cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 4 (2022)" : 15 Documents clear
Diversifikasi Produk Herbal Serbuk Instan Jahe Merah dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu Awik Puji Dyah Nurhayati; Alfani Raziful Dwi Ersandy; Noor Nailis Sa'adah; Edwin Setiawan; Nova Maulidina Ashuri; Adik Mayang Indiani; Agus Wahyudi; Ratna Rintaningrum; Ni Wayan
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.034 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.88

Abstract

Desa Oro-oro Ombo memiliki letak yang strategis di dekat Kota Batu dengan kondisi iklim yang sangat mendukung untuk pertanian tanaman dan produk herbal. Pada tahun 2003 WHO merekomendasikan pemanfaatan obat tradisional dan herbal untuk kesehatan, baik untuk pencegahan maupun pengobatan, terutama penyakit kronis, degeneratif, dan kanker. Namun bertolak belakang dengan pernyataan tersebut, konsumsi obat herbal di kalangan generasi muda menunjukkan penurunan. Penyebabnya terutama karena rasanya yang pahit dan tidak praktis. Maka dari itu perlu adanya diversifikasi produk herbal untuk menarik minat generasi muda terhadap obat herbal. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mendiversifikasi produk minuman herbal dari jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum), kapulaga (Amomum compactum), dan secang (Caesalpinia sappan L.) serta mengolahnya menjadi produk berbentuk serbuk sehingga lebih praktis. Pembuatan serbuk instan dilakukan dengan memvariasikan perbandingan jahe merah, kapulaga, dan secang (J1; J2; J3; dan J4). Proses pembuatan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu penghalusan, pencampuran, dan pemanasan. Hasil uji organoleptik terhadap rasa, aroma dan warna menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada parameter rasa dan warna sedangkan aroma tidak berbeda secara signifikan pada semua sampel. Berdasarkan uji indeks efektivitas perlakuan terbaik adalah J1 dengan komposisi 300 g jahe merah, 8 biji kapulaga, dan 20 serut kayu secang.
Produk Herbal Ramah Lingkungan di Desa Oro-oro Ombo- Batu Malang, Provinsi Jawa Timur Dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat Awik Puji Dyah Nurhayati; Shabrina Syifa Ghaissani; Noor Nailis Sa’adah; Edwin Setiawan; Nova Maulidina Ashuri; Nurlita Abdulgani; Dewi Hidayati; Dini Adni Navastara; Lissa Rosdiana; Didit Prasetyo
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3326.568 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.98

Abstract

Desa Oro-Oro Ombo merupakan salah satu kawasan tersertifikasi pertanian organik di Kota Batu yang memiliki potensi empon empon seperti jahe, laos, kencur, kunyit dan temulawak. Pengembangan potensi empon empon ini sangat menjanjikan karena memilik banyak khasiat untuk kesehatan. Hal ini didukung dengan beredar kabar bahwa virus corona bisa ditangkal dengan ramuan jamu, yang terdiri dari ramuan jahe yang disebut mpon-mpon atau empon-empon. Permasalahan dalam kegiatan pengabdian ini adalah bahwa pengolahan empon empon masih sederhana, yaitu hanya dijual dalam kondisi segar ataupun produk jamu. Empon empon hanya dimanfaatkan sebagai tambahan produksi pertanian saja, belum dilakukan pengembangan teknologi untuk membuat produk herbal yang bernilai ekonomi tinggi. Beberapa produk jamu belum memenuhi standar sesuai standar karena bahan baku produk jamu. Solusi yang diajukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Pengembangan Teknologi Pengolahan Produk Herbal Ramah Lingkungan di Desa Oro-oro Ombo- Batu Malang, Provinsi Jawa Timur sebagai usaha peningkatan potensi daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan pembuatan produk herbal yang ramah lingkungan. Kegiatan yang dilakukan adalah persiapan, observasi, koordinasi, sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan. Target luaran yang akan dicapai dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat dari ITS ini adalah peningkatan keterampilan dan penghasilan masyarakat melalui pembuatan produk herbal yang ramah lingkungan secara mandiri bahkan bisa menjadi pemasok komoditas herbal ke daerah lain. Produk – produk herbal yang berhasil di produksi oleh tim KKN ABMAS ini meliputi: Sabun Herbal dari Kelor dan Kunyit, Djamoe Imoen sebagai Peningkat Imun Tubuh dari Jahe, Kunyit, dan Serai, Cookies dengan Selai Bunga Belimbing Wuluh, Sinom berpemanis stevia, Herbal Chewy candy, Boba herbal jahe merah, Sabun cair herbal, Produk Susu Temulawak Tubruk dengan menggunakan pemanis alami Stevia. Kegiatan pengabdian masyarakat inipun berhasil terpublikasi dengan baik melalui beberapa kanal media diantaranya: wesbite metrotimes.news, akun instagram maupun twitter Pusat Kajian KPBI ITS, serta live streaming youtube channel ITS pada saat pelaksanaan BUMDES JATIM AWARD ITS yang dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan mendukung mewujudkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan efisiensi pemanfaatan potensi empon empon sebagai produksi herbal ramah lingkungan sebagai usaha peningkatan produktivitas masyarakat. Lingkungan pertanian yang bersih, nyaman dan tertata selanjutnya dapat menjadi pionir daerah Wisata Herbal di Desa Oro-oro Ombo- Batu Malang, Provinsi Jawa Timur
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal untuk Usaha Mikro Pemotongan Ayam di Desa Jetak, Kelurahan Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Hasan Ikhwani; Setiyo Gunawan; Nur Aini Rakhmawati; Shade Rahmawati
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.286 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.109

