Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus"
:
18 Documents
clear
PELATIHAN SASTRA SEBAGAI UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS SISWA KELAS 5 DAN 4 DI SDN 86 KOTA BENGKULU
ermita;
Paulina, Yanti;
Hakim, Man
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7150
Mahasiswa sebagai agen of change atau biasa dikenal dengan sebutan agen perubahan dalam dunia pendidikan, oleh karena itu gerakan perubahan itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan di indonesia dan salah satunya diimplementasikan dalam bentuk pentas seni yang akan menanamkan pengetahuan juga keterampilan peserta didik dalam mengenal seni dan menanamkan jiwa kreatif. Salah satu pendukung mahasiswa menjadi agen of change itu adalah Program Kampus Mengajar yang mana sekarang telah mencapai angkatan ke 7 merupakan program yang lahir dari konsep kebebasan belajar yang memberikan wadah bagi mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Kegiatan Kampus Mengajar tentu diharapkan dapat memberikan dampak positif pada tempat pelaksanaan program salah satunya SDN 86 Kota Bengkulu. Kegiatan pada program Kampus Mengajar ini memiliki berbagai program kerja salah satu program kerja yang dilaksanakan di SDN 86 Kota Bengkulu yaitu program kerja pentas seni dan pameran karya. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk dapat membangun motivasi siswa dalam proses pembelajaran di SDN 86 Kota Bengkulu melalui rangkaian acara "Perpisahan KM7 dengan Pentas Seni dan Pameran Karya". Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan dengan pemaparan pada artikel secara deskriptif kualitatif. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru SDN 86 Kota Bengkulu, beserta dosen pembimbing lapangan. Melalui serangkaian latihan dan kerja sama antar siswa dan mahasiswa acara ini berjalan dengan lancar. Harapan kedepannya sekolah dapat mengembangkan kembali kreativitas siswa dan mewadahinya agar kemampuan para siswa tidak dibiarkan dengan sia-sia.
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DENGAN POLA INTERAKSI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 101 BENGKULU SELATAN
Putra, Pili Angga;
Hakim, Man;
Paulina, Yanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7153
Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan media sosial dengan pola interaksi belajar kepada siswa SD Negeri 101 Bengkulu Selatan. Manusia sebagai makhluk sosial adalah sebagian dari masyarakat. manusia tidak lepas dari hubungan antara sesama manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah memakai jenis penelitian lapangan (field research), yaitu yang sebenarnya. Pada hakikatnya penelitian ini merupakan metode untuk menemukan secara spesifik dan realita tentang apa yang sedang terjadi pada suatu saat di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dalam bentuk ini guru mengajar di sekolah hanya menyuapi makanan kepada anak. Siswa selalu menerima suapan itu tanpa komentar, tanpa aktif berfikir. Mereka mendengarkan tanpa kritik, apakah pengetahuan yang diterimanya di bangku sekolah itu benar atau tidak. Dalam hal seperti ini, guru sangat berperan penting, karena apa yang disampaikan oleh guru itulah yang diterima oleh siswa, interaksi seperti ini juga sangat penting, karena dengan adanya interaksi ini siswa akan fokus dan memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh gurunya. Dari kegiatan ini anak-anak bisa menggunakan media sosial dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah dan mendapatkan pembelajaran yang baru di dalam kegiatan kampus mengajar di sd negeri 101 bengkulu selatan. Kesimpulan dari kegiatan ini media sosial memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku masyarakat, baik secara positif maupun negatif Program ini membantu mengatasi kekurangan tenaga pengajar di daerah-daerah terpencil dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MORAL ANAK DI KOTA DAN DI DESA
Mustika, Milla;
Kusmiarti, Reni;
Rustinar, Eli
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7155
Pendidikan adalah propes transopmasi pengetahuan oleh guru terhadap muridnya yang dilakukan secara timbal balik. Pendidikan sangatlah berpengaruh pada seorang anak, dimana seorang anak tersebut akan menentukan arah dan tujuannya. Karena itu kita sebagai guru dan orang tua harus mempersiapkan pendidikan anak-anak. Pendidikan moral perkataan moral dan etika dipakai dalam pengertian sama. Moral ajaran tentang baik buruknya perbuatan dalam pendidikan moral. pendidikan moral anak di Desa mengalami keterlambatan karena. Pendidikan Di Desa Ketidakmampuan desa untuk berhadapan dengan pesatnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, kualitatif merupakan sebuah tindakan berdasarkan mutu. Sumber data yang di gunakan adalah sumber data dari Kepala Sekolah, Guru Kelas, Murid dan Buku-buku tentang pendidikan moral. Metode yang di gunakan yaitu menggunkan metode wawancara, dan dokumentasi. Pendidkan moral anak dikota biasanya lebih maju kerena perkembangan pendidikan moral dapat berkembang pesat karena didukung oleh sarana dan prasarana yang mudah untuk didapatkan. Sedangkan di desa perkembangan pendidikan moral cenderung berjalan lambat karena sulitnya mendapatkan sarana. Hal yang mempengaruhi pendidkan moral di Kota dan di Desa antara laian: Kualitas Guru, Kurikulum Pembelajaran, Anggaran Pendidikan, Regulasi Pendidikan. Faktor Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kota dan di Desa: Kinerja Guru, Semangat Belajar Anak, Dukungan Banyak Pihak.
