cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 6 (2022)" : 15 Documents clear
Discovery Shopping eCommerce untuk Meningkatkan Pengalaman Pelanggan pada UMKM Produk Tanaman Herbal, Sayuran, dan Alat Berkebun Rully Agus Hendrawan; Ika Nurkasanah; Erma Suryani; Mahendrawati ER; Mudjahidin; Andre Parvian Aristio
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6512.165 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.119

Abstract

Discovery Shopping eCommerce (DSC) merupakan salah satu pendekatan bisnis digital dengan prinsip dasar menyediakan katalog informasi selengkap-lengkapnya terkait produk bagi konsumen yang harus disusun dalam sebuah sistem user friendly. Pendekatan tersebut saat ini masih belum familiar diimplementasikan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dimana berdasarkan CNBC Indonesia tahun 2020, hanya 13% dari 64,2 juta UMKM di Indonesia yang terdigitalisasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan website dengan pendekatan DSC untuk meningkatkan pengalaman pelanggan yang memiliki ketertarikan pada produk tanaman herbal, sayuran dan alat berkebun. Website ini akan membantu dalam 1) menginformasikan katalog produk tanaman herbal, sayuran dan alat berkebun terkini, lengkap, dan terstruktur 2) mengedukasi pengguna dalam merawat tanaman dan alat berkebun secara detail, 4) menginspirasi pengguna untuk mengkoleksi tanaman, 5) memasarkan produk UMKM bidang tanaman dan alat berkebun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dijalankan dengan beberapa tahapan yakni 1) penggalian kebutuhan dengan wawancara, 2) penyusunan desain pengalaman pengguna, 3) pengembangan website dan kurasi informasi, 4) publikasi dengan menentukan domain dan hosting, 5) pengujian dan evaluasi. Hasilnya, website DSC telah diluncurkan dan dapat meningkatkan bisnis UMKM melalui peningkatan digitalisasi produk, optimasi branding, dan peningkatan jangkauan konsumen yang lebih luas dari empat mitra kami, yaitu UMKM Produk tanaman herbal, sayuran dan alat berkebun
Sistem Penanaman Virtual Sebagai Upaya Peningkatan Daya Tarik Eduwisata, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu Hertiari Idajati; Didit Prasetyo; Iska Desmawati; Dian Saptarini; Ridho Rahman; Bagus Jati Santoso; Fatmala Ulfa Nurliyana
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2040.767 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.126

Abstract

Amke berada di Desa Oro-oro Ombo merupakan salah satu kawasan tersertifikasi pertanian organik di Kota Batu. Jenis komoditi perkebunan yang cukup potensial dan merupakan tanaman unggulan di antara lain produksi Jahe dan sereh. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Desa Oro-oro Ombo khusunya Amke memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi dengan tema tanaman herbal. Pada dalam mengembangkan wisata edukasi tersebut perlu adanya kajian lebih lanjut terkait bagaimana konsep yang akan diterapkan dalam pengemasan daya tarik wisata herbal Eduwisata Amke. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan alternatif daya tarik wisata di Amke sebagai objek eduwisata, Desa Oro-oro Ombo khususnya pada masa pandemi ini yang membutuhkan sebuah daya tarik wisata secara virtual. Salah satu konsep yang dapat diusung dalam pengembangan suatu objek wisata adalah melalui pembuatan sistem penanaman tumbuhan herbal sereh yang divisualkan dalam bentuk video animasi dan kemudian dipublikasi dalam media sosial sehingga dapat diakses dimana saja oleh pengguna smartphone.
Pemberdayaan Berkelanjutan UMKM Sadar Halal di Madiun Guna Mendukung Proses Sertifikasi Halal Mashuri; Bambang Sampurno; Achmad Choiruddin; Heru Mirmanto; Ari Kurniawan; Mohammad Haekal
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.244 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.169

Abstract

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal telah berjalan. Namun sejumlah kebijakan dari produk hukum tersebut masih belum tersosialisasikan dengan baik, terutama bagi kalangan pelaku usaha di sektor makanan dan minuman UMKM. Begitu juga yang terjadi pada sebagian penggiat UMKM di Kabupaten Madiun yang belum tahu menahu mengenai kebijakan tersebut. Mereka kurang kesadaran bahwa mengurus perizinan dan sertifikasi halal terhadap produk mereka adalah suatu hal yang sangat penting dan tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi keberlangsungan usaha mereka. Permasalahan muncul tidak hanya dari sisi sosialisasi kebijakan, namun juga dari sisi literasi pelaku UMKM dalam hal proses produksi halal yang masih rendah. Dari permasalahan tersebut, penulis mengusulkan solusi dalam bentuk sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan kepada UMKM di Madiun terkait proses produksi halal dan sertifikasi halal. Dengan demikian, program-program tersebut diharapkan dapat membantu UMKM khususnya di Kabupaten Madiun untuk mendapatkan sertifikat halal bagi produknya sehingga mampu memberikan nilai tambah dan secara tidak langsung ikut mendukung berlangsungnya kebijakan jaminan produk halal.
Kemitraan Pembangunan Desa untuk Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Waktu Kerja Petani dalam Mencapai Ketahanan Pangan melalui Pemanfataan TTG Transplanter Sistem Jajar Legowo pada Komunitas Petani NU Wilayah Cabang Jatirejo, Mojokerto Liza Rusdiyana; Suhariyanto; Bambang Sampurno; Budi Luwar Sanyoto; Mashuri
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.715 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.185