Abstract

Konsumsi daging ayam merupakan pilihan pertama menu daging di masyarakat, dan dari tahun ke tahun menunjukkan kenaikan yang tinggi seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Daging ayam yang ada di masyarakat, terutama warung-warung makan dan yang dikonsumsi keluarga, masih perlu ditanyakan akan kehalalannya. Seiring dengan program pemerintah untuk mensosialisakan produk halal, maka kegiatan Abmas ini merupakan usaha untuk memberikan pengertian pentingnya produk halal bagi pelaku usaha potong ayam sekaligus memberikan pendampingan sertfikasi halal. Sebagai obyek adalah para pengusaha potong ayam keluarga (skala mikro) yang ada di Desa Jetak, Kelurahan Rembun, Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Dari serangkaian kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa pelaku usaha UMK Hasanah Chicken dan Best Chicken telah mengetahui pentingnya sertifikasi halal bagi proses bisnis. Pelaku usaha UMK Hasanah Chicken dan Best Chicken juga telah mendapatkan sosialisasi tentang sistem jaminan produk halal pada proses produksi. Selanjutnya, pelaku usaha UMK Hasanah Chicken dan Best Chicken telah menyusun dan mempunyai manual Sistem Jaminan Halal (SJH) serta telah mendapatkan pendampingan proses sertifikasi halal di BPJPH dan LPH LPPOM MUI.
Merajut Ekosistem Industri Halal dalam Menumbuhkembangkan Usaha Kompetitif Melalui Merdeka Belajar Setiyo Gunawan; Nur Aini Rakhmawati; Juwari; Hakun Wirawasista Aparamarta; Raden Darmawan; Yoga Widhia Pradhana; Ari Prabowo
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1321.725 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.110

Abstract

Pemerintah terus berupaya mendorong Indonesia untuk menjadi produsen produk halal. Salah satunya dengan cara membuat regulasi yakni Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengamanatkan sebuah Peraturan Pemerintah. PP 39 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH). Salah satu regulasi penting adalah berubahnya sifat sertifikasi halal yang semula voluntary (sukarela) bagi pelaku usaha, kini telah berubah menjadi mandatory (wajib). Disisi lain, Kampus Merdeka, mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi yang semaikin otonom dan fleksibel, bertujuan demi terciptanya kultur belajar yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing perguruan tinggi. Kegiatan KKN mahasiswa yang dipadukan dengan pengabdian masyarakat berbasis produk halal sangat tepat dalam menempa kemampuan dan jiwa sosial, berkarya, mendidik untuk menempa diri pada lingkungan sebenarnya. Pendampingan yang intensif dan terprogram mampu memberikan nilai tambah dan secara tidak langsung ikut mendukung berlangsungnya ekosistem industri halal. Berdasarkan capaian indikator kesiapan mitra dalam pendaftaran sertifikasi halal dan hasil diskusi dengan tim internal, maka terdapat 14 UMKM yang diberikan rekomendasi dan fasilitasi pendaftaran sertifikasi halal gratis. Adapun 5 UMKM lainnya belum dapat direkomendasikan karena terkait dengan belum dimilikinya ijin edar yang juga menjadi salah satu persyaratan dalam pengajuan pendaftaran sertifikasi halal
Pemanfaatan E-commerce dan Media Sosial Guna Meningkatkan Ekonomi dan Proses Bisnis UMKM Koppontren NURILA Bangkalan Dini Adni Navastara; Nanik Suciati; Chastine Fatichah; Handayani Tjandrasa; Agus Zainal Arifin; Zakiya Azizah Cahyaningtyas; Yulia Niza; Evelyn Sierra; Daniel Sugianto; Kevin Christian Hadinata; Salim Bin Usman; Muhammad Fikri Sunandar; Fiqey Indriati Eka Sari
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.366 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.135

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang besar dalam bidang industri dan ekonomi suatu negara. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktifitas UMKM sudah marak dilakukan. Sayangnya pemanfaatan tekonologi ini belum diterapkan pada UMKM dari Koperasi Pondok Pesantren Addimyathy Nurul Iman Labang (Koppontren NURILA). Tim pengabdi berinisiatif melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan produktifitas UMKM Koppontren NURILA. Kegiatan terbagi menjadi empat tahap yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini mengangkat topik tentang pemanfaatan e-commerce dan media sosial untuk peningkatan ekonomi dan proses bisnis UMKM. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan dilakukan secara hybrid, yaitu daring dan luring di lokasi UMKM Koppontren NURILA. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta kegiatan merasa puas terhadap kualitas materi dengan nilai 4.35 dari skala 5.
Alat Pengering Padi Portabel dengan Pemanas Elektrik yang Dilengkapi Thermocontrol guna Membantu Proses Pengolahan Padi di Desa Kembiritan Kabupaten Banyuwangi I Made Yulistya Negara; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Dimas Anton Asfani
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1317.376 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.141

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara tropis yang mengalami dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau. Memasuki akhir tahun biasanya akan terjadi musim hujan disebagian besar wilayah Indonesia yang mana sangat berdampak kepada para petani. Minimnya cahaya matahari pada musim penghujan menyebabkan para petani kesulitan untuk menjemur padi dari hasil panennya. Berkaca pada masalah tersebut, pengabdi pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupaya untuk merancang dan membuat sebuah alat pengering padi dengan efektivitas dan efisiensi yang tinggi. Alat pengering padi ini menggunakan gas sebagai bahan bakarnya dan didesain portable sehingga mudah untuk memindahkan dari lahan yang satu ke lahan yang lain. Tak hanya mengkonsep dan membuat alat pengering padi saja, tetapi kegiatan sosialisasi pun dilakukan untuk memperkenalkan cara penggunaan serta maintannace alat. Pengabdi berharap dengan adanya teknologi pengering padi portable bisa memudahkan petani dalam mengeringkan padinya.
Pelatihan Desain Grafis untuk Guru-Guru di SMP AL-Uswah Surabaya Sarwosri; Siti Rochimah; Rizky Januar Akbar; Daniel Oranova; Umi Laili Yuhana
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.489 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.170

Abstract

Semua bidang dalam kehidupan membutuhkan kemampuan desain grafis. Begitu pula di dunia pendidikan, seorang pendidik juga harus mampu menyesuaikan kemampuannya di tengah digitalisasi ini agar penyampaian materi menjadi lebih interaktif. Maka dari itu, wawasan desain grafis sangat amat penting diterapkan untuk mengembangkan kreativitas dari tenaga pendidik dan penunjang alat komunikasi sehingga dapat menghasilkan kualitas pembelajaran yang baik. SMP AL-Uswah Surabaya merupakan sekolah menengah pertama di Surabaya yang memiliki harapan agar dapat menciptakan sebuah sistem pendidikan yang dapat menjawab tantangan dari dunia pendidikan pada saat ini. Merebaknya virus COVID-19, menyebabkan banyak sekolah meminta siswanya untuk belajar di rumah. Semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online baik dengan tatap muka melalui online meeting, maupun dengan pemberian modul materi secara online. Siswa dapat belajar dengan baik dan menyenangkan jika didukung oleh media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Oleh karenanya, berbagai media belajar yang menarik dan interaktif diperlukan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini mengusulkan pelatihan desain grafis untuk mengembangkan kreativitas guru-guru di SMP AL-Uswah Surabaya. Pelatihan akan dilakukan secara online dengan menggunakan perangkat Zoom Meeting. Pelatihan meliputi bagaimana menyusun media promosi pembelajaran yang menarik dan interaktif serta bagaimana menggunakan perangkat lunak seperti Canva untuk membantu proses desain. Diharapkan melalui pelatihan ini, dapat menjadi bentuk kontribusi ITS terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia di tengah wabah COVID-19.
Model Pelatihan Inovasi Manajemen Biaya Untuk Ketangguhan Usaha UMKM Konstruksi Christiono Utomo; Retno Indriyani; Mohammad Arif Rohman; Cahyono Bintang Nurcahyo; Yusronia Eka Putri
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.124 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.208