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM MENIINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SMP NEGERI 5 REJANG LEBONG
Febrianti, Nola;
Elyusra, Elyusra;
Atmaja, Loliek Kania
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7159
Literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk menganalisis suatu bacaan maupun angka dalam berbagai konteks. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa literasi dan numerasi peserta didik masih rendah. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mengadakan sebuah program yaitu program Kampus Mengajar, yang mana program ini nantinya mengajak mahasiswa untuk bekontribusi dalam penguatan pembelajaran literasi dan numerasi peserta didik. Mahasiswa terjun langsung untuk membantu sekolah, guru, dan peserta didik untuk meningkatkan literasi dan numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kampus mengajar angkatan 7 dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik selama 4 bulan di SMP sasaran yaitu di SMP Negeri 5 Rejang Lebong guna meningkatkan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah metode observasi. Hasil nya menunjukan bahwa masih rendahnya literasi dan numerasi peserta didik di SMP Negeri 5 Rejang Lebong. Prosedur, teknik dan instrumen pengumpulan data digunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik memiliki peran sangat penting dan sukses dalam menjalankan program yang dibantu oleh mahasiswa serta dukungan pihak sekolah dan peserta didik SMP Negeri 5 Rejang Lebong. Program Kampus Mengajar angkatan 7 di SMP Negeri 5 Rejang Lebong berjalan dengan baik dan lancar serta memperlihatkan adanya peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik.
PROGRAM KAMPUS MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SDN 10 KEPAHIANG
Monica, Zelin;
Yuniati, Ira;
Suyuthi, Hasmi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7160
Program kampus mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dengan melaksanakan program ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan keahlian dan keterampilan abad 21 (berpikir analitis, penyelesaian masalah, kepemimpinan, manajemen tim, kreativitas dan inovasi, komunikasi interpersonal). Ruang likup kegiatan kampus mengajar mencakup pembelajaran di semua mata pelajaran yang berfokus literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan bantuan adminitrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi dan numerasi di SDN 10 Kepahiang setelah itu bagaimana cara untuk meningkatkannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Adapun instrument penelitiannya adalah observasi, pedoman wawancara, dan peneliti sebagai instrument kunci. Sumber data didapat dari hasil wawancara dari kepala sekolah, guru pamong, wali kelas serta meneliti langsung tingkat kemampuan literasi dan numerasi saat kegiatan pretest AKM siswa. Adapun hasilnya adalah membuat rancangan aksi nyata bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Dampak yang dihasilkan dalam penelitian ini merunjuk pada adanya peningkatan setelah Program kampus mengajar dilaksanakan.
MENINGKATKAN DAYA TARIK PESERTA DIDIK KELAS 5 TERHADAP MEMATIKA DENGAN MENERAPKAN NUMERASI DI SDN 77 KOTA BENGKULU
Andika, Teuku Arif;
Yunita, Ira;
Lisdayanti, Septina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7162
Kampus mengajar adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program ini melibatkan mahasiswa untuk membentuk rancangan pembelajaran terutama untuk anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai pelopor penguat pembelajaran literasi dan numerasi sehingga mahasiswa dapat menjadi pendamping guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi di dunia pendidikan. Peningkatan pemahaman numerasi siswa merupakan salah satu upaya dari program kerja kelompok kami mahasiswa kampus mengajar angkatan 7 yang berfokus dalam meningkatkan pengetahuan numerasi siswa SD Negeri 77 kota Bengkulu. Dalam pelaksanaan numerasi kami menerapkan pembelajaran berbasis numerasi penjumlahan, pembagian, perkalian, dan penguranagan. Dalam kegiatan ini kami juga menerapkan permainan numerasi yaitu Soal teka teki silang yang mana sasaran pelaksaaannya hanya pada siswa kelas V SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik yang digunakan untuk mengumpulan datanya yaitu Teknik observasi, dan dokumentasi, penelitian ini dilaksanakn dalam jangka waktu selama 4 bulan. Lokasi Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik siswa terhadap pelajaran matematika dengan cara menerapkan game berbasis numerasi di SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa mahasiswa kampus mengajar memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi, numerasi di sekolah. Kata kunci : Pendidikan, Kampus Mengajar, Pembelajaran, Numerasi
PEMBENAHAN PERPUSTAKAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI SDN 18 KOTA BENGKULU
Sari, Ossy Mutiara;
Yuniarti, Ira;
Hakim, Man
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7167
Program pembenahan perpustakaan yang dilakukan di SDN 18 Kota Bengkulu ini adalah salah satu program kerja dari kegiatan mahasiswa kampus mengajar angkatan 7. Pembenahan perpustakaan bertujuan untuk meningkatkan minat berkunjung ke perpustakaan dan meningkatkan minat baca. dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, maka hasil dari penelitian ini peneliti melakukan observasi langsung ke lokasi pelaksanaan dengan berkoordinasi pada pihak sekolah, dan juga dosen pembimbing lapangan mahasiswa kampus mengajar 7 mengenai kegiatan pembenahan perpustakaan di SDN 18 Kota Bengkulu, kemudian dilanjutkan dengan melakukan kegiatan pembenahan perpustakaan yang dilakukan dengan cara bergotong royong antar mahasiswa kampus mengajar dan seluruh warga sekolah.