Abstract

Kelompok Tani ini memiliki tanah mereka sendiri yang terbilang cukup luas per orangnya, akan tetapi keuntungan yang mereka dapatkan dari hasil Tanah (Sawah) mereka sendiri terbilang kurang begitu besar karena ongkos yang begitu besar dalam proses penanaman hingga proses pemanenan padi, dikarenakan untuk memberi upah sekitar Rp. 60.000-, per orang per ru tidak termasuk ongkos Makan dan Rokok kalaupun ada yang merokok sedangkan kapasitas kerjanya untuk satu petak sawah membutuhkan sekitar 3-4 orang dan memakan waktu sehari penuh, sedangkan dengan menggunakan Mesin yang berada dipasaran saat ini membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk menanam 1 hektar sawah dengan ongkos Rp. 150.000-, per ru ( 1 hektar sama dengan 700 ru ). Ditinjau dari segi efisiensi masih terbilang sangat kurang dengan proses tradisional tersebut, sehingga para petani lebih memilih menggunakan mesin penanam padi yang modern tersebut, akan tetapi harga dari mesin mesin tersebut masih terbilang mahal untuk para petani dan harga sewa pun juga masih lumayan menguras kantong para petani. Proses penyemaian, penanaman hingga pemanenan yang sangat sederhana membutuhkan banyak tenaga kerja dan proses waktu yang lama. Hal ini terjadi karena petani masih menggunakan metode tanam konvensional. Komunitas Petani NU Wilayah Cabang Jatirejo saat ini mulai mencoba system jajar legowo. Sistem ini memudahkan petani untuk melakukan ativitas perawatan seperti pembersihan gulma (dadak), pemupukan, serta ternyata dengan system ini jumlah bibit tanam lebih sedikit namun hasil anakan juga bisa lebih banyak. Menurut para teman-teman petani NU ini, aplikasi penggunaan mesin penanm padi juga sangat dibutuhkan. Namun harga mesin baik pembelian maupun sewa sangat memberatkan petani. Selain itu system penanaman bibitnya juga masih sama dengan system tanam konvensional bukan system tanam jajar legowo. Berdasarkan permasalahan inilah, kami mencoba memberikan solusi agar dalam proses penanaman bibit padi ini tidak membutuhkan banyak tenaga, biaya dan waktu yang lama, yaitu dengan menciptakan sebuah alat bantu dengan mengaplikasikan sistem tanam jajar legowo yang dapat dioperasikan secara mudah untuk dapat dioperasikan oleh semua masyarakat petani dengan harapan dapat meningkatkan produktifitas, mempersingkat waktu tanam, hemat biaya serta dapat dikembangkan oleh para petani itu sendiri dengan harga yang cukup terjangkau.
Memperkuat Peranan BUMDes untuk Mewujudkan Desa Mandiri Melalui Penggunaan Teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) Budidaya Udang Vannamei Muhammad Nurif; Deti Rahmawati; Muhammad Arfan Fahmi; Zainul Muhibbin; Lienggar Rahadiantino
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.542 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.207

Abstract

Luasnya lahan sawah dan tambak di desa siderejo belum mampu memberikan dampak kesejahteraan pangan bagi masyarakat. Desa ini memiliki banyak tanah sawah tambak yang dimanfaatkan oleh penduduk desa untuk melakukan tambak udang, jenis udang yang ditambak adalah udang Vannemei. Namun tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah, mengingat luas lahan sawah tambak di Desa Siderejo cukup luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan teknologi budidaya udang Vannamei melalui peran BUMDes. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan penggunaan teknologi budidaya udang Vannamei. masyarakat ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan keterampilan penggunaan teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) budidaya udang Vannamei yang dapat mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis dan nilai tambah masyarakat.
Pembuatan Converter-kit Dual Fuel LPG-Diesel Fuel untuk Nelayan di Daerah Kenjeran Surabaya Adhi Iswantoro; I Made Ariana; Semin; Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah; Beny Cahyono
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8604.354 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.235

