cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 685 Documents
Pengaruh Profesionalisme dan Role Ambiguity Terhadap Perilaku Quiet Quitting pada Pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat Nildawati Nildawati; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Adam Ramadhan; Agus Halim; Amalia
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh profesionalisme dan ambiguitas peran terhadap perilaku Quiet Quitting pada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku Quiet Quitting. Demikian pula, ambiguitas peran berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap perilaku Quiet Quitting. Secara simultan, profesionalisme dan ambiguitas peran berpengaruh signifikan terhadap perilaku Quiet Quitting, dengan kemampuan menjelaskan varians sebesar 50,2%, sedangkan sisanya sebesar 49,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar cakupan penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa profesionalisme dan kejelasan peran merupakan faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam mengelola perilaku Quiet Quitting di kalangan pengurus KONI Provinsi Sulawesi Barat.
The Effect of Leadership and Work Environment on Employee Performance at Bank Mega Syariah in the Tangerang Area Maulana Yogi Sudia; Nur Asni Gani
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2565

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership and the work environment on employee performance at Bank Mega Syariah’s Tangerang Branch. The dependent variable in this study is employee performance, while the independent variables are leadership and the work environment. This study employs an associative quantitative approach. Primary data were collected through a questionnaire distributed to 36 employees and analyzed using multiple linear regression with the aid of SPSS. The results show that leadership has a positive and significant effect on employee performance, with a calculated t-value of 5.543 > the critical t-value of 2.034 and a p-value < 0.001. Simultaneously, leadership and the work environment also have a positive and significant effect, with a calculated F-value of 58.007 > the critical F-value of 3.28 and a p-value < 0.001. The R-squared value of 0.854 indicates that these two variables account for 85.4% of the variation in employee performance. Thus, effective leadership and a conducive work environment play a crucial role in enhancing productivity and achieving organizational goals.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, TRANSFORMASI DIGITAL, DAN KEPERCAYAAN DIGITAL TERHADAP INKLUSI KEUANGAN SYARIAH PADA PELAKU UMKM DI KOTA MAKASSAR Animsar Achmad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan statistik literasi keuangan syariah, transformasi digital, dan kepercayaan digital dengan inklusi keuangan syariah pada pelaku UMKM di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori dan pengumpulan data secara potong lintang. Responden penelitian adalah pemilik atau pengelola UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil regresi menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, transformasi digital, dan kepercayaan digital secara bersama-sama memiliki kontribusi statistik yang signifikan dalam menjelaskan variasi inklusi keuangan syariah. Secara parsial, literasi keuangan syariah menunjukkan koefisien positif dan signifikan. Transformasi digital memiliki arah koefisien positif, tetapi tidak signifikan. Sementara itu, kepercayaan digital menunjukkan koefisien positif dan signifikan serta menjadi prediktor relatif paling kuat dalam model. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa ketersediaan dan pemanfaatan teknologi digital belum dengan sendirinya berkaitan dengan penggunaan layanan keuangan syariah apabila tidak didukung pemahaman yang memadai dan kepercayaan pengguna. Oleh karena itu, regulator dan lembaga keuangan syariah perlu mengintegrasikan edukasi keuangan syariah, transparansi akad, perlindungan data, penguatan keamanan layanan, dan pendampingan penggunaan teknologi dalam strategi perluasan inklusi keuangan syariah bagi pelaku UMKM di Kota Makassar. Karena desain penelitian bersifat potong lintang dan menggunakan purposive sampling, hasil penelitian ditafsirkan sebagai hubungan dan kontribusi statistik, bukan bukti kausalitas temporal.
Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Bugis Dalam Mewujudkan Peningkatan Kinerja Aparatur Yang Berbasis Pemerintahan Yang Bersih Di Kabupaten Soppeng Andi Fajar Asmari; Indira Basalamah; Nuriaini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis (8M yaitu Macca, Malempu, Magetteng, Makkaritutu, Mawarani, Masagena, Malabo, dan Mappasitinaja) dalam meningkatkan kinerja aparatur berbasis prinsip-prinsip Good Governance guna mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean government) di Kabupaten Soppeng. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokus pada instansi pemerintah daerah Kabupaten Soppeng. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh informan representatif di lingkungan birokrasi, dipadukan dengan observasi partisipatif dan non-partisipatif, serta ditunjang oleh data sekunder melalui studi dokumentasi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis tematik, dan keabsahannya diuji melalui teknik triangulasi sumber. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai 8M berkontribusi positif secara fungsional terhadap pembentukan karakter aparatur yang berintegritas, profesional, dan disiplin. Terdapat keterkaitan sistemik di mana nilai-nilai 8M beroperasi sebagai fondasi etika yang secara langsung mendorong peningkatan kinerja aparatur dan memperkuat penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Keberhasilan implementasi ini didorong oleh keteladanan pimpinan dan budaya organisasi, namun masih dihadapkan pada hambatan seperti intervensi politik, tekanan hierarki organisasi, serta disrupsi digitalisasi. Sebagai sintesis, penelitian ini menghasilkan model konseptual tata kelola kultural (cultural governance). Implikasi dari temuan ini mengisyaratkan perlunya kebijakan pemerintah daerah untuk melembagakan pembinaan kearifan lokal secara formal di lingkungan birokrasi, bukan sekadar menjadikannya imbauan moral. Untuk penelitian di masa depan, direkomendasikan pengujian model ini melalui studi kuantitatif guna mengukur signifikansi dampaknya secara statistik, serta pelaksanaan studi komparatif di wilayah dengan karakteristik sosiokultural yang berbeda.
Analisis Kemampuan Kerja, Lingkungan Kerja Dan Budaya Organisasi Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada Perusahaan Tambang Nikel Pt. Citra Lampia Mandiri) Muh. Azhar Siraj; Indira Basalamah; Nuraini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemampuan kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada konteks operasional perusahaan tambang nikel PT Citra Lampia Mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 80 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, budaya organisasi memiliki pengaruh positif, tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kemampuan kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 51%. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan pada sektor pertambangan berisiko tinggi lebih banyak ditentukan oleh kemampuan teknis kerja dan kondisi lingkungan kerja yang mendukung dibandingkan budaya organisasi secara langsung. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia melalui bukti empiris dari sektor pertambangan serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen untuk memprioritaskan pengembangan keterampilan teknis, peningkatan kompetensi mekanis, dan penguatan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan variabel mediasi, seperti komitmen organisasi atau motivasi kerja, guna menguji peran tidak langsung budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan.