cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 685 Documents
Implementasi Praktik Tax Avoidance dalam Konteks Long-term Debt Ratio, Capital Intensity, dan Corporate Governance Yulia Prastika; Z Zulfikar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Long Term Debt Ratio (LTDR), Capital Intensity (CI), Ukuran Dewan Komisaris (UDK), Komite Audit (KA), dan Kepemilikan Manajerial (KM) terhadap tax avoidance yang diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR) pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 153 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13, di mana berdasarkan hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, model terbaik yang digunakan adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Long Term Debt Ratio dan Capital Intensity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ETR, yang mengindikasikan peningkatan praktik tax avoidance. Sebaliknya, Ukuran Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap ETR, sehingga berkontribusi dalam menekan praktik tax avoidance. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai Adjusted R² sebesar 44,28%. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur pendanaan, investasi aset tetap, dan mekanisme tata kelola perusahaan memiliki peran penting dalam memengaruhi praktik penghindaran pajak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dan regulator dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif serta mendorong penelitian selanjutnya dengan memperluas objek, periode, maupun penggunaan proksi tax avoidance yang berbeda.
Revolusi Akuntansi Kontemporer: Mendorong Kualitas Bisnis UMKM Berkelanjutan Suwandi; Suharlina; Muh. Hariansyah Dwi Putra; Tenriwaru
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2540

Abstract

Praktik akuntansi kontemporer termasuk faktor paling penting dalam pengembangan UMKM yang penerapannya masih dipertanyakan diberbagai wilayah di Indonesia. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan akuntansi kontemporer dalam penguatan kualitas bisnis UMKM di Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Studi ini menyertakan empat pelaku UMKM sebagai informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen pedoman wawancara. Data yang terkumpul diolah menggunakan triangulasi sumber data dengan tahapan-tahapan analisis, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa penerapan praktik akuntansi kontemporer oleh UMKM mencakup perencanaan bisnis, pengendalian keuangan, dan pengambilan keputusan bisnis mampu meningkatkan penjualan dan laba usaha. Lebih lanjut, perencanaan bisnis, pengendalian keuangan, dan pengambilan keputusan bisnis yang diberlakukan UMKM mampu mendorong penguatan kualitas bisnis UMKM secara berkelanjutan di masa-masa mendatang. Menindaklanjuti temuan ini, maka penguatan kualitas bisnis UMKM melalui pelatihan penerapan akuntansi harus lebih dioptimalkan, sehingga memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi pelaku UMKM untuk mempraktikan akuntansi dalam menjalankan aktivitas bisnis.
KEBIJAKAN LINGKUNGAN DAN KINERJA EKONOMI RITEL: STUDI PADA MINIMARKET DI KOTA MAKASSAR Nur Aisyah; Nurul Syahri Ramadhani; Nurul Arfiah Hasibuddin; Syamsu Alam; Nurwana
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 21 Tahun 2023 tentang Pelarangan Penggunaan Kantong Plastik terhadap pendapatan minimarket di Kota Makassar, mengidentifikasi proses adaptasi perilaku konsumen, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kendala dalam implementasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap informan utama yang terdiri dari kepala toko, crew store, dan konsumen minimarket di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan tahapan reduksi data, coding, pengelompokan tema, penyajian data, dan verifikasi sesuai tahapan Miles, Huberman, dan Saldaña serta Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelarangan kantong plastik memberikan dampak transisional berupa penurunan transaksi pada tiga bulan pertama implementasi, namun aktivitas penjualan kembali stabil secara bertahap setelah konsumen beradaptasi melalui tiga fase: resistensi awal, penyesuaian, dan pembiasaan membawa tas belanja sendiri. Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan meliputi perubahan perilaku konsumen, harga goodie bag, ketersediaan tas ramah lingkungan, efektivitas sosialisasi, dan persaingan dengan ritel lain yang belum konsisten menerapkan kebijakan. Kendala implementasi terutama berupa kebiasaan konsumen, keterlambatan distribusi goodie bag, persepsi harga yang mahal, dan sosialisasi yang belum merata. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan dapat mendukung tujuan keberlanjutan tanpa menimbulkan dampak ekonomi permanen pada sektor ritel modern, sepanjang didukung oleh komunikasi kebijakan yang efektif dan kesiapan pelaku usaha. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian ke berbagai jaringan ritel dengan metode campuran serta mengintegrasikan aspek sustainability accounting secara lebih komprehensif.
Green Economy sebagai Mekanisme Mediasi Pengaruh Pengelolaan Sampah dan Perilaku Pro-Lingkungan terhadap Mitigasi Banjir Perkotaan Berkelanjutan Nur Rachma; Arnold Sau; Mirhad Tawakkal; Tenriwaru; Muhammad Su’un
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2546