Abstract

UMKM memiliki kepentingan untuk memahami pengelolaan biayadalam hal ketangguhan usaha dan kemampuan keberlangsungan usaha di masa pandemi berupa pengelolaan biaya proyek maupun inovasi manajemen biaya untuk fungsi manajemen perusahaan. Pelatihan menjadi salah satu bentuk penguasaan pengetahuan dan ketrampilan. Selain itu juga dalam bentuk yang lebih umum melalui Webinar yang diberikan pakar manajemen biaya proyek dan perusahaan. Ada 469 peserta dari beragam latar belakang yang sekaligus menjadi responden bagi prioritas konsep inovasi pengelolaan biaya. Melalui analisa deskriptif, didapatkan tiga bentuk inovasi paling penting untuk UMKM, yaitu pengelolaan pengambilan keputusan, manajemen berbasis aktifitas, dan manajemen rantai nilai
Pelatihan Guru SMP untuk Persiapan Asesmen Nasional (AN) (Studi Kasus Kota Surabaya) Sena Safarina; Endah RM Putri; Laksmi Prita; Nur Asiyah; Wahyu Fistia Doctorina; Valeriana Lukitosari
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.371 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.209

Abstract

Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi siswa melalui suatu pembelajaran yang dirancang berdasarkan kurikulum. Sementara, untuk mengukur kualitas pendidikan tersebut, diperlukan adanya suatu evaluasi dimana hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan perbaikan kualitas belajar-mengajar. Sehingga, secara tidak langsung, proses perbaikan tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagai bentuk evaluasi, pemenerintah mengyelenggarakan Asesmen Nasional dengan memanfaatkan tiga instrumen yaitu kompetisi minimum, literasi dan numerasi (AKM); survei karakter; dan survei lingkungan belajar. Salah satu komponen yang penting, yaitu kompetensi numerasi, yang melibatkan alat matematika berhubungan erat dengan proses belajar mengajar untuk mata pelajaran Matematika di sekolah. Telah diketahui bahwa kemampuan literasi dan matematika dari siswa sekolah di Indonesia hanya menduduki peringkat 72 dari 78 negara berdasarkan PISA 2018. Hal ini menunjukkan kualitas siswa Indonesia perlu ditingkatkan agar dapat berkompetisi pada level global. Oleh karena itu untuk, memberikan dukungan terhadap program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan menggandeng beberapa SMP di Kota Surabaya Pusat, berupa Pelatihan Guru untuk mempersiapkan Asesmen Nasional di Kota Surabaya Pusat. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan adanya peningkatkan kualitas proses belajar mengajar di beberapa sekolah tersebut sehingga mampu mencapai kemampuan kompetensi minimum yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Edukasi Sistem Jaminan Halal dan Urgensinya Bagi Masyarakat Pesisir Penggerak Ekonomi Kreatif Mukhtasor; Hasan Ikhwani; Widi Agus Pratikto; Shade Rahmawati; Dendy Satrio; Sujantoko
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.877 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.227

Abstract

Dalam masyarakat konsumen Indonesia yang sebagian besar adalah Muslim, produk bersertifikat halal menjadi standar yang awam diminta oleh stakeholder, sebagai contoh: distributor produk, karena berkaitan dengan penerimaan publik. Sayangnya, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan home industry pada umumnya masih belum memperhatikan pentingnya pemenuhan standar halal atau memiliki keterbatasan untuk mengakses informasi mengenai sertifikasi halal. Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan meningkatankan kesadaran akan pentingnya kehalalan produk dengan memberikan wawasan dan edukasi mengenai sistem jaminan halal. Objek yang menjadi fokusan adalah masyarakat pesisir penggerak ekonomi kreatif atau home industry untuk daerah-daerah pesisir.

Page 1 of 2 | Total Record : 15