat dipulihkan, penyakit kronis telah muncul sebagai masalah kesehatan utama di seluruh dunia, yang berkontribusi terhadap sekitar 36 juta kematian pada tahun 2014. Penyakit-penyakit ini menjadi lebih umum karena kombinasi faktor gaya hidup modern dan genetika. Dalam hal ini, aplikasi mobile health (mHealth) menjadi inovasi telemedicine yang memanfaatkan perangkat digital untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas perawatan medis. Studi ini meneliti seberapa baik mHealth bekerja untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada individu dengan penyakit kronis, menunjukkan bagaimana aplikasi seperti Telenursing dan Alarm Obat (AMINO) dapat membantu pasien dengan pengingat resep, pemantauan, dan konsultasi. Dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis berdasarkan aliran PRISMA, teknik penelitian ini berkonsentrasi pada makalah-makalah terbaru yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa mHealth meningkatkan manajemen diri pasien serta kepatuhan terhadap pengobatan, dengan dukungan sosial dari keluarga dan tenaga medis profesional yang berperan penting dalam mencapai hasil pengobatan terbaik. Oleh karena itu, di era digital, mHealth memiliki harapan yang signifikan untuk meningkatkan standar perawatan bagi penderita penyakit kronis.
Telemedicine sebagai Alternatif Pelayanan Kesehatan Primer: Literature Review Amelia, Amelia; Samosir, Fani Nurhadizah; Purba, Sri Hajijah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3637

Abstract

Studi tentang telemedicine di Indonesia sebagai pengganti layanan kesehatan primer. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki keberhasilan dan kesulitan yang dihadapi dalam implementasi telemedicine, terutama selama dan setelah epidemi COVID-19. Frasa pencarian seperti "telemedicine" dan "COVID-19" digunakan untuk menganalisis publikasi terkait dari tahun 2020 hingga 2024 sebagai bagian dari metodologi tinjauan literatur. Temuan menunjukkan bahwa telemedicine telah muncul sebagai alat yang signifikan untuk menurunkan biaya perawatan kesehatan dan meningkatkan akses terhadap perawatan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Namun, untuk menjamin keberhasilan penerapannya, isu-isu seperti kesadaran masyarakat, privasi data, dan undang-undang masih perlu diselesaikan. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa meskipun telemedicine memiliki banyak keuntungan, seperti peningkatan efisiensi dalam pemberian layanan kesehatan, namun diperlukan regulasi yang lebih baik dan kapasitas tenaga kesehatan yang lebih baik untuk memastikan penggunaannya secara etis dan berhasil. Studi ini menawarkan informasi baru yang penting tentang bagaimana telemedicine dapat mengubah sistem layanan kesehatan di Indonesia.
Optimization of Lip Cream Formula with Teak Leaf Extract (Tectona grandis L.f.) and Carnauba Wax Base Using the Simplex Lattice Design Method Anik Zahrotul Mungizah; Afi Sania Rosanti; Riza Dwiningrum; Mida Pratiwi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i3.4284

Abstract

Lip cream is a decorative cosmetic preparation that functions to beautify and moisturize the lips. However, most lip cream still use synthetic colorants that are toxic and cause irritation, such as Rhodamin B. Therefore, teak leaf extract (Tectona grandis L.f.), which contains anthocyanins, wa chosen as the base due to its physical properties that support the stability of the formulation. This study aimed to optimize the lip cream formula using a combination of teak leaf extract and carnauba wax, analyzed through the Simplex Lattice Design method. The study used an observational method involving various formulations with different concentrations of teak leaf extract and carnauba wax, followed by evaluation of physical properties, including organoleptic characteristics, ph, homogenity, protective ability, spreadability, and adhesion. The optimal formula was found at 5% teak leaf extract and 15% carnauba wax, with an average ph of 6, spreadability of 6,2 cm, and adhesion of 4,11 seconds. The preparation appeared homogeneous, stable, and effective in protecting the lips. The combination of teak leaf extract and carnauba wax can be formulated into a natural lip color cometic preparation that meets quality standards, maintains stability, and is safe for use.