Abstract

Banjir perkotaan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin meningkat akibat perubahan iklim, urbanisasi, serta lemahnya pengelolaan lingkungan. Kota Makassar, khususnya Kecamatan Manggala, menjadi salah satu wilayah yang secara berulang mengalami banjir sehingga memerlukan pendekatan mitigasi yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek perilaku masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengelolaan sampah dan perilaku pro-lingkungan terhadap mitigasi banjir perkotaan dengan Green Economy sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden masyarakat Kecamatan Manggala yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak berpengaruh secara langsung terhadap mitigasi banjir perkotaan, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Economy. Perilaku pro-lingkungan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Economy maupun mitigasi banjir perkotaan. Green Economy juga berpengaruh positif terhadap mitigasi banjir perkotaan. Analisis mediasi menunjukkan bahwa Green Economy memediasi secara penuh hubungan antara pengelolaan sampah dan mitigasi banjir perkotaan serta memediasi secara parsial hubungan antara perilaku pro-lingkungan dan mitigasi banjir perkotaan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pengelolaan lingkungan dengan prinsip Green Economy mampu meningkatkan efektivitas mitigasi banjir perkotaan secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model mitigasi banjir berbasis pembangunan berkelanjutan serta menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih terintegrasi.
Pengaruh Kompetensi, Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Perawat RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Novelia Intan Safitri; Purnadi; Hengky Widhiandono; Dian Widyaningtyas
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, lingkungan kerja, budaya organisasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja perawat di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perawat berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga yang berjumlah 122 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (sensus), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, budaya organisasi, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat PNS. Sebaliknya, lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat PNS. Variabel kompetensi, lingkungan kerja, budaya organisasi, dan disiplin kerja memengaruhi kinerja perawat sebesar 52,3%. Oleh karena itu, manajemen RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga disarankan untuk memfokuskan upaya peningkatan kompetensi, penguatan budaya organisasi, dan peningkatan disiplin kerja sebagai faktor-faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kinerja perawat.
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Jawa Timur Tahun 2019–2023 Faizah Nisrinaa Zaki; Reikha Habibah Yusfi
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2549

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan jumlah penduduk miskin pada 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur selama 2019–2023. Variabel dependen menggunakan jumlah penduduk miskin absolut (ribu jiwa) yang ditransformasikan ke logaritma natural karena penelitian berfokus pada besarnya beban kemiskinan yang menjadi sasaran kebijakan daerah, bukan pada persentase penduduk miskin. Data panel seimbang sebanyak 190 observasi diestimasi menggunakan Fixed Effect Model yang dipilih melalui Uji Chow dan Uji Hausman. Uji Jarque–Bera, korelasi berpasangan, dan Uji Glejser menunjukkan residual berdistribusi normal, tidak terdapat indikasi multikolinearitas tinggi, serta tidak terdapat heteroskedastisitas; oleh karena itu, estimasi utama menggunakan standard error konvensional. Hasil menunjukkan bahwa IPM berhubungan positif dan signifikan (koefisien 0,0000603; p=0,0007), TPT berhubungan positif dan signifikan (0,007181; p<0,001), sedangkan PDRB berhubungan negatif dan signifikan (-0,544973; p<0,001). Kenaikan TPT satu poin persentase berkaitan dengan peningkatan jumlah penduduk miskin sekitar 0,72%, sedangkan kenaikan PDRB sebesar 1% berkaitan dengan penurunan sekitar 0,545%. Koefisien positif IPM tidak ditafsirkan sebagai hubungan sebab-akibat. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,998641 juga mencerminkan kontribusi efek tetap kabupaten/kota.
Pengaruh Work Engagement dan Digital Workload Terhadap Gejala Quiet Quitting Pada Pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sulawesi Barat Rika Damayanti; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Amalia; Hari Yeni; Nur Asia
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2552

