cover
Contact Name
M. Taufiq Rahman
Contact Email
fikrakoe@uinsgd.ac.id
Phone
+6281395068951
Journal Mail Official
socio-politica@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Jl. A.H. Nasution No. 105 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi
ISSN : 23021888     EISSN : 26547694     DOI : 10.15575/socio-politica
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi is an open-access journal and peer-reviewed scientific works both theoretically and practically in the studies of social science. This journal covers crosscutting issues on social science studies in the perspectives of religion, education, law, politics, psychology, sociology, anthropology, culture, Islam, etc.
Articles 107 Documents
Kesetaraan Gender Perspektif Hukum Islam Asniah Asniah; Yeni Huriani; Eni Zulaiha
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i1.25388

Abstract

Penafsiran yang “kurang tepat” terhadap suatu fenomena sosial adalah suatu hal yang wajar, selama penafsiran itu tidak membawa kepada pereduksian hak-hak asasi manusia, terhadap the interpretation of gender misalnya, yang justru kebanyakan membuat salah satu jenis kelamin manusia baik kehormatan, derajat, martabat, keadilan menjadi tereliminir. Banyak orang menyepelekan hal  ini sebagai sesuatu yang alami yang berlaku dalam suatu komunitas sosial. Sehingga ketidakadilan dan ketidaksamaan peran seakan tampak legitimated. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif hukum Islam tentang kesetaraan gender dalam konteks Al-Quran, hadis, ijma’, dan qiyas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data dari sumber-sumber primer dan sekunder, seperti kitab suci Al-Quran, hadis, dan kajian-kajian akademis terkait. Temuan penelitian menunjukan bahwa kesetaraan gender dalam hukum Islam merupakan isu yang kompleks dan bervariasi dalam konteks yang berbeda. Namun, terdapat konsensus di antara para ulama bahwa kesetaraan hak dan kewajiban antara pria dan wanita dalam agama dan masyarakat harus diakui dan dihormati. Kesimpulannya bahwa hukum Islam memiliki perspektif yang seimbang dan adil dalam hal kesetaraan gender, di mana perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama dalam banyak aspek kehidupan, termasuk dalam hal akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi politik. Namun, terdapat juga beberapa ketidaksetaraan gender dalam beberapa aspek kehidupan, seperti dalam hal warisan dan pewarisan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas pemahaman tentang perspektif hukum Islam tentang kesetaraan gender, yang dapat menjadi acuan bagi para pengambil kebijakan dalam mempromosikan kesetaraan gender di masyarakat Muslim.
Government Efforts in Promoting Community Participation in the Development of Village Roads Siti Sofiaton
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i1.25629

Abstract

This research departs from the problem of the decreasing level of community participation in cooperation such as to maintain what already exists; in other respects, it can be said that drainage or ditches are not cared for so that water freely finds its way, causing damage to the main road and unstable soil conditions and broken roads. This study aims to determine the government's efforts to re-grow the participation of the Kaliguwo village community and the results of village road infrastructure development in Kaliguwo village, Kaliwiro sub-district, Wonosobo. The framework used in this study is development sociology and participation theory. This theory prioritizes economic and sociological aspects. Development is a process of planned and desired change. The opinion stated that development in terms of the process of change, where the change is carried out by the community itself because the desire for change itself is a community, because it is based on the existence of community needs from various aspects of everyday human life. Here, the government provides examples or describes ideas so that the community can work together with village officials to carry out activities in the form of togetherness and submit deliberations on how to do so that the community can carry out activities as usual in cooperation or activities related to this development. Even though not all people participate, road infrastructure development must continue. Because with the construction of road infrastructure, the community's economy is increasing and vehicles are getting easier in and out of the village.
Family Contribution to Social Interaction Behavior of Down Syndrome Children Yanti Suryanti; Mohammad Taufiq Rahman
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i1.25631

Abstract

The research objectives were to discover the social behavior built between the family environment and children with Down syndrome and to know the social interactions of children with Down syndrome with family, friends, schools, and the community. The theory used in this study is the theory of Symbolic Interactionism, which considers structural factors, namely society. According to Mead's observations, the concept of self, which he refers to determines the will, desires, and ambitions of human beings, also has a conception that considers the circumstances around them. Always influenced by internal interactions associated with the state of society. This study uses a descriptive method with qualitative data types. This research is located in Cibeureum Village, Kertasari District, Bandung Regency. The researcher chose this location because it is close to where the author lives, so it can facilitate research in obtaining research data. The subject of this research is family. The results of this study indicate that the family environment is seen as the main determining factor in child development. Therefore, the family's contribution to parenting children with Down syndrome must be well established. Good socialization will make it easier for children to adjust to society later.
Public Perception in the Development of Curug Parigi Tourism of Bekasi City, Indonesia Siti Hardiyanti; Fathan Tibyan Rahman
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i2.25630