Abstract

Terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) beberapa daerah di Indonesia memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk nelayan. Akibatnya nelayan tidak bisa melaut mencari ikan. Salah satu metode yang bisa dipilih untuk mengatasi masalah ini untuk membantu nelayan adalah dengan bahan bakar alternatif yaitu bahan bakar gas (BBG). Tentu perlu peralatan tambahan agar mesin diesel kapal nelayan bisa beroperasi dengan BBG. Yaitu dengan modifikasi dan penambahan alat berupa converter-kit, sehingga mesin konvensional bisa menjadi mesin dual fuel. Dalam kegiatan ini kami membuat alat converter-kit untuk bisa dipasang pada mesin kapal nelayan dan menghibahkan alat tersebut kepada nelayan di daerah Kenjeran Surabaya. Dari hasil analisis yang dilakukan berdasarkan uji laboratorium, performansi mesin diesel masih stabil ketika menggunakan mode dual fuel, yaitu daya yang dihasilkan. Kemudian untuk konsumsi bahan bakar terjadi penurunan yang signifikan dengan komposisi BBM & BBG. Selain itu tingkat emisi yang dihasilkan baik itu NOx, SOx & partikel karbon turun drastis karena penggunaan gas. Dari sini kami bisa simpulkan bahwa penggunaan gas pada mode dual-fuel lebih ekonomis dan lebih ramah lingkungan.
Pemanfaatan Teknologi Pompa Hydram dan Pemetaan Drone dalam Perencanaan Distribusi Jaringan Air Bersih pada Lokasi Bencana Gempa, Desa Wirotaman Kabupaten Malang Muhammad Hafiizh Imaaduddiin; Mohamad Khoiri; Machsus; Kuntjoro; Yuyun Tajunnisa; Raden Buyung Anugraha Affandhie; Auliagitta Kumala Apsari
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4082.161 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.270

Abstract

Desa Wirotaman merupakan salah satu desa terdampak bencana gempa bumi yang terjadi pada April 2021 lalu yang berdampak pada runtuhnya beberapa bangunan dan terganggunya sistem distribusi air bersih pada beberapa lokasi. Padahal, banyak ditemukan sumber mata air di Desa ini yang seharusnya dapat memenuhi kebutuhan warganya. Namun fakta nya, perolehan sumber daya air di desa ini masih belum merata seluruhnya. Beberapa wilayah mengalami kendala air bersih sehingga warganya harus berjalan menuju sumber mata air sambil membawa jerigen-jerigen untuk kemudian dibawa ke rumah masing-masing. Untuk itu, tim abdimas melaksanakan pemasangan pompa hidram pada salah satu sumber mata air di lokasi yang sulit mengakses air bersih untuk memperpendek jarak sehingga air lebih mudah diakses oleh warga. Selain itu, dilakukan pula pengukuran GCP dan pengambilan data citra menggunakan drone. Dari kedua pengukuran ini akan didapat peta orthophoto yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan jalur perpipaan karena memuat data elevasi dan koordinat wilayah.
Sintesis dan Karakterisasi Minyak Cashew Nut Shell Liquid (CNSL) dari Limbah Kulit Biji Mete Desa Blaru, Badas, Kediri dengan Metode Press Panas Haniffudin Nurdiansah; Diah Susanti; Anni Rahmat; Fakhreza Abdul; Amaliya Rasyida; Hariyati Purwaningsih; Azzah Dyah Pramata; Retno Asih
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.394 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.275

Abstract

Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, terkenal sebagai sentra produksi kacang mete. Kacang mete yang diproduksi memiliki kualitas yang bagus, renyah, gurih, serta tahan lama. Pangsa pasarnya bahkan sampai keluar Jawa Timur, termasuk Kalimantan.Selama ini, masyarakat hanya mengolah bijinya saja sebagai makanan ringan, sementara kulit bijinya dibuang sebagai limbah atau sebagai kayu bakar. Padahal, di dalam kulit biji jambu mete terdapat minyak yang apabila di ekstrak bisa dijual dengan harga yang mahal. Minyak hasil ektraksi dari kulit biji jambu mete biasanya disebut sebagai Cashew Nut Shell Liquid (CNSL), yang sering digunakan sebagai campuran bensin, cat genteng, hingga untuk industri minyak rem. Proses pembuatan minyak CNSL dilakukan dengan menggunakan metode pengepresan panas. Sebanyak 2 kg limbah biji mete dimasukkan ke dalam alat pengepresan, ditutup, kemudian kulit mete dipress dengan menggunakan poros ulir. Kemudian selanjutnya adalah pemanasan. Kulit mete dipanaskan dalam kondisi di press sampai temperatur 900C, dan di holding selama 30 menit. Minyak yang keluar (± 200 ml), yang berwarna hitam pekat, kemudian ditampung dan di karakterisasi dengan menggunakan pengujian FTIR, Densitas, Kinematic Viscosity, Bilangan Asam, Bilangan Iodine, dan Bilangan Penyabunan. Dari hasil pengujian FTIR didapatkan bahwa senyawa yang terkandung didalam CNSL adalah asam anakardat. Densitas yang diperoleh dari pengujian adalah adalah 0.9734 gr/cm3. Nilai kinematic viscosity pada 300C adalah 355,64 centipoises. Pengujian bilangan asam menghasilkan nilai sebesar 103.92 mg KOH/gr, Bilangan Iodine sebesar 236.84 gr Iodine/100 gr, dan Bilangan Penyabunan sebesar 42,79 mg KOH/gr. Hasil ini sesuai dengan Indian Standar institute untuk syarat CNSL komersial.
“Smart Room” Media Peraga Sains yang Edukatif dan Interaktif Guna Menunjang Pembelajaran Tematik di SDN Garahan 1 Jember Nur Fadhilah; Doty Risanti; Ruri Agung Wahyuono; Dyah Sawitri; Lizda Mawarani; Zulkifli Abdullah; Maktum Muharja
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.966 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.286