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement dan digital workload baik secara parsial maupun simultan terhadap gejala quiet quitting pada pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Barat. Menggunakan Teori Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai grand theory, penelitian ini berlokasi di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju. Dari total populasi 155 pegawai, sampel sebanyak 112 responden ditentukan melalui rumus Slovin dan dipilih menggunakan metode proportionate stratified random sampling (69 PNS dan 43 pegawai paruh waktu). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert 5 poin, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, uji kualitas instrumen, pengujian hipotesis (Uji t dan Uji F), serta analisis Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterikatan kerja (work engagement) harian pegawai berada pada kategori sedang (rata-rata 3,20–3,63), sementara beban kerja digital (digital workload) tergolong tinggi akibat durasi penggunaan perangkat (rata-rata 3,72) dan tekanan psikologis dari notifikasi kerja yang konstan (rata-rata 3,78). Kondisi ini memicu tingginya gejala quiet quitting, di mana pegawai cenderung membatasi kontribusi hanya sebatas deskripsi tugas pokok (rata-rata 3,42) dan enggan menerima tugas tambahan (rata-rata 3,46) demi menghindari burnout. Secara simultan, integrasi pengelolaan keterikatan kerja dan pengendalian beban kerja digital terbukti menentukan arah perilaku komitmen minimalis pegawai dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Analisis Biaya Kegagalan Internal Dalam Laporan Biaya Kualitas Sebagai Alat Pengendalian Dan Evaluasi Standar Kualitas Produk Pada PT. Batulicin Beton Asphalt Site Bombana Dian Fajrin; Julianty Sidik Tjan; Asri Ady Bakri
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya kegagalan internal dalam laporan biaya kualitas sebagai alat pengendalian dan evaluasi standar kualitas produk pada PT. Batulicin Beton Asphalt (PT. BBA) Site Bombana. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih tingginya biaya kegagalan internal selama proses produksi beton, seperti rework, pemborosan bahan baku, penggunaan tenaga kerja dan peralatan tambahan, pengujian ulang, serta keterlambatan produksi yang mengindikasikan belum optimalnya pengendalian kualitas. Oleh karena itu, diperlukan analisis biaya kegagalan internal untuk mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi biaya produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pimpinan perusahaan, bagian produksi, Quality Control (QC), laboratorium, dan administrasi, serta dokumentasi laporan biaya kualitas. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BBA Site Bombana telah menerapkan biaya kualitas yang meliputi biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal. Namun, laporan biaya kualitas belum dimanfaatkan secara optimal sebagai alat pengendalian manajemen. Biaya kegagalan internal masih dominan akibat ketidaksesuaian mutu bahan baku, kesalahan proses produksi, ketidakpatuhan terhadap prosedur operasional, dan belum optimalnya pengendalian kualitas. Analisis laporan biaya kualitas mampu mengidentifikasi sumber pemborosan, mengevaluasi efektivitas pengendalian kualitas, serta menjadi dasar pengambilan keputusan manajerial. Peningkatan biaya pencegahan dan biaya penilaian terbukti mampu menekan biaya kegagalan internal dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis biaya kegagalan internal dalam laporan biaya kualitas merupakan instrumen yang efektif untuk pengendalian dan evaluasi standar kualitas produk. Penerapan laporan biaya kualitas secara sistematis memberikan informasi bagi manajemen dalam mengidentifikasi penyebab kegagalan, mengurangi pemborosan biaya, meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas, serta mewujudkan proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Total Asset Turnover (TATO) terhadap Profitabilitas dengan Non-Performing Financing (NPF) sebagai Variabel Moderasi Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024 Naufal Hibatulloh; Suryo Budi Santoso; Bima Cinintya Pratama; Nur Isna Inayati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2554