PARTISIPASI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM PENGAJARAN LITERASI KEPADA SISWA SD N 27 DI KOTA BENGKULU
Wulandari, Yetri;
Suyuthi, Hasmi;
Lisdayanti, Septina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7168
Pengajaran literasi adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dan berpikir kritis. Pengajaran literasi kepada siswa SDN 27 di Kota Bengkulu adalah salah satu fokus Rencana Aksi Kolaborasi (RAK) Program Kampus Mengajar. Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7 telah melakukan partisipasi aktif dalam pengajaran literasi kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 27 di Kota Bengkulu melalui beberapa program kerja, yaitu: Enjoy Read, Kelas Membaca dan Menulis, Antologi Puisi, dan Ceritakan Buku Ku. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui pendekatan interaktif dan berbasis projek. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, maka hasil dari penelitian ini peneliti melakukan observasi langsung ke lokasi pelaksanaan dengan berkoordinasi pada pihak sekolah, dan juga dosen pembimbing lapangan mahasiswa kampus mengajar 7 mengenai kegiatan pengajaran literasi di SDN 27 Kota Bengkulu, kemudian melakukan beberapa kegiatan program yang dapat meningkatkan literasi siswa yang dilakukan dengan cara menjalankan program yang sudah di sepakati antar mahasiswa kampus mengajar dan juga warga sekolah.
SOSIALISASI PENCEGAHAN TINDAKAN PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA ANAK KELAS 5 SDN 27 KOTA BENGKULU
Sari, Widhea Puspita;
Gunawan, Hafiz;
Jaya, Mahdi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7169
Pengabdian ini menggunakan beberapa metode seperti oveservasi, diskusi, dan analisa ujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak-anak sekolah dasar mengenai bullying dengan sosialisasi dengan menonton video dan menjelaskan akibat bullying pada anak di SDN Negeri 27 Kota bengkulu Sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan sebagai upaya mencegah dan mengurangi perilaku bullying pada anak-anak sekolah terhadap teman sebayanya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini melibatkan lembaga pendidikan yaitu Sekolah Dasar Negeri 27 Kota bengkulu sebagai mitra yaitu abak kelas 5 dengan jumlah 35 orang pesertadidik, serta tim dari Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7. Hasil dari kegiatan sosialisasi yakni meningkatnya pengetahuan dan pemahaman anak terhadap tindakan bullying yaitu sebanyak 35 anak dengan kata gori Pengetahuan yang didapatkan berupa pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, pencegahan bullying oleh siswa.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA MENINGKATKAN BRANDING PRODUK UMKM DI DESA BUNCITAN, KABUPATEN SIDOARJO
Fahminnansih, Fenty;
Utami, Evi Farsiah;
Erdiana, Setya Putri;
Arifin, Mochammad
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7172
Peningkatan branding pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini menjadi hal yang penting dilakukan, karena citra merek secara visual merupakan hal yang menarik untuk diperhatikan oleh calon konsumen. Pada Desa Buncitan Kabupaten Sidoarjo terdapat beberapa UMKM yang berkembang, namun belum diimbangi dengan branding yang menarik. Sehingga organisasi di lingkungan Desa Buncitan berinisiatif untuk memberikan pendampingan pada beberapa UMKM tersebut. Agar anggota karang taruna dapat melakukan pendampingan secara optimal dibutuhkan pelatihan terkait dengan branding produk dan perencanaan media promosi yang tepat, sehingga dibuatlah pelatihan yang bertajuk Pemberdayaan Karang Taruna dalam upaya meningkatkan branding produk UMKM di Desa Buncitan, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan karang taruna, melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait branding, pembuatan logo dan pembuatan media promosi pada media sosial secara sederhana. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam pemahaman mengenai branding dan pembuatan logo, serta penggunaan aplikasi desain terkait, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan/kreativitas dalam ilmu branding produk, yaitu pembuatan logo dan media promosi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.