Abstract

Pada pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif sehingga memperoleh pengalaman langsung untuk dapat menemukan pengetahuan yang dipelajarinya secara mandiri. Namun, di SDN Garahan 1 Jember proses pembelajaran tematik masih menggunakan metode konvensional yang bersumber dari buku dan hanya mentranfer pengetahuan atau pikiran guru kedalam pikiran siswa. Akibatnya siswa di kelas secara umum terlihat pasif, aktivitas siswa lebih banyak mencatat dan mendengarkan guru. Oleh karena itu, pada program pengabdian masyarakat ini dibuat alat bantu pembelajaran berupa “Smart Room” media peraga sains guna menunjang pembelajaran tematik di SDN Garahan 1 Jember. Alat peraga dirancang mengikuti standar kompetensi dan materi pokok pada silabus pelajaran Tematik kurikulum 2013. Pada setiap alat peraga terdapat modul yang berisi tentang petunjuk penggunaan, penjelasan ilmiah mengenai fenomena yang terjadi, beberapa pertanyaan dan sebuah artikel. Alat peraga dapat digunakan guru saat proses belajar mengajar dan dapat diakses dengan mudah oleh para siswa. Dengan adanya media peraga tersebut guru dapat lebih muda dalam penyampaian materi dan mempercepat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Sehingga dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan minat belajar  siswa, serta merangsang daya fikir dan nalar siswa.
Inovasi Pemasaran Digital Berbasis Teknologi 4.0 untuk Mendukung Jargon “Desa Berdaya Kota Berjaya” : Sebuah Studi Observasi pada Lembah Mbencirang - Desa Wisata Kebontunggul Dewie Saktia Ardiantono; Arman Hakim Nasution; Ninditya Nareswari; Sesarius Bertrand Ananda; Herlingga Arya Duta; Irena Puspita Sari; Nelvi Dwi Marlita; Naufaldy Wahyu Manggala
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.45 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.382

Abstract

Kekayaan alam Indonesia tidak hanya tempat terkemuka maupun yang sudah dikenali oleh masyarakat luas. Secara definitif, terdapat banyak sekali tempat yang dapat dieksplorasi keberaadaan dan keindahanya. Selain lima destinasi superprioritas yang diupayakan olehKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daerah-daerah terpencil perlu diperhatikan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kawasan Lembah Mbencirang yang terletak diDesa Kebontunggul, Mojokerto yang dikelola oleh BUMDES setempat merupakan sebuah daerah terpadu dengan potensi alam dan pedesaan yang unik yang cocok untuk relaksasi dan juga rekreasiberupa alam pedesaan, kolam renang, budidaya tanaman toga sungai, dan didukung oleh UMKM setempat dibidang Food and Beverages . Dengan berbagai macam potensi, cukup disayangkanbahwa dalam proses pengembangannya terdapat berbagai kendala baik dari segi pemasaran aspek penunjang lainnya. Disinilah peran ekosistem berbasis digitalisasi digunakan untuk memberikanakses yang mudah dan terstruktur bagi perkembangan desa, khususnya dalam pemasaran secara digital. Dari permasalahan inilah, maka dapat dikembangkan sarana, prasarana, kebijakan dan berbagai macam fitur untuk memasarkan, mengenalkan dan memberikan dampak bagi masyarakatdengan dukungan dari berbagai pihak. Adapun kebermanfaatan yang diberikan antara lain kesadaran terhadap pariwisata lokal dan peningkatan perekonomian lokal melalui kekayaan alam yang semakindikenali, dimiliki dan dikemudian hari dikembangkan dengan optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 15