Abstract

The development of Curug Parigi tourism in Bekasi City is intended to create a beautiful Bekasi City tourism and build a better community economy. This research aims to discover the mechanism for developing Curug Parigi tourism in Bekasi City and the results of Curug Parigi tourism development in Bekasi City. The theory used in this study is the theory of modernization development from Alex Inkeles and David H. Smith as the core theory and Talcott Parsons' structural-functional theory as the operational theory, as a foundation function to understand and strengthen conditions or phenomena in the field. This study uses a qualitative descriptive method that describes and explains the area. Using observational data collection techniques, in-depth interviews, documentation, and literature studies in the Cikiwul Village. The data analysis was carried out using qualitative data analysis. The results of this study indicate that the entry of industrialization in the city of Bekasi in 2000 did not necessarily make the community progress and get used to the changes that occurred in their lives. It took years to adapt to modern life so that after people get used to changing, they can utilize and develop natural potential, namely Curug Parigi. The development of Curug Parigi invites many perceptions in society. Many people are happy with the result of the beautiful Parigi waterfall. There are also many people's opinions who are disappointed because the development of the Parigi waterfall is not perfect because the facilities needed in a tourist attraction have yet to be fulfilled.
Pola Asuh Keluarga Tradisional Terhadap Pendidikan dan Jodoh Anak Perempuan Nuraeni Solihat; Farah Ruqayah; Putri Elisna
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i2.26089

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pola asuh yang ditanamkan pada keluarga tradisional terhadap penddikan anak perempuan. Bagaimana sikap orang tua menanamkan pemahaman dan seberapa jauh dukungan bagi keberlanjutan taraf Pendidikan anak perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis yang digunakan untuk menganalisis data yaitu conten analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga tradisional yang melekat dengan budaya patriarkhi menjadikan orang tua kurang mendukung terhadap Pendidikan tinggi bagi anak perempuan, karena perempuan mempunyai kodratnya tersendiri dalam mengurus hal-hal yang berkaitan dengan bidang domestik. Pendidikan penting bagi setiap anak itu hanya ditanamkan pada keluarga modern yang memiliki pola piker yang terbuka. Keterlibatan orang tua dalam pemilihan jodoh cukup besar apalagi bagi anak perempuan pertama orang tua menginginkan jodoh anaknya yang terbaik dari segi apapun baik agamanya, ekonominya dan status sosialnya. Pada dasarnya orang tua pasti ingin anaknya bahagia dan tidak menderita maka dari itu dalam pemilihan jodoh orang tua ambil andil besar. Ada juga beberapa orang tua yang ingin menjodohkan anaknya dan mencarikan anaknya calon suami tanpa si anaknya ikut serta dalam pencarian jodohnya sendiri.
Perempuan Berdaya: Memperkuat Peran Perempuan dalam Budaya Tradisional Jenjen Zainal Abidin; Yeni Huriani; Eni Zulaiha
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i2.26847

Abstract

Perempuan telah memainkan peran penting dalam budaya tradisional selama berabad-abad. Namun, dalam beberapa kasus, peran mereka sering kali diabaikan, terpinggirkan, atau bahkan diremehkan. Dalam era modern ini, penting untuk mengakui pentingnya perempuan dalam budaya tradisional dan memperkuat peran mereka agar bisa berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perempuan dalam budaya tradisional dan mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat peran mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan analisis literature dan penelusuran sejarah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan memainkan peran yang beragam dalam budaya tradisional, seperti sebagai pelindung kearifan lokal, pemimpin masyarakat adat, dan pelestari tradisi budaya. Namun, seringkali mereka menghadapi hambatan dalam mengakses sumber daya dan mendapatkan pengakuan yang pantas. Untuk memperkuat peran perempuan dalam budaya tradisional, beberapa langkah dapat dilakukan. Pertama, pendidikan dan kesadaran harus ditingkatkan untuk menghilangkan stereotip gender dan mengakui kontribusi perempuan dalam budaya. Kedua, kebijakan publik yang mendukung perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam konteks budaya tradisional harus diterapkan. Ketiga, kolaborasi antara perempuan dan lembaga budaya, organisasi non-pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat peran perempuan dalam mempengaruhi pengambilan keputusan dan merumuskan kebijakan budaya.
Dinamika Interaksi Keluarga dalam Era Digital: Implikasi terhadap Hubungan Orang Tua-Anak Nurliana Pratiwi; Naufal Arif Maulana; Ahmad Zuhdi Ismail
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i2.26319

Abstract

Dalam era digital saat ini, interaksi keluarga mengalami dinamika yang berbeda dibandingkan dengan era sebelumnya. Ketergantungan manusia terhadap teknologi membuat pola interaksi keluarga cenderung menjadi kurang intensif dan sempit pada aspek komunikasi interpersonal. Implikasi dari fenomena ini menyentuh hubungan orang tua dengan anak yang cenderung memiliki perbedaan persepsi dalam hal penggunaan teknologi digital. Orang tua yang berasal dari generasi yang lebih tua memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi dan menyebabkan mereka kesulitan untuk memahami dan mengambil peran penting dalam dunia digital. Di sisi lain, anak-anak yang dibesarkan di era digital cenderung lebih terbiasa dan kondisikan dengan penggunaan teknologi ini. Ketidakselarasan dalam pola ini dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam hubungan orang tua - anak, terutama dalam hal komunikasi, interaksi sosial, pengawasan, dan perlindungan. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memahami teknologi dan memahami cara meregulasi penggunaannya dengan baik bagi anak-anak agar hubungan keluarga dapat terjalin dengan baik dalam era digital ini.
Peran Penting Seorang Ayah dalam Keluarga Perspektif Anak (Studi Komparatif Keluarga Cemara dan Keluarga Broken Home) Nissa Aulia; Ridha Ardina Makata; Lilly Suzana binti Haji Shamsu
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v13i2.26845