Abstract

Penelitian ini mengenai profitabilitas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode pasca pandemi menunjukkan dinamika yang dipengaruhi oleh efektivitas fungsi intermediasi dan kualitas pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini guna menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio, Total Asset Turnover terhadap Profitabilitas dengan Non-Performing Financing selaku variabel moderasi pada Bank Umum Syariah Indonesia periode 2021-2024. Metode penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melalui teknik purposive sampling terhadap 13 Bank Umum syariah. Dari total 52 observasi (13 bank x 4 tahun), sebanyak 48 observasi memenuhi kriteria penelitian setelah 4 observasi dieliminasi karena tidak memenuhi kelengkapan data dan kriteria pengolahan. Data dianalisis memakai software STATA versi 17 melalui regresi data panel dengan pendekatan moderasi. Regresi data panel ialah metode yang diterapkan melalui pendekatan Random Effect dan Fixed Effect dengan clustered robust standard errors untuk memastikan ketepatan estimasi. Penelitian ini memperluas Signaling Theory dan Financial Intermediation Theory melalui bukti empiris bahwa kualitas pembiayaan berperan sebagai kondisi yang memengaruhi efektivitas fungsi intermediasi dan hubungan antara efisiensi aset, penyaluran pembiayaan, serta profitabilitas Bank Umum Syariah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya financing to deposit ratio positif tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan total asset turnover memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Kemudian, non-perfoming financing  memperkuat financing to deposit ratio, dan non performing financing memperkuat total asset turnover terhadap profitabilitas. Temuan ini menjadi masukan bagi manajemen Bank Umum Syariah untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset dan memperkuat pengelolaan risiko pembiayaan, serta bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merumuskan kebijakan yang mendukung stabilitas dan keberlanjutan kinerja industri perbankan syariah yang optimal untuk meningkatkan profitabilitas berkelanjutan perbankan syariah Indonesia.
Pengaruh Kualitas Produk, Persepsi Harga, dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Konsumen: Peran Mediasi Kepuasan Konsumen Pada Kopi Bana X Fallen’s Kitchen Bukittinggi M. Hariansyah; Vidyarini Dwita
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2537

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas produk, persepsi harga, dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen, dengan kepuasan sebagai variabel mediator, pada Kopi Bana X Fallen’s Kitchen di Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Kuesioner daring menghasilkan 140 respons dari konsumen berusia 17–50 tahun, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa kualitas produk (β = 0,542; p < 0,001) dan kualitas layanan (β = 0,482; p = 0,009) berpengaruh positif terhadap kepuasan, sedangkan persepsi harga tidak berpengaruh signifikan (β = -0,102; p = 0,537). Loyalitas dipengaruhi oleh kualitas produk (β = 0,347; p = 0,021) dan kepuasan (β = 0,454; p = 0,010), tetapi tidak dipengaruhi secara langsung oleh persepsi harga atau kualitas layanan. Kepuasan memediasi secara komplementer pengaruh kualitas produk terhadap loyalitas (β tidak langsung = 0,246; p = 0,019), tetapi tidak memediasi pengaruh persepsi harga dan kualitas layanan. Temuan menegaskan bahwa dalam konteks penelitian ini, kualitas produk merupakan penggerak loyalitas yang bekerja secara langsung sekaligus melalui kepuasan. Implikasi praktisnya, pengelola perlu memprioritaskan konsistensi produk sambil tetap mempertahankan layanan sebagai faktor pembentuk kepuasan.