Abstract

Peran ayah dalam keluarga memiliki peranan yang penting, konstruksi sosial di masyarakat membentuk peran ayah adalah sebagai sosok yang menjadi kepala rumah tangga, menafkahi dan sosok panutan bagi anak-anaknya.  Namun, bagaimana jadinya jika peran ayah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sosok ayah ada akan tetapi perannya sebagai kepala keluarga tidak berjalan. Jurnal ini akan membahas bagaimana peran ayah dalam keluarga dari pandangan anak keluarga broken home dan keluarga cemara. Keluarga yang utuh dan harmonis membuat anak mendapatkan atensi yang cukup dan mendukung tumbuh kembang yang baik tetapi realitanya banyak keluarga yang tidak utuh hingga menyebabkan banyak berbagai perubahan. kasus perceraian di Indonesia mencapai 516.334 kasus dan 12,72% kepala rumah tangga perempuan pada 2022. menunjukkan banyaknya wanita yang menjadi orang tua tunggal disebabkan ketidakhadiran sesosok ayah, hal tersebut berarti banyak keluarga tanpa ayah. Padahal Ayah dalam pola pengasuhan mempunyai dampak pada aspek kognitif, emosional, dan anak. maka penulis bermaksud untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana pengaruh dari ketidakhadiran peran ayah (fatherless) terhadap karakter anak. Penelitian ini menggunakan studi pustaka serta pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan penelitian yang menghasilkan data deskriptif dan proses analisis data yang dilakukan secara edukatif. Ketidakhadiran ayah dalam aktivitas pengasuhan menyebabkan anak mempunyai harga diri rendah ketika mereka dewasa, cenderung memiliki perasaan malu, marah karena merasa berbeda, anak tidak dapat mengalami kebersamaan bersama ayah seperti anak-anak lainnya. Anak-anak yang dibesarkan tanpa seorang ayah memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk hidup dalam kemiskinan, bahkan melakukan kejahatan, lebih tinggi kemungkinan untuk putus sekolah, dibandingkan anak-anak yang memiliki orang tua lengkap. Sosok seorang ayah memiliki peran yang tidak dapat digantikan oleh seorang ibu.
The Role of Religion in the Formation of the Identity of the Aur Birugo Community of Bukittinggi City Wahid, Annisa; Rahim, Rahimin Affandi Abdul
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v14i1.31675

Abstract

This research aims to explore the role of religion, particularly Islam, in shaping the identity of the Aur Birugo community in Bukittinggi Regency. We employed a qualitative research method, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis as tools to gather data. The results of the research indicate that religion, specifically Islam, has a significant impact on shaping the identity of the Aur Birugo community. Religious values such as honesty, social care, and solidarity have become integral parts of the community's social norms. Religious institutions like mosques and Islamic boarding schools play a crucial role in educating the younger generation and preserving religious traditions. Traditional ceremonies and religious celebrations are also inseparable aspects of the Aur Birugo community's culture. While religion has played a vital role in maintaining the community's cultural identity, this research also identifies challenges in facing inter-religious conflicts and the influence of modern social changes. In adapting to the changing times, the Aur Birugo community continues to strive to preserve their religious and cultural roots while adapting to the dynamics of a rapidly evolving global society. This research contributes to understanding how religion serves as a strong social bond while dealing with the dynamics of social and cultural development in Bukittinggi Regency.
Preparing a Journal to be Accredited Nationally by Sinta Wibisono, M. Yusuf; Rahman, Mohammad Taufiq
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v14i1.32735

Abstract

Journals, which represent the most recent findings from a particular scientific expertise, are the most visible scientific output for the scientific community. This specialization is also what makes a journal visible to indexers like Sinta. In this case, the Religious Studies Doctoral Study Program at State Islamic University (UIN) of Sunan Gunung Djati (SGD) of Bandung has the Hanifiya Journal following Sinta's standards. Thus, to support improving the quality of management, preparation activities for the Accredited Journal of Sinta are needed. Journal management has unique characteristics for its scientific field. With the unique characteristics of journal governance, the study program-based scientific community is expected to be able to obtain appropriate and detailed knowledge and services regarding study program science. This program of Journal upgrades four essential elements: articles, reviewing, editorial and publication. The targets aimed at the management of this journal are primarily lecturers and study program students, plus journal managers and the Postgraduate Administration of the University. Resource people with appropriate knowledge of the Sinta journal were invited to participate in this project. Additionally, it is customary for visiting writers from various universities to be invited to contribute to the Hanifiya Journal. As a result, each writer and management receives support and ongoing guidance in order to prepare them for Sinta's national journal certification in Indonesia.

Page 5 of 11 | Total Record : 107